Mengenal Berbagai Tipe, Manfaat Serta Tips Mengenali Brand Minuman Wine Lokal dan Internasional yang Nikmat

Mengenal Berbagai Tipe, Manfaat Serta Tips Mengenali Brand Minuman Wine Lokal dan Internasional yang Nikmat

Minuman wine atau anggur adalah jenis minuman beralkohol hasil fermentasi yang populer dari Perancis. Minuman ini ternyata punya banyak ragam jenis dan manfaat yang bisa kamu ketahui. Mau tahu apa saja manfaat dan jenis minuman wine yang beredar di pasaran? Simak ulasan BP-Guide berikut ini!

Beragam Variasi Wine yang Harus Kamu Ketahui

Sumber gambar www.tvm.com.mt

Wine atau anggur adalah minuman beralkohol yang terbuat dari hasil fermentasi anggur atau buah-buahan lainnya. Minuman berfermentasi ini terbukti telah ada bahkan sejak dahulu kala. Di Georgia ditemukan kendi wine berumur 8000 tahun, sedangkan di Iran ditemukan kendi wine berumur 7000 tahun, di Armenia ditemukan kilang wine berumur 6100 tahun, dan di Cina ditemukan tembikar wine berumur 9000 tahun.

Proses fermentasi wine bahkan terjadi tanpa adanya tambahan gula, asam, enzim, air atau nutrisi lainnya. Wine memiliki variasi yang sangat beragam tergantung pada perkembangan biokimia anggur, reaksi dalam proses fermentasi, lingkungan, lokasi, iklim, lama penyimpanan, serta campur tangan manusia dalam proses pembuatannya. Variasi wine juga dipengaruhi bahan utama pembuatan dan akan berbeda pada masing-masing negara yang membuatnya.

Red Wine

Sumber gambar www.mentalhealthy.co.uk

Red Wine (anggur merah) adalah jenis wine yang berasal dari fermentasi anggur merah atau hitam. Sama halnya dengan wine jenis lain, cita rasa red wine akan bervariasi dan berbeda satu sama lain, hal ini disebabkan karena perbedaan masing-masing buah, iklim, lingkungan dan juga lamanya penyimpanan wine tersebut. Namun yang membedakan adalah red wine memiliki tingkat tannin (kesepetan) yang lebih tinggi dibandingkan white wine, karena seluruh lapisan buah ikut di fermentasi.

Di Indonesia, red wine telah lama hadir, namun kebiasaan meminum red wine baru terjadi beberapa waktu belakangan ini karena semakin besarnya akulturasi budaya barat. Ternyata red wine juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Lalu seperti apa manfaatnya ?

