Jas Hujan Menjadi Salah Satu Benda Penting bagi Pengendara Motor di Musim Hujan

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Saat musim hujan, kamu tidak boleh lupa menyiapkan jas hujan di bagasi kendaraanmu. Baik di bagasi motor maupun sepeda, sedia jas hujan menjadi langkah preventif dan wajib dilakukan.

Jas hujan akan melindungi tubuh dan pakaianmu tetap kering saat mengendari motor atau sepeda di kala hujan turun. Tidak hanya mencegah tubuhmu dari basahnya air hujan saja, namun juga akan menghalau dinginnya udara yang bisa menusuk tulang.

Tips sebelum Membeli Jas Hujan

Pilih yang Berwarna Cerah dan Terdapat Reflektor

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Intensitas hujan dapat memengaruhi jarak pandang pengendara kendaraan. Semakin lebat hujan, jarak pandang juga akan menjadi lebih pendek. Oleh sebab itu, sebaiknya pilihlah jas hujan dengan warna cerah dan dilengkapi dengan reflektor.

Reflektor pada jas hujan dapat memantulkan cahaya dari lampu, sehingga pengendara lain akan waspada saat kamu sedang berada di depannya. Pada jas hujan, reflektor biasanya berwujud garis berwarna terang saat tersorot cahaya.

Jas hujan dengan warna hijau muda, kuning, oranye, atau warna lain yang mencolok lebih direkomendasikan ketimbang warna-warna gelap. Pastikan jas hujannya sudah dilengkapi reflektor juga, ya!

Pilih Bahan yang Nyaman

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Terdapat dua bahan jas hujan yang direkomendasikan, yaitu polyvinyl chloride atau PVC dan parasut taslan. Jas hujan berbahan parasut biasa dan plastik sangat tidak direkomendasikan. Parasut cenderung panas saat dipakai, sementara jas hujan plastik tidak awet dan mudah robek.

PVC memiliki kelebihan dan kelemahan. Kelebihan bahan PVC pada jas hujan ialah kedap air karena memiliki kerapatan pori-pori yang baik, tak mudah sobek, dan lebih tahan lama dibanding bahan lainnya. Sayangnya PVC akan mengeras saat dijemur.

Bahan parasut banyak jenisnya. Jika kamu hendak membeli jas hujan parasut maka bahan parasut taslan jauh direkomendasikan ketimbang parasut biasa. Selain memiliki sifat antiair dan aman saat dijemur, jas hujan dari parasut taslan juga ringan dan bertekstur halus.

Pilih Sambungan Jas Hujan yang Di-press, Bukan Dijahit

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Jas hujan dengan sambungan teknik press lebih direkomendasikan, daripada yang dijahit. Bukan tanpa alasan, ternyata teknik press yang digunakan pada sambungan jas hujan membuatnya makin kedap air.

Sementara sambungan jas hujan yang dijahit akan memberi ruang bagi air untuk masuk dan membasahi tubuhmu. Meski kerap kali produsen melapisi bagian jahitan dengan plastik, lama-kelamaan lapisan tersebut akan rusak bahkan lepas.

Harga Sesuai dengan Kualitas

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Harga akan memengaruhi kualitas jas hujan. Jangan beli yang terlalu murah karena bisa jadi jas hujan mudah rusak setelah sekali pakai. Jas hujan yang ditawarkan oleh toko-toko ternyata saling bersaing namun disesuaikan dengan ketahanan produknya sendiri, sehingga harganya sangat variatif.

Sesuaikanlah harga jas hujan yang akan kamu beli dengan bujet yang dimiliki. Misalnya, jas hujan dengan bahan PVC dijual sekitar Rp75.000-Rp150.000 dan jas hujan karakter dijual lebih mahal, yaitu antara Rp250.000-Rp475.000

Cara Merawat Jas Hujan Ponco agar Tetap Awet

Segera Bersihkan Setelah Digunakan

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Wajib bagimu untuk membersihkan jas hujan sesaat setelah digunakan. Air yang membasahi jas hujanmu akan membuatnya lembap dan butuh waktu lama untuk mengeringkannya.

Jas hujan juga akan terlihat lebih kotor. Hal ini disebabkan oleh cipratan air yang bercampur debu, tanah, dan pasir selama kamu mengenakannya. Kotoran yang tak segera dibersihkan dengan air bisa membuat tampilan jas hujan kusam dan menyulitkanmu saat hendak memakainya kembali.

