Keliling Eropa, Tujuan Wisata Populer Dunia

Sumber gambar holidaystoeurope.com.au

Eropa, salah satu benua dengan panorama indah yang memiliki segudang tempat bersejarah serta objek wisata menarik ini agaknya menjadi tempat impian para wisatawan untuk dikunjungi. Beberapa negara yang terbilang paling sering dikunjungi adalah Perancis, Belanda, Swiss, Jerman, Inggris dan Italia.

Sejak ratusan tahun lalu, Benua Eropa dikenal sebagai tempat kelahiran dan perkembangan seni dan budaya, khususnya di bagian Eropa Barat. Selain itu, iklim subtropics pun seolah mendukung keindahan alam dengan menghadirkan empat musim dengan pesonanya masing-masing. Jangan lupakan Eropa Utara dengan iklim kutub yang meski dingin luar biasa namun menyajikan aurora yang sulit Anda abaikan.

Jelajah Berbagai Obyek Wisata dengan Tour Eropa

Sumber gambar sgcgo.com

Seperti dikatakan sebelumnya, benua ini memiliki suguhan obyek wisata yang bisa Anda pilih sesuka hati mulai dari wisata pendidikan di museum yang terdapat di berbagai kota, wisata alam dengan pegunungan bersalju yang menawan, wisata agama di Kathedral Kuno, tempat wisata pantai di Laut Tengah atau Anda bisa cukup puas dengan berjalan-jalan di taman-taman kota yang cantik.

Beberapa negara di kawasan Eropa Barat yang sering dikunjungi sebagai destinasi wisata adalah Italia, Swiss, Inggris, Irlandia, Perancis, Belgia, Belanda, Luxemburg, dan Jerman. Nah, jika Anda berencana untuk melakukan tur Eropa namun masih belum mempunyai destinasi yang jelas, simak referensi berikut.

Tips Berlibur dan Tour Eropa Agar Liburan Anda Makin Menyenangkan

Melancong ke luar negeri memiliki detail dan persiapan yang lebih rumit daripada sekadar ke luar kota di dalam negeri. Banyak yang harus Anda persiapkan terutama paspor, mengurus visa, menyesuaikan pakaian yang dibawa dengan musim yang sedang berlangsung di negara tujuan serta mungkin pula menyiapkan kamus analog atau kamus elektronik. Selain itu, ada beberapa hal lain yang harus Anda cermati sebelum berwisata keluar negeri.

Lakukan Riset yang Benar

Sumber gambar petersofkensington.com.au

Merencanakan perjalanan dengan benar dapat meminimalkan risiko kejadian yang tak diinginkan. Anda bisa melakukan riset ke daerah tujuan agar perjalanan Anda lebih terarah dan menyenangkan. Sebuah buku panduan wisata yang bagus tidak ada salahnya dibeli seperti “Lonely Planet Europe on A Shoestring” ini.

Anda pun bisa bertukar informasi dengan orang-orang yang sudah pernah melakukan perjalanan sebelumnya ke negara tujuan melalui milis atau forum bahkan mungkin bertanya ke salah satu kenalan Anda. Buatlah jadwal secara terperinci supaya Anda bisa melakukan reservasi penginapan dan menyewa kendaraan. Anda bisa memilih tinggal di pinggiran kota atau pedesaan untuk berhemat dan walau tidak mewah, pengalaman ini justru akan jadi berkesan karena Anda akan terasa lebih dekat dengan warga lokal beserta aktivitasnya. Jangan lupa untuk membuat anggaran belanja dengan membuat konversi uang Rupiah ke mata uang yang dipakai di negara tujuan.

Datang di Musim yang Tepat

Sumber gambar dailymail.co.uk

Sediakanlah waktu kurang lebih dua minggu untuk berlibur. Anda tidak akan memaksimalkan waktu wisata jika terburu-buru apalagi jika jarak tempuh dari Tanah Air ke negara destinasi sendiri sudah menghabiskan banyak waktu. Bisa-bisa, Anda hanya merasakan kasur hotel diselingi jalan-jalan singkat saja. Rugi, bukan?

