Melancong ke 10 Tempat Wisata di Tulungagung, Kota dengan Panorama Alam yang Fantastis

Melancong ke 10 Tempat Wisata di Tulungagung, Kota dengan Panorama Alam yang Fantastis

Wisata Tulungagung bagaikan harta yang terpendam. Banyak orang yang tak mengenal tempat-tempat wisata di kota ini. Padahal, Tulungagung mempunyai destinasi wisata alam yang luar biasa indah. Mau tahu apa saja? Yuk, simak ulasannya!

Wisata di Tulungagung, Wilayah dengan Potensi Wisata Alam Melimpah

Sumber gambar www.dakatour.com

Masih belum memiliki tujuan wisata di akhir pekan? Kamu bisa coba mengunjungi tempat-tempat wisata di Tulungagung, Jawa Timur. Percaya deh, kamu akan menemukan banyak hal-hal istimewa di kota yang wilayahnya memiliki potensi alam melimpah ini.

Dari dataran rendah sampai pegunungan, Tulungagung menyimpan pesona tersendiri. Kamu akan melihat deretan pantai indah, air terjun, bahkan pegunungan yang mempesona. Kota ini memang diuntungkan dengan letaknya yang ada di tepi Samudera Hindia, sehingga semua pantainya memiliki keindahan menakjubkan. Eits, tak hanya wisata alamnya saja yang indah, wisata sejarah di tempat ini pun wajib dilirik.

Menilik Sekilas Asal-usul Tulungagung

Sebelum menjelajah Tulungagung, alangkah seru kalau kamu mengetahui asal-usulnya terlebih dahulu. Sebab, dengan lebih mengenal sejarah suatu tempat, kamu bisa lebih menghargai masyarakat dan budayanya.

Nama Tulungagung sendiri memiliki arti "sumber yang besar". Nama tersebut diambil karena daerah ini memang mempunyai sumber air yang melimpah. Bahkan, di zaman penjajahan Jepang, nyaris seluruh kawasan Tulungagung Selatan dipenuhi genangan air.

18 November merupakan tanggal bersejarah bagi masyarakat Tulungagung. Dikisahkan, pada tahun 1205 M, Raja Daha memberi penghargaan kepada masyarakat Thani Lawadan, penduduk asli Tulungagung. Penghargaan ini diberikan kepada mereka karena telah setia kepada rajanya. Penghargaan tersebut diberikan pada 18 November 1205 M. Nah, akhirnya, sejak tahun 2003, tanggal tersebut diperingati sebagai hari lahirnya Kabupaten Tulungagung.

4 Fakta Menarik Tulungagung

Sebagian Besar Wilayahnya Merupakan Lahan Pertanian

Sumber gambar galihprihan.blogspot.com

Ada beberapa hal menarik yang patut kamu ketahui mengenai Tulungagung. Pertama, kebanyakan wilayah di Tulungagung ini ternyata digunakan untuk pertanian, lho. Hampir sekitar 56 % luas lahannya dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tumbuhan.

Tak heran jika kemudian Tulungagung ini menjadi salah satu penghasil padi terbesar di Jawa Timur. Bahkan, tempat ini jadi salah satu penghasil padi terbesar dalam skala nasional. Selain padi, hasil terbesar pertanian Tulungagung adalah jagung, sayur, dan buah.

Posisi Geografis Tulungagung Sangat Strategis

Sumber gambar www.eastjava.com

Penasaran mengapa Tulungagung memiliki banyak keindahan alam? Jawabannya adalah karena letak geografis Tulungagung yang strategis. Letaknya ada di 111º 43' hingga 112º 07' bujur timur. Lalu 7º 51' hingga 8º 18' lintang selatan. Wilayah ini ada di ketinggian 85 mdpl dengan luas 1.046.257 Km persegi. Di sebelah barat laut, terdapat Pegunungan Wilis yang jadi gunung tertinggi di Tulungagung. Selanjutnya, di selatan ada rangkaian Pegunungan Kidul yang mempesona. Sementara di bagian tengah, ada dataran rendah serta anak Kali Brantas, yakni Kali Ngrowo.

Kecamatan Gondang adalah Kecamatan dengan Jumlah Desa Terbanyak

Sumber gambar singoutnow.wordpress.com

Ada lagi nih yang unik lain dari Tulungagung. Salah satu kecamatan di kabupaten ini memiliki jumlah desa terbanyak. Kecamatan tersebut bernama Gondang yang terdiri atas 20 desa. Padahal, kecamatan lain rata-rata hanya terdiri atas 7 desa.

