Cemilan Sehat Mempengaruhi Tumbuh Kembang Putra-Putri Anda

Ketika memasuki usia balita, anak-anak membutuhkan pasokan energi yang lebih banyak dari sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh bertambahnya aktivitas balita, baik di dalam maupun di luar rumah. Sebagai orang tua, tentu saja Anda menginginkan anak tetap sehat dan berenergi untuk beraktivitas dan bermain dengan teman-temannya, bukan?

Sumber energi yang paling utama terletak pada makanan yang sehat. Setiap orang tua sudah pasti menyediakan makanan pokok sebagai asupan energi untuk anak-anak mereka. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya menu makanan sehat tidak hanya terdapat pada makanan pokok saja? Di samping makanan pokok yang rutin Anda sediakan setiap hari, ternyata asupan gizi anak juga dapat dilengkapi dengan menyediakan camilan yang sehat, lho.

Camilan sangat membantu anak saat mereka dilanda rasa lapar di luar jam makan. Namun sayangnya, kadang-kadang orang tua kurang selektif dalam memilih camilan yang sehat untuk anak balita mereka. Sehingga tak jarang camilan yang dikonsumsi oleh si kecil jauh dari sehat karena tidak jelas nutrisinya.

Kriteria Camilan Sehat untuk Balita

Sebenarnya bagaimana, sih, cara untuk mengetahui apakah camilan si kecil sehat atau tidak? Berikut ini BP-Guide akan memberikan beberapa kriteria camilan yang sehat dikonsumsi untuk balita Anda.

Tidak Mengandung 3P (Pewarna, Perasa, Pengawet)

Menurut American Academy of Pediatrics, camilan untuk si kecil haruslah yang sehat dan seimbang. Salah satu ciri camilan yang sehat adalah camilan yang tidak mengandung 3P, yaitu pewarna, pengawet dan perasa. Zat pewarna dan pengawet pada camilan akan mengganggu kerja enzim-enzim alami pada sistem pencernaan sehingga dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan pencernaan si kecil.

Jika Anda memang membutuhkan pewarna atau perasa yang dibutuhkan, Anda dapat menggunakannya dari bahan yang alami. Seperti misalnya dari buah atau sayuran.

Memiliki Kandungan Nutrisi yang Baik

Nutrisi yang baik juga merupakan komponen yang harus diperhatikan ketika Anda memilih camilan untuk sang buah hati. Pilihlah camilan yang mengandung serat dan kadar air yang cukup tinggi. Selain itu penuhi juga kebutuhan gizi dan mineral harian si kecil. Hal ini akan membantu tumbuh kembang balita Anda.

Atur Jam Makan Camilan

Berikanlah camilan yang sehat dua sampai tiga kali sehari, pada waktu antara makan pagi dengan makan siang dan antara makan siang dengan makan malam. Namun usahakan tidak memberikan camilan terlalu dekat dengan waktu pemberian makan utama. Karena ini bisa saja berakibat balita masih merasa kenyang dengan camilan sehingga nafsu makan saat makan utamanya berkurang.

Lebih Baik Membuatnya Sendiri

Tidak semua camilan balita yang dijual itu sehat, lho. Karena Anda tidak pernah tahu bahan apa saja yang terkandung di dalam camilan tersebut. Jika memang terpaksa membeli, belilah camilan untuk si kecil di tempat yang bersih dan sehat serta perhatikan baik-baik kandungannya. Namun Anda sangat dianjurkan untuk membuat sendiri camilan bagi si kecil. Sehingga Anda dapat memastikan sendiri kandungan dari camilan tersebut benar-benar sehat dan juga higienis.

10 Resep Kreasi Cemilan Sehat untuk Si Kecil

Membuat camilan yang sehat untuk balita sebenarnya tidaklah sulit. Dengan bahan seadanya dan langkah yang sederhana, Anda sudah bisa menyuguhkan makanan yang sehat untuk si kecil, lho. Yuk, simak dan ikuti beberapa resep camilan sehat yang telah BP-Guide rangkum.

