Hobi Baca Tapi Malas Menumpuk Buku? Beralih ke E-Book Saja!

Membaca menjadi salah satu aktivitas yang menyenangkan. Dengan membaca, pengetahuan kita jadi bertambah karena kita bisa mendapat banyak informasi dari bacaan tersebut.

Bagi kamu yang hobi membaca tentu memiliki banyak koleksi buku. Kadang mungkin kita merasa sayang karena menumpuk banyak buku yang bagus begitu saja usai dibaca. Untuk yang memiliki ruang luas dan tempat khusus untuk menata koleksi buku, mungkin tak jadi masalah. Beda halnya dengan kita yang tidak memiliki cukup ruang untuk menyimpan banyak buku. Umumnya yang tidka memiliki banyak tempat penyimpanan, lebih memilih untuk meminjam buku dari perpustakaan terdekat ketimbang membeli buku.

Perkembangan teknologi saat ini akan banyak membantu kamu yang senang membaca. Pasalnya, sekarang ini, sudah ada yang namanya e-book. Ini adalah buku yang bentuknya digital dan tidak sama dengan buku biasa. Sama seperti buku pada umumnya, e-book juga memiliki aneka tema, mulai dari ilmu pengetahuan, motivasi, tutorial, teknologi, novel, komik, dan lain sebagainya.

Di era digital seperti sekarang ini e-book banyak digunakan karena dinilai lebih praktis. Awalnya e-book hanya ditulis untuk kalangan khusus dan khalayak terbatas. Dulu e-book hanya digunakan oleh kelompok kecil tertentu seperti kaum akademis dan lain sebagainya. Namun tahun 1990, teknologi sudah makin canggih dan memunculkan program yang mampu mentransfer file elektronik sehingga jauh lebih mudah.

Kini dunia penerbitan mengalami perubahan. Buku tak lagi hanya dicetak biasa namun juga diterbitkan dalam bentuk e-book. Secara umum, e-book sendiri saat ini berfungsi sebagai media untuk membaca infomasi secara digital lewat perangkat khusus. E-book bisa dijadikan sebagai sarana belajar juga karena aneka buku baik dari dalam maupun luar negeri kini lebih mudah diperoleh dalam bentuk e-book.

Kelebihan E-Book Dibanding Buku Biasa

Bisa Didapatkan Secara Gratis

Banyak kalangan mulai melirik e-book ketimbang buku bentuk fisik. Ini karena kebanyakan e-book bisa didapatkan secara gratis. Kita bisa sekadar meminjam e-book dari perpustakaan online atau bisa juga memilikinya dengan cara mengunduhnya. E-book gratis bisa didapatkan di aneka situs yang menyediakan e-book. Kamu hanya perlu mengunduhnya dengan cepat dan bisa langsung membacanya.

Buku yang gratis pun tidak sebatas buku dari satu tema saja, melainkan dari aneka tema. Kamu bisa membaca aneka buku menarik dari tema ekonomi, agama, fiksi, komik, dan lain sebagainya secara gratis. Ini tentu akan sangat menyenangkan dan bisa menghemat bujet kamu untuk membeli buku. Meski bisa didapatkan gratis, ada juga e-book yang bisa didapatkan dengan membeli atau membayar dahulu. Hal ini tergantung pada kebijakan pencipta e-book tersebut.

Bisa Dibaca Kapan Saja dan di Mana Saja

Alasan orang mulai beralih kepada e-book tak lain tak bukan adalah karena lebih praktis. Kita tak perlu berat-berat membawa banyak buku. Kita cukup membawa gadget saja untuk membaca aneka buku yang kita inginkan. Kamu yang hobi membaca bisa lebih nyaman karena dengan e-book kamu bisa membawa aneka bacaan favorit tanpa menambah beban di dalam tas kamu. Kamu juga bisa membaca kapan saja kamu inginkan, entah sedang suntuk, sedang di perjalanan jauh, dan lain sebagainya.

Tahan Lama

Buku fisik biasanya lebih rawan mengalami kerusakan karena kena air, ketumpahan makanan, sobek, tertindih, terlipat, dan lain sebagainya. Ini bikin tampilan buku tidak karuan dan kadang bikin niat membaca kita jadi hilang. Beda halnya dengan e-book. Dengan memiliki buku dalam bentuk e-book, maka tidak ada kejadian kerusakan seperti yang dialami oleh buku fisik.

