Selamat! Anak Anda Sudah Genap Satu Tahun! Bagaimana Perkembangan Mereka Sekarang?

Bisa memperhatikan dan mengawal tumbuh kembang si kecil tentu menjadi kebahagiaan tersendiri untuk Anda para orang tua. Menyaksikan setiap momen tumbuh kembangnya mulai dari bisa tengkurap, duduk, berjalan, hingga menyebutkan kata pertamanya. Tentu sebagai orang tua, Anda tidak ingin ketinggalan momen-momen berharga tersebut.

Sebagai orang tua, Anda wajib untuk mengamati dan mengetahui proses pertumbuhan dan perkembangan anak, terlebih, apabila anak Anda telah mencapai umur 1 tahun. Anak pada umur 1 tahun telah mampu mengembangkan berbagai kemampuan baik kognitif, afektif, bahasa, dan kemampuan motorik.

Banyak hal yang secara alami mulai muncul untuk anak usia 1 tahun, seperti mulai menunjukkan keingintahuan yang besar terhadap segala hal, menirukan perilaku orang dewasa, memiliki rasa takut terhadap orang asing, menunjukkan emosi dengan tantrum, dan menguasai 15-18 kosakata. Anak juga memiliki kemampuan untuk berjalan, berlari, dan memanjat.

Namun, sebagai orang tua Anda perlu mengingat bahwa perkembangan setiap anak bisa berbeda-beda. Penting untuk memperhatikan hal-hal istimewa dari masing-masing anak supaya Anda mampu memberikan perawatan dan memenuhi kebutuhan anak dengan tepat.

Makanan dan Camilan Anak 1 Tahun yang Sehat Sangat Penting untuknya

Salah satu hal terpenting dalam mengawal tumbuh kembang anak adalah memperhatikan nutrisi dan keseimbangan gizi si kecil. Memasuki usia 1 tahun, hal yang umum terjadi adalah si kecil mengalami penurunan nafsu makan dan menjadi sangat pemilih dengan makanan. Hal ini sangat wajar terjadi karena ketika memasuki usia 1 tahun pertumbuhan si kecil akan melambat, begitu pula kebutuhannya akan makanan.

Untuk tetap menjaga keseimbangan nutrisi dan gizi, ada baiknya para orang tua menyediakan aneka camilan bergizi sebagai makanan pelengkap. Banyak orang tua yang beranggapan kebiasaan ngemil pada balita akan mempengaruhi konsumsi makanan beratnya. Namun, banyak para ahli nutrisi yang berpendapat sebaliknya. Pemberian camilan dengan porsi dan waktu yang tepat dapat menjaga keseimbangan nutrisi balita yang sedang mengalami penurunan nafsu makan.

Perlu diketahui bahwa untuk kebutuhan gizi dan nutrisi untuk anak usia 1 tahun bergantung kepada berat badan dan aktivitasnya. Anak usia 1 tahun memerlukan nutrisi 1000 kalori per hari. Apabila diuraikan, 1000 kalori ini terdiri atas 2 gelas susu, 2 gelas buah dan sayuran, 2 ons biji-bijian atau setara dengan 1 potong roti, 2 ons daging dan 1 cangkir sereal.

Hal paling penting dari pemenuhan kebutuhan gizi si kecil adalah si kecil harus dibiasakan untuk makan secara teratur dan konsisten. Makanan si kecil harus terdiri dari 3 kali makan besar dan dua kali makan camilan di sela-sela makan besar. Anda juga bisa mulai memperkenalkan makanan padat pada si kecil. Namun, makanan padat yang diberikan haruslah aman terhadap pencernaannya dan mudah dikunyah. Perkenalkan makanan padat secara perlahan dan jangan dipaksa.