Nugget Pisang

Sumber gambar makanmakan-indonesia.xyz

Buah yang banyak ditemukan di Indonesia ini harganya sangat terjangkau. Pisang merupakan salah satu buah-buahan yang memiliki nutrisi tinggi dan kaya serat, lho. Pisang juga kaya akan sumber vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu, pisang sangat bagus Anda olah menjadi camilan yang sehat untuk balita.

Salah satu olahan pisang adalah nugget pisang. Camilan ini selain enak juga mengandung gizi yang sangat dibutuhkan oleh balita. Anda bisa mengolah pisang menjadi nugget yang enak dengan mengikuti resep di bawah ini.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 3 buah pisang ambon ukuran besar
  • 1 butir telur
  • 5 sdm terigu
  • 2 sdm gula
  • Essence vanili secukupnya
  • 3 sdm terigu + air secukupnya (untuk pelapis)
  • Tepung panir

Cara membuat:

  • Haluskan pisang dengan dengan garpu atau gelas, lalu campurkan dengan tepung terigu, gula, telur, dan vanili. Kemudian aduk sampai rata.
  • Olesi cetakan dengan minyak, lalu tuangkan adonan nugget ke dalam cetakan.
  • Panaskan panci kukus, jangan lupa tutup panci dibalut dengan serbet bersih.
  • Kukus selama 20 menit. Jika sudah matang, angkat dan biarkan sampai dingin.
  • Jika sudah dingin, potong adonan sesuai selera. Lalu celup ke adonan pelapis dan gulirkan dengan tepung panir. Kemudian goreng dengan minyak panas sampai warnanya kuning keemasan.
  • Hiasi dengan topping.

Cheesecake Kukus

Sumber gambar vemale.com

Keju yang terbuat dari olahan susu memiliki berbagai manfaat yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak. Rasanya yang gurih membuat anak-anak suka dengan makanan yang satu ini. Nah, kalau begitu bagaimana jika kali ini membuat olahan dari keju? Dijamin anak-anak akan suka dengan kue yang Anda buat.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 125 gram tepung terigu
  • 125 gram gula pasir
  • 100 gram margarin
  • 3 butir telur ayam (suhu ruang)
  • 1 sdt emulsifier (SP/ovalet/TBM)
  • 1 sachet susu kental manis
  • 1 sachet susu bubuk
  • 75 gram keju cheddar parut

Cara membuat:

  • Lelehkan margarin bersama dengan keju cheddar parut, aduk sampai rata. Sisihkan.
  • Di tempat terpisah, campur gula, telur dan emulsifier, lalu kocok dengan mikser sampai kaku, putih, dan berjejak.
  • Tambahkan terigu, susu bubuk, dan susu kental manis. Aduk dengan teknik aduk balik.
  • Lalu masukkan margarin dan keju yang sudah dilelehkan, aduk balik sampai tercampur rata.
  • Siapkan loyang yang sudah diolesi margarin, masukkan adonan.
  • Panaskan kukusan, lalu kukus adonan sekitar 30 menit, lakukan tes tusuk untuk memastikan kematangannya.
  • Cheesecake sudah siap untuk disajikan.

Schotel Mi

Sumber gambar bintang.com

Banyak anak kecil yang suka dengan makanan olahan mi. Terbuat dari bahan dasar terigu yang merupakan penyumbang karbohidrat, tentu saja membuat mi termasuk dalam salah satu makanan yang baik untuk dikonsumsi. Namun sayangnya saat ini mi banyak dijual dalam kemasan mi instan yang dilengkapi dengan bumbu yang mengandung MSG dan pengawet, dan tentu saja bumbu ini tidak baik untuk balita. Oleh karena itu, Anda bisa mengolah sendiri mi dengan bumbu yang sehat untuk camilan si kecil.

