Kamera polaroid atau kamera langsung jadi masih memiliki banyak peminat hingga sekarang

Pada suatu ketika kamera polaroid adalah andalan para fotografer tempat-tempat wisata. Mereka tinggal menjepret keluarga yang ingin diabadikan momennya, tunggu sebentar hingga lembaran kertas film keluar dan mengibas-kibaskannya. Maka kemudian hasil jepretannya pun sudah jadi dan tercetak pada lembaran kertas film tersebut.

Pada saat ini kamera Polaroid kembali menjadi tren di kalangan muda. Mungkin karena keunikannya yang khas tersebut yang menjadi alasan kamera yang ditemukan oleh Edwin H. Land pada 1948 ini populer kembali. Bentuknya pun tidak boxy, kotak, dan besar seperti dahulu, namun bergaya dan berwarna modern yang disukai kalangan muda.

Tips mendapatkan foto terbaik menggunakan kamera polaroid

Secara umum, menggunakan kamera polaroid (disebut polaroid karena dipopulerkan oleh perusahaan Polaroid) tidak ada bedanya dengan menggunakan kamera lain: Anda memerlukan cahaya yang pas dan waktu yang pas agar gambar terekam sempurna pada sensor cahaya (dalam hal kamera polaroid adalah lapisan peka cahaya pada film polaroid yang menyatu dengan kertas cetaknya). Namun begitu, bagi Anda pemula dengan kamera polaroid, berikut tips mendapatkan foto terbaik dengan kamera polaroid.

Kenali tipe kamera polaroid yang digunakan

Ada setidaknya tiga jenis kamera polaroid: Polaroid tipe 600, SX-70, dan Polaroid Spectra. Polaroid tipe 600 adalah yang paling terkenal. Bentuknya kotak yang khas dan selalu mengingatkan kita pada stereotipe kamera polaroid. Kamera ini merupakan generasi terbaru Polaroid dan sangat top di era 90-an.

Kamera SX-70 model bentuknya sama dengan tipe 600, yang merupakan pendahulunya. Tipe ini dikenal memiliki film yang kurang sensitif dan hanya memiliki ASA (ekuivalen dengan ISO) 70 dan sangat sukar untuk memotret pada cahaya kurang. Sementara itu Polaroid Spectra/Image/1200 merupakan turunan dari seri 600, hanya saja dengan frame yang lebih besar karena ditujukan untuk kalangan profesional.

Simpan film di lemari es

Film polaroid sangat peka suhu dan mudah rusak di udara panas. Oleh karena itu, jika Anda memiliki stok film polaroid banyak, simpan saja di lemari es. Suhu di dalamnya akan menjaga keawetan film polaroid, sebelum menggunakannya, keluarkan dan angin-anginkan sekitar 1 jam hingga mencapai suhu ruangan kembali.

Perhatikan detail exposure kamera

Karena Anda berurusan dengan lembaran sensitif cahaya yang sekaligus sebagai media cetak gambar, maka masalah exposure menjadi sangat penting. Anda perlu mengetahui secara detil exposure dari kamera polaroid. Tipe 600 umumnya tidak terlalu rewel untuk masalah eksposure.

Sedangkan tipe SX-70, karena filmnya tidak terlalu peka cahaya dan hanya memiliki ISO 70, Anda perlu memperhatikan betul detil exposure-nya. Pada dasarnya masing-masing kamera Polaroid memiliki angka exposure yang berbeda-beda yang harus Anda perhatikan. Walau begitu, ada pula kamera jenis Polaroid, seperti Fujifilm Instax Mini 90, telah menggunakan fitur setting eksposure otomatis.

Perhatikan pencahayaannya

Cahaya merupakan faktor utama dalam pemotretan, tidak terkecuali pemotretan dengan kamera polaroid. Karena Anda tidak sedang memotret dengan kamera smartphone atau DSLR yang bisa Anda hapus jika hasil jepretan buruk karena cahaya tidak sesuai, maka anda perlu benar-benar memperhatikan pencahayaan sebelum menekan tombol shutter kamera polaroid Anda.