10+ Resep Camilan Anak 1 Tahun yang Sehat dan Sesuai untuk Sang Buah Hati

Untuk Anda yang sedang mencari inspirasi menu camilan sehat untuk si kecil, tidak perlu pusing. Berikut ini resep camilan sehat yang bisa Anda buat dengan mudah di rumah:

Nugget Tempe Bumbu Tradisional

Sumber gambar live-04.ilmci.com
Tempe merupakan sumber protein nabati terbaik dengan berbagai kandungan seperti serat, kalsium, zat besi, antibiotik hingga antioksidan. Selain itu, komposisi serat yang dinadungnya membuat makanan ini aman untuk dicerna oleh si kecil. Agar menarik dan mudah untuk dikonsumsi si kecil, Anda bisa mencoba resep Nugget tempe bumbu tradisional.

Bahan :

  • 400 gr tempe, kukus lalu haluskan
  • 50 gram daging giling
  • 2 lembar roti tawar, rendam dalam 65 ml santan
  • 3 butir telur
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 1 batang daun seledri, iris halus

Bumbu Halus :

  • 5 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1/2 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh gula pasir
  • 1/4 sendok teh merica bubuk

Bahan Pelapis:

  • 2 putih telur
  • 100 gram tepung panir

Cara Membuat :

  • Campur tempe, daging giling, roti tawar, daun bawang, daun seledri, telur, dan bumbu halus.
  • Selanjutnya tuang ke dalam loyang yang sudah dioles minyak dan dialas plastik. Padatkan.
  • Kukus selama 45 menit di atas api sedang sampai matang. Angkat.
  • Setelah dingin, keluarkan dari cetakan. Potong-potong.
  • Langkah terakhir, celupkan ke dalam putih telur. Gulingkan ke dalam tepung panir.
  • Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai kuning keemasan.

Puding Wortel

Sumber gambar 3.bp.blogspot.com
Cemilan manis perlu diberikan pada si kecil agar ada variasi dalam menu makanannya sehari-hari. Salah satu yang cemilan manis dan sehat yang bisa diberikan pada si kecil adalah Puding Wortel. Selain rasanya yang enak, puding dengan kombinasi sayuran wortel ini memiliki kandungan gizi yang cukup banyak. Seperti sudah diketahui, wortel adalah sayuran engan kandungan beta karoten dan vitamin A yang cukup tinggi. Selain itu, wortel memiliki antioksidan yang berguna dalam menghancurkan sel-sel ganas seperti kanker.

Bahan-bahan yang dibutuhkan pun tidak banyak serta cara pembuatannya sangatlah mudah dan tidak memakan waktu. Anda bisa membuatnya diwaktu senggang saat si kecil tidur maupun pada pagi hari sebelum berangkat ke kantor. Agar si kecil tertarik untuk mengkonsumsinya, Anda bisa mencetak puding dengan bentuk-bentuk yang unik seperti beruang, ikan, dan lain-lain.

Bahan-bahan

  • 350 gram wortel
  • 1 buah santan instan 65 ml
  • 80 gram susu kental manis
  • 4-5 gelas air
  • 2 sendok gula pasir atau sesuai selera
  • garam sedikit saja, hanya untuk penyeimbang rasa
  • 1 bungkus bubuk agar-agar putih

Cara Membuat:

  • Kupas wortel lalu cuci sampai bersih
  • Haluskan wortel lalu tambahkan air. Untuk memberikan tekstur unik, wortel tidak perlu disaring
  • Panaskan wortel yang telah dihaluskan tadi ke dalam wajan dengan api kecil
  • Tambahkan gula, garam, susu, santan, dan bubuk agar-agar putih. Cicipi dan tambahkan lagi bahan sebelumnya apabila dirasa belum pas. Aduk pelan hingga mendidih
  • Jika sudah mendidih, tuangkan adonan ke dalam loyang
  • Tunggu sampai adonan puding mengeras dan Puding Wortel siap dihidangkan

Puding Roti Susu

Sumber gambar selerasa.com
Puding Roti Susu adalah salah satu kreasi camilan yang bisa Anda coba di rumah apabila si kecil sangat susah makan nasi. Kandungan karbohidrat pada roti bisa menggantikan asupan karbohidrat yang kurang dari konsumsi nasi yang sedikit. Rasa manis dari susu dan gurih dari keju bisa memberikan sensasi rasa menarik untuk si kecil. Usahakan potongan roti tawar cukup kecil agar aman untuk dikunyah oleh si kecil. Bahan yang dibutuhkan cukup sederhana. Cara pembuatan yang cukup mudah bisa menjadikan camilan ini favorit hampir setiap orang tua.

