16 Minuman Khas Indonesia yang Segar dan Berkhasiat untuk Dinikmati di Setiap Kesempatan

16 Minuman Khas Indonesia yang Segar dan Berkhasiat untuk Dinikmati di Setiap Kesempatan

Tinggal di Indonesia memang menyenangkan. Aneka makanan yang lezat tersedia di sini. Beragam minuman segar pun ada. Selain nikmat, minuman khas Indonesia juga memiliki khasiat positif dan menyehatkan. Minuman apa yang biasa Anda minum? Coba lihat daftarnya di bawah ini, mungkin ada juga yang belum pernah Anda cicipi.

Tak Hanya Makanan, Indonesia juga Memiliki Aneka Minuman Khas yang Nikmat

Indonesia kaya akan rempah-rempah dan banyak digunakan sebagai bahan untuk mengolah makanan atau obat. Selain itu, rempah-rempah ini juga dimanfaatkan untuk membuat aneka minuman. Jenisnya cukup banyak karena hampir tiap daerah memiliki minuman khas.

Selain menjadi teman menyantap camilan, minuman ini juga terasa menyegarkan dan berkhasiat untuk kesehatan. Orang-orang dari mancanegara pun banyak yang menggemari minuman-minuman ini.

Inilah yang Membuat Minuman Khas Indonesia Terasa Segar dan Menyehatkan

Menggunakan Rempah-Rempah Asli Indonesia

Rempah-rempah yang berlimpah di Indonesia banyak digunakan untuk membuat masakan sebagai penambah aroma dan rasa. Namun ada lagi khasiatnya, yaitu dapat menghangatkan tubuh. Karena alasan inilah nenek moyang kita juga menjadikan rempah-rempah seperti cengkih, serai, jahe, atau kayu manis sebagai bahan untuk membuat minuman.

Diracik Sesuai dengan Lidah Indonesia

Lidah orang Indonesia sudah akrab dengan rempah-rempah. Ini tak mengherankan karena makanan Indonesia banyak yang menggunakan rempah-rempah. Jadi rasa minuman yang mengandung rempah-rempah juga bukan hal yang mengagetkan bagi orang Indonesia. Meski akan selalu muncul varian minuman baru, minuman-minuman khas Indonesia ini akan selalu mendapat tempat di hati orang Indonesia.

Kebanyakan Masih Diolah dengan Proses Alami

Banyak minuman tradisional yang masih diracik dengan bahan-bahan sederhana dan tanpa pengawet. Pengolahannya pun terkadang masih dengan cara alami seperti ditumbuk hingga halus kemudian disaring. Ada juga yang hanya direbus menjadi satu, kemudian disaring. Hasil air saringan tersebut kemudian diminum.

Dengan cara yang alami ini, kita pun bisa membuat sendiri di rumah dan bisa mendapatkan manfaat minuman khas Indonesia secara langsung.

Inilah Minuman Khas Indonesia yang Terkenal dan Kaya Akan Rasa

Bajigur

Bajigur merupakan minuman penghangat badan khas Sunda yang cocok sekali jika diminum saat cuaca dingin. Lebih nikmat lagi jika diminum bersama camilan seperti kacang rebus, ubi rebus, klepon, gorengan, dan lain sebagainya. Sekarang ini banyak juga versi instannya yang bisa kita temukan di warung-warung kelontong. Namun alangkah baiknya jika kita bisa membuat sendiri minuman bajigur ini.

Inilah cara membuat bajigur nikmat. Siapkan bahan-bahan yaitu 1 liter santan, 100 gram gula jawa yang disisir halus, 2 sendok makan gula pasir, 2 sendok makan kopi, 2 lembar daun pandan, dan sejumput garam. Rebus santan bersama gula jawa, gula pasir, dan kopi hitam di atas api kecil. Tunggu sampai mendidih sambil diaduk agar merata. Masukkan daun pandan dan garam, aduk terus sampai tercium aroma yang harum. Matikan api, lalu saring. Wedang bajigur hangat siap disajikan.

