Ini Produk Dalam Negeri yang Berkualitas Dunia yang wajib Diketahui

Ini Produk Dalam Negeri yang Berkualitas Dunia yang wajib Diketahui

Siapa bilang produk Indonesia tidak bisa bersaing dengan produk luar? Saat ini sudah banyak produk Indonesia yang mulai berlomba-lomba meningkatkan kualitas produknya hingga terkenal di dunia. Bahkan beberapa diantara produk lokal banyak masyarakat yang masih mengira produk luar. Nah, berikut beberapa produk dalam negeri berkualitas dunia yang wajib kamu ketahui.

Tak disangka meskipun masih termasuk dalam negara yang berkembang, ternyata produk-produk buatan Indonesia telah sukses mendunia. Tengok saja produk dalam negeri seperti Tolak Angin, Antangin, hingga Indomie yang menjadi favorit masyarakat secara global. Selain nama-nama produk tersebut, Indonesia juga masih memiliki beberapa produk yang berstandar dunia. Bahkan, sudah mampu menembus pasar Internasional. Apa saja produk-produk tersebut? Berikut nama-nama produk dalam negeri yang berkualitas dunia:

1. Paseo

Sumber gambar www.halhalal.com

Produk tisu yang bertag line “Cukup Kamu dan Paseo yang Tahu” ini merupakan salah satu produk andalan Indonesia yang sukses di luar negeri. Pertama kali diproduksi oleh PT Pindo Deli pada 1998, hingga kini sudah diekspor ke manca negara. Seperti Australia, Belgia, Singapura dan Filipina.

2. Indofood

Sumber gambar http://www.elevenia.co.id/prd-5-pcs-indomie-goreng-sambal-matah-sambal-rica-rica-kekinian-18808727

Mengusung produk mie instan yang sangat laris di manca negara, Indofood senantiasa berinovasi menawarkan dan merilis produk-produk makanan kepada konsumen di dalam negeri maupun luar negeri. Merek mie instan yang paling populer adalah “Indomie” dengan cita rasa soto yang sangat disukai masyarakat di seluruh dunia. Selain harganya yang terjangkau, cita rasa indomie juga hampir menyerupai cita rasa aslinya. Oleh karena itu, masyarakat yang berada di luar negeri dan kangen dengan cita rasa soto khas Indonesia, akan lebih mudah menemukannya di dalam semangkuk mie instan dari Indofood.

3. Baterai ABC

Sumber gambar www.bukalapak.com

Seolah tak peduli serbuan baterai-baterai dari produk luar negeri, baterai ABC dari Indonesia tetap bertahan di posisi teratas. Baterai yang diproduksi oleh PT. International Chemical Industry ini sudah diekspor ke sekitar 50 negara. Selain menggunakan merek Baterai ABC, juga menggunakan Alkaline.

4. Eiger

Sumber gambar www.bukalapak.com

Di Indonesia nama produk Eiger sudah sangat populer. Merek ini lekat dengan produk-produk yang awet dan tangguh untuk dipakai dalam kegiatan outdoor. Seperti jaket, tas, sepatu, hingga tenda dan peralatan mendaki gunung. Karena kualitas serta jahitan yang kuat dipakai dalam segala medan, merek Eiger mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga sudah diekspor ke mancanegara. Padahal, merek Eiger sendiri pabriknya ada di kota Kembang, Bandung. Untuk memasarkan di luar negeri, produk ini menggunakan merek Bodypack. Bodypack banyak meluncurkan produk-produk untuk eksekutif atau profesional seperti tas laptop, tas kerja, dan sebagainya.

5. Kacang Dua Kelinci

Sumber gambar www.sukita.info

Pada 1972, perusahaan “Sari Gurih” yang berpusat di Surabaya mengemas ulang produk kacang garing berlogo Dua Kelinci. Selanjutnya, pada 1985, produk kacang ini diterima pasar dengan sambutan hangat yang luar biasa laris. Hingga akhirnya, didirikan perusahaan PT Dua Kelinci. Kesuksesan ini diiringi dengan kehadiran mesin-mesin canggih untuk pengolahan dan pengemasan kacang secara otomatis. Hingga kini, perusahaan kacang ini sudah memiliki 80 varian rasa dan mampu menembus pasar Internasional. Di antaranya seperti Amerika Serikat, Belanda, Saudi Arabia dan Brunei Darussalam. Bahkan, pada 2010, logo kacang Dua Kelinci terpampang pada kaos klub sepak bola Real Madrid sebagai salah satu sponsor. Hal ini tidak lepas dari peranan para pecinta sepak bola yang banyak membeli produk kacang Dua Kelinci sebagai camilan saat menonton pertandingan sepak bola.