  • Menjaga Fungsi Otak
    Dapat menguatkan memori ingatan. Pada suatu penelitan yang diikuti wanita berumur 70 tahun, hasil menunjukan bahwa mereka yang minum satu atau lebih wine setiap hari mendapatkan skor yang lebih baik dibandingkan yang tidak atau sedikit minum wine. Menurut Tedd Goldfinger, DO, dari University of Arizona School of Medicine, mengonsumsi wine dapat mencegah pembekuan darah dan mengurangi peradangan pembuluh darah. Kedua hal tersebut dikaitkan dengan penurunan kognitif dan penyakit jantung. Alkohol dalam wine juga dapat meningkatkan HDL (High Desity Lipoprotein) yaitu kolesterol baik yang aman ditubuh yang akan membantu menghilangkan penyumbatan pada arteri Anda.
  • Menjaga Berat Badan Tetap Stabil
    Berdasarkan suatu penelitian dimana orang yang rutin minum wine setiap hari memiliki berat badan dibawah rata-rata orang yang meminum jenis alkohol lain. Dimana mereka memiliki pinggang yang lebih kecil dan sedikit lemak di perut dibanding dengan orang yang meminum alkohol lainnya. Selain itu, alkohol dalam wine dapat membakar kalori di tubuh Anda selama 90 menit.
  • Meningkatkan Kekebalan Tubuh
    Berdasarkan penelitian di Inggris, dimana orang yang rutin meminum wine dapat mengurangi risiko infeksi bakteri Helicobacter pylori sekitar 11%. Ini adalah bakteri penyebab gastritis, ulkus di lambung, dan kanker perut. Bahkan setengah gelas wine dapat melindungi seseorang dari keracunan makanan karena kuman seperti salmonella.
  • Mencegah Kanker
    Dikutip dari situs Health, berdasarkan peneliti di Australia, dengan membandingkan perempuan dengan kanker ovarium dengan perempuan yang bebas kanker, dimana menunjukan adanya penurunan risiko dari penyakit ini sebesar 50% pada wanita yang rutin minum wine dalam jumlah secukupnya. Menurut para ahli, hal itu mungkin disebabkan oleh kandungan antioksidan dan phytoestrogen (yaitu senyawa mirip estrogen yang ditemukan pada tumbuhan), kedua senyawa tersebut memiliki senyawa antikanker.dan juga berdasarkan WebMD, ilmuwan Prancis dalam laporan pada Oncology Reports Juli-Agustus 2000 menemukan bukti bahwa antioksidan yang berupa resveratrol dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker hati, dimana quercetin pada anggur merah dapat menghalangi pertumbuhan sel kanker mulut. Selain itu, Studi University of Michigan baru-baru ini menemukan bahwa senyawa pada anggur merah dapat membunuh sel kanker ovarium dalam sebuah tabung reaksi.
  • Menjaga Kesehatan Tulang
    Suatu penelitian menunjukan rata-rata perempuan yang meminum wine (sewajarnya) memiliki massa tubuh yang lebih baik dibanding dengan yang tidak meminumnya. Dimana kandungan alkohol dalam wine dapat meningkatkan level estrogen, yang mana berpengaruh pada pembentukan tulang perempuan.
  • Mengurangi Resiko Depresi
    Berdasarkan jurnal BMC Medicine, suatu penelitian dari universitas di Spanyol menunjukan bahwa mengonsumsi wine dapat mengurangi risiko depresi. Dengan melibatkan 2683 laki-laki dan 2822 perempuan dalam rentan umur 55 hingga 80 tahun dengan waktu lebih dari 7 tahun, menunjukkan bahwa perempuan dan laki-laki yang meminum 2 hingga 7 gelas wine per minggu kecil kemungkinan didiagnosis menderita depresi.
  • Anti Penuaan
    Berdasarkan Medical News Today, dimana peneliti yang dilakukan Harvard Medical School mengungkapkan bahwa wine mengandung agen antipenuaan. Senyawa resvetratol dalam wine, yang ditemukan pada kulit anggur merah memiliki efek yang menguntungkan untuk memperpanjang kehidupan. Selain itu, pada sumber yang sama suatu penemuan di jurnal Cell Metabolismoffer juga menunjukkan adanya bukti kuat hubungan antara antipenuaan dan senyawa resveratrol serta gen SIRT1. Sedangkan pada sebuah studi dari University of London menemukan bahwa senyawa procyanidins pada anggur merah dapat menjaga pembuluh darah tetap sehat, hal ini merupakan salah satu faktor yang berkontribusi pada panjangnya umur orang-orang di Sardinia dan barat daya Prancis. Selain itu berdasarkan ilmuwan dari University of Barcelona dalam The Journal of Agricultural Food and Chemistry, flavonoid yang terdapat dalam wine dan buah anggur dapat membantu mengurangi efek kerusakan akibat paparan sinar UV.

Champagne

Sumber gambar en.wikipedia.org

Champagne adalah minuman sparkling white wine/ white wine bersoda. Bahan dasar anggurnya adalah Chardonnay, Pinot Meunier dan Pinot Noir. Dimana lokasi penanamannya harus berdasarkan izin hukum. Nama ‘Champagne’ berasal dari daerah yang bernama sama di Perancis. Namun nama tersebut banyak ditentang karena kenyataan minuman ini tidak di buat di daerah Champagne, Perancis. Walaupun demikian, saat ini kota Champagne menjadi tempat wisata wine paling terkenal di dunia. Dengan ciri khas wine yang unik membuatnya berbeda dan spesial di Perancis, yaitu botol wine akan berbunyi ‘pop’ ketika pertama kali dibuka.