Bir Pletok

Namanya memang bir pletok dan merupakan minuman khas Betawi. Tetapi jangan khawatir, bir yang satu ini tidak mengandung alkohol. Justru aman diminum dan dapat menghangatkan badan.

Jika minum bir ini, pertama-tama lidah akan terasa pedas. Namun lama kelamaan badan akan terasa hangat. Minuman ini juga menyehatkan, lo. Karena terdapat kandungan antioksidan dan vitamin yang berasal dari rempah-rempah. Simak yuk, cara pembuatannya.

Anda harus menyiapkan 2 liter air dan 500 gram gula pasir. Rempah-rempah yang dibutuhkan adalah 350 gram jahe, 25 gram secang, 6 buah cengkih, 5 cm kayu manis, 3 buah kapulaga, 1/2 buah pala yang dihaluskan, dan 5 batang serai yang dimemarkan.

Pertama, rebus air, jahe, dan gula pasir dengan menggunakan api sedang sampai mendidih. Tambahkan secang, aduk merata. Tambahkan cengkih, kayu manis, kapulaga, dan pala. Tambahkan serai. Rebus di atas api kecil selama satu jam sampai aromanya keluar. Angkat dan diamkan selama satu malam, lalu saring. Bir pletok kini bisa dinikmati.

Sekoteng

Apakah Anda tahu minuman sekoteng yang berasal dari Jawa Tengah? Konon minuman ini merupakan singkatan dari “nyoKOT weTENG” yang artinya “menggigit perut”. Minuman ini memang terasa seperti menggigit perut karena memberikan rasa hangat. Minuman yang asalnya dari Cina ini cocok dihidangkan pada malam hari atau ketika musim hujan. Biasanya dijual oleh pedagang keliling yang menggunakan gerobak.

Cara Membuat Sekoteng

  • Bahan-bahannya adalah 850 ml air, 50 gram jahe (bakar dan memarkan), 4 batang serai, 2 cm kayu manis, 2 lembar daun jeruk, 2 lembar daun pandan, 150 gram gula pasir. Bahan isi: 75 gram kolang kaling, dipotong-potong, 50 gram kacang hijau rebus, 50 gram pacar cina rebus, 4 lembar roti tawar, dan 50 gram kacang tanah kupas yang sudah disangrai.
  • Rebus semua bahan hingga mendidih, angkat, lalu saring.
  • Siapkan dalam mangkuk saji: kolang kaling, kacang hijau rebus, dan pacar cina.
  • Tuang air rempah-rempah ke dalam mangkok
  • Taburi dengan roti tawar dan kacang tanah.
  • Sajikan dalam keadaan panas.

Bandrek

Jika harus begadang karena ada keperluan, cobalah minum bandrek. Minuman khas Jawa Barat ini dipercaya bisa menambah tenaga dan stamina. Cocok diminum orang tua maupun anak muda. Diminum selagi hangat bisa, ditambah es batu bisa juga. Yuk, kita coba membuat sendiri di rumah. Caranya juga sangat mudah sekali.

Cara Membuat Bandrek Susu

  • Bahan yang dibutuhkan: 1 liter susu cair, 100 gram jahe yang sudah dibakar, 2 batang serai yang dimemarkan, 1/2 sendok teh lada utuh yang dimemarkan, 2 lembar daun pandan, 300 gram gula merah, 1/4 sendok teh garam.
  • Rebus semua bahan dan aduk rata. Masak hingga mendidih.
  • Taruh dua butir telur ayam yang sudah dikocok dalam wadah, tuangi dengan sedikit rebusan susu panas, lalu aduk rata.
  • Masukkan kocokan telur tersebut ke dalam rebusan susu cair kembali, aduk rata dan masak sampai mendidih lagi.
  • Angkat, kemudian saring.
  • Sajikan dalam gelas selagi panas.