10 Kamera polaroid terbaik yang bisa dijadikan pilihan

Penasaran dan tertarik memiliki kamera polaroid namun bingung menentukan pilihan? Berikut ini adalah Rekomendasi kamera polaroid terbaik yang bisa dijadikan pilihan Anda.

Polaroid Socialmatic

Sumber gambar www.amazon.com

Untuk mengakomodir kebutuhan Anda dalam bersosial media, Polaroid menghadirkan Polaroid Socialmatic. Kamera polaroid ini memiliki dua lensa. Lenasa utama yang menghadap ke depan sebesar 14 MP, sementara yang menghadap pemotret (untuk selfie) sebesar 2 MP. Kapasitas memori internalnya 4 GB, dan jika Anda masih merasa kurang ada slot micro SD. Ada layar sentuh 3” sebagai monitor. Anda bisa mencetak langsung hasil jepretan dengan kertas ukuran 2”x 3”. Sebagai sistem operasi, kamera ini menggunakan basis Android. Konektifitasnya menggunakan Wifi dan Bluetooth. Anda bisa mendapatkannya di Bukalapak dengan harga Rp 3.700.000.

Polaroid Z2300

Sumber gambar www.polaroidsnapcamera.com

Kamera polaroid umumnya identik dengan ukuran yang bongsor, namun begitu Polaroid Z2300 membalik kesan tersebut dengan hadir dalam ukuran yang mungil dan bisa masuk saku.
Polaroid Z2300 hadir dengan resolusi gambar 10 MP yang bisa langsung dicetak pada kertas film ukuran 2” x 3” berteknologi ZINK (Zero Ink) yang mencetak gambar tanpa ribet dan memiliki hasil cetakan awet serta tahan air. Ada panel LCD yang bisa Anda gunakan memeriksa dan mengedit gambar sebelum Anda cetak. Anda bisa memesannya di lazada.com seharga Rp 4.191.000.

Polaroid OneStep 2 i

Sumber gambar mashable.com

Jika Anda ingin polaroid model klasik, Anda bisa melirik Polaroid OneStep 2 i. Anda bisa katakan bahwa kamera polaroid ini adalah satu-satunya kamera analog di jaman digital. Walau begitu, ia telah dilengkapi dengan berbagai teknologi modern, seperti baterai lithium-ion yang memiliki waktu stand by 60 hari dan slot kabel USB. Kamera ini cocok dengan tipe film polaroid 600. Dengan cara pengoperasian yang sangat mudah, kamera yang terinspirasi kamera polaroid legendaris 1977 (OneStep) ini sangat cocok sebagai kamera keluarga. Anda bisa memesannya di ebay.com dengan harga sekitar Rp 2.465.068.

Polaroid Snap Touch

Sumber gambar www.businessinsider.com

Satu lagi produk kamera polaroid yang bisa masuk ke dalam saku Anda: Polaroid Snap Touch. Kamera ini mirip betul dengan kamera digital. Terdapat viewfinder, layar LCD touch screen, serta internal memory. Pada bagian sensor gambar, Snap Touch memiliki resolusi 13 MP. Untuk mengakomodir pencetakan hasil potret, ada fitur printer built-in tipis yang bisa mencetak pada kamera ZINK (Zero Ink). Jangan khawatir untuk masalah konektivitas karena tersedia fitur bluetooth. Anda bisa mendapatkannya di bukalapak.co.id dengan harga Rp 2.100.000.

Polaroid Pic-300

Sumber gambar www.groupon.com.au

Polaroid Pic-300 hadir dengan desain yang trendi dan warna yang semarak, mungkin karena itulah kamera ini sangat digemari remaja dan dewasa. Bisa dikatakan bahwa Pic-300 adalah versi modern dari kamera polaroid klasik. Kamera ini terkenal memiliki fokus yang tajam dan mampu mencetak gambar glossy pada kertas berukuran 2.1”x 3.4”. ISO 700 menjamin Anda bisa memotret dalam berbagai kondisi cahaya. Anda bisa mendapatkanya di lazada.co.id dengan harga Rp 2.699.000.

