Mengenal Komposisi Wedang Uwuh dan 7 Manfaat Baik Minum Wedang Uwuh Secara Rutin (2021)

Mengenal Komposisi Wedang Uwuh dan 7 Manfaat Baik Minum Wedang Uwuh Secara Rutin (2021)

Saat hawa sedang sangat dingin, kita biasanya mencari minuman yang bisa menghangatkan badan. Untungnya, Indonesia kaya akan minuman tradisional yang bisa cepat menghangatkan tubuh. Salah satunya adalah wedang uwuh. Yuk, kenal segala sesuatu mengenai wedang uwuh, mulai dari sejarah, komposisi, hingga manfaatnya untuk tubuh bersama BP-Guide!

Indonesia Kaya akan Ragam Minuman Tradisional yang Menyehatkan

Indonesia memang negara yang kaya. Tak hanya kaya akan budaya, bahasa, dan suku saja, Indonesia juga memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Salah satu jenis hasil kekayaan alam Indonesia adalah rempah-rempah. Setiap area di Indonesia memiliki rempah uniknya sendiri. Ini merupakan kekayaan alam yang banyak diburu oleh negara lain. Bahkan rempah Indonesia sempat jadi persaingan sengit antarnegara raksasa di Eropa selama abad ke-15. Bukan hanya karena rasanya enak namun juga karena ada banyak manfaat dari berbagai rempah tersebut.

Rempah-rempah tak hanya bikin masakan jadi lebih enak. Aneka rempah Indonesia juga bisa diolah menjadi aneka minuman yang enak. Banyaknya jenis rempah Indonesia juga menghasilkan jenis minuman tradisional khas Indonesia yang beragam. Setiap minuman tradisional dengan bahan rempah tak hanya memiliki rasa yang enak namun juga memiliki khasiat yang luar biasa untuk tubuh. Beberapa minuman tradisional yang dikenal akan rasa, aroma, dan manfaatnya adalah wedang uwuh, bandrek, sekoteng, bir pletok, dan lainnya.

Wedang Uwuh, Minuman Tradisional Khas Yogyakarta

Wedang uwuh adalah salah satu jenis minuman tradisional yang paling banyak diminati dari Indonesia. Minuman yang satu ini berasal dari Yogyakarta, tepatnya dari Kecamatan Imogiri. Wedang uwuh sendiri memiliki arti yang unik. Wedang dalam bahasa Jawa artinya minuman. Sementara uwuh artinya sampah. Namun, secara keseluruhan artinya bukan minuman yang terbuat dari bahan sampah. Minuman ini terdiri dari beragam rempah dan dedaunan. Minumannya terlihat penuh dengan rempah sehingga seolah seperti minuman yang berisi banyak sampah.

Wedang uwuh merupakan minuman dengan rasa pedas dan manis. Rasa pedasnya hadir dari jahe sementara manisnya dari gula batu. Aromanya harum karena terdiri dari aneka rempah seperti serai, cengkeh, pala, kayu manis, dan kapulaga. Warna wedang ini merah karena ada bahan secang di dalamnya.

Sejarah Wedang Uwuh

Wedang uwuh memiliki sejarah panjang. Minuman yang satu ini dikisahkan sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram. Saat Sultan Agung mencari tempat untuk dijadikan kompleks pemakaman keluarga raja, sultan memilih Imogiri. Lalu, pada malam harinya, sultan mencoba bertapa di tempat tersebut. Ia juga meminta pengawalnya membuatkan minuman yang bisa membuat tubuh jadi hangat.

Pengawalnya membuatkan wedang secang, lalu diletakkan di bawah pohon dekat tempat sultan bertapa. Kencangnya angin malam membuat daun-daun dan juga ranting jatuh ke dalam wedang tersebut. Tanpa menyadarinya, sultan meminum minuman tersebut.

Keesokan harinya, sultan meminta minuman yang sama karena menurutnya itu adalah wedang terenak yang pernah diminumnya. Si pengawal mengambil wadah minum sultan dan mengamati bahan-bahan di dalamnya. Pengawal terkejut karena di dalam minuman itu terdapat banyak bahan di luar semestinya. Pengawal pun akhirnya mencoba meracik wedang dengan bahan-bahan yang ada di dalam wadah minum sultan tersebut. Pada akhirnya, minuman tersebut menjadi minuman kesukaan raja dan juga masyarakat Yogyakarta.