Selain itu, Anda tidak disarankan untuk melancong saat peak season yakni sekitar bulan Juni-Agustus karena pada waktu tersebut, warga lokal sedang berlibur. Anda juga sebaiknya tidak pergi berwisata pada minggu-minggu mendekati Natal dan Tahun Baru karena antrean akan memanjang, harga melambung naik serta sulit mendapatkan penginapan juga transportasi. Orang Eropa terutama Perancis dan Italia, sangat menghargai kualitas hidup dan bisa jadi mereka akan dengan cuek menutup hostel atau penginapan pada saat hari perayaan.

Berburu Tiket Pesawat Murah

Sumber gambar flyopedia.com

Pengeluaran terbesar Anda kemungkinan ada pada tiket pesawat dari Tanah Air dan untuk menyiasatinya, cobalah untuk berburu tiket jauh-jauh hari sebelumnya. Bila Anda memiliki Frequent Flyer, manfaatkan point reward dengan mendapatkan tiket gratis sedekat mungkin dengan kota tujuan.

Usahakan untuk mengambil tiket open jaw alias pergi dan pulang dari negara berbeda. Contoh, pergi ke Frankfurt, pulang dari Roma. Bila sudah di Roma, Anda tidak perlu lagi buang waktu dan dana untuk kembali ke Frankfurt. Anda pun sebaiknya mencoba penerbangan antar kota/negara yang sudah marak dengan low cost airlines seperti Ryan Air atau Easy Jet. Ini akan menghemat waktu dan biaya dibanding jika Anda menumpang kereta api.

Makan di Kaki Lima

Sumber gambar handluggageonly.co.uk

Sebenarnya untuk urusan makan, Anda tidak harus bersantap di restoran ketika melancong di negara-negara Eropa. Selain karena tarifnya mahal, kita pun harus membayar service charge beserta tip. Jika dana liburan Anda memadai atau hanya sesekali, tidak masalah tetapi sebaiknya Anda juga merasakan serunya acara cicip-cicip jajanan di kaki lima. Biasanya, banyak kuliner asli bertebaran di jalan dengan porsi yang cukup mengenyangkan.

Jika perlu, Anda pun bisa membawa makanan kering dari Indonesia seperti mi instant, abon, sambal atau kopi instant. Bagi Anda pelancong Muslim, tambahkan daftar tempat-tempat yang menjual makanan halal seperti mini market makanan impor atau sejenisnya karena biasanya makanan dan bahan masakan halal lebih mudah dijumpai.

Bawa Botol Minum

Sumber gambar foxnews.com

Tahukah Anda bahwa sebotol air mineral di Eropa harganya mencapai dua Euro alias Rp 27.000? Untuk menyiasatinya, Anda cukup membawa botol air minum sendiri dan mengambil air dari water fountain, kran yang ada di taman atau bahkan di toilet umum. Tidak perlu khawatir karena air ledeng di Eropa ini bisa langsung dikonsumsi.

10 Destinasi Wisata Tur Eropa yang Jadi Daya Pikat Turis Sedunia

Saat berencana untuk pergi wisata, agaknya terasa tidak lengkap jika Anda tidak mengunjungi negara-negara yang jadi ikon di benua tersebut. Meski mungkin terbilang mainstream, tetapi daya pikat tempat yang luar biasa ini akan sulit untuk ditolak. Nah, destinasi wisata apa saja yang populer di Eropa?

Menara Pisa

Sumber gambar liputan6.com

Destinasi satu ini sudah tak asing lagi untuk Anda bukan? Bangunan dengan arsitektur unik yang tak kalah terkenal dengan Colosseum Roma adalah Menara Piring di Pisa atau juga dikenal dengan Menara Pisa. Menara ini termasuk ke dalam obyek wisata Tujuh Keajaiban Dunia karena memiliki kemiringan yang ekstrem. Tanpa ambruk, kemiringan menara ini rupanya semakin bertambah setiap tahun.

Ketinggiannya mencapai sekitar 55,86 meter dari permukaan tanah dan pembangunan menara ini dilakukan melalui tiga tahap dalam jangka waktu 200 tahun. Pembangunan lantai pertama Menara Pisa dari campanile yang berbatu marmer putih dan dimulai pada tanggal 9 Agustus 1173 pada era kesejahteraan serta kejayaan militer. Lantai ini dikelilingi oleh pilar dengan huruf klasik yang mengarah miring terhadap lingkungan kerai. Mulanya, Menara Pisa ini seharusnya berdiri tegak setinggi 55 meter namun karena dibangun di atas tanah yang tidak stabil, bangunan ini akhirnya miring dari garis lurus sepanjang lima meter.