Sarabba

Sumber gambar makassarkuliner.com

Satu lagi minuman khas nusantara yang kaya rempah yaitu Sarabba. Minuman dari Makasar ini dipercaya bisa memulihkan stamina, karena adanya kandungan kuning telur di dalamnya. Cocok diminum untuk mengusir masuk angin, mencegah flu, bahkan bisa jadi teman begadang saat nonton pertandingan sepakbola di malam hari, lo. Anda bisa coba kok membuat minuman ini di rumah, karena bahan bakunya mudah didapatkan.

Cara Pembuatan Sarabba

  • Bahan yang dibutuhkan: 1250 ml air, 150 ml santan, 375 gram gula merah yang dipotong kecil-kecil, 375 gram jahe yang dimemarkan, 1 sendok teh garam, 2-3 sendok teh lada bubuk, 1 buah biji pala yang diparut, 2 sendok teh kayu manis bubuk, dan susu kental manis secukupnya.
  • Rebus air bersama gula merah, garam, dan rempah-rempah kecuali jahe.
  • Apabila gula merah sudah mencair dan air mendidih, masukkan jahe.
  • Tunggu selama kurang lebih 15 menit agar sari jahe meresap ke dalam rebusan air.
  • Kecilkan api, lalu masukkan santan. Aduk terus agar santan tidak pecah.
  • Tambahkan susu kental manis.
  • Sarabba siap disajikan.

Wedang Ronde

Minuman khas dari Jawa Tengah ini di dalamnya mengandung bola-bola berbahan dasar tepung ketan. Bola-bola tersebut berisi kacang tanah bubuk. Inilah yang dinamakan ronde atau di Cina bernama tangyuan. Kalau di Cina, minuman ini biasa dinikmati bersama keluarga karena ronde yang berbentuk bulat melambangkan kebersamaan keluarga.

Selain itu juga sering dihidangkan pada saat festival lampion. Apakah Anda tertarik untuk membuat sendiri wedang ronde ini? Segera simak cara pembuatannya.

Cara Membuat Wedang Ronde

  • Bahan ronde: 150 gram tepung ketan putih, 1/4 sendok teh garam, 135 ml air hangat, 2 tetes pewarna hijau tua, 2 tetes pewarna merah cabai.
  • Bahan isi: 50 gram kacang tanah kupas yang disangrai, 25 gram gula pasir, 1/8 sendok teh garam.
  • Sirop jahe: 2.000 ml air, 400 gram gula pasir, 400 gram jahe yang dibakar dan dimemarkan, 1 sendok teh garam, 4 lembar daun pandan, 6 batang serai yang dimemarkan.
  • Bahan pelengkap: 200 gram kolang-kaling yang direbus, 3 buah roti tawar tanpa kulit yang dipotong kotak, 25 gram sagu mutiara merah, 1 kaleng (200 gram) kelengkeng yang ditiriskan airnya.
  • Untuk membuat isiannya, blender kacang tanah yang sudah disangrai hangat, gula pasir, dan garam. Bentuk menjadi bulatan kecil-kecil dan sisihkan.
  • Untuk rondenya, campur tepung ketan dan garam lalu aduk rata. Tambahkan air hangat sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis. Bagi adonan menjadi tiga bagian; satu bagian berwarna merah yang diberi pewarna merah, satu bagian berwarna hijau yang diberi pewarna hijau, dan satu bagian berwarna putih tanpa pewarna. Aduk rata masing-masing adonan. Ambil sedikit bahan ronde dan pipihkan. Beri isi kacang tanah yang telah dibulatkan. Bentuk menjadi bulat. Lakukan sampai adonan habis. Masukkan bola-bola ketan ke dalam air mendidih. Rebus hingga mengapung, angkat, dan tiriskan.
  • Untuk sirop jahenya, rebus air bersama gula pasir, jahe,daun pandan, dan serai dengan api kecil sampai mendidih dan harum.
  • Tata ronde bersama bahan pelengkap dan tambahkan sirop jahe hangat. Wedang ronde siap dinikmati.