Kendati demikian, ada juga versi lain dari sejarah wedang uwuh. Versi lain menyebutkan bahwa awalnya minuman ini sebutannya wedang jahe dan cengkih dan banyak dibuat untuk kerabat keraton Mataram Islam pada masa Sultan Agung. Namun, lama-lama masyarakat ikut mengonsumsi dan menambahkan minuman ini dengan beberapa jenis dedaunan lain. Ini akhirnya membuat nama wedang uwuh mulai terkenal di masyarakat.

Lalu, ada juga versi yang menyebutkan bahwa wedang uwuh merupakan minuman yang banyak dibuat oleh para prajurit Mataram. Mereka meminum wedang yang bahannya dari aneka rempah yang ditemukan dalam hutan. Minuman ini dibuat untuk menghangatkan tubuh jika mereka keluar masuk hutan.

Meski ada banyak versi, wedang uwuh dengan versi Sultan Agung lebih banyak dipercaya. Ini tak lain tak bukan karena wedang uwuh juga punya sebutan lain. Nama lainnya adalah wedang Sultan Agung.

Yuk, Mengenal Komposisi Wedang Uwuh

Jahe

Jahe merupakan salah satu rimpang yang digunakan sebagai bahan utama dari wedang uwuh. Jahe berasal dari Asia Pasifik dan kemudian menyebar dari India hingga Cina. Jahe bisa digunakan untuk menghangatkan tubuh karena sifatnya panas.

Rempah ini banyak dimanfaatkan dalam bidang kesehatan. Jahe tak hanya digunakan untuk keperluan memasak namun juga untuk kecantikan hingga kesehatan. Sejak dulu, jahe memang dikenal sebagai tanaman untuk obat alami. Secara umum, jahe memiliki tiga jenis, jahe putih besar, jahe putih kecil, dan jahe merah. Untuk membuat wedang uwuh, kamu bebas memakai jenis jahe yang mana saja, namun umumnya yang digunakan adalah jahe putih.

Kayu Secang

Bahan lain yang digunakan untuk membuat wedang uwuh adalah kayu secang. Bahan yang satu ini membuat wedang uwuh jadi berwarna merah. Kayu secang sudah lama dikenal sebagai bahan yang bisa mengobati batuk darah, sifilis, hingga radang. Kayu secang juga memiliki khasiat sebagai antikanker, antioksidan, melancarkan pernapasan, hingga memperlancar peredaran darah.

Kayu secang biasa diolah menjadi teh herbal atau juga minuman tradisional lain. Umumnya, batang kayu secang akan diserut dan dijemur dahulu supaya bisa digunakan sebagai bahan minuman.

Kayu Manis

Kayu manis juga menjadi bahan utama dalam wedang uwuh. Rasa rempah yang satu ini menyegarkan. Aroma kayu manis membuat wedang secang makin menggoda untuk segera dinikmati.

Kayu manis berasal dari ekstrak kulit kayu pohon kayu manis. Remah ini banyak digunakan sebagai penambah aroma masakan dan kue, bumbu masak, minuman tradisional, dan lain sebagainya. Manfaatnya adalah untuk mengendalikan kadar gula, menurunkan risiko penyakit jantung, melawan bakteri penyebab infeksi, dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Cengkih

Tanaman cengkih adalah tanaman asli Indonesia. Biasanya, tanaman ini banyak digunakan sebagai bumbu masakan di negara-negara Eropa dan Asia. Cengkih juga menjadi bahan utama rokok kretek khas Indonesia. Selain itu, cengkih juga dimanfaatkan sebagai obat dalam industri farmasi.

Minyak cengkih juga banyak digunakan dokter gigi sebagai penghilang rasa sakit. Daun cengkih yang ditumbuk juga bisa digunakan sebagai pestisida nabati yang efektif.

Pala

Dari pohon pala, kita bisa mengambil manfaat biji bagian dalam buah pala dan juga bunga pala. Rasa keduanya mirip namun biji pala memiliki rasa lebih pedas dari bunga pala. Biji pala biasanya dikeringkan di bawah matahari selama enam hingga delapan minggu.

Buah pala sendiri banyak digunakan untuk makanan dan juga aneka minuman. Pala juga termasuk sebagai salah satu bahan wedang uwuh.

Gula Batu

Gula batu juga merupakan bahan yang digunakan dalam wedang uwuh. Ini digunakan sebagai pemanis. Gula ini terbuat dari gula pasir yang dikristalkan dengan air yang dipanaskan hingga mencapai kondisi jenuh dan lalu menjadi dingin. Bentuknya yang besar membuatnya dinamakan sebagai sebutan gula batu.