Mempunyai Banyak Kecamatan yang Sangat Luas

Sumber gambar singoutnow.wordpress.com

Kabupaten Tulungagung memiliki luas 113.167 ha. wilayah ini merupakan dataran subur dengan banyak pegunungan dan daerah yang berada dekat Samudera Hindia. Rata-rata ketinggian wilayahnya 500 mdpl meski ada pula beberapa yang berada di atas 500 mdpl.

Di Tulungagung ada 4 kecamatan yang luasnya mencapai lebih dari 100 kilometer persegi, yaitu Kecamatan Tanggunggunung, Kecamatan Kalidawir, Kecamatan Pagerjowo, dan Kecamatan Sendang.

10 Destinasi Wisata di Tulungagung yang Keren dan Kekinian

Pantai Kedung Tumpang

Wisata Tulungagung juga punya,lho, pantai keren dengan pemandangan air biru yang tepinya dihiasi tebing karang. Namanya Pantai Kedung Tumpang. Selain laut biru dan tebing karang, pantai ini juga menyuguhkan gardu pandang yang keren banget untuk spot foto yang bisa dipajang di IG-mu.

Berlokasi di Desa Pucanglaban, untuk menuju ke sana, kamu bisa lewat Terminal Tulungagung ke timur hingga menemukan perempatan lampu merah. Belok kanan lalu lurus saja ikut jalur utama. Selanjutnya, jalan akan mulai berkelok hingga mencapai Desa Jabon Dusun Njeruk, Kecamatan Kalidawir. Ikuti arah petunjuk jalan hingga ke arah Pantai Molang. Selanjutnya pilih arah kanan hingga sampai ke pantai yang dituju.

Kamu perlu 15 menit jalan kaki di jalanan yang curam. Bahkan, saking curamnya, kamu juga perlu tali dan alat bantu lain. Jangan khawatir, kelelahanmu akan terbayar begitu kamu sampai di tempat ini. Kamu tak akan mau pulang jika sudah melihat keindahan pantai satu ini. Apalagi, biaya masuk ke pantai ini Rp 5 ribu saja. Worth it, lah!

Pantai Sanggar

Sumber gambar www.jejakpiknik.com

Beralih ke pantai lain lagi di Tulungagung, Pantai Sanggar. Kali ini lokasinya di Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung. Tempatnya luas serta dikelilingi bukit hijau yang cantik. Ada pasir putih yang siap memanjakan mata dan birunya air laut yang menggoda untuk dijadikan objek foto. Sama dengan pantai sebelumnya, pantai satu ini juga butuh perjuangan untuk dicapai. Akses jalannya sempit dan masih sulit dilewati. Namun, semua jerih-payahmu akan terbayar kala tiba di salah satu tempat wisata di Tulungagung ini.

Silakan menuju timur dari Terminal Gayatri Tulungagung. Lalu ambil arah selatan ke Kecamatan Campurdarat. Silahkan belok kiri menuju arah Pantai Popoh. Kamu bisa ikuti papan penunjuk arah hingga sampai di sebuah gang menuju pantai.

Masuk ke Pantai Sanggar belum dikenakan biaya. Mungkin hanya sumbangan seikhlasnya untuk perbaikan jalan. Bagaimana, sudah siap berpetualang?

Pantai Sine

Kalau suka mengunjungi pantai di Tulungagung, tapi ingin yang aksesnya mudah, coba deh ke Pantai Sine. Lokasinya ada di Kalibatur, Kalidawir. Jalan menuju pantai ini sudah mulus dan mudah dituju. Fasilitasnya juga sudah memadai. Uniknya lagi, di pantai ini ada tempat pelelangan ikan, lho. Jadi, kamu bisa sekalian belanja ikan segar di sini.

Untuk menuju pantai wisata di Tulungagung ini, kamu bisa ke arah timur jika dari Terminal Tulungagung. Lalu di perempatan lampu merah ke empat, belok ke kanan dan ikut jalan hingga sampai di Kecamatan Kalidawir. Kamu bisa ikuti petunjuk arah yang disediakan di pinggir jalan. Lokasinya mudah ditemukan, kok. Kamu tak mungkin nyasar.