Wedang Jahe

Masih minuman tradisional khas Jawa Tengah, wedang jahe ini terasa sangat nikmat dan bisa berfungsi untuk menghangatkan tubuh saat cuaca dingin dan baik juga diminum saat sedang flu atau masuk angin.

Pembuatan minuman ini sangat mudah. Bahan utama yang dibutuhkan adalah 50 gram jahe yang dicuci bersih. Kupas kulitnya, lalu iris-iris. Rebus jahe dengan satu gelas air matang hingga mendidih. Tambahkan gula merah iris sesuai selera. Hidangkan wedang jahe selagi hangat.

Wedang Secang

Jika ingin menikmati minuman tradisional ala Keraton Yogyakarta, cobalah wedang secang. Minuman ini ternyata banyak manfaatnya, lo. Bisa untuk meningkatkan stamina dan mengatasi masalah seperti perut kembung dan masuk angin, mencegah hipertensi, dan memperlancar aliran darah. Warna merah dalam minuman ini berasal dari kayu secang.

Di kala santai, tidak ada salahnya jika Anda mencoba membuat wedang secang ini. Bahan yang dibutuhkan adalah 10 gram secang, 2 batang serai (ambil bagian putihnya, bakar, dan memarkan), 150 gram jahe yang dibakar, 6 cm kayu manis, 10 butir cengkeh, 2 butir kapulaga, 200 gram gula batu, dan 1.750 ml air. Rebus semua bahan kecuali gula batu. Gunakan api kecil, tunggu sampai mendidih dan harum. Angkat dari kompor dan saring. Saat dihidangkan, tambahkan dengan gula batu dan sajikan hangat.

Tuak

Sumber gambar 3.bp.blogspot.com

Satu lagi minuman khas nusantara yang berasal dari Sumatera Utara, yaitu tuak. Tuak dihasilkan dari pohon kelapa dan pohon enau yang diambil nira atau sari manisnya) yang kemudian difermentasikan. Meskipun termasuk minuman beralkohol, namun kadar alkohol dalam tuak ini lebih rendah daripada bir dan anggur. Minuman ini mengandung berbagai vitamin, karbohidrat, mineral, dan lain-lain yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Kunyit Asam

Minuman yang terkenal di kalangan wanita ini memang dipercaya khasiatnya untuk kecantikan. Tidak hanya wanita, sebenarnya pria dan anak-anak pun bisa merasakan khasiat kunyit asam untuk kesehatan. Aman pula dikonsumsi wanita hamil.

Cara pembuatannya juga sederhana. Anda hanya memerlukan 1/2 kg kunyit, 2 liter air, 1/2 kg asam, 1/4 kg gula jawa, dan sejumput garam. Kunyit yang sudah dibersihkan lalu dihaluskan. Tambahkan air dan saring. Rebus air kunyit dengan asam, gula jawa, dan garam. Aduk-aduk hingga mendidih. Kunyit asam akan bertambah nikmat jika ditambahkan es batu.

Sirop Kawista

Minuman khas nusantara lainnya adalah sirop kawista yang rasanya sangat khas dan unik dengan aroma yang menyengat. Sirop ini terbuat dari buah kawista yang merupakan buah asli dari India. Anda bisa menemukan sirop ini di kota Rembang, Jawa Tengah.

Minuman ini mengandung serat, lemak, vitamin, antioksidan, karbohidrat, dan protein yang tentunya baik untuk tubuh. Sirop ini dijual seharga Rp 25.000 per botol. Ada juga yang dijual per jeriken isi 2 liter dengan harga Rp 79.000. Jika Anda belum pernah meminumnya, coba dulu sirop kawista dalam kemasan siap minum seharga Rp 5.500.

