Jangan Anggap Remeh, 10 Rekomendasi Film Indonesia Ini Layak Anda Tonton Bersama Orang Terdekat!

Jangan Anggap Remeh, 10 Rekomendasi Film Indonesia Ini Layak Anda Tonton Bersama Orang Terdekat!

Indonesia ternyata punya banyak film yang berkualitas dan ceritanya tak kalah menarik dengan film luar lho! Kalau penasaran ingin menonton film Indonesia yang oke, kamu bisa simak rekomendasi film Indonesia terbaik pilihan BP-Guide berikut!

Dunia Perfilman Indonesia Mengalami Perkembangan yang Cukup Pesat

Sumber gambar www.gizmodo.com.au

Setelah sempat seperti mati suri pada era 90-an, perfilman Indonesia mulai menggeliat lagi di awal 2000-an. Sherina dan kawan-kawannya memberi kesegaran film Indonesia dengan Petualangan Sherina (tahun 2000). Geliat ini semakin kencang setelah Dian Sastro Dan Nicholas Saputra bermain dalam film romantis Ada Apa dengan Cinta (2002).

Tahun 2012, The Raid, malah bisa go international. Semenjak itu, langkah demi langkah, perfilman Indonesia mulai bergairah kembali dengan tenaga sineas muda berbakat, setelah dua dekade sebelumnya hampir pingsan. Tentu saja semua itu adalah gambaran kasarnya.

Namun jika ditilik dari statistik, jumlah film yang dibuat memang semakin jumlahnya per tahun. Dalam 4 tahun terakhir, telah lebih 400 film dibuat. Penontonnya pun semakin meningkat, mencapai 40.5 juta penonton (2017). Perfilman Indonesia setiap harinya mengalami perkembangan yang sangat pesat. Sepertinya perfilman Indonesia akan mengalami kejayaannya kembali.

Kelemahan Film Indonesia yang Perlu Dibenahi

Kreativitas Pembuat Film

Sumber gambar cattiensa.com

Ada yang bilang jika kreativitas pembuat film Indonesia, setidaknya dari jalur mainstream, didikte oleh pasar. Mungkin tidak sepenuhnya benar. Namun jika dilihat, saat ada film religius laris, maka kemudian bermunculan berbagai film sejenis. Jika satu film horor hit, film-film sejenis akan bermunculan di pasar. Begitu seterusnya. Maka pernyataan itu mungkin tidak terlalu salah.

Jalur independen mungkin lebih bebas berkreativitas, namun dana menjadi permasalahan. Permasalahan lain adalah begitu terbatasnya produser film Indonesia. Mungkin Anda hanya mengenal Mira Lesmana atau Punjabi saja. Dan produser pasti akan menilik selera pasar terlebih dahulu sebelum membuat film. Pada akhirnya kreativitas pembuat film kembali terbatasi juga. Setidaknya untuk saat ini.

Sutradara

Tidak banyak sutradara yang perhatian pada detail. Mungkin karena tuntutan pasar (dan juga produser) yang membuat ada kesalahan mendasar seperti itu. Tenggat yang pendek membuat proses film dibuat cepat. Akhirnya kualitas film menjadi dikorbankan seperti detail yang kurang, skenario yang gagap, plus eksekusi yang juga tidak sedap.

Walau begitu, tidak semua sutradara gagap dalam memperhatikan detail adegan. Sutradara macam Teguh karya, Eros Djarot, Joko Anwar, dan beberapa lainnya juga sangat asyik dalam menggarap detail setiap adegan filmnya.

Kesamaan Tema

Sumber gambar m.vidio.com

Sekali lagi, dengan alasan tuntutan pasar, maka film Indonesia umumnya memiliki kesamaan tema. Dari tema yang sama, bahkan tidak ada variasi yang berarti dari alur filmnya. Ditambah dengan bintang film yang sama dan ‘itu-itu’ saja, maka Anda bisa bayangkan hasil akhirnya.

Tidak terlalu salah jika dipandang dari sisi produser yang ingin mendapat profit asyik dengan membuat film yang temanya sama dengan satu film yang lagi laris. Namun di sisi penonton, semua itu terasa membosankan.

Penulis Naskah atau Skenario

Sumber gambar ssl.topshape.me

Selain sutradara, untuk membuat film yang keren, harus ada penulis skenario yang bagus pula. Namun begitu, amat disayangkan tidak banyak penulis skenario yang mumpuni untuk membuat perfilman Indonesia menjadi semakin keren.

Raam Punjabi pun mengakui bahwa tidak banyak penulis skenario berkualitas di Indonesia. Kalau pun ada, plus ada sutradara yang mau menggarapnya, belum tentu pula ada produser yang mau mendanainya. Pada akhirnya, lagi-lagi, semua itu kembali lagi ke pihak produser kembali.