Keringkan Sisa Air dengan Lap

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Selain menggunakan air bersih, jas hujan berbahan karet juga bisa dibersihkan dengan lap yang mudah menyerap air seperti lap Kanebo. Jas hujan karet punya pori yang lebih kecil, sehingga cukup dilap saja permukaannya menggunakan Kanebo yang dibasahi air.

Untuk jas hujan berbahan lain, Kanebo digunakan untuk mengeringkan permukaannya setelah dibilas menggunakan air bersih. Tujuan proses ini adalah mencegah jas hujan menjadi lembap setelah dibersihkan dan dibilas menggunakan air.

Gunakan Sabun untuk Membersihkan Jas Hujan

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Apabila terlalu kotor permukaannya, sabun cuci piring dan sabun mandi menjadi pembersih yang direkomendasikan untuk membersihkan jas hujan.

Hindari penggunaan detergen karena dapat merusak jas hujan. Kamu dapat menggosok jas hujan secara halus dengan sabun tersebut dan membilasnya hingga bersih.

Jangan Mengucek Jas Hujan

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Jika menggunakan sabun, pastikan kamu tak menggunakan teknik kucek pada jas hujan saat membersihkannya. Teknik mencuci tersebut bisa merusak lapisan karet pada bagian dalam jas hujan berbahan parasut.

Sebagai gantinya, teknik mencuci dengan mengusap permukaan jas hujan menggunakan busa lebih direkomendasikan. Mirip seperti mencuci motor, kamu dapat mengusap bagian-bagian jas hujan secara teliti. Setelah dinilai bersih, lakukanlah proses bilas sampai busa dan sabunnya hilang.

Cukup Keringkan dengan Cara Diangin-anginkan, Hindari Sinar Matahari secara Langsung

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Tidak boleh sembarangan, jas hujan ternyata tak bisa dijemur di bawah sinar matahari langsung karena akan berpengaruh pada daya tahannya.

Kamu bisa menggantungnya dengan gantungan baju dan angin-anginkan di tempat yang kering. Proses pengeringan seperti ini akan menjaga kualitas jas hujanmu, supaya tidak mudah rusak dan tahan lama.

Simpan di Tempat Kering

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Apabila sudah kering dan bersih, kamu bisa melipat jas hujan dengan rapi dan memasukkannya ke tempat yang kering juga. Saat musim hujan seperti ini, kamu bisa meletakkan jas hujan tersebut di bagasi motor yang kering atau tas kecil yang mudah dibawa bepergian.

Jika hendak menyimpannya dalam jangka waktu yang lama, pastikan jas hujan telah disimpan pada tempat yang kering dan bersih. Setelah terlipat, jas hujan bisa dimasukkan ke tas kecil tahan debu dan masukkanlah ke dalam lemari atau tempat yang tak bisa dijangkau hewan pengerat atau serangga.

Hadapi Musim Hujan dengan 10 Rekomendasi Jas Hujan Ponco Terbaik

Naturehike 3 in 1 Hiking Poncho

Pergantian ke musim hujan telah dimulai, saatnya para biker dan petualang outdoor bersiap dengan perubahan cuaca yang ekstrem. Tak masalah ketika hujan turun secara tiba-tiba karena ada Naturehike 3 in 1 Hiking Poncho, jas hujan multifungsi dengan model jaket.

Naturehike 3 in 1 Hiking Poncho dari brand Naturhike ini bisa dipakai pria dan wanita. Dibuat dari bahan poliester berteknologi coolmax, jas hujan ini dijamin waterproof dan punya kemampuan melindungi tubuh dari sinar matahari. Naturhike menawarkan jas hujan tersebut dalam dua varian warna, yaitu hijau dan biru cerah.

Jas hujan Naturehike 3 in 1 Hiking Poncho punya tiga fungsi dalam satu produk, yaitu sebagai jas hujan, tenda, dan tikar. Naturehike 3 in 1 Hiking Poncho dilengkapi dengan empat sisi gesper logam tahan lama yang awet, velcro MAO yang sangat praktis serta nyaman saat digunakan, dan topi yang akan mencegah air turun ke wajahmu.

