Liburan ke Jogja? 10 Rekomendasi Barang Khas Jogja Ini Pas Dijadikan Oleh-oleh! (2019)

Liburan ke Jogja? 10 Rekomendasi Barang Khas Jogja Ini Pas Dijadikan Oleh-oleh! (2019)

Pulang dari Jogja jangan lupa membawa oleh-oleh. Bingung memilih oleh-oleh khas Jogja yang unik selain makanan? Tenang, BP-Guide punya rekomendasi barang khas Jogja yang pas dibawa pulang nih, buat kamu!

Jogja Dikenal sebagai Surganya Wisata

Ingin liburan tapi bingung mau kemana? Bagaimana kalau ke Jogja? Jogja adalah salah satu destinasi wisata yang banyak didatangi pelancong karena pesona dan daya tarik yang dimilikinya. Mulai dari tempat wisata, kuliner, arsitektur bangunan, kesenian, dan budaya Jawanya yang kental. Karena itu pula Jogja dikenal sebagai surganya wisata. Jadi jangan heran kenapa setiap liburan hampir setiap sudut kota Jogja ramai oleh pengunjung.

Tidak Hanya Makanannya, Berbagai Barang Khas Jogja juga Bisa Dijadikan Oleh-oleh

Sumber gambar www.dreamstime.com

Liburan ke salah satu daerah rasanya belum afdol jika pulangnya tidak membawa oleh-oleh. Selain buah tangan berupa makanan, berbagai pernak-pernik hingga baju pun bisa kok dibawa pulang untuk dijadikan kenang-kenangan.

Karena Jogja terkenal dengan adat, tempat wisata, dan makanan khasnya, maka oleh-oleh yang bisa kamu bawa pun banyak ragamnya. Beberapa makanan yang menjadi oleh-oleh khas Jogja adalah gudeg, yangko, geplak, atau bakpia. Untuk barang-barang kerajinan juga ada lho, seperti blangkon, kain batik, kerajinan kulit, dan lain sebagainya.

Lokasi Pusat Souvenir di Jogja

Malioboro

Ada banyak tempat di Jogja dimana kamu bisa membeli oleh-oleh. Salah satu yang terkenal adalah Malioboro yang menjadi ikonnya Yogyakarta. Malioboro cocok menjadi destinasi wisata belanja karena daerah ini banyak menawarkan souvenir yang unik-unik dengan harga murah.

Mulai dari gantungan kunci, blangkon, batik, miniatur andong, kaos khas Jogja, dan berbagai jenis perhiasan perak, permata, hingga emas. Datang ke Malioboro yang menjadi jantung kota Jogja, kamu akan menemukan banyak toko dan pedagang yang berjejer sepanjang jalan.

Pasar Beringharjo

Sumber gambar www.tripzilla.id

Di pasar Beringharjo yang merupakan pasar tradisional terbesar di Yogyakarta, kamu juga bisa loh berburu barang khas Jogja di sini. Di pasar yang terdiri dari 4 lantai ini kamu bisa menemukan berbagai macam souvenir unik khas Jogja dengan harga terjangkau bahkan bisa ditawar.

Lantai 1 tempat kamu bisa belanja batik dan lantai 2 adalah tempat untuk penjual aneka rempah dan jejamuan. Di lantai 3 kamu juga bisa menemukan aneka barang antik dan di lantai 4 kamu bisa belanja berbagai kerajinan tradisional khas Jogja. Tidak hanya itu saja, di pasar ini kamu juga bisa belanja gadget hingga aneka jajanan pasar.

Pasar Klithikan

Sumber gambar www.inibaru.id

Pasar Klithikan juga menjadi tempat yang wajib kamu kunjungi jika ingin berburu aneka barang khas Jogja. Pasar ini menjadi primadona untuk barang-barang seken hingga barang-barang antik, letaknya ada di lantai 2. Sedangkan untuk aneka jenis aksesoris kamu bisa menemukannya di lantai 1.

Jenis barang yang dijual di sini cukup banyak, mulai dari alat-alat rumah tangga, produk fashion, handphone baru hingga yang terlama, alat-alat musik, bahkan onderdil mobil dan motor bisa dijumpai di pasar ini. Untuk harga juga cukup bersahabat dan kamu masih bisa kok menawar untuk mendapatkan harga termurah.

