Mencoba Pengalaman dan Tantangan Baru dengan Berkunjung ke Hutan Mangrove Beserta 10 Rekomendasi Hutan Mangrove Terbaik Indonesia

Hutan Mangrove di Indonesia adalah yang terbesar di dunia. Hutan Mangrove menawarkan suasana yang eksotis, keren, nuansa laut yang menyegarkan serta petualangan yang mendebarkan. Yuk, coba pengalaman baru.

Nikmati pengalaman baru dengan wisata hutan mangrove

Salah satu destinasi wisata yang memberikan petualangan yang baru adalah hutan mangrove. Indonesia banyak menyajikan hutan mangrove yang dijadikan lokasi wisata. Apalagi, bila hutannya bersih dan terawat, tentu akan memberikan sensasi tersendiri untuk berwisata di akhir pekan.

Hampir beberapa daerah di Indonesia memiliki lokasi hutan mangrove. Hanya saja, bila ditata dengan tepat baru bisa menjadi lokasi wisata dan konservasi alam. Hutan manggrove awalnya muncul sebagai langkah penyelamatan pantai, yang terus tergerus abrasi. Lalu, karena tata hutan yang menarik, akhirnya juga memancing wisatawan untuk hadir dan berkunjung ke lokasi tersebut.

Indonesia memiliki kawasan hutan mangrove yang sangat luas

Bicara masalah hutan mangrove, sebagai negara yang memiliki garis pantai yang panjang, maka hutan mangrove di Indonesia adalah salah satu yang terluas di dunia. Bayangkan saja, Indonesia diprediksi memiliki 4,5 juta hektar wilayah hutan mangrove. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dari total luas hutan mangrove di Brazil yang tertinggi ke dua di dunia, yang hanya 1,3 juta hektar.

Pesisir pantai di Indonesia, hampir 95.000 km diantaranya ditumbuhi mangrove. Dengan kata lain, 23% dari seluruh ekosistem mangrove di dunia ini, berada di Indonesia. Dari laporan Ditjen Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial, wilayah yang memiliki kawasan hutan manggrove paling luas di Indonesia adalah Sumatera Selatan. Sedangkan pulau yang paling banyak memiliki hutan mangrove adalah Papua, Kalimantan dan Sumatera.

Sayangnya, ada banyak wilayah hutan mangrove yang perlu mendapat perhatian khusus. Sebab, sekitar 40 persen dari seluruh hutan mangrove di Indonesia, kondisinya sekarang sangat memprihatinkan.

Mengenal hutan mangrove dan fungsinya bagi alam

Hal yang perlu Anda ketahui tentang hutan Mangrove adalah, mangrove merupakan tumbuhan yang khas tumbuh di pesisir pantai. Ekosistem manggrove menjaga pasang surut pantai dan juga menjaga kelestarian alam. Indonesia, sebagai pemilik hutan mangrove terbesar menjadi penyumbang karbon terbesar di dunia.

Mangrove adalah kelompok pepohonan, yang tumbuh di tempat yang berkadar garam atau keasinan yang tinggi. Seperti yang pernah Anda lihat, ciri khasnya adalah akar mangrove muncul ke luar. Hutan satu ini berfungsi untuk mencegah abrasi di pantai. Sebagai negara dengan garis pantai yang panjang, hutan mangrove dibutuhkan untuk mencegah abrasi yang terus-terusan menggerus pantai tanpa mangrove.

Tips wisata hutan mangrove yang patut kamu perhatikan

Traveler Indonesia musti memasukkan wisata hutan mangrove ke dalam list perjalanannya. Apalagi bagi mangrove mania pemula, tentu lokasi ini lebih menantang daripada pantai, atau yang sudah bosan ke gunung.

Sebelum berwisata ke hutan mangrove, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan. Apa saja? Simak ulasan BP-Guide di bawah ini :

Bawalah obat-obatan yang diperlukan

Pertama, jangan lupa untuk menyiapkan obat-obatan. Terutama, obat anti serangga oles. Karena, hutan mangrove biasanya menjadi ekosistem alami bagi sejumlah serangga dan tempat yang baik untuk mereka berkembang biak. Jadi, sangat diperlukan antisipasi untuk menghindari hal terburuk karena serangga yang mungkin akan menyerang Anda di hutan mangrove.

Bila Anda menginap atau bermalam di sekitaran hutan mangrove, maka siapkan kelambu. Salah satu serangga yang tumbuh dengan baik di hutan mangrove adalah nyamuk. Jadi, jangan sampai Anda malah jatuh sakit sepulang dari hutan mangrove. Obat nyamuk, obat sakit kepala, demam, sakit perut, masuk angin, juga plester dan alkohol tentu menjadi barang wajib yang ada dalam perlengkapan Anda. Jangan lupa pula bawa vitamin dan madu, yah.