Selain keajaiban bangunan yang menarik, terdapat kontroversi mengenai identitas dari arsitek Menara Miring Pisa. Selama beberapa tahun lamanya, perancang menara ini disematkan pada seorang seniman lokal terkemuka abad ke-12 di Pisa yang populer oleh cetakan perunggunya, Bonanno Pisano. Seniman ini meninggalkan Pisa pada 1185 menuju Monreale, Sisilia hanya untuk kembali ke kampung halaman dan beristirahat selamanya di sana. Sarkofagusnya ditemukan di dasar menara pada tahun 1820 dan hingga saat ini, menara tersebut menjadi salah satu favorit para turis mancanegara.

Jika Anda ingin berkunjung ke Menara Pisa, Anda bisa menggunakan kereta dari Roma Termini ke Pisa dengan nyaman. Perjalanan memakan waktu sekitar tiga jam dengan pemandangan yang mengesankan. Selanjutnya, Anda bisa meneruskan perjalanan dari Pisa Centrale dengan naik bus LAM Rossa dengan harga karcis sekitar 1,1 Euro di kios yang tersedia.

Menara Eifel

Sumber gambar travelandleisure.com

Ada yang ingat dengan film drama remaja Eiffel I’m in Love? Film ini mengambil latar di salah satu objek wisata ikonik di Paris, Perancis. Tempat yang sering dikaitkan dengan kejadian dan pemandangan romantis ini pernah menjadi bagian dari Wisata Tujuh Keajaiban Dunia. Menara Eiffel terletak di pinggir Sungai Seine dan merupakan menara rancangan dari Gustave Eiffel.

Memiliki tinggi 324 meter, menara ini juga menyediakan wahana baru yang menantang adrenalin yaitu flying fox setinggi 115 meter! Permainan ekstrem ini disediakan khusus untuk orang-orang yang ingin menonton turnamen tenis Roland-Gaross dan French Open di Paris, Perancis. Bagi Anda yang suka ketegangan, jangan melewatkan flying fox berkecepatan bola tenis yang mencapai 90 kilometer per jam ini. Setelah mendarat di Champs de Mars, Anda bisa menikmati kejuaraan tenis di layar besar sepanjang kompetisi berlangsung.

Jika Anda melancong ke Menara Eiffel, sebaiknya menyempatkan diri pula untuk mampir ke beberapa tempat wisata terdekat seperti Bukit Montmarte, Gereja Notre Dame yang legendaris atau sekadar berjalan-jalan di sepanjang Rue de la Huchette di seberang Katedral Notre Dame melintasi Sungai Seine dan Anda bisa menikmati kuliner yang ditawarkan di sepanjang jalan kecil tersebut.

Venice

Sumber gambar dailymail.co.uk

Salah satu tempat romantis lainnya bagi Anda yang berencana berlibur bersama pasangan, Venezia di Italia. Destinasi ini dikenal pula dengan nama Venice dan merupakan obyek wisata yang unik karena jalan kota tersebut berupa kanal-kanal (saluran air). Untuk bisa menjelajahi lokasi ini, Anda harus menyewa perahu tradisional, gondola, dengan tarif sekitar 25 Euro per orang.

Obyek wisata di Venezia mendapat sebutan sebagai Kota di Atas Air dan daya tarik lain dari tempat lain di Venice adalah Bridge of Sigh atau Jembatan Keluhan. Konon, jembatan tersebut dahulu dilewati oleh orang-orang yang membuang keluh kesahnya dari atas jembatan. Tempat-tempat lain yang tak kalah memukau adalah St. Mark Square, Kathedral St. Mark dan Doge’s Place. Anda juga bisa menemukan keseruan dengan berkunjung ke tempat wisata pendidikan berupa pabrik pembuatan gelas kristal khas Venezia yang menawan. Bila Anda belum puas, bisa mengunjungi beberapa tempat lain di sekitar Venezia.