Manfaat Wedang Uwuh

Sebagai Antioksidan

Wedang uwuh kaya manfaat bagi tubuh. Salah satunya adalah bisa berperan sebagai antioksidan. Adanya antioksidan membuat wedang uwuh mampu menangkal radikal bebas yang menyerang tubuh. Antioksidan terdapat dalam bahan seperti secang dan cengkih yang merupakan bahan utama dari wedang uwuh.

Selain itu, dalam wedang uwuh juga mengandung senyawa eugenol dari cengkih yang terbukti menghentikan kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Senyawa ini bahkan lima kali lebih efektif daripada vitamin E atau antioksidan kuat lainnya.

Meredakan Batuk dan Sakit Tenggorokan

Wedang uwuh dikenal sebagai minuman yang ampuh meredakan batuk serta sakit tenggorokan. Dua penyakit ini tentu akan sangat menyiksa saat menyerang kita. Maka dari itu, kita butuh segera meredakannya. Campuran rempah pada wedang uwuh seperti jahe, cengkih, kayu manis, dan lainnya bisa membantu mengeluarkan lendir berlebih yang mengganggu tenggorokan dan pernapasan. Kamu bisa minum wedang uwuh hangat pada malam hari. Dengan begini, kamu bisa tidur nyenyak setelahnya dan tenggorokan juga bisa terasa lebih lega.

Menyehatkan Jantung

Kesehatan jantung wajib dijaga dengan baik. Salah satunya adalah dengan rutin minum wedang uwuh. Minuman yang satu ini mengandung secang yang memiliki pigmen merah yang bagus untuk kesehatan jantung.

Kayu manis dalam wedang uwuh juga berperan penting menurunkan risiko penyakit jantung yang notabene menjadi penyebab kematian dini paling umum di dunia. Kayu manis bisa mengurangi tingkat kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah. Bahan ini juga bisa mengurangi tekanan darah. Saat tekanan darah normal, maka kesehatan jantung lebih terjaga.

Menyehatkan Pencernaan

Wedang uwuh juga bisa menyehatkan pencernaan.Segelas wedang uwuh bisa menjadi obat manjur untuk kram perut, sakit perut, dan aneka gangguan pencernaan lainnya. Bahkan, dalam sebuah penelitian oleh National Institutes of Health dikatakan bahwa kandungan dalam wedang uwuh bisa melawan tukak lambung.

Menjaga Gula Darah

Meminum wedang uwuh secara rutin bisa menjaga gula darah agar tetap stabil. Jahe dalam wedang uwuh bisa membuat gula darah terjaga dan bisa mencegah terjadinya diabetes. Bahan wedang uwuh lainnya, yakni pala juga terbukti mampu mengurangi kadar gula darah dan meningkatkan fungsi pankreas.

Senyawa dalam cengkih juga bisa membantu mengendalikan gula darah. Senyawa ini bisa meningkatkan penyerapan gula dari darah ke dalam sel. Selain itu, sekresi insulin dan fungsi sel yang memproduksi insulin pun akan meningkat. Fungsi insulin adalah untuk menjaga kadar gula darah agar tidak melonjak tinggi.

Menjaga Kesehatan Tulang

Wedang uwuh dikenal juga bisa menjaga kesehatan tulang. Senyawa pada cengkih telah terbukti mampu menjaga massa tulang. Senyawa eugenol juga bisa meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang. Tak hanya itu, cengkih juga kaya akan mangan yang merupakan mineral untuk pembentukan tulang. Mangan juga berperan penting dalam hal menjaga kesehatan tulang.

Antiinflamasi

Rutin mengonsumsi wedang uwuh juga bisa menjadi minuman antiinflamasi. Kandungan berbagai bahan wedang uwuh seperti kayu manis dan kapulaga bisa melawan infeksi atau peradangan. Umumnya, peradangan terjadi saat tubuh kita terpapar zat asing. Jika peradangan dibiarkan maka bisa menjadi masalah kronis dan bahkan bisa menyerang jaringan di dalam tubuh itu sendiri.

From our editorial team

Tak Sulit Mendapatkan Wedang Uwuh

Mendengar nama wedang uwuh, kamu yang berada di daerah Yogyakarta, Jawa Tengah, atau Jawa Timur pasti tidak asing dengan minuman ini. Minuman wedang uwuh bisa ditemukan di berbagai kafe, restoran, hotel, warung kecil, dan tempat makan yang menjualnya. Atau, kalau kesulitan menemukan tempat jualannya, kamu bisa juga membeli produk wedang uwuh dalam bentuk bubuk instan atau celup. Kalau kamu mau, kamu juga bisa membuat sendiri karena cara buatnya juga tidak sulit. Jadi, jika ingin mendapat manfaat wedang uwuh, kamu tak perlu repot, ya.