Bahan :

  • 2 lembar roti tawar, potong kotak2 kecil
  • 75 ml susu cair tawar
  • 1 butir telur
  • 1 sdm kismis
  • 1 sdt meisis
  • 50 gr keju cheddar, potong dadu kecil

Cara Membuat:

  • Kocok telur dengan susu
  • Campurkan roti, kismis, meses & keju kemudian tuang kocokan susu dan telur
  • Masukkan adonan ke dalam cetakan yg telah dioles margarin, tutup dengan aluminium foil
  • Kukus selama 15-20 menit hingga matang
  • Anda bisa mendinginkan puding terlebih dahulu sebelum disajikan

Bread Roll

Sumber gambar realfood.tesco.com
Bread roll atau roti gulung adalah camilan favorit hampir semua orang. Terdapat aneka variasi bread roll yang bisa dijumpai di pasaran. Namun, tidak ada salahnya Anda mencoba variasi bread roll dengan rasa asin yang diisi dengan sosis. Bread roll ini cukup mudah dibuat. Anda bisa menggunakan roti tawar sebagai bahan dasarnya. Pastikan sosis dipotong dengan ukuran yang mudah untuk dikunyah.

Bahan:

  • 5 lembar roti tawar
  • 5 buah sosis digoreng
  • 5 lembar keju
  • Minyak goreng secukupnya

Pelapis 1 :

  • 1 butir telur ayam
  • 1/4 sdt garam
  • ¼ sdt lada bubuk

Pelapis 2 :

  • Tepung roti secukupnya

Cara Membuat :

  • Iris roti tawar tipis-tipis. Roti diiris tipis bagian kulitnya
  • Roti yang sudah diiris tipis kemudian diisi keju slice dan sosis, kemudian gulung padat. Potong menjadi dua bagian.
  • Celupkan ke lapisan telur lalu ke tepung roti.
  • Panaskan minyak goreng. Goreng satu per satu roti gulung. Pastikan menggoreng dengan api kecil agar adonan tidak cepat gosong.
  • Tiriskan kemudian hidangkan hangat-hangat

Banana Oat

Sumber gambar beamingbaker.com
Pisang adalah buah yang menjadi primadona untuk para orang tua. Kandungan gizi di dalamnya yang memiliki manfaat meningkatkan kekebalan tubuh dan membantu memperlancar pencernaan. Camilan dengan bahan dasar pisang bisa menjadi alternatif untuk para orang tua yang buah hatinya sering mengalami konstipasi. Tak hanya pisang, dikombinasikan dengan oat yang kaya akan serat dan mineral sehingga mampu menjaga kesehatan pencernaan, usus dan jantung. Berikut ini bahan dan cara pembuatan yang sangat mudah dilakukan. Tak sampai 10 menit, Anda sudah bisa menyajikan Banana Oat untuk si kecil. Yuk cek resep dan cara pembuatannya!

Bahan :

  • 1/3 cangkir selai kacang
  • 2 pisang yang sudah matang, hancurkan
  • 2 1/2 cangkir oat kering
  • 1/2 cup cokelat chip

Cara Membuat :

  • Campurkan selai kacang, pisang, dan sedikit ekstrak vanila
  • Tambahkan oat dan cokelat chips
  • Bentuk menjadi bola-bola kecil, masukkan ke dalam kulkas
  • Setelah cukup keras, banana oat siap disajikan untuk si kecil

Chocochips Banana Bite

Sumber gambar thebakermama.com
Satu lagi resep dengan bahan dasar pisang dan oat untuk Anda. Chocochips Banana Oat bisa menjadi variasi camilan berbahan dasar pisang dan oat untuk si kecil. Perpaduan pisang yang manis dan oat yang gurih akan semakin sempurna dengan tambahan chocochips sebagai pemanis. Proses pembuatan resep ini cukup mudah dan bisa Anda kerjakan sambil menemani si kecil bermain. Yuk cek bagaimana cara membuatnya!