Sumber gambar touritalynow.com
  • Piazza San Marco
    Salah satu ruang publik terbesar di dunia yang terkenal sebagai tempat pelarian favorit bagi para backpacker. Gedung ini memiliki arsitektur klasik khas Italia dan dipercantik dengan hadirnya puluhan hingga ratusan burung dara yang beterbangan. Untuk mengantisipasi kejadian tak menyenangkan dari banyaknya burung yang beterbangan, sebaiknya Anda mempersiapkan diri dengan menyediakan tisu basah ya.
  • Basilica di San Marco
    Jika Anda senang dan mengagumi bangunan klasik yang indah, satu lagi bangunan yang sayang bila dilewatkan adalah Basilica di San Marco. Gereja klasik ini berwarna putih dengan aksen keemasan yang memukau. Terdapat lima kubah yang merupakan pengaruh dari gaya arsitektur Byzantine di masa lampau. Keindahan dengan mosaik emas ini akan terlihat menakjubkan pada sekitar pukul 11.30-12.30 siang karena keindahan interiornya akan terlihat menyala-nyala pada waktu tersebut.

Air Mancur Trevi

Sumber gambar italiantribune.com

Roma, Italia memang seperti tak kehabisan tempat-tempat romantis yang bisa dikunjungi dan salah satunya adalah Air Mancur Trevi atau Trevi Fountain. Tempat yang juga bernama Fontana Trevi dalam bahasa Italia ini merupakan kolam air mancur yang bergaya Baroque Style dan terbesar di Roma. Pesona obyek wisata ini pun sudah mendunia hingga membuat Air Mancur Trevi sering digunakan sebagai latar dalam film dan salah satunya film The Lizzie McGuirre. Jika Anda berkunjung kemari, jangan heran dengan banyaknya koin yang ada di dasar kolam. Banyak turis atau mereka yang percaya dengan mitos keberuntungan melemparkan koin sambil menyebut keinginan mereka.

Air mancur ini diperindah dengan patung Neptunus atau Poseidon sedang menaiki kereta tempur berbentuk kerang yang ditarik oleh dua monster laut berbentuk kuda. Pada satu sisi, terlihat kuda yang terlihat tenang dan patuh sedang di kuda di sisi lain sebaliknya, menampilkan kesan gelisah dan memberontak. Kiasan pada patung ini seolah menyiratkan sifat laut yang terkadang tenang namun dalam waktu yang lain bisa juga ganas dan berbahaya.

Patung lain yang ikut menghiasi air mancur hasil desain dari Gian Lorenza Benini dan Peitro da Cortona ini adalah relief Abudance. Terlihat sedang menuang air dari dalam kendi sementara pada sisi kanan terdapat Salubrity, memegang air yang sedang diminum oleh seekor ular. Relief-relief tersebut menggambarkan kisah pembangunan saluran air Aqua Virgo dengan salah satu patung mendeskripsikan salah seorang pembangunnya, Agrippa. Bila Anda berkunjung ke Roma, sempatkan untuk mampir sejenak menikmati keindahan Air Mancur Trevi ini.

Istana Buckingham

Sumber gambar eonline.com

Meski merupakan kediaman resmi Ratu Inggris, Istana Buckingham ini dibuka untuk publik saat Agustus dan September jadi bila Anda ingin berjalan-jalan di sekitar istana ini, sebaiknya berkunjung pada bulan tersebut. Anda bisa berkunjung pada pagi hari sebelum melanjutkan wisata ke Menara London yang juga merupakan tuan rumah bagi sebagian besar sejarah mengerikan di London termasuk pembunuhan, penyiksaan serta pemenggalan.

Mengesampingkan kisah seram nan tragis di baliknya, Menara London ini menyajikan hal bagian menarik yakni mahkota berlian peninggalan raja pada Abad Pertengahan serta Menara Putih yang dibangun oleh William The Conquer. Jika cuaca sedang cerah, jangan melewatkan acara jalan-jalan santai di Taman Hyde, salah satu taman kerajaan yang ada di London. Wisatawan dapat melihat tugu air mancur di dekat Danau Serpentine yang dibangun guna mengenang Putri Diana, salah satu putri yang paling diingat dalam sejarah Kerajaan Inggirs. Setelahnya, Anda bisa mengunjungi Taman Kensington dan melihat patung Pangeran Albert, suami Ratu Victoria yang terbuat dari emas.

Bila Anda ingin bersantap dalam suasana berbeda, cobalah untuk mendatangi The Orangery di Istana Kensington. Anda bisa makan siang dalam bangunan yang berdiri pada abad ke-18 ini dalam nuansa yang kental ala makan siang kerajaan. Kalau cuaca mendukung, Anda pun bisa duduk di teras dan melihat pemandangan istana serta taman yang indah. Nikmati menu makanan buatan rumah yang lezat juga seperangkat jamuan teh sore hari ala Inggris di tempat ini.