Mudah Ditandai

Saat membaca buku yang tebal, kadang kita tidak bisa menyelesaikannya dalam sekali waktu. Kita butuh pembatas buku untuk menandai bagian yang dibaca. Jika tak ada pembatas buku, kadang kita melipat halaman bukunya yang bikin buku cepat rusak. Hal ini tidak akan terjadi jika kamu membaca e-book. Jika tidak selesai membacanya, kamu tinggal menggunakan fitur bookmark untuk menandai bagian tersebut. Dengan begini, kamu jadi lebih mudah membacanya kembali nanti tanpa kerepotan harus mencari halamannya.

Ini Dia Rekomendasi Buku Digital Best Seller yang Wajib Kamu Baca

Almond - Sohn-Won Pyung

Sumber gambar ebooks.gramedia.com

Kalau kamu sedang butuh bacaan dalam bentuk e-book, kamu bisa baca yang satu ini. Buku berjudul Almond ini ditulis oleh Sohn-Won Pyung. Buku ini dirilis dalam bentuk fisik dan juga e-book. Baik buku fisik maupun e-book-nya sama-sama jadi produk best seller. Buku ini menjadi banyak diburu selain karena memang ceritanya menarik juga karena salah satu member boyband Korea, BTS, kedapatan membacanya.

E-book ini menceritakan seorang anak bernama Yoonjae. Ia terlahir dengan Alexithymia yang merupakan penyakit kejiwaan sehingga membuat penderitanya tidak memiliki rasa emosional. Yoonjae yang berusia 20 tahunan telah mencoba mengonsumsi semua jenis kacang almond. Ini karena ibunya mengatakan bahwa almond dipercaya mampu mengoptimalkan perkembangan amigdala yang merupakan bagian kecil di otak yang berfungsi mengelola emosi.

Yoonjae bertemu dengan Gon, anak yang merasa kesulitan karena menderita penyakit kejiwaan di mana ia bisa merasakan emosi yang berlimpah. Keduanya jadi akrab dan bersahabat. Dengan dialog yang menyenangkan, e-book ini nyaman dibaca hingga habis.

Perempuan di Titik Nol - Nawal el-Saadawi

Sumber gambar mojokstore.com

E-book selanjutnya yang wajib kamu baca adalah perempuan di Titik Nol. Novel yang ditulis Nawal el-Sadawi ini didasarkan pada sebuah kisah nyata. Kisah mengenai pelacur bernama Firdaus ini mampu mengguncang batin pembacanya. E-book ini menunjukkan sebuah kritik sosial yang pedas akan budaya patriarkhi yang begitu lekat dalam kehidupan masyarakat di negara-negara berkembang. Tidak heran jika baik buku maupun e-book ini menjadi best seller.

Hadir dengan judul asli Women at Point Zero, e-book ini diterjemahkan oleh Amir Sutaarga. Sastra Arab ini mengisahkan liku-liku kehidupan Firdaus dari masa kecilnya yang tinggal di desa kecil hingga menjadi pelacur kelas atas di kota Kairo. Pada akhirnya, Firdaus divonis hukuman gantung karena telah membunuh seorang germo laki-laki. Meski ada kesempatan untuk mengajukan grasi, ia menolaknya dan mengatakan hukuman mati adalah cara yang tepat untuk menunjukkan kebenaran dan keadilan.

Goodbye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang - Fumio Sasaki

Sumber gambar rumahlisan.wordpress.com

Selanjutnya, ada e-book menarik yang wajib kamu baca. Ada e-book berjudul Goodbye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang. Buku yang ditulis Fumio Sasaki ini diterbitkan tahun 2018 lalu dan dibuat dalam bentuk e-book juga. Produk yang satu ini laris manis karena isinya begitu unik.

e-book ini mengisahkan pengalaman hidup minimalisme sang penulis yang merasa tertekan di tempat kerja dan tidak merasa percaya diri. Pada akhirnya, ia berusaha mengubah hidupnya dengan mengurangi barang yang ia miliki. Sang penulis mengartikan minimalisme sebagai proses untuk mengurangi barang kepemilikan kita sampai jumlah paling minimum. Dengan barang yang sedikit tersebut, kita jadi lebih fokus pada apa yang benar-benar penting bagi kita.