Isi Film

Film yang asyik itu mestinya bisa menghibur penontonnya. Menghibur saja mungkin cukup bagi sebagian besar orang, namun jika memiliki mutu tinggi, maka bisa dibilang Anda telah mendapat film bagus. Namun sayang masih banyak isi film Indonesia yang garing dan gampang ditebak alurnya.

Sebagai penonton, kenyataan ini tentu saja bisa membuat ‘libido’ untuk menonton film Indonesia menurun. Karena di pikiran telah terpatri stereotipe ‘garing’ tersebut.

Ini Rekomendasi Film Indonesia yang Layak Ditonton

Susah Sinyal

Sumber gambar i.ytimg.com

Susah Sinyal adalah film komedi yang perlu Anda tonton, bahkan dengan seluruh keluarga (13 tahun ke atas). Sutradara dan penulis skenarionya Ernest Prakasa (untuk skenario dibantu Meira Anastasia, istrinya). Film ini diproduseri oleh Chand Parwez Servia dan Fiaz Servia.

Ceritanya mengisahkan hubungan pelik antara orang tua tunggal (Ellen, diperankan Adinia Wirasti) yang sangat sibuk dan putri tunggalnya (Kiara, diperankan Aurora Ribero) yang kurang perhatian. Setting-nya di Jakarta yang hectic dan Sumba yang eksotik. Film segar ini dirilis pada 21 Desember 2017. Anda bisa melihat official trailer-nya di https://www.youtube.com/watch?v=MbZtoOuRpyU.

Koki-koki Cilik

Sumber gambar montasefilm.com

Koki-koki Cilik juga tontonan menarik dan aman bagi keluarga. Genrenya drama anak. Film yang rilis pada 5 Juli 2018 ini disutradarai oleh Ifa Isfansyah dengan para pemain anak Alifa Lubis, Farras Fatik, Patrick (alumni Junior MasterChef Indonesia sesi I), serta Chloe Xaviera.

Film ini berkisah tentang kompetisi jagoan masak anak-anak. Setting-nya sangat cantik, di alam terbuka yang segar, dengan taburan berbagai menu masakan yang yummy. Trailer resminya bisa ditonton di https://www.youtube.com/watch?v=K3bRn79_JWg.

Partikelir

Sumber gambar www.youtube.com

Film yang diproduksi Starvision ini dibintangi dan disutradarai oleh Pandji Pragiwaksono (sebagai Adri. Sebagai tandem, ada pula Deva Mahenra (sebagai Jaka). Film komedi ini dirilis pada 5 April 2018.

Anda akan menikmati petualangan Adri sebagai detektif swasta (partikelir), dibantu oleh Jaka sahabatnya yang telah menjadi pengacara, dalam mengungkap kasus narkoba yang menyangkut ayah klien Adri, Tiara (Aurelie Moeremans). Penasaran? Lihar trailer resminya dulu di https://www.youtube.com/watch?v=uwROwSrBlE0.

Buffalo Boys

Sumber gambar keprinews.co.id

Bagi Anda yang menyukai film aksi, Buffalo Boys bisa menjadi tontonan asyik. Film ini diarahkan oleh sutradara Singapura, Mike Wiluan. Bintangnya Ario Bayu, Tio Pakusadewo, Happy Salma, Yoshi Sudarso, dan Alex Abbad.

Film ini berkisah tentang dua orang pangeran anak bangsawan yang diasingkan. Keduanya kembali ke tanah Jawa untuk membalas dendam pada penguasa yang telah membuat orang tuanya sengsara, Van Trach. Film ini untuk usia 17 tahun ke atas. Jika penasaran dengan trailernya coba intip di https://www.youtube.com/watch?v=eWUONpOAHpY.

Sweet 20

Sumber gambar www.youtube.com

Film komedi-romantis memang tidak ada matinya. Jika Anda sedang ingin menonton lagi, coba Sweet 20. Film adaptasi film korea Miss Granny ini sangat asyik menemani waktu istirahat Anda. Film ini mengisahkan seorang nenek 70 tahun bernama Fatmawati (Ninik L.Karim) yang menjadi muda kembali (selanjutnya mengubah nama menjadi Mieke, diperankan Tatjana Saphira) karena kejadian ajaib di sebuah studio foto.

Kejadian kejadian-kejadian kocak mengikuti. Film ini dirilis pada 25 Juni 2017. Anda bisa melihat trailer-nya di https://www.youtube.com/watch?v=eWUONpOAHpY.

Arini

Film Arini merupakan adaptasi novel Mira W (Masih Ada Kereta yang Akan Lewat). Film drama ini bisa dibilang sebagai remake dari film serupa yang digarap pada 1987, dibintangi Rano Karno dan Widyawati serta disutradarai oleh Sophan Sophiaan.