Schotel mi dapat Anda jadikan pilihan. Selain mi, bahan lain yang digunakan untuk schotel mi adalah keju dan susu, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh balita.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 100 g mi kering
  • 800 ml susu cair
  • 8 butir telur
  • 100 gr wortel (iris korek api)
  • 100 g kacang polong
  • 10 batang buncis (potong serong)
  • 100 gr keju parut halus dan 75 gr keju potong dadu (disarankan keju edam)
  • 1 ¼ sdt garam
  • ½ sdt lada
  • ½ sdt pala bubuk
  • 2 sdt gula pasir
  • ½ sdm margarin untuk olesan

Cara membuat schotel mi:

  • Rebus mi hingga setengah matang, lalu tiriskan, sisihkan.
  • Campur wortel, kacang polong, buncis dan keju edam parut aduk rata. Tuang ke dalam piring tahan panas atau loyang alumunium foil, yang sudah diolesi dengan margarin.
  • Kemudian campur susu, telur, garam, lada, pala dan gula pasir aduk hingga rata dan tuang ke dalam loyang berisi campuran mi dan taburkan dengan keju potong dadu di atasnya.
  • Panggang dalam oven bersuhu 175 derajat Celcius hingga matang, lalu angkat.
  • Sajikan selagi hangat.

Roti Wortel Isi Pisang Cokelat

Sumber gambar zonatribunews.blogspot.co.id

Wortel merupakan sayuran paling populer di dunia. Selain mengandung vitamin A, sayuran ini juga mengandung mikronutrisi lainnya seperti betakaroten. Kandungannya ini menjadikan wortel sangat bagus dikonsumsi oleh balita. Anda dapat mengolah sayuran ini menjadi camilan yang lezat, apalagi jika ditambah dengan pisang dan coklat yang juga kaya akan manfaat. Yuk, ikuti resep roti wortel isi pisang cokelat ini.

Bahan yang diperlukan:

  • 500 gr tepung terigu
  • 120 wortel (parut halus)
  • 3 kuning telur
  • 1 bungkus ragi instan
  • 100 gram gula pasir
  • 100 gram mentega
  • Air matang secukupnya (sebaiknya suhu di bawah 20 celcius)
  • 10 buah pisang uli (potong ukuran 2 x 1,5 cm) goreng dengan sedikit mentega
  • Secukupnya potongan cokelat batang

Cara membuat:

  • Campur terigu, gula, kuning telur, ragi instan, wortel, dan mentega. Uleni hingga tercampur rata.
  • Tambahkan air dingin sedikit demi sedikit agar adonan tidak terlalu lembek. Uleni lagi hingga kalis.
  • Siapkan cetakan kue bolu kukus yang diolesi margarin atau alasi dengan kertas roti.
  • Bentuk adonan menjadi bulat (atau sesuai selera) dan isi bagian tengah dengan pisang dan coklat. Lalu masukkan ke dalam cetakan, kemudian diamkan selama 30 menit.
  • Panggang kue kurang lebih selama 30 menit.
  • Roti wortel isi pisang dan cokelat siap disajikan untuk si kecil.

Cake Bayam Keju

Sumber gambar duniainter.net

Bayam dipercaya mengandung banyak sekali vitamin yang baik bagi tubuh, misalnya vitamin A, B, C, dan K. Sayuran ini juga mengandung kalium dan fosfor. Karena keunggulannya ini, bayam sangat dianjurkan dikonsumsi oleh balita. Namun tentu saja Anda harus mengolahnya menjadi makanan atau camilan yang enak agar si kecil senang memakannya, misalnya bayam diolah menjadi cake bayam keju.

Bahan yang diperlukan:

  • 100 gr daun bayam (kurang lebih dari dua ikat bayam).
  • 250 gr telur.
  • 250 gr margarin.
  • 200 gr gula (boleh dikurangi jika kurang suka manis).
  • 100 ml susu kedelai.
  • 200 gr terigu protein sedang.
  • Seujung sendok teh baking powder.
  • Keju cheddar parut untuk taburan.

Cara membuat:

  • Kukus bayam, lalu dinginkan. Setelah dingin, haluskan dengan 100 ml susu kedelai menggunakan blender.
  • Kocok margarin dan gula dengan mikser hingga putih. Lalu masukkan telur satu persatu.
  • Kemudian masukkan terigu dan baking powder, aduk rata. Terakhir masukkan larutan bayam dan susu kedelai, aduk lagi sampai benar-benar rata.
  • Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi mentega dan taburi sedikit terigu.
  • Panggang dalam oven sampai warna kue hijau pucat dan pinggirannya kecokelatan.
  • Dinginkan dan taburi dengan parutan keju.