Dalam 5 bab, e-book ini mengajak kita mengenal minimalisme. Kita juga akan diajarkan bertanya pada diri sendiri mengapa kita mengumpulkan begitu banyak barang. Selain itu, ada juga tips berpisah dari barang-barang dan beralih jadi lebih minimalis.

The Ones Who Walk Away from Omelas - Ursula K. Le Guin

Sumber gambar www.goodreads.com

Jangan lewatkan juga e-book best seller selanjutnya, The Ones Who Walk Away from Omelas. E-book yang ditulis oleh Ursula K Le Guin ini awalnya terbit tahun 1973. Meski tergolong buku lama, namun baik buku fisik hingga e-book-nya masih sangat diminati. Kabarnya buku ini menjadi sumber inspirasi di balik pembuatan lagu Spring Day milik BTS. Karena banyak yang penasaran dengan kisahnya, maka banyak orang membeli buku atau ebook ini.

Kisahnya adalah sebuah paradoks yang tersimpan dari tempat yang bahagia bernama Omelas. Di Omelas yang terlihat begitu sempurna dan bahagia ,ada seorang bocah yang harus menanggung kebahagiaan di Omelas. Di sana tidak ada pemimpin dan tidak ada budak. Di Omelas juga tidak ada aturan kaku sehingga semua hidup bahagia. Namun ada seorang anak yang terkunci di salah satu ruang sempit selama bertahun-tahun. Ruang gelap dan sunyi itu hanya dibuka sesekali saja ketika anak tersebut mendapat kiriman makanan yang tidak seberapa.

Ada yang tahu alasannya mengapa ia diharuskan ada di ruang tersebut. Namun ada juga orang yang tidak mengerti mengapa anak tersebut harus berada di sana. Para anak muda yang melihat keadaannya pasti ingin membebaskannya. Namun, risikonya, seluruh penghuni Omelas harus siap menukar kebahagiaan mereka dengan nasib si anak. Pada akhirnya banyak yang membiarkannya dan merasa tidak sanggup menerima kenyataan itu. Satu per satu memutuskan untuk tak lagi kembali pulang dan meninggalkan Omelas. Cerita ini sempat menjadi nominasi Locus Award pada 1974 dan memenangkan Hugo Award for Best Short Story.

Atomic Habits - James Clear

Sumber gambar www.goodreads.com

Berikutnya ada e-book Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear. E-book yang satu ini mengajarkan kita bahwa perubahan yang nyata berasal dari efek gabungan ratusan keputusan kecil. Dari bangun tidur hingga tidur lagi, semua kebiasaan kecil yang kita lakukan bisa mempengaruhi kita. E-book ini juga akan mengajak kita untuk meninggalkan kebiasaan yang buruk dan mengubahnya secara perlahan. Penulis menyebut semua kebiasaan kecil tersebut sebagai atomic habits. Perubahan-perubahan ini bisa menghasilkan banyak hal yang mengubah hidup.

Thinking, Fast and Slow - Daniel Kahneman

Sumber gambar www.overdrive.com

Berikutnya, kamu bisa mengecek e-book Thinking, Fast and Slow yang ditulis oleh Daniel Kahnman. E-book ini langsung jadi best seller karena isinya yang berbobot. Dalam buku ini, penulisnya mengajarkan dua sistem berpikir yakni berpikir cepat dan berpikir lambat. Untuk berpikir cepat biasanya memiliki ciri lebih seperti intuitif dan otomatis. Sementara untuk berpikir lambat memiliki ciri lambat dan selalu mengecek ulang hasilnya. Mereka yang berpikir cepat tak jarang mengambil keputusan konyol, sementara mereka yang berpikir lambat tak jang cepat lelah dan malah lebih bias.

Buku yang satu ini akan menjelaskan dua sistem berpikir dan hubungan antar kedua sistem tersebut. Selain itu, ada juga gambaran mengenai ilusi yang kerap kita percayai dalam berpikir. Dan terakhir, buku ini juga akan mengulas riset mengenai dua diri, yaitu mengalami dan mengingat.