Harga: Rp. 330.000-761.406

Jas Hujan Ponco 3 in 1 The North Face

Masih dengan rekomendasi jas hujan multifungsi, Jas Hujan Ponco 3 in 1 The North Face merupakan jas hujan ponco yang terbuat dari serat poliester 201T. Bahan ini ternyata tahan air 3.000 mm, sehingga sangat cocok saat dibawa untuk hiking maupun kegiatan outdoor lainnya.

Jas Hujan Ponco 3 in 1 The North Face bisa difungsikan sebagai jas hujan, flysheet matras, dan footprint tenda. Fungsi flysheet matras membuat jas hujan jaket ini dapat difungsikan sebagai pelindung tenda, pengganti tenda saat darurat, dan terpal bivak saat bermalam dalam perubahan cuaca yang begitu cepat.

Tak perlu khawatir, meski produk ini memiliki ukuran 3x4 m saat dibuka, ponco tersebut dapat dilipat ringkas dan mudah dibawa. Terdapat panel pengencang yang terletak di area ketiak, sehigga memudahkannya saat dipasang.

Harga: Rp. 104.000-258.000

Poncho 2 in 1 Tiger Millenium

Siapkan Poncho 2 in 1 Tiger Millenium untuk menerjang hujan bersama dengan pasanganmu. Produk dari brand Tiger tersebut dilengkapi dengan dua kepala dan dua pasang lengan panjang berkaret untuk pengendara dan pemboncengnya.

Kenyamanan yang diberikan oleh Poncho 2 in 1 Tiger Millenium sangat maksimal karena jas hujan ini menggunakan bahan kedap air yang berkualitas.

Tidak dijahit, sambungan yang ada pada ponco ini dibuat dengan teknik press yang terkenal awet, tidak mudah robek, dan melindungimu dari rembesan air hujan.

Poncho 2 in 1 Tiger Millenium dibuat dalam satu ukuran dewasa, lebarnya mencapai 125 cm dan panjangnya mencapai 135 cm. Beberapa pilihan warna yang tersedia dari jas hujan tersebut, yaitu biru, silver, gold, dan tembaga.

Harga: Rp. 75.000-80.000

EVA 3-in-1 Adult Thick Raincoat

EVA 3-in-1 Adult Thick Raincoat merupakan jas hujan yang bisa diandalkan saat musim hujan. Terbuat dari bahan EVA atau plastik kombinasi ethylene dan vinyl acetate (VA) dengan persentase 10-40%, jas hujan tersebut diklaim sangat nyaman digunakan.

VA merupakan bahan yang digunakan sebagai pengganti polyvinyl chloride. Semakin tinggi kandungan VA membuat bahan tersebut terasa semakin lentur juga.

Tidak hanya ramah lingkungan, bahan tersebut juga tahan air, sejuk, bertekstur halus, serta tak membuat iritasi kulit. Jas hujan EVA 3-in-1 Adult Thick Raincoat punya permukaan yang glossy.

Harga: Rp. 197.200-379.800

Poncho Jack Wolfskin Multifungsi

Poncho Jack Wolfskin Multifungsi merupakan jas hujan berbobot ringan buatan Jack Wolfskin. Sebagai brand yang terkenal dengan produk outdoor, Jack Wolfskin sendiri memiliki sejarah yang unik. Brand tersebut selalu berusaha untuk terus berinovasi melalui produk yang multifungsi, tahan lama, dan desain terkini.

Poncho Jack Wolfskin Multifungsi menjadi jas hujan yang punya beberapa fungsi sekaligus. Selain dapat digunakan sebagai pelindung tubuh dari hujan, ponco tersebut juga bisa difungsikan sebagai flysheet karena memiliki webbing pengikat tali setiap sisinya.

Poncho Jack Wolfskin Multifungsi dibuat dari bahan taslan balon yang kedap air. Bobotnya yang sangat ringan membuat mantel berukuran 150 x 220 cm tersebut bisa menjadi pilihan jas hujanmu.

Harga: Rp. 107.800-179.999

Tabasa Jas Hujan Poncho Nautilus 734

Dijual dengan harga terjangkau, Tabasa Jas Hujan Poncho Nautilus 734 adalah ponco untuk dewasa yang terdiri dari atasan dan bawahan.