Bahan :

  • 1 buah pisang
  • 1 buah telur
  • 1 sendok makan tepung oat
  • 1 sendok makan tepung terigu
  • 1 sendok makan gula palm
  • Pasta vanilla secukupnya
  • Chocochips untuk topping
  • Minyak atau mentega

Cara Membuat :

  • Hancurkan pisang dengan garpu sampai halus
  • Campur pisang dengan tepung oat, tepung terigu, telur, gula palm dan pasta vanilla
  • Lapisi cetakan dengan minyak atau butter, cetakan apa saja asal tahan panas oven
  • Masukkan adonan ke cetakan, beri chocochips di atasnya sesuai selera. panggang dengan panas 180°C selama kurang lebih 30 menit
  • Setelah matang, Chocochips Banana Oat siap dihidangkan untuk menemani si kecil bermin

Bolu Labu Kuning

Sumber gambar img-global.cpcdn.com
Labu kuning adalah sayuran yang banyak disarankan oleh para pakar nutrisi sebagai MPASI (makanan pendamping ASI). Banyak kandungan gizi yang penting terkandung dalam labu kuning, seperti fosfor, kalium, vitamin C, vitamin A, folat, dan vitamin K. Labu kuning terkenal sebagai antioksidan dan antimikroba yang membantu menjaga kekebalan tubuh bayi maupun balita terhadap penyakit. Kemampuannya untuk membantu membangun sistem kekebalan tubuh yang membuat sayuran ini begitu dicintai oleh para orang tua. Cara pembuatannya yang mudah dan rasanya yang ini membuat camilan ini bisa menjadi camilan favorit semua orang di rumah. Berikut ini bahan dan cara pembuatan yang sangat mudah diikuti.

Bahan :

  • 3 sdm tepung terigu
  • 10 sdm labu kuning yg sudah di kukus dihaluskan
  • Bubuk coklat secukupnya
  • 1 butir telur
  • 1/2 sdt margarin

Cara Membuat :

  • Kocok lepas telur lalu tambahkan labu kuning. Kocok kedua bahan selama 30 menit
  • Masukan terigu lalu tambahkan margarin
  • Olesi loyang dengan margarin, masukan bahan-bahan ke dalam loyang, kukus selama 30 menit
  • Setelah matang, Anda bisa menambahkan bubuk coklat sebagai taburan

Puding Oatmeal

Sumber gambar 3.bp.blogspot.com
Oatmeal adalah bahan makanan yang paling mudah didapatkan di pasaran. Selain mudah, sebagai makanan yang terbuat dari biji gandum, Oatmeal memiliki kandungan serat dan protein yang tinggi. Oatmeal sering disarankan oleh para pakar nutrisi sebagai cemilan yang sehat. Kemampuannya untuk menurunkan kadar gula dalam darah serta membantu menjaga kesehatan jantung, membuatnya menjadi cemilan sehat. Selain itu, oatmeal mengandung karbohidrat kompleks yang sangat berguna sebagai asupan energi untuk si kecil. Resep Puding Oatmeal berikut sangat mudah untuk diikuti dan bisa Anda buat di sela-sela menyiapkan sarapan pagi untuk keluarga Anda.