Kroket Kentang Panggang

Sumber gambar duhita-hartono.blogspot.co.id

Kentang juga termasuk sayuran yang menjadi sumber energi pengganti nasi. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Advances in Nutrition mengungkapkan bahwa satu buah kentang dapat memberikan 8% dari nilai harian serat setiap harinya. Karena kebaikan yang terkandung di dalamnya, menjadikan kentang sangat cocok diberikan kepada si kecil. Coba deh, Anda olah kentang menjadi kroket panggang. Selain rasanya enak, si kecil juga pasti suka.

Bahan isian:

  • 25 gr bawang bombai (cincang halus)
  • 1 sdm margarin
  • 50 gr daging sapi cincang
  • 100 gr wortel (kupas dan potong kecil)
  • 75 gr buncis muda (iris halus)
  • 1 btg daun bawang (iris halus)
  • 50 ml air
  • ½ sdt merica bubuk
  • ½ sdm kecap manis
  • ½ sdt pala bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm tepung terigu
  • Secukupnya minyak untuk menggoreng

Bahan kulit:

  • 500 gr kentang (kupas dan kukus)
  • 10 sdm susu bubuk untuk ibu menyusui
  • ¼ sdt pala bubuk
  • ¼ sdt merica bubuk
  • ½ sdt garam

Bahan pelapis:

  • 1 btr telur ayam (kocok lepas)
  • 100 gr tepung panir

Cara membuat:

  • Isi: Tumis bawang bombai hingga layu. Masukkan daging cincang, aduk hingga kering. Tambahkan sayuran, air, dan bumbu lainnya. Aduk hingga layu dan mendidih. Taburi tepung terigu, aduk hingga kental dan kering. Kemudian angkat.
  • Kulit: Haluskan kentang selagi panas, tambahkan bahan lainnya, aduk hingga rata.
  • Setelah itu, ambil 2 sdm kentang, lalu pipihkan. Isi dengan adonan isi. Bentuk persegi empat.
  • Celupkan ke dalam telur kocok, lalu gulingkan dalam tepung panir hingga terbalut rata.
  • Panggang hingga matang dan kuning keemasan.

Kue Lumpur Labu Kuning

Sumber gambar indonesianfoodz.blogspot.co.id

Labu kuning juga sangat baik untuk dijadikan camilan si kecil. Karena memiliki kandungan nutrisi, vitamin A, B, C, kalsium, zat besi, folat, serat, karbohidrat, karoten, dan zat lainnya yang terdapat dalam labu kuning sangat baik guna membantu tumbuh kembang anak. Keunggulan lainnya, labu kuning termasuk buah yang rendah lemak dan rendah kalori namun kaya akan serat. Kue lumpur labu kuning sangat cocok Anda jadikan camilan sehat untuk si kecil.

Bahan yang diperlukan:

  • 500 gr pure labu kuning (labu kuning dikukus hingga empuk dan dihaluskan)
  • 3 kuning telur
  • 2 putih telur
  • 250 gr gula pasir
  • ½ sdt garam
  • 1 sdt vanili
  • 250 gr tepung terigu serba guna
  • 450 ml santan dari ½ butir kelapa
  • 2 helai daun pandan (simpulkan)
  • 100 gr margarin (lelehkan)
  • Kismis secukupnya untuk topping

Cara membuat:

  • Masak santan bersama daun pandan sampai mendidih. Dinginkan.
  • Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang dan berwarna pucat. Lalu tambahkan garam dan vanili, kocok sampai rata.
  • Kemudian masukkan santan sedikit demi sedikit sambil terus dikocok rata dengan menggunakan spatula atau mixer dengan kecepatan rendah.
  • Selanjutnya masukkan pure labu bergantian dengan tepung terigu. Aduk hingga rata. Setelah tercampur rata, masukkan margarin leleh. Aduk lagi sampai rata.
  • Panaskan panggangan cetakan kue lumpur di atas api kecil. Tuang adonan ke dalamnya dan tutup.
  • Setelah 3/4 matang, beri topping dan lanjutkan memanggang hingga matang. Angkat.
  • Kue siap disajikan.

