Siapa Sih yang Enggak Tahu Starbucks? Ini Lho 10 Minuman Starbucks yang Jadi Favorit 2018!

Siapa Sih yang Enggak Tahu Starbucks? Ini Lho 10 Minuman Starbucks yang Jadi Favorit 2018!

Masyarakat di kota besar di Indonesia rasanya sudah sangat mengenal Starbucks. Meskipun tak semuanya pernah mencicipi minuman di gerai tersebut. Agar lebih pede, ada 10 minuman favorit yang bisa Anda pesan saat mengunjungi Starbucks. Apa sajakah?

Siapa yang Tidak Pernah Mencicipi Lezatnya Minuman Starbucks?

Adakah generasi sekarang yang tidak kenal dengan Starbucks? Rasanya hampir semua kaum millenial dan orang dewasa di zaman ini sudah cukup akrab dengan gerai minuman kopi yang berasal dari Washington DC, Amerika Serikat. Menu minuman di Starbucks yang mencakup kopi dan nonkopi serta makanannya yang bervariasi membuat cafe ini dikenal hingga ke Asia Tenggara, khususnya di Indonesia.

Gerai kopi yang sudah ada sejak 1971 ini memiliki jaringan yang luas. Penetrasi pasarnya di Indonesia pun dilakukan dengan cukup cepat. Membuat Starbucks makin banyak diminati masyarakat di Indonesia. Meskipun harga minuman di Starbucks terbilang mahal bagi sebagian orang, tetap saja cafe ini selalu menjadi tempat favorit untuk sekadar hang out atau melakukan meeting.

4 Alasan Utama Starbucks Begitu Diminati

Punya Pilihan Rasa yang Beragam

Meskipun status Starbucks adalah gerai kopi, kenyataannya banyak pula minuman bukan kopi yang dapat dijadikan pilihan. Baik untuk sekadar berkumpul bareng teman-teman maupun ketika pergi sendirian. Pilihan yang sangat beragam inilah yang menjadi daya tarik tersendiri untuk mencicipinya.

Seperti halnya Unicorn Frappuccino. Ini adalah minuman jenis frappuccino berwarna-warni yang sempat menghebohkan netizen dan sempat menjadi viral di Instagram. Varian rasa unik ini kemudian memicu Starbucks untuk menelurkan inovasi varian rasa lainnya yang siap untuk menggoda lidah sekaligus rasa penasaran para pelanggannya.

Komposisi Minuman Dapat Diatur Sendiri

Anda sudah bosa dengan minuman Espresso yang cenderung jadi mainstream itu? Tenang saja, karena di Starbucks racikan minuman itu bisa diolah menjadi sesuatu yang tidak biasa.

Di Starbucks, kita dapat meminta barista menambahkan air hangat pada kopi Espresso, sehingga menjadi Americano yang berasa lebih ringan. Bisa juga berkreasi dengan perasa vanilla dan susu yang diperoleh dari Brewed Coffee. Jangan lupa memilih size dan mengatur panas-dingin minuman terlebih dahulu sebelum menambahkan "bumbu-bumbu perasa" yang lainnya.

Semua racikan personal itu bisa diminta secara khusus kepada barista tanpa ada tambahan biaya. Ini yang membuat Starbucks masih menjadi gerai kopi favorit di Indonesia.

Sentuhan Personal dengan Penulisan Nama di Tempat Minuman

Bagi Anda yang sering minum di kedai kopi, tentu tidak asing dengan pemandangan pelayan yang mengantar kopi ke meja. Jangan harapkan hal tersebut dialami saat mengunjungi Starbucks. Karena di Starbucks, proses pengiriman minuman amat berbeda. Barista akan mencatat nama pemesan di wadah minuman dan kemudian memanggil nama mereka jika pesanan sudah siap diambil.

Ada hal yang menarik soal nama yang ditulis di wadah minuman Starbucks. Kadang ada saja barista yang salah eja nama. Baik yang disengaja maupun tidak sengaja. Namun kesalahan ini justru dipandang sebagai sesuatu yang menarik. Sehingga pelanggan pun mengunggah kopi dengan nama yang salah eja ke media sosial. Ini menjadi promosi gratis bagi Starbucks. Membuat nama Starbucks makin terkenal.

Tempatnya yang Nyaman dan Bikin Betah

Kalau melihat gerai-gerai Starbucks di Indonesia, Anda akan segera tahu kalau desain tempatnya memberi suasana cozy. Sangat pas untuk pertemuan santai, seperti ngobrol dan hang out bareng teman-teman. Beberapa mahasiswa atau pengunjung juga memanfaatkan wi-fi gratis Starbucks. Sejumlah colokan listrik pun sudah banyak disediakan. Sehingga menambah kenyamanan membuat makin betah.

Terkadang, barista pun mengajak ngobrol pelanggan. Terutama ketika suasana gerai masih belum ramai. Sungguh tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi, bukan?

