Ketahui Kandungan dan Fungsi Krim Kortikosteroid untuk Kulit Plus 10 Rekomendasi Produk Kortikosteroid yang Aman Digunakan

Ketahui Kandungan dan Fungsi Krim Kortikosteroid untuk Kulit Plus 10 Rekomendasi Produk Kortikosteroid yang Aman Digunakan

Krim kortikosteroid adalah salah satu obat yang digunakan untuk mengatasi masalah kulit seperti gatal akibat eksem, dermatitis, dan lainnya. Sebelum menggunakan krim ini, ada baiknya jika mengetahui kandungan dan fungsi dari masing-masing zat di dalamnya.

Salep Kortikosteroid, Obat Pereda Masalah Kulit

Sumber gambar www.thehealthsite.com

Pernahkah kamu mendengar salep kortikosteroid? Yup… ini merupakan salah satu jenis obat yang dipakai untuk mengobati dermatitis, gatal, radang, bahkan pembengkakan. Salep ini juga biasa disebut “obat dewa” karena dapat mengobati beberapa jenis penyakit.

Ada beberapa nama kortikosteroid yang beredar di apotek, seperti prednison, dexamethasone, metilprednisolon, betametason, hidrokortison, triamsinolon, dan sebagainya. Meskipun dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit, tapi tetap saja pemakaian yang berlebihan dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan.

Kortikosteroid menghambat mediator pro inflamasi sehingga peradangan dapat reda. Obat ini bisa kamu temukan dalam bentuk topikal, yaitu salep atau krim dan dalam bentuk oral misalnya tablet minum.

Kandungan Salep Kortikosteroid yang Bisa Jadi Pilihan

Bethamethasone

Beberapa pilihan kandungan salep kortikosteroid yang bisa kamu pilih, salah satunya adalah bethamethasone. Obat ini biasanya dipakai hanya dalam jangka waktu yang pendek, tujuannya untuk meminimalkan timbulnya efek samping.

Salep ini dipakai untuk mengobati peradangan, gatal, mengurangi bengkak, dan alergi. Bethamethasone bisa kamu temukan dalam bentuk krim, lotion, salep, spray atau gel. Bila kamu telah memakai obat ini dan khasiatnya belum terlihat, segeralah periksa ke dokter.

Hydrocortisone

Sumber gambar mediskus.com

Salep hydrocortisone juga salah satu obat kortikosteroid yang dapat mengobati berbagai jenis infeksi kulit. Bentuknya adalah salep dan hanya dipakai sebagai obat luar saja. Pengobatan dengan salep ini pun jangan langsung dihentikan secara dadakan karena akan mengakibatkan gejala putus obat.

Desoximetasone

Sumber gambar www.tokopedia.com

Sama halnya dengan Bethamethasone dan Hydrocortisone, salep Desoximetasone juga dapat mengatasi berbagai jenis masalah pada kulit, seperti alergi, dermatitis, dan sebagainya. Dosis pemakaian tiap pasien berbeda-beda, dilihat dari tingkat keparahan, jenis penyakit, dan respon tubuh pasien.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk memperhatikan anjuran dari dokter.Penggunaannya pun tidak untuk jangka panjang karena dapat menyebabkan striae, iritasi, kulit kering, miliaria, dan sebagainya. Terkadang, obat ini bisa menyebabkan timbulnya reaksi hipersensitif.

Kalcinol

Sumber gambar www.tokopedia.com

Jenis salep lainnya adalah salep kalcinol. Kalcinol seringkali dipakai untuk mengobati dermatitis yang disertai radang.

Antibiotik ini mengandung Neomycin Sulphate dan Fluocinolone Acetonid 0,025% dengan indikasi sebagai anti inflamasi. Itulah sebabnya, salep ini cocok untuk beberapa kondisi kulit yang sedang bermasalah. Untuk pemakaiannya, bisa konsultasikan terlebih dahulu ke dokter agar dosis yang digunakan sesuai.