Bola Keju Goreng

Sumber gambar vemale.com

Nah, satu lagi, nih, camilan keju yang bisa Anda coba. Selain kaya manfaat, keju juga memiliki rasa yang gurih yang biasanya disenangi oleh anak kecil. Bola keju goreng juga sangat mudah diolah. Yuk, simak cara membuatnya.

Bahan yang diperlukan:

  • 1 butir telur
  • 2 lembar roti tawar (sobek-sobek sampai halus)
  • 200 gram keju krim (lunakkan dengan punggung sendok)
  • 50 gr kacang hijau rebus
  • 1 sdm mentega / margarin
  • 50 gr tepung roti
  • Mentega putih (shortening) secukupnya untuk menggoreng

Cara membuat:

  • Kocok telur, kemudian campur dengan roti tawar, keju krim, kacang hijau rebus dan margarin.
  • Bulat-bulat adonan bentuk seperti bola, lalu gulingkan ke atas tepung roti.
  • Goreng dengan mentega putih sampai berwarna kuning kecoklatan. angkat dan tiriskan.
  • Bola keju siap disantap.

Brokoli Saus Keju

Sumber gambar cookpad.com

Sayuran dengan warna hijau memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh bayi, salah satunya adalah sayuran brokoli. Brokoli dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kecil karena kandungan vitamin C dan antioksidan yang dimilikinya dapat menangkal radikal bebas yang membahayakan tubuh. Agar brokoli enak dijadikan camilan, Anda bisa mencoba brokoli saus keju seperti pada resep berikut ini.

Bahan yang diperlukan:

  • 150 gr brokoli (potong kecil-kecil, lalu rebus sebentar saja)

Bahan saus:

  • 2 sdm tepung terigu
  • 2 sdm mentega
  • 50 gr keju cheddar parut
  • 400 cc susu
  • ½ sdt merica bubuk

Cara membuat:

  • Saus: Panaskan mentega, masukkan tepung terigu, aduk hingga menggumpal. Lalu tuang susu sambil aduk rata. Tambahkan merica, aduk lagi hingga mengental. Masukkan keju parut hingga meleleh dan saus tercampur rata.
  • Susun brokoli dalam mangkuk, lalu sirami dengan saus keju. Lalu sajikan hangat.

Omelet Keju

Sumber gambar erabaru.net

Nutrisi yang terdapat pada telur sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Telur juga sangat mudah didapatkan dan harganya juga tergolong cukup murah. Setidaknya ada 4 jenis telur yang dijual di pasar, yaitu telur ayam kampung, telur ayam negeri, telur bebek, dan telur puyuh. Omelet keju merupakan olahan telur yang sangat enak dan dan bergizi untuk dijadikan camilan si kecil. Jadi, yuk, coba resep mudah yang satu ini.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 3 butir telur
  • ½ sdt garam
  • ¼ sdt merica bubuk
  • 75 ml susu cair tawar
  • 1 sdm margarin
  • 30 gr keju cheddar parut
  • ¼ butir bawang bombai (cincang)
  • 5 buah jamur kancing (iris tipis)

Cara membuat:

  • Kocok telur bersama dengan garam dan merica bubuk. Lalu tambahkan susu cair, aduk sampai rata. Sisihkan.
  • Panaskan margarin, tumis bawang bombai sampai layu. Kemudian masukkan jamur dan tumis sampai keduanya matang. Siramkan kocokan telur ke atasnya. Ratakan.
  • Masak dengan api sedang sampai telur mulai matang. Taburi keju parut di atasnya, kemudian lipat telur.
  • Masak sampai matang. Angkat dan sajikan.
From our editorial team

Pentingnya Makanan Sehat untuk Si Kecil

Tak cuma makan teratur, anak-anak juga sebaiknya makan dengan gizi seimbang. Makanan yang bernutrisi sangat penting untuk tumbuh kembangnya agar bisa menjadi anak yang sehat dan cerdas. Jadi bagi para orang tua, jangan lupa untuk memastikan sendiri makanan yang dimakan si kecil, ya!