Film versi remake ini disutradarai oleh Ismael Basbeth, dengan pemeran utama Morgan Oey dan Aura Kasih. Ceritanya adalah seorang pemuda bernama Nick (Morgan Oey) yang jatuh cinta pada perempuan yang lebih tua bernama Arini (Aura Kasih) setelah pertemuan sekilas di kereta api. Trailer resminya bisa Anda tonton di https://www.youtube.com/watch?v=jktlg3RR4to.

Sabrina

Sumber gambar www.youtube.com

Sabrina adalah film yang pas bagi Anda yang suka film horror. Film garapan Rocky Soraya ini merupakan sempalan dari waralaba film berjudl The Doll (The Doll 2 tepatnya). Film ini dimainkan oleh bintang top Luna Maya, Christian Sugiono, dan Sara Wijayanto.

Kisahnya berputar tentang sebuah keluarga kecil Aiden dan Maira (dimainkan Christian Sugiono dan Luna Maya), putri angkat mereka, Vanya, dan boneka bernama Sabrina. Semula keadaan normal, namun kemudian menjadi creepy setelah Vanya melakukan ritual memanggil arwah. Anda bisa melihat trailer-nya di https://www.youtube.com/watch?v=amRsImdsMkE&t=29s

3 Dara 2

Sumber gambar kedainews.com

Film 3 Dara 2 mengisahkan tiga orang lelaki yang dikutuk karena sering meremehkan wanita. Ketiganya lelaki itu adalah Affandi, Richard, dan Jay (diperankan oleh Tora Sudiro, Adipati Dolken dan Tanta Ginting) kemudian mengalami kesialan dalam berbagai kelucuan.

Film komedi ini disutradarai oleh Monty Tiwa, dengan skenario ditulis oleh Nataya Bagya. Film yang dirilis oleh MNC Picture ini dirilis pada 14 Juni 2018. Anda bisa melihat trailer-nya di https://www.youtube.com/watch?v=Qz9Yi1ky2Ig&t=6s.

My Generation

Sumber gambar style.tribunnews.com

My Generation adalah pilihan film yang asyik untuk menemani Anda. Film bergenre remaja ini mengisahkan polah tingkah 4 orang murid SMU, yaitu Konji (Arya Vasco), Zeke (Bryan Langelo), Orly (Alexandra Kosasie), dan Suki (Lutesha), yang sedang mengisi waktu hukuman tidak boleh berlibur mereka.

Sebelumnya keempatnya membuat video kecurangan sekolah dan membuat mereka dihukum tidak boleh libur. Film remaja yang segar ini disutradarai oleh Upi Avianto dan dirilis pada 9 November 2017. Anda bisa melihat trailer-nya di https://www.youtube.com/watch?v=Y6-Lj7BdzK8.

Posesif

Sumber gambar www.youtube.com

Film Posesif termasuk film yang mendapatkan banyak penghargaan. Film ini mendapat penghargaan FFI 2017 untuk sutradara terbaik (Edwin), aktris terbaik (Putri Marino), serta aktor pendukung terbaik (Yayu Unru). Selain Putri Marino, film ini juga dibintangi Adipati Dolken.

Seperti judulnya, film ini berkisah tentang seorang cowok SMU (Adipati Dolken) yang sangat posesif terhadap pacarnya. Film drama psikologis ini dirilis pada 26 Oktober 2017. Anda bisa melihat trailer-nya di https://www.youtube.com/watch?v=5XyMy7Z5SO4.

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

Sumber gambar www.youtube.com

Film keren terakhir dalam list ini adalah Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak. Film besutan Mouly Surya dengan bintang utama Marsha Timothy telah memenangkan berbagai penghargaan internasional. Terakhir akan dicalonkan sebagai salah satu kandidat film asing terbaik Oscar 2019.

Film ini mengisahkan Marlina yang membantai 7 orang lelaki yang ingin memperkosanya. Kisah ditampilkan dalam 4 babak Perampokan, Perjalanan, Pengakuan, dan, Kelahiran. Film yang berlatar belakang Sumba ini memiliki rating lumayan di rater Rotten Tomatoes (86). Anda bisa melihat trailer-nya di https://www.youtube.com/watch?v=Ikgy2Xukwng.

From our editorial team

Tonton Film Indonesia Bersama Keluarga atau Teman!

Menonton film bisa jadi salah satu aktivitas menyenangkan untuk dilakukan saat senggang. Kalau ingin menonton film Indonesia, tak ada salahnya jika mengajak keluarga atau teman dekat. Sebelum menonton di bioskop pastikan jam tayang dan jangan sampai terlambat supaya tidak ketinggalan jalan ceritanya ya! Untuk menonton film di atas, Anda bisa menontonnya secara streaming atau mengunduhnya secara langsung di internet. Selamat menonton!