Cendol

Varian minuman khas nusantara lainnya adalah cendol. Di daerah Sunda dinamakan cendol, sedangkan di daerah Jawa Tengah disebut dengan es dawet. Ternyata es cendol ini juga punya manfaat yang baik untuk kesehatan.

Gula merah di dalam es cendol berfungsi untuk membersihkan pembuluh darah dan santan yang digunakan bisa menenangkan sel syaraf yang tegang. Cara membuatnya memang sedikit lebih rumit, namun tidak ada salahnya jika ingin mencoba karena bahan-bahannya mudah didapat.

Cara Membuat Cendol

  • Bahan yang dibutuhkan: 1 ons tepung beras, 1/2 ons tepung hunkwe (dapat diganti dengan tepung sagu), 1-2 lembar daun pandan, 1/2 liter air matang, garam sangat sedikit saja sebagai penyeimbang rasa, daun suji yang diremas-remas dalam sedikit air untuk pewarna hijau secukupnya (bis juga menggunakan pewarna khusus makanan).
  • Campurkan tepung beras dan tepung hunkwe kemudian tambahkan air sedikit demi sedikit. Jangan terlalu kental maupun encer, ya.
  • Rebus sedikit air hingga mendidih. Setelah itu angkat dan tuang adonan ke dalamnya sambil diaduk terus.
  • Jika kurang air, tambahkan air panas. Adonan cendol yang baik adalah tidak terlalu kental dan mudah diaduk-aduk.
  • Siapkan air es batu dalam wadah. Pasang saringan di atasnya untuk cetakan.
  • Langsung tuang adonan yang masih panas tadi ke dalam saringan yang telah disiapkan, jangan tunggu sampai dingin. Saat menuang adonan, gerakkan saringan agar adonan terputus dan keluar dan masuk ke dalam air es. Cendol pun sudah jadi.

Es Teler

Minuman khas ini menggunakan buah-buahan yang banyak terdapat di Indonesia seperti alpukat, nangka, dan kelapa muda. Cocok diminum saat cuaca panas karena sangat menyegarkan. Karena begitu enak dan nikmat, orang pun menamainya es teler. Penemunya adalah Tukiman Darmowijono, seorang pedagang es campur yang biasa mangkal di kawasan Jakarta Pusat. Ingin menikmati es teler di rumah? Yuk, kita coba buat sendiri.

Pertama, rebus 500 ml santan bersama 2 lembar daun pandan sampai mendidih. Jika sudah mendidih diamkan sampai dingin. Buatlah campuran 100 ml air dan 150 gram gula pasir. Di dalam gelas, tata es serut, nangka yang sudah dipotong dadu, agar–agar, cincau, nata de coco, avokad, dan kelapa muda. Siram dengan campuran air gula, santan, dan susu. Es teler nikmat siap disajikan.

Wedang Uwuh

Wedang khas dari Imogiri, Bantul, Yogyakarta ini jika diartikan mempunyai makna “minuman sampah”. Eits, jangan khawatir ya, bahan bakunya bukan dari sampah kok. Minuman ini dibuat dengan cara merebus berbagai rempah-rempah. Setelah matang lalu disaring. Nah, ampas rempah-rempah ini mirip dengan sampah atau uwuh dalam bahasa Jawa. Makanya dinamakan wedang uwuh. Minuman ini mirip-mirip dengan bir pletok dan wedang secang. Hanya ada sedikit perbedaan dalam penggunaan rempah-rempahnya. Anda bisa membuat wedang uwuh sendiri di rumah. Ini dia caranya.