Going Offline - Desi Anwar

Sumber gambar ebooks.gramedia.com

Desi Anwar yang merupakan jurnalis, menerbitkan buku fisik dan e-book berjudul Going Offline yang menjadi best seller. Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini kita lebih sering online dan disibukkan dengan aneka media sosial dan gadget. Buku ini mengajak kita untuk sejenak meninggalkan dunia online. Ini agar kita bisa kembali mendapatkan intisari diri kita sendiri.

Pada dasarnya, memang kehidupan online bisa membuat kita terus terhubung dan selalu aktif. Dengan satu alat yang ada di genggaman maka kita bisa terhubung kemana saja dan bisa mencari banyak hal. Kita jadi tidak sempat merasa bosan. Namun, kehidupan online membuat kita jadi lupa bagaimana berkomunikasi dengan orang di sekitar kita dan membuat kita jadi kurang menghargai keindahan lingkungan kita.

Penulis mengajak kita sesekali menemukan kembali kesenangan sederhana menghabiskan waktu secara offline. Nah, tertarik mencobanya?

Gadis Minimarket - Sayaka Murata

Sumber gambar ebooks.gramedia.com

Berikutnya, ada buku best seller dari Jepang berjudul Gadis Minimarket, e-book yang ditulis oleh Sayaka Murata. Buku ini sukses memenangkan penghargaan Akutagawa Prize. Penulisnya terinspirasi dari kisahnya kala bekerja di minimarket.

Mengisahkan soal Keiko, seorang yang diminta menjadi normal, meski ia sendiri kurang paham konsep “normal” yang dimaksud orang-orang. Melalui buku ini kita akan mempertanyakan kembali standar normal di masyarakat. Keiko yang merupakan pegawai sambilan telah bekerja sangat lama sejak minimarket itu dibuka. Bagi banyak orang, kehidupan Keiko dianggap tidak normal. Banyak orang menyatakan normalnya Keiko sudah harus menikah, memilih pekerjaan tetap, memiliki anak, dan lain sebagainya. Namun, bagi Keiko, kehidupan pribadinya sebagai pekerja paruh waktu di minimarket sudah sangat nyaman. Ia pun mulai mempertanyakan mengapa orang-orang di sekitarnya tidak bisa membiarkannya sendiri dan malah mengusiknya.

Who Wants to be a Smiling Investor - Lukas Setia Atmaja,Thomdean

Sumber gambar ebooks.gramedia.com

Selanjutnya, ada e-book Who Wants to be a Smiling Investor yang ditulis oleh Lukas Setia Atmaja dan Thomdean. E-book yang satu ini cukup menarik. Di dalamnya berisi penjelasan tentang saham dan cara bermain saham. Bagi kamu yang tertarik dengan saham, maka kamu bisa melirik buku yang satu ini. Uniknya adalah, e-book ini hadir dalam bentuk komik. Ini membuat kita jadi bisa memahaminya dengan mudah. E-book ini akan mengajarkan cara berinvestasi saham, bagaimana memilih saham, cara membeli dan menjualnya, serta risiko investasi.

Tukar Takdir - Valiant Budi

Sumber gambar ebooks.gramedia.com

Kamu juga jangan sampai melewatkan e-book Tukar Takdir. E-book yang satu ini hadir dalam 12 cerita yang menarik. Setiap babnya membuat kita jadi berpikir mengenai keunikan takdir. Cerita pendek yang tersaji dalam setiap bab ini membuat kita terharu, terhanyut, bahkan membuat kita jadi merinding. Setiap kisah memberi kesan sendiri mengenai takdir yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Ada juga plot twost menarik yang dihadirkan sehingga membuat e-book yang satu ini semakin layak untuk dibaca.

From our editorial team

Ada Banyak Website Penyedia E-Book

Untuk kamu yang mulai ingin beralih membaca e-book, jangan khawatir. Kamu bisa mendapatkan banyak e-book gratis yang bisa diunduh dengan mudah di berbagai website. Ada juga website yang menyediakan e-book terbaru yang berbayar. Untuk membaca e-book, kamu bisa mengunduh iPusnas di iOS maupun Android. Selain itu, kamu bisa juga memakai Amazon Kindle, Gutenberg, hingga ebook Gramedia untuk mendapatkan e-book yang kamu inginkan. Dengan adanya banyak website berbayar maupun gratis, kamu jadi lebih mudah memperoleh informasi dan membaca buku dengan nyaman.