Dalam proses pembuatan, terdapat proses fermentasi alcohol untuk soda dalam kandungannya. Dimana dicampurkan beberapa gram yeast dan gula batu, lalu didiamkan selama 1,5 tahun untuk mendapatkan rasa yang maksimal. Champagne diminum pada acara-acara khusus, seperti perayaan tahun baru atau kemenangan suatu kejuaraan, seperti Formula 1, dimana kamu akan melihat sang juara akan membuka botol sampanye dan menyemprotkannya diatas panggung.

Segelas champagne dapat mempercepat peredaran darah dalam tubuh dan membangkitkan vitalitasmu. Zat CO2 menyebabkan penyerapan alkohol ke darah, yang menyebabkan merasa cepat mabuk jika dibandingkan minum wine biasa. Untuk manfaatnya, champagne dapat memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh, hal ini juga berguna untuk meredakan stres.

White Wine

Sumber gambar www.biltmore.com

White wine adalah jenis anggur yang dihasilkan dari anggur kuning, keemasan, hijau, atau beberapa anggur merah namun kulitnya dikupas. White wine memiliki tingkat acidity (keasaman) yang lebih tinggi dibandingkan red wine. Orang-orang Perancis biasanya meminum wine setelah selesai makan, untuk menjaga stamina tubuh mereka. Jenis wine ini lebih disukai wanita dan biasanya dihidangkan bersama daging ayam atau ikan.

White wine ini juga memiliki manfaat, dimana telah dipercaya sejak zaman dahulu. Selain itu, white wine dapat menghilangkan strees, menjaga kesehatan rambut dan kulit karena terdapat kandungan yang berkhasiat bagi peremajaan kulit. Selain itu, beberapa manfaat lainnya :

  • Mencegah Jerawat Dan Noda Hitam
    Mengaplikasinya white wine secara teratur dapat membantu mencegah kerusakan radikal bebas, sehingga dapat menurunkan risiko munculnya jerawat dan noda hitam pada kulit. Caranya, celupkan kapas pada white wine, kemudian aplikasikan pada wajah, tunggu beberapa saat lalu bilas wajah hingga bersih dengan air dingin.
  • Mengobati Kerusakan Sinar Matahari
    Kandungan asam amino dalam white wine bermanfaat dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Sinar UV dapat menghancurkan sel dan membuat kulit terbakar. Cara penggunaannya: masukkan white wine pada botol, lalu semprotkan pada wajah, lalu aplikasi routine skin care-mu.
  • Sebagai Pembersih Wajah Alami
    Caranya : campurkan 10-15 sendok makan white wine, 2 sendok air lemon dan 2 sendok cuka apel, lalu simpan pada botol, ambil kapas dan saputkan pada wajahmu. Gunakan 2 kali dalam seminggu untuk hasil yang maksimal.
  • Sebagai Masker Wajah
    Caranya: tuangkan 4-5 sendok makan white wine, 2 sendok lidah buaya dan putih telur, lalu aduk ketiganya hingga tercampur, lalu aplikasikan sebagai masker pada wajahmu dan diamkan 15-20 menit. Kemudian bilas hingga bersih.

Tips Menilai Wine yang Baik

Sumber gambar www.meupatrocinio.com

Untuk mendapatkan wine yang terbaik, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Jangan sampai kecewa karena kualitas wine ditentukan dari beberapa hal yang disebutkan berikut ini!

Warna & Aroma

Sumber gambar www.puddifoot.com

Untuk menilai rasa dan aroma wine, kamu bisa menggunakan cara berikut ini:

  • Lihatlah Warna Wine
    Wine yang baik akan menunjukan warna bening tanpa adanya benda lain, namun untuk wine yang disimpan lama akan menunjukan ada serbuk di dasar botol, hal ini tidak masalah karena itu adalah serbuk dari buah anggurnya. Pada red wine, semakin lama disimpan akan menunjukan warna yang semakin pudar, sedangkan white dan rose wine akan menunjukan warna yang semakin gelap.
  • Memutar Gelas
    Lalu untuk menikmati aroma khas wine, kamu perlu memutar gelas perlahan. Hal ini juga berguna untuk melihat apakah air wine turun dengan lambat/kental atau turun dengan cepat/encer. Air wine yang turun dengan lambat menandakan kandungan alkoholnya tinggi dan rasa lebih kering.
  • Menghirup Aroma Wine
    Hiruplah aroma wine dekat dengan hidung. Terutama pada red wine, dimana gelas dirancang lebih besar agar dapat mengirup aromanya. Dari aroma ini kamu akan dapat menetukan persepsi rasanya. Dianjurkan menghirup aroma terlebih dahulu sebelum meminumnya, untuk mendapatkan citarasa yang kuat.
  • Menilai Dari Tatapan
    Ciri khasnya adalah menuangkannya wine pada gelas hanya berisi sepertiga dari keseluruhan isi gelas. Tahan gelas di bawah dan goyangkan perlahan, lalu lihat kedalaman warnanya. Jika kamu telah ahli dalam mencicipi wine, hanya dengan menatapnya saja kamu bisa menilai kualitas dari wine tersebut. Dan hanya dengan memiringkan gelas untuk melihat kilauan warna di tepiannya kamu bisa tahu usia wine tersebut.
  • Menilai Dari Aroma
    Cara menilainya dengan menggoyankan gelas secara perlahan, agar aromanya keluar lalu kamu bisa menghirup aromanya. Lakukan dengan perlahan, tidak perlu memasukan hidung hingga ke dalam gelas, nikmati dan resapi aroma yang dikeluarkan. Menghirup aromanya sudah termasuk menikmati wine. Maka dari itu, jika berkesempatan mencicipi beberapa wine sekaligus, cobalah untuk mendingkan aroma mereka. Dari aroma kamu akan dapat menentukan kualitas wine tersebut, seperti ketika kamu menghirup aroma alcohol yang lebih kuat maka kualitas wine tersebut telah menurun. White wine dan red wine memiliki sensasi aroma yang berbeda.

Kompleksitas & Balance

Sumber gambar seeninthecity.co.uk

Teguk wine secara perlahan, lalu putar beberapa detik dalam mulut lalu telan. Hal ini dilakukan untuk menganalisa tekstur dan rasa ketika di mulut dan setelah ditelan. Namun perlu diingat, untuk memakan hidangan kecil sebelum meneguk wine. Beberapa hal ini kamu perhatikan: pertama, kamu perlu astikan lidah dalam keadaan baik. Jangan mencicipi wine setelah memakan makanan manis, asam, asin, pahit atau pedas, karena akan berpengaruh pada indera pengecap kamu. Diam sebentar untuk memulihkan indera pengecap kamu lalu cicipi wine.

Kedua, dari aroma yang tercium kamu bisa menikmati secara perlahan dengan lidahmu. Lalu kamu bisa menilai bagaimana komposisi dan kualitas wine tersebut, bahkan yang tidak pernah mencicipinya akan dapat mengetahui baik tidaknya suatu wine.

Ketajaman Rasa

Sumber gambar thedrinknation.com

Teguk wine perlahan, bawa air keatas dan bawah lidah. Beri sedikit udara dari mulut. Layaknya meneguk air dan bawa menyebar keseluruh mulut, agar membangkitkan indera perasa. Dengan perlahan untuk mendapatkan konsentrasi dan cita rasa wine. Kemudian tahan di tenggorokan untuk mendapatkan sensasi after taste dari wine.

Untuk menganalisa rasa wine, perlu pastikan lidah dalam keadaan baik. Jangan mencicipi wine setelah memakan makanan manis, asam, asin, pahit atau pedas, karena akan berpengaruh pada indera pengecap kamu. Diam sebentar untuk memulihkan indera pengecap kamu lalu cicipi wine lainnya yang ingin kamu rasakan.

Wine Produksi Lokal yang Harus Kamu Kenal

Sumber gambar plagawine.com

Jika selama ini kamu menganggap wine hanya diproduksi dan diimpor dari luar negeri saja, kamu salah! Faktanya, Indonesia juga punya beberapa winery ternama yang memproduksi aneka jenis wine. Mau tahu apa saja wine lokal produksi dalam negeri? Simak ulasannya berikut ini!

Moscato

Sumber gambar hungryhongkong.net

Berlokasi di Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra No.333X, Keramas, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, moscato adalah jenis white sparkling wine seperti champagne, namun dibuat dari anggur jenis muscat (moscato). Kehadirannya selama ribuan tahun menjadikannya jenis wine tertua di dunia. Namun moscato memiliki rasa yang lebih manis dan kadar alkohol lebih rendah, karena perbedaan proses pembuatan dengan champagne. Ia juga memiliki aroma yang unik, dimana orang-orang menyebutnya sebagai ‘Muscat Aroma’. Namun berdasarkan penelitian ilmiah, aroma bunga tersebut berasal dari senyawa kimia yang disebut linalool yang ada pada daun mint, bunga sitrus dan kayu manis.