Bahan yang diperlukan adalah 6 cm jahe yang dibakar lalu dimemarkan, 700 ml air, 10 butir cengkih, 3 lembar daun cengkih kering, 2 lembar daun kayu manis kering, 3 lembar daun pala kering, 40 gram serutan kayu secang, dan gula batu secukupnya. Rebus air bersama semua bahan sampai mendidih menggunakan api kecil sekitar 15 menit. Angkat, saring, dan tuang airnya ke dalam gelas. Bisa juga dituang langsung ke gelas tanpa disaring.

Es Selendang Mayang

Dinamakan es selendang mayang karena di dalamnya terdapat semacam kue berbentuk tipis memanjang seperti selendang, kemudian ditambahkan sirop dan santan atau susu. Minuman khas dari Betawi ini sepertinya sudah mulai tenggelam popularitasnya. Apalagi sekarang sudah jarang dijumpai penjual es selendang mayang.

Es ini kaya akan karbohidrat, sehingga bisa untuk penahan lapar. Cocok juga diminum ketika cuaca sangat panas karena rasanya yang manis dan nikmat. Apalagi ditambahkan dengan potongan buah nangka, pasti semakin enak dan harum. Jika punya waktu luang, Anda bisa mencoba membuat sendiri di rumah.

Cara Membuat Es Selendang Mayang

  • Campurkan 900 ml air, 70 gram tepung beras, 120 g tepung hunkwe, ¼ vanili bubuk, 2 lembar daun pandan, serta sedikit garam. Rebus sampai meletup-letup sambil terus diaduk.
  • Bagi adonan menjadi tiga bagian. Satu bagian diberi pewarna makanan merah (3 tetes), satu bagian diberi pewarna makanan hijau (2 tetes), dan 25 ml dan air suji, serta satu bagian lagi dibiarkan berwarna putih.
  • Tuangkan adonan hijau ke dalam loyang (ukuran 24 x 10 x 4 cm) yang sudah diolesi minyak. Ratakan. Lalu tuangkan adonan putih, dan dilanjutkan dengan adonan merah. Biarkan hingga dingin. Kemudian potong-potong seukuran 2 cm.
  • Untuk membuat siropnya, rebus 145 ml air, 210 gram gula merah, dan 2 lembar daun pandan sampai mendidih sambil diaduk rata. Dinginkan dan saring.
  • Untuk kuah santan, rebus 650 ml santan dari satu butir kelapa, garam secukupnya, serta 3 lembar daun pandan sampai mendidih sambil diaduk rata. Angkat, saring, dan dinginkan.
  • Tata selendang mayang di dalam mangkok saji, beri sirop gula, dan siram dengan kuah santan. Tambahkan es batu.

Limun Sarsaparila

Minuman yang disebut sebagai cola jawa ini dulunya adalah minuman favorit kaum bangsawan Yogyakarta, lo. Selain itu karena termasuk minuman berharga mahal pada masanya, maka orang hanya menyajikannya pada saat-saat istimewa saja seperti acara sunatan atau pernikahan.

Minuman ini terbuat dari tanaman sarsaparilla atau yang disebut dengan smilax regeli. Namun untuk sekarang ini, hanya sarinya saja yang digunakan. Merek cola jawa yang masih bertahan ini adalah Indo Saparella. Anda bisa menemukannya di warung-warung atau rumah makan besar di Yogyakarta. Harganya berkisar antara Rp 13.000 - Rp 18.000 untuk kemasan 330 ml. Kalau botolnya dikembalikan, Anda bisa mendapatkan potongan harga.

From our editorial team

Menyimpan rempah-rempah yang Tepat memastikan kualitasnya

Minuman khas Indonesia banyak yang menggunakan rempah-rempah. Jika Anda senang membuat minuman seperti ini, penyimpanan rempah-rempah yang tepat harus diperhatikan agar minuman yang dibuat tetap enak rasanya. Rempah-rempah harus disimpan dalam wadah kedap udara agar tidak terkontaminasi dengan udara yang bisa menurunkan kualitasnya. Simpan di tempat yang gelap, kering, dan sejuk agar rasa dan aromanya tetap baik.