Tips Cerdik dalam Membeli Minuman Starbucks

Tentukan Ukuran Cup Minuman Saat Memesan

Banyaknya variasi minuman kopi yang diciptakan Starbucks membuat Anda harus cermat saat memesan kopi. Berikut kami beberkan beberapa tips saat memesan minuman di Starbucks.

Langkah pertama adalah menentukan size gelas kopi. Semuanya memiliki kadar shot Espresso (atau kopi super-pahit) yang berbeda-beda. Seperti Venti yang merupakan ukuran terbesar dengan kadar Espresso 2-3 shot per gelas.

Kemudian tentukan ukuran gelas kopi. Memang yang di-display di papan pemesanan hanya ukuran Tall, Grande, dan Venti. Namun sebenarnya masih ada satu ukuran "rahasia", yakni Short. Size ini tidak ditampilkan. Karena itu BP-Guide sarankan untuk menanyakan ketersediaan gelas Short kepada barista. Ukuran ini punya harga paling ekonomis. Cukup dengan Rp 18 ribu, Anda sudah bisa mendapatkan 1 Short-sized brewed coffee.

Beritahu di Awal Jika Anda Ingin Menggunakan Es

Lagi-lagi, jangan mengharapkan Starbucks memiliki pelayanan "ekspres" layaknya kedai kopi lain yang langsung menambahkan es ke dalam minuman yang dipesan. Bila Anda ingin menambahkan es, langsung beri tahu barista sejak awal. Bila tidak, maka barista akan menyajikan minuman yang panas.

Sebagai contoh, akan lebih baik bila Anda mengatakan "Iced Cafe Latte" dibandingkan hanya "Cafe Latte" saja. Jangan lupa jelaskan jumlah es batu atau kadar dingin yang kita inginkan saat memesan.

Pesan Makanan Lebih Dahulu

Sebagai salah satu gerai kopi paling terkenal di dunia, Starbucks memiliki teknik pelayanan yang berbeda dibandingkan dengan gerai kopi lainnya. Meski Anda bermaksud memesan makanan dan minuman, dan menyebutkan minuman terlebih dahulu, maka barista akan langsung menutup pesanan. Mereka berpikir Anda tidak akan memesan makanan.

Karena itu, pastikan Anda memesan makanan terlebih dahulu baru minuman. Sehingga ketika pesanan ditutup, Anda akan mendapat makanan dan minuman yang datang bersamaan.

Daftar Minuman Starbucks yang Populer

Caramel Macchiato

Sumber gambar www.starbuckcoffee.net

Rekomendasi minuman favorit di Starbucks yang pertama adalah Caramel Macchiato. Merupakan campuran sirup vanilla dan susu yang dipanaskan hingga berbuih lalu ditambahi gula karamel. Minuman yang tidak melewati proses pengadukan ini merupakan turunan dari Espresso.

Pertama, Espresso dicampur dengan susu yang sudah dikukus bersama dengan sirup vanilla, kemudian ditandai oleh barista supaya mudah dibedakan dengan Espresso biasa. Caramel Macchiato tersedia dalam bentuk minuman panas atau dingin.

Untuk harga, baik di Starbucks Margo City, Pramuka, atau Atrium Senen mematok harga Rp 52 ribu per gelas.

Java Chip Frappuccino

Sumber gambar autodo.info

Di antara gerai kopi yang memiliki resep Frappuccino, hanya Starbucks yang secara resmi memegang lisensi penuh atas minuman gabungan kopi Espresso dan susu kocok kental ini. Pasalnya, Starbucks telah membeli The Coffee Connection milik George Howell yang sudah terlebih dahulu menciptakan minuman berjuluk "frappe" ini pada 1994.

Adapun variasi frappe favorit pecinta minuman Starbucks adalah Java Chip Frappuccino, yang menciptakan rasa crunchy dari choco chips setiap kali meminumnya. Anda tinggal memilih mau mencoba minuman ini di gerai Starbucks yang ada di kota Anda. Untuk satu gelas Java Chip Frappuccino ini, Starbucks menjualnya di sekitaran harga Rp 40 ribuan, tergantung ukuran yang dipesan.

Hot Chocolate Signature

Sumber gambar content.time.com

Jangan mengaku diri chocoholic kalau belum mencoba rekomendasi minuman Starbucks yang satu ini. Dengan bahan baku yang hampir sepenuhnya terbuat dari cokelat, Hot Chocolate Signature sanggup memuaskan hasrat para pecinta cokelat.

Untuk rasa manis dan mengenyangkan, BP-Guide sarankan untuk menambah whipped cream. Hot Chocolate Signature yang dapat disajikan hangat atau dingin ini dijual Rp 41 ribu untuk ukuran Tall, Rp 45 ribu (Grande), dan Rp 49 ribu (Venti). Anda dapat mencoba minuman ini di semua gerai Starbucks terdekat.

Vanilla Latte

Sumber gambar www.starbucks.co.id

Latte sendiri adalah jenis minuman kopi dengan komposisi susu lebih banyak dibandingkan kopinya. Bagi orang Indonesia pada umumnya, kurang lengkap bila minum kopi tanpa disertai dengan susu. Karena itulah, Vanilla Latte, minuman kopi serba putih dari Starbucks ini cukup laris di Indonesia.

