12 Makanan Rendah Lemak yang Bisa Membuat Tubuh Langsing dan Mencegah Penyakit

12 Makanan Rendah Lemak yang Bisa Membuat Tubuh Langsing dan Mencegah Penyakit

Salah satu cara menjaga kesehatan adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Makanan rendah lemak sangat dianjurkan karena bisa memelihara kesehatan. Makanan rendah lemak cukup mudah didapatkan. Apa sajakah itu?

Makanan Rendah Lemak Kunci Hidup Sehat di Zaman Serba Instan

Gaya hidup seseorang tentu akan mempengaruhi kesehatannya. Apa yang dimakan dan bagaimana pola hidupnya tentu sangat mempengaruhi kondisi tubuhnya. Bagaimana dengan Anda, pola hidup seperti apa yang Anda terapkan?

Pada zaman serba instan ini semua orang ingin serba cepat. Saking sibuknya terkadang makanan cepat saji menjadi pilihan. Nikmat dan mengenyangkan dalam waktu singkat namun tentu memiliki akibat buruk jika terus dikonsumsi setiap hari.

Namun, saat ini memang yang paling baik adalah mengonsumsi makanan rendah lemak. Sesibuk apa pun, kita tetap saja harus sedikit memilih dalam hal makanan. Ini merupakan salah satu kunci hidup sehat yang tak bisa dielakkan.

Apa Saja Manfaat Mengonsumsi Makanan Rendah Lemak?

Mengonsumsi makanan rendah lemak bisa bikin Anda terhindar dari aneka penyakit berat yang mematikan. Sebut saja penyakit jantung dan kanker. Selain itu bisa menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

Selanjutnya, mengonsumsi makanan rendah lemak bisa menjaga bentuk tubuh jauh lebih ideal. Makanan rendah lemak bisa menurunkan kalori sehingga mencegah kenaikan berat badan.

Anda bisa mengonsumsi makanan rendah lemak dengan jumlah banyak. Dengan begini Anda jadi tak mudah lapar dan tak akan tergoda untuk makan yang berlemak tinggi.

Kunci Diet Makanan Rendah Lemak

Kurangi Makanan Berlemak

Bagi Anda yang ingin mengubah gaya hidup jadi lebih sehat, ayo segera lakukan diet. Cara yang paling aman untuk tubuh adalah diet rendah lemak. Potonglah jumlah asupan lemak namun bukan berarti tak mengonsumsinya sama sekali, ya. Ini karena bagaimana pun juga tubuh kita membutuhkan lemak untuk fungsi fisiologis tubuh yang lainnya.

Pilih Bahan Makanan yang Rendah Kalori

Untuk melakukan diet rendah lemak, tentu Anda butuh makanan yang tepat. Pilihlah bahan makanan yang rendah kalori. Kandungan vitamin dan mineral makanan rendah kalori bisa meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Makanan ini juga mengandung air yang banyak. Jadi, Anda bisa makan makanan ini dalam jumlah yang cukup banyak.

Untuk makanan berjenis sayur, Anda bisa konsumsi selada air dan brokoli. Bisa juga mengonsumsi mentimun, lobak, atau bok choi. Selain itu, ada juga kentang yang memiliki jumlah kalori sedikit namun nutrisinya bisa mengenyangkan

Anda pun bisa mengonsumsi telur yang mengandung 9 jenis asam amino. Telur bisa menekan rasa lapar karena asam aminonya bisa memicu pelepasan hormon di dalam usus.

Ada juga apel yang banyak mengandung zat pektin yang bisa bikin kenyang lebih lama. Anda juga bisa konsumsi yoghurt dan oatmeal sebagai pilihan makanan rendah lemak Anda.

Tingkatkan Konsumsi Buah dan Sayur

Kalau bicara mengenai diet rendah lemak tentu tak jauh dari apa saja yang bisa dikonsumsi. Nah, dalam diet ini tentu yang bisa Anda konsumsi adalah sayuran dan buah. Anda bisa pilih ragamnya untuk mencukupi kebutuhan zat gizi mikro.

Sayuran dan buah memang merupakan sumber mineral dan juga vitamin serta serat pangan. Kandungan yang bermanfaat dalam sayur dan buah akan membantu proses metabolisme tubuh lebih baik lagi. Antioksidan dalam buah dan sayur bisa menangkal senyawa hasil oksidasi serta radikal bebas.