Polaroid Snap Instant

Sumber gambar articulo.mercadolibre.com.mx

Satu lagi alternatif pilihan kamera polaroid yang perlu Anda pertimbangkan adalah Polaroid Snap instant. Dengan sensor gambar sebesar 10 MP, kamera ini mampu memberi Anda kebebasan untuk berkreasi. Anda bisa menyimpan hasil jepretan dalam micro SD yang tertanam di dalamnya, atau bisa pula dengan built-in printer yang mampu mencetak tanpa tinta dengan kertas berteknologi Zero Ink yang membikin Anda bisa mendapatkan hasil cetaknya kurang dari 1 menit. Untuk pemesanan, silahkan kunjungi blibli.com untuk mendapatkan kamera seharga Rp 2.050.000 ini.

Polaroid 600

Sumber gambar www.amazon.com

Polaroid 600 adalah kamera klasik yang pantas menjadi koleksi. Pada 90-an, kamera ini pernah sangat tenar, sehingga sampai saat ini jika terbayang kamera polaroid, maka mungkin yang terbayang bentuk dari kamera ini. Kamera ini terkenal tidak rewel dan gampang diajak memotret dalam suasana apa pun Anda bisa mendapatkannya di lazada.co.id dengan harga Rp 3.295.000.

Polaroid SX-70

Sumber gambar www.wired.com

Kamera Polaroid SX-70 merupakan pendahulu seri 600. Jika Anda memilikinya, bisa dikatakan Anda memiliki barang yang sangat collectible. Kamera polaroid SX-70 sudah menjadi barang langka, perawatannya pun gampang-gampang susah. Jika Anda meminatinya, kamera ini merupakan jenis SRL, memiliki body unik berlapis krom yang dibalut dengan panel-panel kulit. Aperture f/8 – f/22, dengan shutter speed 1/175 – 10 sec, dan sudah memiliki fitur auto exposure. Anda bisa membelinya di Tokopedia dengan harga Rp 900.000.

Polaroid Spectra

Sumber gambar revivalstudiolondon.com

Bentuk kamera Polaroid Spectra mirip dengan tipe 600, hanya saja sedikit lebih besar. Tidak seperti seri 600 yang ditujukan untuk konsumsi umum, maka Polaroid Spectra dikhususkan untuk para profesional. Oleh karena itu jumlahnya jauh lebih sedikit dari seri 600 dan bisa dikatakan langka. Film yang digunakannya pun beda, yaitu tipe Spectra Platinum Film. Anda bisa memilikinya melalui Lazada dengan harga Rp 1.856.000.

Polaroid 600 Impulse

Sumber gambar billwolffphotography.com

Satu lagi dari Polaroid yang layak Anda koleksi adalah Polaroid 600 Impulse. Desain dari kamera ini sangat unik dan awet, sehingga cocok untuk Anda bawa kapan pun ke mana saja. Warnanya yang sangat colorful serta kinerjanya yang tetap keren walau telah berumur membuat kamera polaroid ini memang layak menyandang gelar kamera yang sangat collectible. Anda tidak perlu khawatir memotret di malam hari, karena ada lampu flash pop-up yang memiliki fitur pengenalan intensitas cahaya secara otomatis. Ada pula fitur lighten dan darken dalam bentuk slider yang sangat mudah pengaturannya. Kamera polaroid dengan film keluarga 600 ini bisa Anda dapatkan di eu.polaroidoriginals.com dengan harga Rp 2.034.225.

Baca juga

From our editorial team

Kamera polaroid solusi mengabadikan momen spesial secara instan

Memang dengan adanya smartphone kamera jenis ini sempat sama sekali tidak dilirik. Namun kamera polaroid terbukti tidak tergerus begitu saja oleh perkembangan jaman. Meski fitur kamera di smartphone sudah sangat canggih, file foto tidak akan terbentuk secara fisik tanpa melalui proses terlebih dulu. Dan fitur itulah yang jadi keunggulan kamera polaroid yang membuatnya tetap bertahan hingga kini. Jadi, apa kamu juga ingin mengabadikan momen spesialmu dengan kamera polaroid?