6. Es Teler 77

Sumber gambar foodspot.co.id

Siapa saja pasti tidak bisa menolak kelezatan desert yang satu ini. Es teler atau es campur ini merupakan produk asli Indonesia yang didirikan pada 1982. Sang pemilik, Murniati Widjaja memilih merek 77 sebagai nomor keberuntungan. Pada awalnya, mereka hanya membuka satu franchise di Solo, Jawa Tengah. Namun, kini sudah ada 180 cabang yang ada di wilayah Indonesia. Dan menembus pasar mancanegara. Jangan heran jika Anda sedang berada di Australia, Jeddah atau Beijing, dan menemukan outlet Es Teler 77 yang legendaris ini karena ternyata desert manis nan menyegarkan ini sudah go International.

7. Aqua

Sumber gambar himama.unikom.ac.id

Melewati berbagai rintangan selama memproduksi air mineral dalam kemasan, tidak menyurutkan semangat Tirto Utomo mendirikan Aqua. Dimulai pada era 70-an, Air Minum Dalam Kemasan pada waktu itu masih dipandang sebelah mata. Akan tetapi, seiring berjalan waktu, pada 1987, Aqua sudah mampu menembus pasar Internasional dengan menguasai pasar Timur Tengah, Afrika, Australia, dan Maladewa serta Fiji. Tirto Utomo bahkan didaulat sebagai pelopor dan pendiri industri Air Minum Dalam Kemasan di regional Asia dan Timur Tengah.

8. Kapal Api

Sumber gambar www.blibli.com

Mulai dari pelosok desa hingga puncak gedung tertinggi di perkotaan, semua orang suka minuman kopi hitam. Produk kopi bubuk dari PT Kapal Api tetap eksis sejak pertama kali didirikan oleh Goe Soe Loet. Brand “Kapal Api” lekat dengan masyarakat Indonesia di bidang industri kopi. Ada 5 merek minuman kopi yang dipasarkan ke tengah masyarakat dan dikembangkan lebih lanjut hingga membuka gerai-gerai kopi. Seperti Kafe Excelso dan Cafe Grazia. Kopi Kapal Api bahkan sudah bisa dijumpai di negara-negara lain seluruh dunia. Sebagai contohnya, Cina, Myanmar dan negara di Asia Tenggara.

9. Sosro

Minuman teh yang satu ini tetap eksis sejak debut perdana pada 1970. Satu hal yang paling menjadi ciri khas adalah minuman teh dikemas dengan botol yang saat ini mulai ditinggalkan oleh para pesaing. Teh botol sosro dengan kemasan botol justru menjadi keunikan sekaligus kelebihan untuk mempertahankan kualitas rasa dan keharuman teh melati. Berbeda dari merek teh botol yang lain, Sosro tetap mempertahankan 100 persen ekstraksi teh asli dan gula asli tanpa menggunakan perasa teh maupun pemanis buatan. Tidak heran jika produk minuman instan teh ini sudah bisa diekspor ke negara seluruh dunia. Termasuk Amerika Serikat, Timur Tengah, Australia dan Asia Tenggara.

10. Biskuit Roma

Sumber gambar www.bukalapak.com

Mulai dikembangkan sejak 1977, biskuit Roma berusaha mempertahankan kualitas rasa dan kerenyahan biskuit dengan teknologi canggih. Mesin-mesin pembuat biskuit didukung sumber daya manusia dan tenaga ahli di bidang pastry, menambah kinerja produktivitas perusahaan. Biskuit Roma mampu masuk dalam 10 besar produk yang terlaris di tanah air. Sebenarnya, biskuit Roma sendiri merupakan sebuah brand yang dikembangkan oleh PT Mayora. Selain biskuit, Mayora juga merilis produk makanan camilan seperti wafer, cokelat, dan sebagainya. Masyarakat Indonesia sangat gemar mengonsumsi biskuit sebagai camilan yang praktis dan mengenyangkan. Selain di Indonesia, Mayora juga mengekspor berbagai produknya hingga ke Asia Tenggara.

11. Sasa

Sumber gambar www.klikindomaret.com

Menyebutkan merek Sasa, tentu masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi. Produk Sasa merupakan bumbu penyedap rasa masakan yang kerap bekerja sama dengan para wirausaha atau UKM di bidang kuliner seperti pedagang bakso, mie ayam, pangsit, dan kuliner lainnya. Bahkan, gurita industri produk Sasa sendiri konon mampu menyaingi pabrik bumbu penyedap seperti Ajinomoto dari Jepang. Berpusat di Sidoarjo, Jawa Timur dan Pasuruan, PT Sasa Inti yang didirikan pada 1968 mulai memasarkan produknya ke seluruh dunia. Selain bumbu penyedap masakan, produk lain juga diperkenalkan ke masyarakat. Seperti kaldu blok instan, terasi udang instan, sambal instan, saus tomat instan dan sebagainya.

From our editorial team

Gunakan produk Indonesia untuk kebutuhan sehari-hari

Sebagai masyarakat Indonesia kita seharusnya bangga dengan adanya produk dalam negeri yang sudah dikenal dunia. Kamu bisa menggunakan produk dalam negeri untuk kebutuhan sehari-hari. Dari segi harga juga lebih ramah kantong daripada produk luar. Jadi, masih kah kamu meragukan produk dalam negeri?