Kamu tak perlu membayar untuk masuk ke lokasi pantai cantik ini. Namun, jika kamu naik kendaraan pribadi, kamu harus bayar biaya parkirnya. Yuk, nikmati sunset di Pantai Sine weekend ini!

Pantai Popoh

Sumber gambar klik-ta.blogspot.co.id

Berlokasi 30 kilometer dari pusat Kabupaten Tulungagung, pantai ini sangat indah dan memukau. Pantai satu ini populer karena pemandangan laut lepas dan eksotisme horizon yang menakjubkan. Di salah satu tempat wisata Tulungagung ini, kamu bisa menikmati pemandangan gulungan ombak yang indah dari atas bukit.

Jalanan menuju ke pantai ini berkelok, tapi sudah beraspal. Untuk menuju ke pantai ini, kamu bisa lewat Kota Malang menuju Kepanjen. Selanjutnya, pergilah ke arah Wlingi dan Blitar. Dari sana, kamu bisa langsung ke arah Besuki untuk menuju Pantai Popoh. Biaya masuknya hanya Rp 3 ribu per orang, belum termasuk ongkos parkir.

Kala berkunjung kemari, silakan mampir ke Warung Mak Yah yang ada di sekitaran pantai. Warung ini terkenal akan kelezatan hidangan lautnya, terutama udang dan kepiting asam manis. Karena diproses secara tradisional dengan tungku, masakan Warung Mak Yah memiliki cita rasa khas. Jangan lewatkan juga menikmati sambal bledhek di warung satu ini.

Sebelum pulang, sempatkan membeli pernik dan kaos di beberapa toko souvenir sekitar pantai. Oh iya, kamu tak perlu khawatir jika ingin menginap karena ada beberapa hotel di sekitaran pantai.

Bendungan Wonorejo

Jangan lupa mampir ke bendungan terbesar di Asia Tenggara ini saat kamu melancong di tempat-tempat wisata Tulungagung. Dengan luas 3,85 km persegi, bendungan ini memiliki elevasi titik puncak 188 m. Bendungan ini bisa menampung air 540 meter kubik per detiknya.

Berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, tempat ini juga difungsikan sebagai PLTA yang kapasitas listriknya 6.5 megawatt. Bendungan ini juga dimanfaatkan untuk mengairi 1.200 hektar area persawahan. Selain itu, Bendungan Wonorejo juga dipakai sebagai tempat perikanan dan juga tempat rekreasi.

Ada aneka sarana rekreasi yang tersedia, mulai dari area pemancingan sampai penginapan. Ada pula sarana speedboat untuk mengelilingi bendungan. Kamu bisa melihat indahnya air bendungan yang biru sembari melihat alam hijau di sekitar bendungan.

Untuk menuju tempat ini, kamu perlu menuju Desa Wonorejo hingga menemukan Gapura Bendungan. Selanjutnya, kamu tinggal berjalan menurun hingga memasuki area bendungan. Gratis.

Air Terjun Alas Kandung

Sumber gambar ksmtour.com

Kalau kamu demen main air, jangan lupa jadikan Air Terjun Alas Kandung sebagai salah satu destinasi wisata Tulungagung yang akan kamu kunjungi. Lokasinya ada di Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan. Berjarak hanya 28 kilometer saja dari pusat kota, kamu bisa menikmati indahnya air terjun keren ini.

Rutenya sedikit rumit, tapi bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Dari alun-alun Tulungagung silakan ke arah timur hingga perempatan Pasar Ngunut. Lanjut ke selatan hingga pertigaan dan belok ke arah kiri. Lanjut ke pertigaan berikutnya, lalu belok ke kanan. Setelah itu, kamu lurus saja ke arah selatan hingga menemukan rute air terjun ini di tepi jalan. Sampai di sana kamu harus jalan 100 meter hingga sampai di air terjunnya. Kamu tak perlu membayar tiket masuk, cukup ongkos parkir motor sejumlah Rp 3 ribu.

Ada 3 tingkat air dengan tinggi yang beragam. Puncak air terjunnya setinggi 15 meter. Namun, kamu patut waspada, ya, karena kedalaman airnya sampai 8 meter. Suasana di sini sejuk karena banyak pepohonan yang sangat rindang.