Anda pun bisa mengejutkan pasangan dengan makan malam romantis di Fortnum & Mason. Toko serba ada yang berdiri sejak 1707 ini adalah salah satu tempat bergengsi yang juga jadi tempat belanja para ratu dan memiliki lima restoran, salah satunya The Fountain Restaurant. Terletak di lantai dasar dan hadir dalam suasana ala Perancis uang mewah dengan menu andalan berupa Fortnum’s Welsh Rarebit. Kecuali akhir pekan, acara santap Anda akan ditemani oleh pemain gitar yang menyemarakkan malam.

Sunnegga – Zermatt

Sumber gambar panoramio.com

Mungkin destinasi wisata satu ini belum terlalu akrab di telinga Anda ya tetapi tidak ada salahnya berkunjung ke daerah tersebut karena Zermatt merupakan salah satu obyek wisata yang akan memanjakan wisatawan pecinta alam. Pegunungan Zermatt menjadi salah satu destinasi yang menawarkan pemandangan area pegunungan di kota, berada di daerah Valais dan berikut beberapa objek wisata lain yang bisa Anda kunjungi.

  • Gornergat
    Kawasan wisata ini menawarkan pemandangan alam di dataran tinggi Zermatt dan Anda bisa melihat pegunungan bersalju jika berkunjung pada musim dingin. Para pengunjung juga bisa berolahraga ski hingga snowshoeing yang mengesankan. Pada musim panas, Anda bisa melihat pemandangan indah saat melalui jalur hiking di Gornergat. Untuk mencapai tempat ini, Anda bisa menaiki kereta ke arah Gornergat Railway Station.
  • Matterhorn Glacier Paradise
    Puaskan mata Anda dengan pemandangan serta panorama indah dari Matterhorn Glacier Paradise. Daerah ini menarik para wisatawan dengan pemandangan glasier di pegunungan dan untuk berkunjung ke destinasi ini, Anda harus naik kereta gantung LB ke Klein Matterhorn. Cukup mudah bukan?
  • Rothorn Zermatt
    Anda bisa mencoba paragliding saat musim semi atau musim gugur di lokasi ini atau sekadar bersantai sembari menikmati panorama daerah pegunungan Matterhorn dan Weisshorn yang cukup indah. Jika kuat, Anda pun bisa melakukan hiking pada jalur yang tersedia. Anda bisa mengunjungi lokasi ini dengan naik gondola jalur KB langsung menuju Rothorn VS.
  • Matterhorn Trail Zermatt
    Salah satu aktivitas dan kegiatan yang cukup sering dilakukan di Zermatt ketika musim dingin tiba adalah bermain ski. Anda bisa mengajak putra dan putri Anda untuk bermain ski di sekitar kota Zermatt. Biasanya Matterhorn dan juga Snowpark menjadi tempat favorit para wisatawan untuk melakukan kegiatan ski.

Colosseum Roma

Sumber gambar lonelyplanet.com

Membayangkan wisata bersejarah di salah satu negara di benua Eropa mungkin membuat nama kota Roma muncul dalam benak Anda. Ya, negara yang terkenal dengan sepak bola lewat Juventus ini menghadirkan banyak destinasi yang jadi magnet bagi para wisatawan. Roma menyediakan segala lokasi wisata yang pas untuk backpacker mau pun mereka yang memiliki dana berlebih untuk liburan.

Salah satu ikon yang terkenal dari Roma selain klub sepakbola AS Roma adalah Colosseum yang juga memiliki nama lain Flavian Amphitheatre ini. Colosseum terkenal dengan tempat pertunjukan gladiator dan terdapat dua jenis gladiator yang pernah bertarung di Colosseum yakni gladiator lapis baja, Gallus, dan gladiator bersenjata ringan yang mengenakan sedikit pakaian serta bertipe mudah untuk bergerak. Selain para pria gagah, ada pula gladiator wanita yang disebut dengan “Amazones” atau “Gladiatrices”.

Selain Colosseum, tidak lengkap rasanya jika Anda tak bertandang tempat-tempat wisata lain yang tak kalah menariknya.