12 Makanan Rendah Lemak dan Kandungannya

Oatmeal

Untuk makanan rendah lemak, Anda bisa konsumsi oatmeal. Makanan yang satu ini ideal sekali untuk menurunkan berat badan. Praktis disajikan dan bisa bikin perut terasa kenyang lebih lama. Anda jadi tak perlu lagi camilan setelah sarapan hingga waktu makan siang.

Pada seporsi oatmeal terdapat 307 kalori, mineral, serta antioksidan flavonoid. Anda bisa mengolah oatmeal dengan cara diseduh dengan air panas atau susu karena bisa bikin rasanya jauh lebih nikmat.

Anda bisa beli Polococoa Oatmeal seharga Rp 49.000 di Blibli. Oatmeal ini berbahan gandum berkualitas sehingga cocok untuk sarapan pagi. Sudah memiliki izin BPOM sehingga aman dikonsumsi.

Ikan

Kalau biasanya Anda tak suka makan ikan, maka mulai sekarang Anda harus biasakan, nih. Ikan baik banget untuk diet rendah lemak yang Anda jalankan.

Dalam ikan terdapat lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung Anda. Ikan seberat 25 gram mengandung 7 gram protein dan 50 kalori serta 2 gram lemak. Anda bisa pilih ikan salmon atau tuna yang baik untuk tubuh dan banyak jadi pilihan diet sehat. Kedua ikan ini memiliki kandungan lemak alami yang tak membahayakan untuk tubuh.

Daging Sapi Tanpa Lemak

Untuk diet rendah lemak bisa juga mengonsumsi daging sapi. Daging sapi tergolong makanan berprotein tinggi dan rendah lemak. Kendati demikian usahakan yang Anda konsumsi bukan daging sapi berlemak, ya. Pilih daging sapi yang dijual tanpa gajih atau lemak.

Dalam daging sapi terdapat zat besi dan seng yang baik untuk metabolisme tubuh. Ada juga selenium yang bisa membentuk zat antioksidan, vitamin B kompleks yang baik untuk otak, omega 3 untuk kesehatan jantung dan hati, serta zink yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

Daging Ayam Tanpa Kulit

Untuk Anda yang tengah diet tentu boleh mengonsumsi daging ayam. Namun, tentu daging ayam yang dikonsumsi untuk diet rendah lemak adalah daging ayam tanpa kulit. Pada bagian kulit ayam terkandung banyak lemak, sehingga jika kita buang kulitnya sama dengan membuang kandungan lemak 6 kali lebih sedikit.

Cara memasak ayam juga bisa menimbulkan lemak. Jika Anda mengolahnya dengan cara digoreng, maka kadar lemaknya bisa meningkat.

Dalam daging ayam terdapat zat besi yang bisa membuat Anda terhindar dari anemia. Ada juga vitamin B5 yang bisa menghindarkan kita dari stres. Mengonsumsi daging ayam bisa membuat keseimbangan kolesterol kita terjaga dan menguatkan tulang.

Putih Telur

Sumber gambar www.hungry-girl.com

Anda bisa masukkan telur ayam pada daftar makanan rendah lemak. Namun, tak semua bagian telur ini baik dikonsumsi dalam jumlah banyak. Putih telur rendah kalori yaitu hanya mengandung 71 kalori per butirnya.

Putih telur kaya akan folat dan selenium serta kalsium. Folat dibutuhkan ibu hamil demi perkembangan otak sang bayi. Selenium pada putih telur merupakan antioksidan yang baik untuk mata dan juga kulit. Selain itu bisa membangun masa otot dan bisa memperbaiki sel tubuh.

Tahu Sutra

Tahu tentu bukan makanan asing di Indonesia. Mudah didapatkan dan bisa diolah menjadi aneka masakan. Anda bisa gunakan tahu juga sebagai menu diet rendah lemak. Jenis tahu yang diperbolehkan adalah tahu sutera. Tahu ini warnanya putih dengan tekstur super halus.

Tahu sutera belum melalui proses pemerasan air. Hal ini membuat kadar kalorinya lebih rendah dari tahu lain. Dalam 3 ons kedelai terkandung 31 kalori. Berbahan kedelai, tentu saja tahu sutera kaya akan protein nabati. Ada juga isoflavon yang bisa mencegah kanker dan kalsium serta zat besi yang bermanfaat untuk tubuh.