Di gerai-gerai Starbucks di Indonesia harga Vanilla Latte mencapai Rp 47 ribu untuk satu gelas berukuran Tall. Namun, orang-orang tidak pernah menyesal telah meminumnya. Karena rasa campuran Espresso dengan susu creamy dan sirup vanila dari Vanilla Latte ini bikin ketagihan.

Iced Americano

Sumber gambar www.starbucks.com.au

Seperti penjelasan sebelumnya, Americano terbuat dari campuran Espresso dengan air panas. Campuran yang hanya mengandalkan air panas dan kadar lemaknya yang nol, membuat Americano cocok untuk Anda yang tidak terlalu menyukai rasa manis.

Di Starbucks Pramuka, Atrium Senen, atau Margo City, orang-orang biasanya memilih Iced Americano yang dibanderol Rp 31 ribu per gelas ukuran Grande. Ketika Anda merasa kopi tanpa residu ini terlalu pahit, bisa meminta untuk menambahkan gula atau krim sesuai selera.

Bootleg Brulee

Sumber gambar forknplate.com

Seperti namanya, minuman Bootleg Brulee ini berasal dari Creme Brulee. Merupakan campuran dari krim, kuning telur, vanilla, dan gula. Perpaduan yang lezat antara puding Creme Brulee, cokelat putih, dan kopi, membuat BP-Guide memasukkan minuman seharga Rp 49 ribu ini ke dalam daftar rekomendasi minuman Starbucks.

Bagi yang suka rasa custard lembut ala abad pertengahan, saatnya menyerbu minuman Bootleg Brulee di Starbucks yang menjadi favorit Anda untuk nongkrong bersama teman.

Peppermint Mocha

Sumber gambar www.starbucks.com

Tidak usah jauh-jauh pergo ke Eropa atau Amerika Serikat untuk menikmati minuman holiday season nan lezat ini. Karena Starbucks di Indonesia sudah menyediakan Peppermint Mocha yang rasanya juara.

Minuman Starbucks satu ini merupakan campuran mint, susu, cokelat, dan espresso. Campuran yang membuat minuman ini terasa menyegarkan sekaligus melegakan. Tertarik? Siapkan saja uang Rp 52 ribu untuk membelinya.

Hazzelnut Signature Chocolate

Sumber gambar static.tokopedia.net

Satu lagi alternatif minuman Starbucks nonkopi yang dapat Anda coba. Kombinasi bubuk cokelat dan butter cacao yang khas pada minuman Hazelnut Chocolate Signature ini membuatnya menjadi minuman paling bertekstur creamy yang ada di Starbucks di Indonesia.

Tambahan hazelnut membuat minuman ini semakin kaya dengan zat thiamin dan vitamin B. Keduanya berguna untuk meningkatkan kadar nutrisi dalam tubuh. Sekadar informasi, harga satu gelasnya mencapai Rp 49 ribu.

Caramel Frappuccino

Sumber gambar www.starbucks.com

Caramel Frappuccino masuk dalam daftar rekomendasi BP-Guide soal minuman di Starbucks. Mayoritas masyarakat Indonesia doyan minum kopi yang berasa manis. Karena itulah Starbucks menciptakan Caramel Frappuccinoyang merupakan kombinasi sirup karamel, susu, es, dan whipped cream yang begitu menyatu.

Sekadar informasi, karamel yang digunakan telah melalui proses pemanasan atau karamelisasi gula hingga 170 derajat celsius. Sehingga gula karamel yang lengket menjadi daya tarik tersendiri dari minuman ini. Siapkan saja uang sebesar Rp 44 ribu untuk satu gelas Caramel Frappuccino ukuran Tall.

Green Tea Latte

Sumber gambar www.youtube.com

Teh hijau kaya antioksidan dan polifenol yang berguna untuk membantu penurunan berat badan. Sehingga segala sesuatu yang identik dengan teh hijau atau green tea menjadi booming selama beberapa tahun belakangan ini.

Tak heran jika Starbucks pun sudah menyediakan jenis minuman menyehatkan ini. Di Starbucks Margonda City, Atrium Senen, atau Pramuka, Anda akan melihat Green Tea Latte lebih banyak dipesan oleh kaum hawa. Rasa manis gula dan susu yang berpadu dengan green tea berpotensi melangsingkan. Setiap orang yang mencicipinya akan semakin bersemangat menekuni program diet. Satu gelas ukuran Tall dari Green Tea Latte ini dihargai Rp 45 ribu.

From our editorial team

Bawa "Teman" saat Mengunjungi Starbucks

Minum kopi di Starbucks bisa dilakukan bareng teman ataupun hanya sendirian. Kalau memang sendirian, Anda tetap akan butuh "teman". Bisa berupa buku, laptop, atau sekadar tablet. Sehingga waktu "me time" di Starbucks akan terasa lebih menyenangkan.