  • Arch of Constantine
    Destinasi ini merupakan monument yang terletak di sebelah barat Colosseum sekaligus tempat kejayaan bagi bangsa Constantine. Raja Constantine pertama berhasil mengalahkan musuh bernama Maxentius dalam sebuah pertarungan Milvian Bridge pada tahun 312 M.
  • Palatine Hill
    Daerah ini adalah desa untuk para keluarga keturunan Romawi dan terletak tidak jauh dari Colosseum. Di lokasi inilah, Anda bisa membeli tiket menuju Colosseum.

Museum Louvre

Sumber gambar tedytravel.com

Salah satu destinasi yang menjadi top list wisata untuk dikunjungi. Museum dengan desain cantik yang memuat karya legendaris Monalisa dari Leonardo Da Vinci ini buka setiap hari (kecuali hari Selasa) mulai dari jam sembilan pagi hingga jam enam sore. Anda bisa menghabiskan waktu lebih lama pada hari Rabu karena museum ini buka hingga pukul 21:45 waktu setempat. Jika Anda ingin berkunjung, ada baiknya membawa kamera untuk mengabadikan momen berkesan, air minum dan memakai sepatu ternyaman untuk berjalan santai seharian. Boleh juga menyelipkan beberapa camilan favorit untuk mengganjal perut di kala lapar.

Akses ke Museum Louvre biasanya melewati piramid raksasa di tengah halaman tetapi berhati-hati dan persiapkan diri Anda karena antreannya bisa sangat ramai terutama pada high season. Anda bisa masuk melalui stasiun metro Palais Royal-Musée du Louvre (line 1 atau 7) dan lewat Porte de Lions. Tiket dapat dibeli di Entrance via mesin penjual tiket atau Anda juga bisa membeli di toko souvenir yang ada di stasiun metro. Harga tiket berkisar antara 12-16 Euro.

Koleksi Museum Louvre sendiri digadang-gadang sangat luar biasa banyaknya. Konon, bila Anda ingin melihat tiap koleksi selama 30 detik saja, Anda butuh waktu sebulan untuk memandang semua yang ada di dalam museum ini. Louvre dibagi menjadi delapan departemen yakni Mesir Kuno, Yunani-Etruskan-Romawi, Timur Dekat (Syria, Irak dan seterusnya), Kesenian Islam, Patung, Lukisan, Karya Dekoratif, serta Gambar.

Bagi Anda penyuka seni, sayang rasanya bila melewatkan Museum Louvre ini ya?

Basilika Santo Petrus

Sumber gambar vice.com

Vatikan mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Negara yang disebut sebagai negara merdeka terkecil di dunia ini dipimpin oleh seorang Paus yang dikawal oleh tentara Swiss yang biasa disebut dengan Swiss Guard atau Garda Swiss sejak tahun 1506. Nah, jika Anda berkunjung ke Vatikan, Anda bisa berkunjung ke Basilica Santo Petrus yang merupakan bangunan gereja terbesar di dunia dengan panjang 118 meter dan lebar 64 meter. Interiornya memukau dengan dinding penuh pahatan serta lukisan indah.

Terdapat pula puluhan patung orang-orang suci yang dibuat dari batu marmer. Bagian bawah tanah Basilica Santo Petrus terdiri dari lorong-lorong panjang dengan lukisan klasik yang terpasang di sepanjang dinding. Anda bisa mendapati beberapa kapel berikut dengan makam para orang suci dan Paus termasuk makam dari Paus Yohanes Paulus II. Bahkan, ada salah satu yang dipercaya sebagai makam asli dari Santo Petrus, murid Yesus.

Anda bisa naik ke puncak kubah gereja dengan mendaki anak tangga satu per satu. Sebaiknya dalam kondisi prima karena ternyata perjalanan pendakian ini lumayan melelahkan dengan bentuk tangga yang melingkar serta lantai yang miring karena mengikuti bentuk bulat dari kubah. Lebar jalan pun tidak luas, hanya cukup untuk satu orang dan jalan ini menjadi sempit serta penuh karena antrean banyak orang. Bagi Anda yang mudah panik dengan banyaknya orang atau takut ketinggian, sebaiknya tidak perlu memaksakan diri untuk naik ya.