Moscato adalah after meal wine, yaitu wine yang diminum setelah makan (atau sebagai dessert), cocok dihidangkan dengan buah-buahan atau dessert yang mengandung buah. Terdapat dua variasi berwarna putih dan merah, namun mereka memiliki rasa yang sangat mirip. Jika kamu ingin mencoba Moscato untuk pencuci mulut yang lezat cobalah Sherry, dari Alexandria/ Orange Muscat, namun jika ingin yang ceria cobalah white moscato ‘Muscat Blanc a Petits Grain’. Wine jenis ini biasanya di produksi di Italia dan Australia, namun saat ini juga popular di Indonesia karena harga yang cenderung lebih murah dibandingkan wine jenis lain.

Beberapa jenis moscato yang bisa kamu coba SABABAY Moscato d’ Bali 750 ML. Dengan harga Rp 215.000, kamu bisa membelinya di baliwinestore.com. Anggur muscat selain di fermentasi menjadi anggur, ia juga disimpan menjadi jus. Kemudian dicampur menjadi wine buah yang manis dengan alcohol rendah dan memberikan sensasi ‘sparkling’. Menurut Winemaker, jenis wine ini sangat cocok bagi kamu yang suka jenis anggur semacam champagne dengan rasa buah dan bunga yang kuat tapi memiliki kadar alkohol yang sedang.

Two Island

Sumber gambar balidirections.com


Produksi lokal di bali yang memproduksi wine jenis Two Island, yaitu ‘PT Hatten Bali’ yang veralamat di Jl. By Pass Ngurah Rai, Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Produksinya terdiri atas Chardonnay, Riesling, Shiraz dan Cabarnet Merlot. Menggunakan anggur asal Australia dan proses produksi di Sanur, Bali.

Two island sendiri adalah jenis wine dari Australia Selatan, yang terkenal dengan karakteristik wine berbeda dan cocok dengan masalan lokal apapun. Daerah tersebut telah menghasilkan sebagian besar wine nasional Australia. Berasal dari tanah yang kaya dan beragam dan menghasilkan produk yang terkenal. Diantaranya Fastastic Riesling dan Barossa Shiraz yang menjadi terbaik di dunia.

Kamu yang ingin mencicipinya, cobalah Two Island Cabernet Merlot 750 ML. Dengan harga Rp 237.000 di baliwinestore.com. Termasuk Cabernet Sauvignon dan Merlot Vintage, dibuat tahun 2013 dengan kadar alkohol 13%. Dengan warna merah, terbuat dari anggur dan buah berry hitam asal Australia, memiliki aroma classic dan buah-buahan. Sangat cocok dihidangkan dengan bistik khas Bali dan Indonesia, serta daging merah atau keju. Simpan dalam suhu 180°c atau dibawahnya.

Atau cobalah Two Island Chardonay 750 ML ini, dengan harga dan toko yng sama. Termasuk Chardonnay Vintage tahun 2014, dengan kadar alkohol 13%, terbuat dari anggur Australia. Dengan warna emas pucat, memiliki aroma jeruk dan anggur yang kuat. Sangat cocok dihidangkan dengan hidangan unggas, laut dan masakan ringan dan masakan Asia. Simpan dalam suhu 180°c atau dibawahnya.

Artisan Estate

Sumber gambar exclusivelybali.net

Artisan Estate berasal dari kata ‘Artisan’ yang berarti pengrajin, dimana kedua pengrajin yaitu winemaker asal Australia dan pedagang kayu membentuk ‘Artisan Estate’. Menjadi perusahaan wine berkualitas di Indonesia, selain itu harga yang ditawarkan juga terjangkau. Dengan mengimpor 100% wine jus anggur segar dari Australia Barat, kemudian di buat menjadi wine di Bali. Artisan Estate memiliki rasa khas wine tropis yang cocok dengan makanan Asia.