Kacang-kacangan

Sebagai sumber protein nabati, kacang-kacangan bisa digunakan sebagai menu diet rendah lemak. Anda bisa pilih kacang kedelai hingga kacang merah atau kacang polong.

Produk makanan berupa kacang mengandung serat dalam jumlah yang tinggi. Tentunya serat yang tinggi ini bisa membersihkan saluran pencernaan. Kebutuhan energi Anda juga akan terpenuhi dengan mengonsumsi cukup kacang-kacangan. Kacang-kacangan mengandung protein dan lemak yang mana 90 persennya berupa lemak tak jenuh tunggal atau lemak sehat.

Idealnya konsumsi saja dalam jumlah kecil untuk memenuhi kebutuhan harian. Jangan terlalu banyak dikonsumsi karena kacang-kacangan juga menjadi salah satu makanan tinggi kalori.

Pop Corn

Siapa sangka camilan bernama pop corn ini baik untuk menu diet rendah lemak. Makanan ini memiliki lebih sedikit lemak, loh. Pop corn yang baik adalah yang tanpa minyak atau bumbu aneka rasa, ya. Satu porsi popcorn ternyata mengandung 93 kalori yang bisa dijadikan camilan sehat, lho.

Anda bisa mengonsumsi pop corn ini untuk memperbaiki sistem pencernaan karena pop corn kaya serat. Selain itu pop corn juga bagus untuk mencegah kanker karena kandungan senyawa polifenol di dalamnya. Pop corn bisa juga mengendalikan kadar kolesterol Anda, loh. Makanan ini bisa menstabilkan berat badan serta mencegah penuaan dini juga karena ada kadar antioksidan yang tinggi.

Keju Cottage

Keju cottage ini ternyata bagus juga loh untuk dijadikan makanan rendah lemak. Kandungan lain yang terdapat dalam keju cottage adalah protein, kasein, zat besi, fosfor, kalsium, dan magnesium. Selain itu keju ini bisa mendukung massa otot selama tidur. Saat kita tidur maka metabolisme melambat dan keju ini bisa digunakan sebagai bahan bakar untuk membentuk massa otot.

Kentang

Umbi berupa kentang penuh gizi namun rendah lemak dan kalori. Kaya akan fitonutrien sehingga membuat kentang bisa menjaga kesehatan tubuh secara umum.

Memakan kentang bisa mencegah kanker karena ada vitamin B6 yang ampuh melawan pembentukan tumor. Kentang juga mampu mengurangi kadar kolesterol apabila tidak diolah dengan cara digoreng. Makanan ini juga bisa mengurangi risiko batu ginjal karena kaya akan magnesium.

Kentang merupakan makanan tepat untuk membuat tulang lebih sehat. Ini karena dalam kentang juga ada zat besi dan fosfor serta kalsium yang baik untuk tulang.

Buah-buahan

Buah-buahan tak diragukan lagi merupakan makanan rendah lemak. Buah bisa jadi sumber vitamin dan baik untuk mencukupi kebutuhan gizi yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Anda bisa pilih apel atau melon yang kaya serat. Buah-buahan ini bisa mengenyangkan dan juga rendah dalam hal kalori.

Meski baik dikonsumsi, tentu harus dibatasi juga jumlahnya. Terutama untuk buah yang kandungan lemak dan gulanya tinggi.

Sayuran

Sayuran bisa juga jadi pilihan makanan untuk diet rendah lemak. Sayuran kaya serat, bebas lemak, dan rendah kalori sehingga bisa mengenyangkan lebih lama dan baik untuk mempertahankan berat badan agar tetap seimbang. Selain itu juga merupakan sumber serat yang baik sehingga mampu menjaga kesehatan pencernaan. Anda bisa ganti makanan lama Anda dengan sayuran supaya diet Anda jadi lebih baik.




From our editorial team

Seimbangkan dengan Olahraga

Mengonsumsi makanan rendah lemak untuk menjaga kesehatan tentu sangat baik. Namun, akan lebih baik lagi jika dibarengi dengan olahraga. Aktivitas ini sudah terbukti bermanfaat untuk kesehatan jasmani dan rohani Anda. Dengan demikian hasilnya bisa lebih maksimal.