Triamcinolone Acetonide

Sumber gambar www.gwlabs.com

Obat kortikosteroid lainnya yaitu salep Triamcinolone Acetonide yang berbentuk dental, nasal, topikal, dan suntik. Tentu saja, keempat bentuk ini mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Salep Triamcinolone Acetonide biasanya dipakai untuk kulit gatal, pembengkakan karena penyakit tukak mulut, kemerahan di kulit, serta alergi.

Efek samping yang biasa ditimbulkan dari obat ini adalah timbulnya jerawat, gatal-gatal, bahkan perubahan pada warna kulit.

Sebaiknya obat ini disimpan pada suhu ruangan dan hindarkan dari paparan langsung sinar matahari. Buanglah jika masa pemakaian obat ini sudah habis dan konsultasikan ke apoteker atau dokter untuk penggunaan selanjutnya jika perlu.

10 Pilihan Merek Krim dan Salep Kortikosteroid yang Bisa Digunakan untuk Mengatasi Masalah Kulit

Terra Cortril Eye Oint

Sumber gambar go-obat.com

Berbagai pilihan merek krim dan salep kortikosteroid yang kini beredar di pasaran, salah satunya adalah Terra Cortil Eye Oint. Salep ini dapat dipakai untuk perawatan penyakit mata, autoimun, gangguan kulit inflamasi, maupun masalah kulit lainnya.

Obat ini mengandung Hydrocortisone dan Oxytetracyline Hydrochloride. Untuk harganya dibanderol dengan kisaran Rp 26 ribu dan bisa dibeli di k24klik.com.

Ikaderm

Sumber gambar www.farmaku.com

IKADERM merupakan obat kortikosteroid topikal yang dapat digunakan untuk mengurangi gatal, kulit kemerahan, alergi, maupun ruam kulit. Kerjanya yang dapat mengurangi respons imun tubuh sehingga masalah gatal dan kulit merah dapat diatasi.

Obat ini sebaiknya tidak dipakai oleh ibu hamil maupun menyusui. Hindari pemakaian di sekitar area wajah dan jangan tutup bagian yang telah diolesi IKADERM dengan kain kasa atau perban. Hentikan penggunaan bila timbul efek samping dan segeralah konsultasikan ke dokter. Untuk pembelian obatnya, kamu bisa dapatkan seharga Rp 32 ribu di Apotik Medicastore.

Nerisona Combi

Sumber gambar www.halodoc.com

Nerisona Combi juga merupakan obat kortikosteroid topikal dengan kandungan diflucortolone valerate yang berfungsi dalam meredakan radang. Termasuk dalam golongan obat keras sehingga dapat menimbulkan efek samping, berupa alergi, gatal, jerawat, hingga kehilangan kolagen kulit. Obat ini tersedia dalam bentuk krim dengan kisaran harga Rp 146 ribu di k24klik.com.

Kloderma Oint

Sumber gambar www.tokopedia.com

Kloderma Ointment dapat mengatasi masalah kulit seperti mengatasi inflamasi dan gatal-gatal. Namun yang perlu diperhatikan cara pemakaiannya diperuntukkan hanya dalam jangka pendek. Hal ini dapat menimbulkan efek samping, seperti terjadinya hipopigmentasi maupun pelebaran pembuluh darah.

Obat ini juga bisa digunakan untuk mengobati psoriasis atau peradangan kronis. Dapatkan Kloderma Ointment di apotek-apotek terdekat dengan harga Rp 35 ribu di Apotekqu.

Desoximetasone Dexa

Sumber gambar www.tokopedia.com

Obat kortikosteroid topikal lainnya adalah Desoximetasone Dexa yang dipakai untuk beberapa penyakit kulit, seperti dermatitis, eksema, dan psoriasis. Pemakaian dilakukan dengan cara mengoleskan pada area yang sakit atau pemberian dilakukan dua kali sehari.