Terdapat 4 jenis, Chardonnay, Sauvignon Blanc, Shiraz dan Classic. Classic ini seharga sekitar Rp. 220.000, berasal dari campuran buah anggur jenis Chardonnay, Chenin Blanc, Verdelho dan Sauvignon Blanc yang menghasilkan rasa white wine yang klasik. Kamu akan menghirup aroma bunga-bunga, apel hijau, melon dan nanas. Cocok dihidangkan dengan makanan Indonesia dan Thailand yang kaya bumbu, rempah dan rasa pedas. Sedangkan Chardonnay dibuat dari jus anggur Chardonnay premium Australia barat, dimana kamu akan menangkap juga aroma melon peach, apricot, lemon dan citrus. Cocok dengan menu makanan unggas, ikan, sayuran ditambah susu, mentega dan keju.

Brand Minuman Wine Populer di Dunia dengan Harga Selangit

Sumber gambar winelifetoday.com

Setelah mengetahui wine produksi lokal yang kualitasnya oke, sekarang kamu juga perlu tahu brand minuman wine apa saja yang populer di seluruh dunia. Kira-kira apa kamu mengenal salah satu atau beberapa dari brand berikut ini?

DRC

Sumber gambar www.extravaganzi.com

DRC (atau Domaine de la Romanée- conti) adalah perkebunan di Burgundia yang memproduksi white dan red wine. Menjadi yang paling terkenal dan terbesar di dunia dengan harga yang paling mahal di dunia. Dengan nama yang memiliki makna ‘agung’, sangat di dukung dengan kenyataan posisinya yang layaknya seorang bangsawan. Bayangkan saja, satu setnya dengan isi 8 botol terjual dengan USD22.900 atau sekitar Rp 3.000.217.225 dalam pelelangan di Sotheby’s London pada tahun 1996.

Alasan harganya begitu tinggi disebabkan karena rendahnya tanah pertanian di daerah Perancis, dimana dibutukan tiga kali panen anggur dalam satu botolnya. Bahkan 1954 Romanee Conti yang menjadi salah satu wine termahal yang dijual pada lelang Christie Wine di Jenewa dengan harga USD123.900 atau setara Rp 1.652.854.220. Wine ini dibuat pada Perang Dunia II dan hanya memproduksi 600 botol.

UNESCO menobatkan kilang wine di Perancis sebagai salah satu warisan dunia yang harus dilestarikan. Kebun anggur Domaine de la Romanée- Conti dikenal sebagai penghasil wine Burgundia paling mahal di dunia. Selain itu, kebun anggur, gua dan wine house di area tersebut juga termasuk dari warisan dunia, dengan istilah ‘Champagne’. Pengakuan ini juga menunjukan bahwa wine berkualitas baik hanya dapat diproduksi dengan kombinasi sempurna antara cuaca, geologi dan sejarah yang disebut terroir.

Margaux

Margaux adalah kelompok yang hidup Bersama dan disebut d'origine contrôlée dalam Haut Médoc di Bordeaux, berpusat di desa Margaux. Namun jika merujuk pada geografik, Margaux adalah sebutan bagi desa-desa dari Cantenac, Soussans, Arsac dan Labaude. Dimana anggur yang dihasilkan diantaranya, Cabernet Sauvignon dan Merlot, serta Cabernet Franc, Petit Verdot, Malbec and Carmenere.

Château Margaux menjadi simbol wine yang sangat tua, dikenal sebagai Lamothe, perkebunannya mencakup 100 hektar dan menjadi satu diantara empat wine yang mencapai status Preimer cru (first growth) di klasifikasi Bordeaux tahun 1855. Terletak di daerah Margaux di tepi kiri muara Garonne di wilayah Médoc di Bagian Gironde. Disini, anggur yang dominan menjadi wine adalah Cabernet Sauvignon, namun kadang dicampur dengan red Bordeaux, Merlot, Cabernet Franc, Petit Verdot and Malbec. Wine dari Margaux dapat diberi label sebagai Haut-Médoc, atau the Médoc AOC atau salah satu dari wilayah Bordeaux AOC.

