15 Makanan Sehat Untuk Jantung, Wajib Konsumsi Tiap Hari Nih! (2021)

15 Makanan Sehat Untuk Jantung, Wajib Konsumsi Tiap Hari Nih! (2021)

Jantung merupakan organ yang sangat penting untuk tubuh kita. Menjaga kesehatan jantung bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan jantung kita. BP-Guide sudah merangkum berbagai makanan menyehatkan untuk jantung yang baik dikonsumsi setiap hari.

Kesehatan Jantung Harus Dijaga Dengan Pola Makan yang Sehat

Sebagai organ penting dalam tubuh, kesehatan jantung perlu diperhatikan. Salah satu cara untuk menjaga agar jantung kita tetap sehat adalah dengan melakukan diet jantung. Beberapa tips untuk melakukan diet jantung dengan mudah antara mengonsumsi makanan sesuai kebutuhan.

Makanan yang baik untuk jantung juga mencegah organ tersebut bekerja secara berlebihan. Menjaga kesehatan jantung juga bisa dilakukan dengan menurunkan berat badan jika dirasa berlebihan serta mengurangi konsumsi garam.

Daftar Makanan yang Menyehatkan Untuk Jantung

Edamame dan Kacang Kedelai

Kacang kedelai dan edamame merupakan makanan sehat untuk jantung, sebab kandungan yang dimiliki edamame dan kacang kedelai adalah isoflavon yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan berguna untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler. Kandungan isoflavon bukan hanya terdapat di edamame dan kacang kedelai, isoflavon juga bisa kita temukan di dalam kacang tanah.

Konsumsi edamame dan kacang tanah sangat disarankan untuk jantung yang sehat. Namun yang perlu diperhatikan adalah cara pengolahannya. Hindari mengolah edamame dan kacang dengan minyak berlebih.

Oatmeal

Sudah sejak lama oatmeal dikenal sebagai makanan yang menyehatkan jantung. Oatmeal terbuat dari tanaman haver yang mengandung serat tinggi, sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah yang dapat menyumbat pembuluh darah kita. Oatmeal diklaim juga mengandung anti inflamasi dan antioksidan yang dapat mencegah penumpukan plak dalam arteri jantung.

Oatmeal baik dikonsumsi setiap pagi sebagai sarapan. Boleh juga ditambahkan buah-buahan atau kacang untuk menambah kelezatan rasanya.

Ikan Salmon dan Tuna

Ikan salmon dan tuna merupakan makanan terbaik untuk menyehatkan jantung. Salah satu kandungan utama pada salmon dan tuna adalah asam lemak omega 3. Omega 3 merupakan asam lemak tak jenuh yang dapat mengurangi peradangan di pembuluh jantung.

Beberapa manfaat salmon dan tuna yang lain adalah dapat mengurangi trigliserida, tekanan darah, pembekuan darah, sekaligus menormalkan kembali detak jantung. Perhatikan cara pengolahan salmon dan tuna juga ya! Jangan mengolah ikan-ikan tersebut dengan minyak dan garam berlebihan.

Kedelai Hitam

Kedelai hitam merupakan opsi lain untuk makanan sehat jantung Anda. Jika persediaan gandum dan kacang-kacangan kita yang lain sedang habis, kedelai hitam merupakan solusi untuk tetap melakukan diet jantung.

Fungsi kacang ini hampir sama dengan kacang kedelai karena sama-sama memiliki antioksidan dan anti radang, kedelai hitam ini juga diklaim mampu membantu mengontrol kadar glukosa dalam darah.

Almond

Almond termasuk dalam kategori camilan diet jantung, untuk Anda yang menginginkan camilan yang aman dan sehat untuk jantung Anda bisa mengonsumsi almond sebagai alternatifnya. Almond mempunyai serat dan nutrisi yang dibutuhkan untuk jantung kita seperti omega 3, vitamin E, Stenol, dan lain-lain.

Selain kaya nutrisi, almond juga mengandung kalori yang cukup tinggi. Sehingga sebaiknya konsumsi almond dibatasi porsinya. Karena konsumsi almond berlebihan justru tidak baik untuk jantung.

Chia Seed

Chia seed merupakan biji-bijian yang berasal dari Amerika Serikat dan Meksiko. Biji chia ini dipercaya sebagai makanan pendamping diet jantung Anda, dengan menambahkan ke dalam yogurt atau oatmeal Anda. Nutrisi yang terkandung di dalam biji chia ini dapat membantu menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah Anda agar tetap normal.

Yogurt

Yogurt termasuk makanan yang dipercaya dapat menurunkan hipertensi dan risiko penyakit jantung. Hipertensi atau darah tinggi dapat menyebabkan penyakit kardiovaskuler.