Desa Manding

Sumber gambar panduanwisata.id

Jika kamu ingin berburu aneka kerajinan dan kesenian khas Jogja terutama kerajinan kulit, tempat yang tepat kamu kunjungi adalah desa wisata Manding. Di desa ini terdapat sekitar 100 pengrajin kulit dan hasil kerajinannya bisa kamu lihat di rumah-rumah desa yang disulap menjadi showroom.

Mulai dari dompet, tas, jaket, sabuk, dan berbagai souvenir dari kulit bisa kamu temukan di desa ini. Untuk kualitas produk dijamin bagus dan soal harga juga bervariasi sehingga kamu harus pintar-pintar dalam menawar.

Berbagai Barang Khas Jogja untuk Oleh-oleh

Blangkon

Blangkon menjadi salah satu barang khas Jogja yang banyak dicari untuk dijadikan oleh-oleh. Blangkon merupakan topi tradisional masyarakat Jawa yang terbuat dari kain batik dan bentuknya seperti ikat kepala. Blangkon bagi masyarakat Jawa adalah sebuah mahkota yang harus dijaga.

Blangkon bisa dengan mudah kamu temukan di Jogja karena di sini banyak sekali pengrajin blangkon yang tersebar di mana-mana, terutama di toko souvenir dekat tempat wisata. Harga blangkon yang dijual juga bervariasi sesuai dengan jenis kain dan motif batik yang digunakan. Di pasar Beringharjo dan Malioboro blangkon dijual dalam kisaran harga Rp 20.000 - Rp 195.000.

Surjan

Sumber gambar www.jualsurjan.com

Surjan merupakan pakaian adat Jawa khususnya Jawa tengah dan Yogyakarta yang modelnya penuh dengan filosofi kehidupan. Surjan umum dipakai dalam upacara adat yang dipadukan dengan blangkon dan kain jarik. Motif surjan yang kini bisa ditemui selain motif lurik adalah surjan jaguad dan surjan ontrokusuma, untuk warnanya pun kini sudah sangat beragam.

Surjan ini juga menjadi barang khas Jogja yang cocok dijadikan sebagai oleh-oleh. Surjan dijual dalam kisaran harga Rp 45.000 - Rp 250.000 yang bisa kamu temukan pada kios souvenir di sepanjang jalan Malioboro dan pasar Beringharjo.

Kerajinan Tangan Biota Laut

Sumber gambar www.tokopedia.com

Kalau kamu berwisata ke daerah pantai Selatan Yogyakarta, maka barang khas Jogja yang wajib dijadikan oleh-oleh adalah kerajinan dari biota laut. Merupakan kerajinan unik dari biota laut dan cangkang kerang yang disulap menjadi aneka bentuk yang unik dan cantik bernilai seni tinggi.

Seperti tempat tisu, asbak, gantungan kunci, bros, gelang hingga hiasan rumah. Aneka kerajinan biota laut ini bisa kamu dapatkan seharga Rp 25.000 – Rp 200.000 yang dijual di sepanjang pinggiran pantai. Sementara untuk gantungan kunci kerang hanya dijual seharga Rp 1.000 - Rp 2.000 saja.

Topeng Batik

Sumber gambar www.indonesiakaya.com

Barang khas Jogja yang unik dibawa pulang adalah kerajinan topeng kayu bermotif batik. Topeng batik yang bernilai estetika seni ini bisa dijadikan hiasan dinding. Topeng batik dibuat secara handmade yang proses pembuatannya mirip dengan proses pembuatan batik kain.

Topeng batik ini sudah menembus pasar mancanegara lho. Topeng kayu motif batik ini bisa kamu dapatkan di daerah wisata Bobung, Putat, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta. Di sini kamu juga bisa menyaksikan langsung proses pembuatan topeng kayu ini lho. Untuk harganya dijual sekitar Rp 100.000 - Rp 750.000 tergantung ukuran topeng.