Krim ini merupakan obat keras sehingga ketika dipakai harus setipis mungkin dan bila kulit mulai membaik, pemakaian dapat dikurangi. Krim ini hanya dipakai oleh bayi atau anak dibawah usia 6 tahun. Bila ada orang dewasa yang ingin memakainya, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter. Harga yang ditawarkan berkisar Rp 27 ribu di k24klik.com.

Cinolon N

Sumber gambar www.tokopedia.com

Cinolon N adalah kortikosteroid topikal dengan komposisi fluocinolone acetonide dan neomycin sulfate yang berfungsi dalam mengobati inflamasi pada kulit. CINOLON N tersedia dalam bentuk krim atau salep. Efek samping yang bisa ditimbulkan dari pemakaian obat ini adalah hilangnya kolagen kulit.

Neomycin yang terdapat di dalamnya sangat ampuh sebagai antibiotik golongan aminoglikosida yang berperan dalam mengobati infeksi akibat bakteri gram negatif. Untuk harganya, tidak terlalu mahal yakni berkisar Rp 24 ribu di k24klik.com.

Diprosone OV

Sumber gambar www.klik-apotek.com

Disprosone OV merupakan obat yang mampu mengatasi peradangan pada kulit dengan kandungan Betamethasone dipropionate. Krim ini dapat mengobati berbagai permasalahan pada kulit, salah satunya adalah dermatitis.

Termasuk dalam golongan obat keras, produk ini mempunyai efek samping, yaitu gatal-gatal, iritasi, hipopigmentasi, kulit kering, dan masih banyak lagi. Kamu bisa menbelinya di k24klik.com dengan kisaran harga Rp 80 ribu .

Diprogenta Oint

Sumber gambar www.apotekmart.com

Diprogenta Oint adalah jenis kortikosteroid topikal dengan kandungan Betametason dipeopionat dan Gentamisin sulfat yang berperan dalam mengobati inflamasi.

Meskipun mempunyai khasiat yang bagus, sama halnya dengan obat kortikosteroid lainnya, juga mempunyai efek samping, seperti dapat menyebabkan terjadinya folkultis, hipopigmentasi, iritasi, gatal, maupun dermatitis. Tetapi, untuk penyakit neisseria gonorrhoeae, obat ini tidak bisa diaplikasikan. Untuk harganya, dibanderol dengan harga Rp 121 ribu di k24klik.com.

Diprosalic Oint

Sumber gambar dokteronline.com

Diprosalic Oint mengandung Betamethasone dipropionate dan Salicylic acid. Obat ini mampu mengatasi terjadinya peradangan pada kulit, diantaranya adalah iritasi, bercak merah, gatal-gatal, jerawat, maupun lupasan seperti ketombe.

Obat ini juga berfungsi dalam meningkatkan kelembaban kulit, mencegah timbulnya jamur, dan mengurangi rasa gatal. Kamu bisa membelinya dengan harga berkisar Rp 91 ribu di k24klik.com.

Cinogenta

Sumber gambar www.farmaku.com

Cinogenta dengan kandungan Gentamicin sulfate dan fluocinolone tersedia dalam bentuk krim berfungsi untuk mengobati berbagai jenis penyakit kulit,misalnya folikus superficial, furunkulosis sycosis barbae, dermatitis atoid, ecthyma, dan masih banyak lagi.

Komposisi kandungan Gentamicin sulfate biasanya 1,67 mg. Harga Cinogenta dibanderol dengan kisaran Rp 59 ribu dan bisa didapatkan di k24klik.com.

From our editorial team

Pilih Krim Kortikosteroid yang Aman dan Berkhasiat untuk Atasi Masalah Kulit

Krim kortikosteroid adalah salah satu obat topikal berbentuk salep yang kini banyak ditemukan di pasaran dan biasa digunakan untuk mengatasi masalah kulit seperti eksem dan dermatitis. Kalau punya masalah kulit tersebut dan ingin mengobatinya dengan krim kortikosteroid, sebaiknya pilih salep dengan kandungan yang sesuai dan aman untuk kulit. Bila perlu konsultasi dengan dokter terlebih dahulu terutama bila masalah kulit yang dialami cukup serius.

Tag