Tersedia dalam satu ukuran, jas hujan tersebut punya tampilan glossy yang sangat cantik. Pilihan warnanya sangat variatif, yaitu oranye, biru, merah jambu, ungu, hitam, dan hijau.

Ukuran Tabasa Jas Hujan Poncho Nautilus 734 bagian atasannya, yaitu lebar yang mencapai 123 cm dan panjang bajunya mencapai 88 cm. Sementara ukuran bawahannya memiliki panjang yang mencapai 100 cm dan lebar celanananya hingga 33 cm. Dijamin nyaman saat dikenakan!

Harga: Rp. 80.750-122.400

Eiger Todomodo Poncho Bivouac

Kegiatan hiking dan trekking makin nyaman berkat Eiger Todomodo Poncho Bivouac. Jas hujan bermodel ponco dari Eiger ini juga mulitfungsi karena dapat digunakan sebagai bivak atau tenda sementara saat hujan berintensitas sedang.

Kelebihan ponco tersebut adalah ketahanannya terhadap air yang baik dan bobotnya yang ringan. Sayangnya produk Eiger Todomodo Poncho Bivouac tak disarankan untuk para pengendara motor.

Meski demikian, produk ini wajib dipertimbangkan untuk dimiliki karena dibuat oleh Eiger, brand Indonesia yang kualitasnya sudah diakui oleh dunia.

Harga: Rp. 242.500-250.000

Dolphin Blue Poncho Hybrid 672

Berkendara dengan motor atau sepeda saat hujan tak lagi sulit karena ada set ponco dan celana. Hujan yang deras tidak akan membasahi tubuhmu karena jas hujan ini mencegah rembesan air masuk dari bagian kaki.

Salah satu produknya adalah Dolphin Blue Poncho Hybrid 672. Dolphin Blue Poncho Hybrid 672 dibuat dalam varian warna biru dan silver. Ukuran panjang dan lebar bajunya mencapai 100 cm dan 130 cm, sementara panjang dan lebar celananya mencapai 105 cm dan 52 cm.

Harga: Rp. 75.000

Jas Hujan Ponco Tiger Head 68222

Rekomendasi jas hujan selanjutnya datang dari Tiger Head. Tiger Head merupakan salah satu merek jas hujan dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat Indonesia.

Meskipun demikian kamu tidak perlu meragukan kualitas produk dari merek ini karena Tiger Head sudah lama berfokus dalam produksi jas hujan untuk para pengendara motor.

Jas Hujan Ponco Tiger Head 68222 merupakan ponco atau jas hujan model terusan yang siap melidungimu dari air hujan. Ponco tersebut dilengkapi dengan karet di bagian tangan dan retsleting sebagai bukaannya. Panjang jas hujan ini mencapai 98 cm dan lebarnya 118 cm.

Harga: Rp. 61.225-154.000

Jas Hujan Ponco Penguin LGX 777

Jas Hujan Ponco Penguin LGX 777 adalah rekomendasi jas hujan ponco yang terakhir. Terbuat dari bahan PVC yang tebal, jas hujan tersebut juga dilengkapi dengan reflektor pada sisi belakang.

Tersedia dalam satu ukuran, Jas Hujan Ponco Penguin LGX 777 memiliki detail ukuran panjang 103 cm dan lebarnya 130 cm. Jas Hujan Ponco Penguin LGX 777 dibuat dalam beberapa warna, yaitu biru, hijau, pink, dan cokelat. Untuk memudahkanmu dalam memakai atau melepasnya, bukaan kancing dapat ditemukan pada sisi kanan dan kirinya.

Ingat, jangan biarkan musim hujan membuatmu malas untuk berangkat kerja, ke kampus atau berkegiatan di luar ruangan. Jangan lupa sedia ponco sebelum hujan! Bukan sembarang ponco, melainkan ponco yang nyaman praktis dan aman dipakai untuk berkendara maupun kegiatan outdoor.

Harga: Rp. 115.000-147.200
From our editorial team

Yuk, Segera Siapkan Jas Hujan!

Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat kamu harus selalu siap. Apalagi jika tiba-tiba hujan datang saat kamu masih di perjalanan, terutama saat menggunakan kendaraan beroda dua. Jas hujan adalah perlengkapan penting bagi kamu yang terbiasa beraktivitas menggunakan motor. Segera lengkapi kebutuhan untuk melindungi dirimu dari hujan, ya!