Kerajinan Kulit

Sumber gambar pagi.co.id

Kalau kamu suka barang-barang yang terbuat dari kulit, kamu wajib nih datang ke desa wisata Manding kabupaten Bantul yang menjadi sentra kerajinan kulit. Di sini kamu akan menemukan aneka jenis kerajinan kulit seperti sendal, jaket, tas, dompet, sepatu, dan aneka produk lainnya. Meski masih dibuat dengan cara tradisional tapi kualitasnya terjamin lho. Untuk harganya juga sangat beragam sesuai dengan jenis produknya. Untuk dompet kulit harganya mulai dari Rp 50.000 - Rp 250.000.

Gantungan Kunci Khas Jogja

Sumber gambar www.hamzahbatik.co.id

Gantungan kunci khas daerah wisata menjadi oleh-oleh yang umum dibeli para wisatawan. Nah, di Jogja kamu juga bisa membeli gantungan kunci khas Jogja yang unik. Bentuk gantungan kunci yang banyak dijual di tempat-tempat wisata Jogja.

Umumnya berbentuk ikon-ikon kota Jogja seperti candi, tugu Malioboro, dan sebagainya. Bahan gantungan kunci ada yang terbuat dari plastik, perak, atau kayu. Harga gantungan kunci juga murah yakni sekitar Rp 1.000 - Rp 10.000.

Wayang

Sumber gambar www.tokopedia.com

Barang khas Jogja yang juga bisa jadi oleh-oleh adalah miniatur wayang kulit. Wayang kulit akan menjadi souvenir yang unik, mewah, dan bercita rasa klasik. Wayang kulit merupakan kesenian tradisional khas Indonesia yang populer di daerah Jawa.

Miniatur wayang kulit ini cocok dijadikan hiasan karena diukir dengan tatanan batik dan diberikan sentuhan modern minimalis. Miniatur wayang kulit ini dijual dalam kisaran harga Rp 200.000 - Rp 1.000.000 di Hamzah Batik, Beringharjo.

Keris

Sumber gambar jogjakartour.com

Barang khas Jogja lainnya yang bisa kamu dapatkan di Jogja adalah keris. Keris merupakan senjata tajam yang dihormati masyarakat Jawa yang juga berfungsi sebagai perlengkapan busana adat khas Jawa. Keris juga memiliki nilai seni keindahan yang terbuat dari logam.

Seperti keris Yogyakarta yang memiliki luk 11 dan 13. Di masa kini, keris dijadikan benda koleksi dan aksesori busana. Sentra pembuatan keris yang bisa kamu temukan di Jogja adalah desa Banyu Semurup yang harga kerisnya dijual mulai dari puluhan ribu hingga puluhan juta rupiah.

Jarik

Sumber gambar kumparan.com

Barang khas Jogja yang bisa kamu bawa pulang sebagai souvenir adalah jarik. Yakni kain khas Jawa yang kini banyak dijadikan koleksi karena memiliki nilai seni tinggi. Jarik memiliki model dan motif batik yang beragam dan yang paling terkenal adalah sekar jagad, sidomukti, dan sidomulyo. Jarik dijual dalam kisaran harga Rp 50.000 - Rp 250.000 tergantung kualitas produk. Kain jarik bisa kamu temukan di sepanjang jalan Malioboro dan pasar Beringharjo.

Patung Loro Blonyo

Barang khas Jogja yang juga patut kamu bawa pulang dan bisa dijadikan pajangan adalah patung loro blonyo. Merupakan salah satu seni patung tradisional dari Jawa berupa patung pengantin yang dibuat berdasarkan patung-patung yang ada di Keraton Yogyakarta.

Patung loro blonyo menggambarkan penyatuan antara laki-laki dan perempuan yang hadir dalam berbagai model. Patung-patung ini bisa kamu temukan di desa wisata Kasongan karena di daerah ini banyak tersebar pembuat patung. Harga untuk patung ini sekitar Rp 70.000 - Rp 400.000 sesuai ukuran.

From our editorial team

Rasakan Serunya Berlibur dan Berburu Barang-barang Unik di Jogja

Liburan ke Jogja tanpa berburu barang-barang khas Jogja yang unik-unik belum seru dan lengkap rasanya. Jadi jangan lewatkan untuk mampir ke pasar-pasar tradisional dan kios-kios penjual souvenir yang bertebaran di tempat wisata Jogja, ya! Setidaknya kamu harus membawa pulang beberapa barang khas Jogja sebagai buah tangan.

Tag