Candi Sanggrahan

Wisata Tulungagung memang terkenal dengan potensi alamnya yang mengasyikkan. Namun, di Tulungagung, ada juga wisata sejarah yang bisa kamu kunjungi, yaitu Candi Sanggrahan. Candi penuh sejarah ini ditemukan tahun 1908 silam. Candi banyak mengalami pemugaran hingga terlihat seperti sekarang ini. Struktur bebatuan telah ditambahkan guna membuat candi ini layak dikunjungi dan menjadi destinasi wisata yang apik. Berada di pelataran tinggi, candi ini berdiri setinggi 2.25 meter. Candi ini juga tak mudah longsor karena sudah diperkuat dengan struktur bata.

Berlokasi di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, tempat ini bisa ditempuh lewat jalur menuju Pantai Popoh. Kamu tinggal belok kiri ke arah timur dari Pasar Boyolangu. Selanjutnya, tinggal ikuti papan penunjuk yang banyak terpampang di pinggir jalan. Masuknya juga gratis, lho!

Ranu Gumbolo

Sumber gambar www.dakatour.com

Berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Ranu Gumbolo masih satu lokasi dengan Waduk Wonorejo, hanya 24 kilometer dari pusat Kota Tulungagung. Kamu bisa melihat pesona tempat ini dari ketinggian.

Akses ke sana sangat mudah. Kamu tinggal masuk ke waduk lalu ikuti jalan hingga menemukan sebuah SD. Lanjut ke kanan hingga ada pertigaan dan ambil jalan kanan. Lurus saja hingga kamu sampai di pelataran parkir Ranu Gumbolo.

Di tempat wisata Tulungagung yang satu ini, kamu bisa memancing dan selfie di rumah pohon. Kamu pun bisa naik perahu wisata atau menyewa hammock. Toilet dan warung makan juga tersedia di sini. Biaya masuk Rannu Gumbolo gratis, kamu hanya ditarik biaya parkir Rp 5 ribu. Tempat ini buka pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Sungai Niyama

Sumber gambar ngadem.com

Sebenarnya, Sungai Niyama bukan tempat wisata. Namun, keberadaannya begitu populer. Nama sungai ini berasal dari bahasa Jepang yang artinya dua gunung. Di sekitar sungai ini, ada terowongan yang sudah dibangun sejak zaman Jepang dulu. Terowongan ini dibangun dan hendak digunakan untuk mengalirkan kelebihan aliran Sungai Brantas di daerah Tulungagung ke Samudera Hindia.

Lokasi sungai ini ada di Dusun Sidem, Desa Besole, Kecamatan Besuki. Untuk ke sana, kamu hanya perlu mengikuti petunjuk menuju ke Pantai Popoh lalu lanjutkan dengan rute ke Pantai Sidem. Setelah masuk kawasan pantai ini, kamu tinggal jalan menurun lalu belok ke kanan di turunan kedua hingga menemukan sungai indah yang dimaksud. Bayar? Tidak sama sekali.

Gunung Budheg

Tempat wisata Tulungagung kali ini penuh dengan cerita legenda, yaitu Gunung Budheg. Konon, gunung yang hijau dan indah ini adalah jelmaan dari seseorang bernama Joko Budheg yang menjadi batu karena dikutuk sang ibu.

Lokasi gunung ini ada di Kecamatan Boyolangu. Untuk ke sana, kamu harus ambil arah ke perempatan titik nol km. Selanjutnya, lurus saja ke selatan hingga Pasar Burung Beji. Kemudian, lurus lagi hingga menemukan Pasar Boyolangu. Setelah perempatan, sekitar 500 meter dari pasar, belok ke gang dan temukan tanda jalan tempat parkir Gunung Budheg ini.

Kamu bisa mendaki setelah mengisi form lengkap data diri. Untuk mendaki, kamu harus membayar Rp 5 ribu. Mendaki gunung ini penuh tantangan karena memang full hiking tanpa ada rest area. Jadi persiapkan fisik kamu benar-benar, ya.

Baca juga
From our editorial team

Jaga Lingkungan, Lestarikan Alam

Salah satu faktor penyebab wisata Tulungagung sangat indah adalah kemurnian alamnya. Tak ada alam di sana yang dirusak oleh tangan-tangan jahil manusia. Oleh karena itu, jika kamu memang berniat berwisata ke sana, mohon dengan sangat untuk menjaga lingkungan di area yang kamu kunjungi. Jangan membuang sampah sembarangan, jangan corat-coret, jangan mengambil tanaman, dan sebagainya. Kamu enggak mau kan kalau alam indah di Tulungagung menjadi rusak?

Tag