Notre Dame de Paris

Sumber gambar en.parisinfo.com

Tempat ini memiliki arti “Bunda Kita di Paris” atau gereja di Paris yang dipersembahkan kepada Bunda Maria. Katedral dengan arsitektur gothic ini berada di sebelah timur Île de la Cité di Paris, Perancis. Sempat mengalami kerusakan yang cukup parah selama Revolusi Perancis pada tahun 1786 dan kemudian dipulihkan hingga terus menarik perhatian dari wisatawan di seluruh dunia. Katedral yang terkenal pula dengan nama”Our Lady” dalam bahasa Perancis ini sering digunakan atas nama bangunan gereja Katolik di negara-negara Francophone , juga katedral sebenarnya dari keuskupan agung Katolik di Paris.

Notre Dame memiliki tiga pintu di bagian depan dan biasanya pengunjung masuk melalui pintu paling kanan yaitu Saint Anne Portal dan keluar lewat pintu paling kiri, Portal of The Virgin. Anda akan dimanjakan dengan pahatan berbagai patung yang memenuhi bagian atas dan samping. Beberapa ornament yang terkemuka di gereja ini antara lain jendela kaca yang disebut Rose Window. Jendela ini didominasi oleh warna ungu yang berbentuk bunga mawar besar dan di dalam kelopaknya tergambar kisah-kisah dari Kitab Injil. Selain itu, beberapa ikon Notre Dame yang terkenal adalah Emmanuel Bell, patung gargoyles dan chimera. Untuk bisa melihat ketiganya, Anda harus naik ke menara yang memiliki 387 anak tangga tanpa elevator. Pintu masuk ke menara ini terletak di bagian kiri luar bangunan yang menghadap ke jalan Rue du Cloitre Notre Dame.

Bagaimana? Sejarahnya yang menarik dengan arsitektur bangunan yang megah juga indah pasti membuat Anda semakin tertarik berkunjung ke sana bukan?

Riviera di Levante

Sumber gambar italia.it

Destinasi ini cocok bagi Anda yang sangat suka dengan pantai. terlebih bagi Anda yang menyukai nuansa tenang nan romantis untuk dihabiskan bersama orang tersayang. Terletak di Riviere de Ponente dan Levante, pantai Liguria memiliki pantai berpasir, pantai berkerikil dan teluk-teluk kecil berbatu yang memenuhi semua selera pengunjung di tepi pantai. Anda bisa berkunjung ke beberapa tempat lain di sekitar pantai ini.

Sumber gambar panoramio.com
  • Finale Ligure
    Finale Beach adalah salah satu dari banyak pantai Blue Flag dengan hamparan pasir yang sangat panjang dan bersih. Jika Anda ingin memaksimalkan keseruan di pantai ini bersama wisatawan dan warga lokal lain, sebaiknya berkunjung pada sekitar bulan Juli-Agustus karena pada bulan-bulan tersebut, pantai ini sangat ramai.
  • Varigotti dan Bay of The Saracen
    Anda pernah membayangkan pantai dengan bentuk bulan sabit? Terdengar sangat indah bukan? Ya, sekitar enam kilometer dari Finale Ligure terdapat kota Varigotti dengan salah satu keajaibannya, pantai terindah di Liguria, Teluk Orang Saracen. Varigotti juga merupakan desa nelayan kecil yang menarik karena ciri khasnya di seluruh Liguria.
  • Pantai Balz Rossi dan Alassio
    Pantai Balz Rossi adalah batu pasir kerikil yang terlindung oleh tebing-tebing merah dan juga asal dari nama tempat cantik ini. Terletak di sebelah barat Liguria yang ekstrem, destinasi ini kaya akan goa-goa bersejarahnya. Selain itu, terdapat pula Pantai Alassio yang lebih tenang dengan pasir pantai putih, sangat cocok bagi Anda yang membawa anak-anak.
From our editorial team

Membawa Pakaian Sesuai Musim di Destinasi Wisata

Salah satu faktor penting yang harus Anda perhatikan saat melancong ke luar negeri adalah membawa pakaian yang sesuai dengan musim di tempat tujuan. Jika Anda berlibur saat musim gugur atau musim dingin sedang berlangsung, tentunya Anda dianjurkan membawa jaket atau mantel yang tebal agar tak kedinginan atau sakit karena perbedaan suhu yang ekstrem dengan iklim tropis. Jangan lupa untuk mencari informasi money changer terdekat agar Anda tidak kebingungan untuk menukar uang. Selamat berwisata!