Di dalam yogurt terdapat kandungan kalium dan kalsium yang sangat baik untuk menjaga jantung tetap sehat. Kombinasikan konsumsi yogurt dengan kacang almond atau chia seed sebagai menu diet yang sehat untuk jantung.

Buah Berry dan Citrus

Buah berry dan citrus dapat dijadikan sebagai menu diet untuk jantung Anda. Jenis buah berry yang sering ditemui antara lain adalah blueberry, strawberry, raspberry, dan blackberry. Buah berry yang kaya akan antioksidan diklaim mampu menjaga jantung tetap sehat. Konsumsi buah berry yang masih dalam kondisi segar agar nutrisi di dalamnya masih utuh.

Kandungan antioksidan juga bisa ditemukan di dalam buah citrus seperti jeruk dan lemon. Anda bisa mengonsumsi berry dan citrus secara bersamaan atau terpisah.

Cokelat

Banyak penelitian membuktikan bahwa coklat sangat baik untuk kesehatan, termasuk organ jantung. Manfaat lain coklat adalah menurunkan risiko stroke, mencegah kematian dini pada pasien jantung, dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Namun yang harus diperhatikan adalah jenis coklat yang dikonsumsi. Pilih dark chocolate yang memiliki sedikit kandungan gula agar tidak menimbulkan risiko munculnya penyakit lain seperti diabetes.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau kaya akan nutrisi yang bisa menjadi pelengkap menu diet sehat untuk jantung. Beberapa jenis sayuran hijau yang bisa dikonsumsi adalah bayam, brokoli, sawi hijau, pok choy, asparagus, dan kangkung. Di dalam sayur hijau terdapat kandungan vitamin C, vitamin E, kalsium, kalium, serta serat yang bisa menjaga fungsi jantung tetap normal.

Ceri

Buah ceri bisa menjadi camilan sehat untuk jantung. Ceri mengandung serat yang kaya dengan antioksidan seperti vitamin C, karotenoid, dan polifenol. Semua kandungan tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan fungsi jantung dan pembuluh darah kita.

Kebanyakan buah ceri dijual dalam bentuk kering atau dijadikan manisan. Namun untuk menjaga kesehatan jantung, sebaiknya pilih buah ceri yang masih segar.

Delima

Delima mempunyai manfaat yang belum banyak diketahui. Delima mengandung senyawa bioaktif punicalagin yang mempunyai manfaat sebagai antioksidan yang dapat melindungi jantung dari stres oksidatif.

Stres oksidatif sendiri mempunyai arti peradangan yang terjadi dialam tubuh kita, termasuk pembuluh darah dan jantung. Inilah manfaat delima dapat kita rasakan untuk mengurangi dan menghindari penyakit jantung.

Ubi Jalar

Ubi jalar bisa menjadi opsi lain untuk diet jantung Anda. Di dalam ubi jalar terdapat vitamin A yang dapat menyehatkan tubuh dan jantung Anda. Ubi jalar juga mempunyai banyak serat dan nutrisi yang dibutuhkan oleh jantung Anda.

Cara yang baik untuk mengonsumsi ubi jalar adalah dengan cara direbus atau dipanggang. Pagi penderita penyakit ginjal, konsumsi ubi jalar sebaiknya ditakar karena ia memiliki kandungan oksalat yang cukup tinggi. Oksalat tidak baik untuk organ ginjal.

Tomat

Tomat sudah lama dikenal manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Di dalam buah tomat terdapat kandungan serat dan vitamin yang melimpah. Antara lain adalah vitamin A, vitamin C, kalsium, asam gamma, dan masih banyak lagi.

Menurut penelitian, konsumsi jus tomat selama 8 minggu berturut-turut dapat membantu mengurangi kadar trigliserida dalam pembuluh darah.

Alpukat

Alpukat adalah makanan yang disukai banyak orang. Di dalam alpukat terdapat kandungan serat dan vitamin melimpah yang dibutuhkan oleh tubuh. Misalnya senyawa acetogenin yang bisa menghambat penggumpalan darah dalam tubuh.

Senyawa lain yang ada di dalam alpukat adalah polifenol, karotenoid, vitamin E, squalane, dan asam lemak tak jenuh tunggal. Alpukat bisa dinikmati secara langsung, sebagai isian sandwich, atau dibuat jus.

From our editorial team

Konsultasikan Dengan Dokter atau Ahli Gizi Sebelum Mengonsumsi Makanan Tertentu

Berbagai rekomendasi makanan sehat untuk jantung dari BP-Guide di atas tidak hanya bergizi tapi juga lezat. Namun demikian, sebaiknya Anda tetap konsultasi dulu dengan dokter atau ahli gizi tentang porsi yang tepat.

Selain itu, cara mengolah masing-masing makanan juga harus diperhatikan lho. Hindari menambahkan banyak lemak atau minyak dalam makanan agar tidak menyebabkan gangguan kesehatan lainnya.