Bahan :

  • 1 bungkus Agar-agar Cokelat
  • 3 gelas air
  • 1/2 gelas Gula Pasir
  • 2 sendok makan Quaker Oat

Cara Membuat :

  • Pertama seduh quacker oat dengan air panas secukupnya
  • Kemudian campurkan gula dan agar-agar, aduk rata lalu tambahkan air dan aduk rata
  • Selanjutnya panaskan hingga mendidih dan masukkan oat yang sudah diseduh sebelumnya
  • Kemudian tuangkan dalam cetakan lucu . Dinginkan di kulkas hingga mengeras
  • Puding oatmeal siap disajikan untuk teman bermain si kecil

Cheesy Scrambled Egg

Sumber gambar food.fnr.sndimg.com
Keju memiliki kandungan vitamin, protein, kalsium, dan lemak yang cukup tinggi. Mengonsumsi keju secara teratur mampu meningkatkan kualitas darah yang membantu mempermudah penyerapan nutrisi sehingga keju adalah makanan yang sangat dianjurkan sebagai kombinasi MPASI maupun cemilan untuk si kecil. Variasi cemilan berbahan dasar keju yang bisa Anda coba di rumah adalah Cheesy Scrambled Egg. Pembuatannya cukup mudah, bahkan cemilan ini bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.

Bahan :

  • 1 butir telur
  • 5 sdm susu cair
  • 1/2 buah tomat, buang bijinya, potong dadu
  • 3 sdm keju cheddar parut
  • 1 sdt margarin tawar

Cara Membuat:

  • Campur semua bahan (kecuali margarin) lalu kocok rata
  • Panaskan margarin, lalu tuang adonan, biarkan sebentar (5 detik) sampai adonan mulai terlihat tidak cair lagi
  • Aduk-aduk adonan telur sampai seluruhnya matang
  • Cheesy Scramble Egg bisa dihidangkan begitu saja atau dicampur dengan nasi

Macaroni Schotel

Sumber gambar img-global.cpcdn.com
Macaroni Schotel bisa menjadi cemilan untuk seluruh anggota keluarga di rumah. Tekstur schotel yang lembut membuatnya menjadi cemilan yang mudah dicerna oleh si kecil. Selain itu, kandungan gizi bisa didapatkan dari bahan-bahan seperti daging sapi, susu, keju, maupun sayuran pelengkapnya. Hidangan ini bisa Anda buat di akhir pekan sebagai teman berkumpul dan mengobrol untuk menghabiskan akhir pekan.

Bahan:

  • 225 gram macaroni
  • 5 gram margarin
  • 50 gram bawang bombay (potong dadu)
  • 20 gram bawang putih (cincang halus)
  • 30 gram smoke beef (potong kotak)
  • 300 gram daging sapi cincang
  • 250 gram susu cair (1)
  • 75 gram keju cheddar parut (1)
  • 10 gram lada bubuk
  • 10 gram garam
  • 5 gram pala bubuk
  • 7 butir telur ayam utuh
  • 800 gram susu cair (2)
  • 150 gram keju cheddar parut (2)
  • 3 gram peterseli kering

Cara Membuat:

  • Rebus makaroni lalu tiriskan dan sisihkan.
  • Lelehkan margarin lalu tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum, masukkan daging sapi cincang dan smoked beef.
  • Tuang susu cair (1) dan biarkan hingga masak.
  • Bumbui dengan lada, garam, dan pala sesuai selera lalu tambahkan keju parut.
  • Masukkan ke dalam cetakan alumunium foil hingga setengah tinggi
  • Campur telur utuh dan susu cair (2) lalu tuang ke dalam cetakan hingga penuh.
  • Taburi dengan keju parut (2) dan parsley kering
  • Panggang selama ± 45 menit dalam oven dengan suhu 175 derajat C hingga kecokelatan.
  • Macaroni Schotel siap disajikan untuk seluruh keluarga termasuk si kecil
From our editorial team

Sayangi Buah Hati Anda dengan Memberinya Makanan Terbaik

Makanan terbaik bukan berarti enak saja. Makanan terbaik juga harus menyehatkan anak Anda supaya pertumbuhan dan perkembangannya tetap berlangsung dengan baik. Beri mereka camilan yang menyehatkan, enak, dan menarik. Anda bisa masak sendiri loh karena BP-Guide juga memberikan resep yang mudah untuk dipahami untuk semua kalangan. Tetap baca BP-Guide, ya!!!