Château Margaux grand vin dengan ukuran botol eceran dihargai rata-rata USD639 atau setara 8.523.603. Perkebunan juga menghasilkan wine bernama Pavillon Rouge du Château Margaux, dan Margaux de Château Margaux, serta white wine kering Pavillon Blanc du Château Margaux. Dan setelah abad ke-17, wine pertama Château Margaux telah diakui sebagai salah satu wine terbesar di seluruh dunia. Dimana kisaran harga wine Margaux saat ini: Château Margaux 2010 seharga Rp 13.073.949,37, dan Château Margaux 2016 (1,5L) seharga 16.011.915,52.

Lafite Rothschild

Sumber gambar www.wineinvestment.com

Château Lafite Rothschild adalah perkebunan wine di Perancis yang dimiliki anggota keluarga Rothschild sejak abad ke-19 dan menjadi pusat produksi wine di Perancis. Nama ‘Lafite’ berasal dari istilah Gascon ‘la hite’ yang berarti bukit kecil. Lafite adalah salah satu dari Château penghasil wine Bordeaux yang mendapat status First Growth pada Klasifikasi 1855, dan sejak saat itu menjadi produsen konsisten dari salah satu anggur merah termahal di dunia.

Wine ini juga menjadi red wine paling mahal di dunia. Seperti 2016 Lafite-Rothschild 750 ml seharga USD648 atau setara Rp 8.661.492, terbuat dari campuran dari 92% Cabernet Sauvignon dan 8% Merlot dengan kadar alkohol 13,3%. Sedangkan 1996 Lafite-Rothschild 750ml seharga USD1.091 atau setara Rp 14.582.851.

Armand Rousseau

Sumber gambar www.ficofi.com

Domaine Armand Rousseau adalah pemilik perkebunan sekaligus produsen wine Perancis, dengan menyajikan proses penyulingan sempurna membuat produksinya sangat dihormati. Berdasarkan Gevrey, Chambertin adalah daerah berkembang wine di Burgundia, Perancis. Ia mendirikan Domaine Burgundy di Gevrey sejak tahun 1920-an dan sangat terkenal di dunia. Produksinya adalah yang terbaik di dunia, dengan produksi rata-rata 65.000 botol per panen anggur dan 90% produksinya diekspor ke lebih dari 30 negara di seluruh dunia.

Untuk harga wine jenis, Domaine Armand Rousseau et Fils Chambrtin Grand Cru dijual seharga USD1454 atau setara Rp 19.419.953 dan Domaine Armand Rousseau Pere et Fils Chambertin Clos-de-Beze Grand Cru dihargai USD1379 atau setara Rp 18.418.236 tak ketinggalan Rousseau Gevrey Chambertin 2015 seharga USD175 atau setara Rp 2.337.338.

Guigal

Sumber gambar www.drinkrhone.com

Guigal (atau Ec de Guigal) adalah bisnis kilang dan pedagang wine yang berlokasi di Ampuis di bagian utara wilayah Rhône di Perancis, dengan luas 150 hektar. Kebun anggur La Mouline, La Landonne dan La Turque (kadang-kadang disebut "La La") sangat terkenal di dunia.

Wine yang dipanen pada tahun 2003 terjual dengan harga paling mahal per-botolnya seharga USD800 atau setara Rp 10.693.200. Salah satu Wine mereka, Côte-Rôtie menjadi pionir dalam peningkatan reputasi wine Côte-Rôtie dunia. Proses panen untuk semua anggur mendapatkan perawatan yang berbeda, tergantung pada terroir mereka. Mereka menghasilkan wine yang benar-benar berkualitas dengan perkebunan terbaik di Côte-Rôtie.

Harga wine Guigal rata-rata: Guigal Chateau D'Ampuis Cote Rotie 2011 Syrah/Shiraz dari Cote Rotie, Rhone, Perancis seharga USD159 atau setara Rp 2.137.071, jika Guigal Chateau D'Ampuis Cote Rotie 1999 Syrah/Shiraz dari Cote Rotie, Rhone, Perancis seharga $225 atau setara Rp 3.005.444, jika Guigal La Turque Cote Rotie 2012 Syrah/Shiraz dari Cote Rotie, Rhone, Perancis seharga USD429 atau setara Rp 5.743.604,36.

Latour

Château Latour adalah perkebunan wine Perancis yang diberi peringkat sebagai First Growth oleh Klasifikasi Bordeaux 1855. Terletak di ujung paling tenggara di Pauillac di wilayah Médoc di barat laut Bordeaux, di perbatasannya dengan Saint-Julien, oleh Groupe Artemis. Chateau Latour adalah wine Bordeaux tertua yang diproduksi di Pauillac. Perkebunannya menghasilkan red wine, wine Les Forts de Latour yang kedua sejak 1966 dan Pauillac yang dikeluarkan setiap tahun sejak 1990.

Wine ini memiliki cita rasa yang berbeda dengan jenis wine Bordeaux lainnya, menjadi yang paling konsisten selama lebih dari 100 tahun dan telah memproduksi wine terbaik dalam sejarah. Sebotol imperiale (6L) terjual dalam £135.000 atau setara Rp 2.132.582.436 pada tahun 2011. Salah satu yang terbaik 2009 Chateau Latour memiliki rasa klasik, truffle, rempah-rempah dan tembakau.

Beberapa wine dari Château Latour yang masih dijual, seperti 2009 Latour 750 ml - Bordeaux – Pauillac, berasal First Growth/ Red / Bordeaux Blend dihargai USD1.300 atau setara Rp 17.363.774, 2002 Latour 750 ml, Bordeaux – Pauillac, First Growth/ Red / Bordeaux Blend seharga USD515 atau setara Rp 6.879.018, 1995 Latour 750 ml, - Bordeaux – Pauillac, First Growth/ Red / Bordeaux Blend seharga USD725 atau setara Rp 9.684.055.

Haut-Brion

Chateau Haut-Brion adalah properti termasuk dalam First Growth milik Amerika Serikat dan juga menjadi satu-satunya yang termasuk dalam Klasifikasi 1855 yang berada di luar Medoc and Sauternes. Berlokasi di Pessac, di dalam wilayah Graves, hanya satu mil dari kota Bordeaux. Ditandai dengan aroma tanah, buah yang matang, tembakau dan mineral, serta aroma coklat dan asap yang menciptakan wine yang berkualitas tinggi. Pertaniannya terdiri dari anggur jenis Cabernet Sauvignon, Merlot, Cabernet Franc; Dan Semillon dan Sauvignon Blanc.

Menjadi wine paling dicari diantara wine termahal dan terkenal di Perancis. Seperti white wine yang sangat luar biasa bahkan setara dengan White Burgundy Grand Cru, jenisnya diantaranya Château Haut-Brion Blanc dan Château La Mission Haut-Brion Blanc. Sedangkan red wine Haut-Brion juga tidak kalah menarik dengan karakteristik cigar-box, buah yang segar, tanah, bumbu berasap dan klasik. Beberapa jenis wine yang dikeluarkan brand ini antara lain:

  • Château Haut-Brion ( Pessac-Léognan) 2016
    Dengan harga Rp 3.578.255 memiliki karakteristik warna yang sangat gelap dengan sedikit ungu. Dibuat dari campuran 56% Merlot, 37,5% Cabernet Sauvignon dan 6,5% Cabernet Franc, dengan kadar alkohol 13,9%. Panen berlangsung dari 19 September sampai 13 Oktober. Anggur mewakili 53% dari Grand Vin.
  • Le Clarence de Haut-Brion ( Pessac-Léognan) 2016
    Dengan harga Rp 879.085 bergaya finesse dengan sentuhan manis, matang, juicy, klasik, blackberry, espresso, rempah-rempah, tanah dan tembakau. Dihasilkan dari campuran 51,3% Merlot, 33% Cabernet Sauvignon, 13,16% Cabernet Franc dan 2,6% Petit Verdot dengan kadar alkohol mencapai 13,6%.
From our editorial team

Wine, Minuman Klasik Yang Tak Pernah Kehilangan Popularitas

Wine atau anggur adalah salah satu jenis minuman beralkohol hasil fermentasi yang banyak digemari terutama di negara Barat. Jenis minuman klasik yang satu ini sudah ada sejak zaman dahulu dan berasal dari negara Perancis. Kamu yang suka menenggak wine tentu kenal betul rasa minuman yang satu ini. Ketahui dengan baik tips memilih wine yang benar agar anggur yang kamu minum rasanya benar-benar nikmat dan sesuai dengan budget yang kamu keluarkan.