Jangan melupakan peralatan dokumentasi

Abadikan perjalanan Anda ke hutan mangrove dengan membawa kamera atau peralatan mengambil foto lainnya. Kawasan hutan mangrove menawarkan pemandangan indah yang tentunya sulit dilupakan.

Adventure ke kawasan mangrove juga merupakan sebuah pengalaman yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Jadi, jangan sia-siakan begitu saja, abadikan dengan kamera, atau smartphone berkualitas tinggi. Di hutan mangrove ada banyak spot foto yang tersedia, terutama untuk hutan mangrove yang sudah ditata untuk menjadi tempat wisata.

Prioritaskan kawasan mangrove terdekat

Karena Indonesia merupakan tempat dengan kawasan hutan manggrove terbesar, tentunya Anda tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri hanya untuk mengunjungi hutan mangrove. Agar lebih aman dan bisa memudahkan perjalanan, Anda bisa cari hutan mangrove yang terdekat dengan lokasi Anda tinggal.

Tidak perlu berpergian jauh, karena di setiap daerah yang memiliki garis pantai, tentunya kemungkinan besar memiliki wilayah hutan mangrove. Apalagi, bila Anda berada di pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera dan Papua. Tentunya, destinasi wisata hutan mangrove akan banyak Anda temukan lokasinya.

Jangan bertualang sendiri, ajak teman-temanmu

Berwisata ke hutan mangrove sepertinya bukan ditujukan untuk petualangan seorang diri. Di beberapa lokasi wisata hutan mangrove, juga ada sewa perahu dengan kapasitas hingga 8 orang, dengan biaya sewa sekitar Rp 400.000. Untuk perahu dayung, dengan kapasitas 4 orang, biaya sewanya adalah Rp 100.000. Nah, bayangkan kalau Anda pergi seorang diri, tentu biayanya jadi terasa begitu besar bukan.

Selain itu, ongkos ke wisata mangrove juga cukup besar. Menuju lokasi mangrove, biasanya harus dicapai dengan menggunakan speedboat. Nah, carter speedboat juga cukup besar bila hanya dibayar sendirian. Belum lagi kemungkinan bertemu hewan khas air payau, seperti buaya dan serangga yang besar.

Jadi, usahakan pergi dengan rombongan, setidak-tidaknya 4 orang. Selain bisa menjaga satu dengan yang lainnya, biaya yang disebutkan di atas bisa dibayar dengan iuran bersama, sehingga jadi jauh lebih ringan. Dengan iuran sekitar paling besar Rp 300.000 saja perorang, Anda sudah bisa berwisata ke hutan mangrove dengan puas.

10 Tempat wisata hutan mangrove yang bisa kamu jelajahi

Setelah menyimak tips dan referensi terkait hutan manggrove, sekarang tiba saatnya BP-Guide memberikan rekomendasi destinasi wisata hutan manggrove yang terbaik. Anda bisa memilih tempat yang paling dekat dengan lokasi domisili Anda untuk menghemat pengeluaran. Apa saja destinasi wisata hutan mangrove yang perlu Anda kunjungi? Simak ulasannya berikut ini :

Hutan Mangrove Pandansari Brebes

Sumber gambar blog.reservasi.com

Lokasi destinasi wisata selanjutnya terletak di Brebes, Jawa Tengah. Hutan mangrove Pandansari namanya, terletak di Desa Kaliwlingi, Brebes, Jawa Tengah. Indahnya lokasi tersebut, terutama di pagi hari menjadikan tempat ini merupakan salah satu lokasi wisata paling favorit di Brebes.

Awalnya, lokasi ini merupakan tambak milik warga setempat yang terus menerus digerus abrasi sejak 2 dekade terakhir. Lalu, warga setempat melawan abrasi tersebut dengan menanam pohon mangrove sejak tahun 2012. Nah, dua tahun terakhir, hutan mangrove di desa ini akhirnya menjadi destinasi wisata favorit yang juga berhasil melawan abrasi yang terus menerus menyerang warga pesisir.

Untuk menuju lokasi ini, dari pusat Kota Brebes, Anda bisa naik kendaraan ke luar kota arah barat. Ikuti jalur pantura, sampai mencapai RS Bhakti Asih, Anda akn bertemu pertigaan. Belok ke arah kanan atau arah utara, dan Anda akan bertemu papan petunjuk jalan ke hutan mangrove Pandansari. Setelah itu, Anda akan melewati areal pertambakan udang, bandeng, garam sampai akhirnya Anda akan tiba ke hutan mangrove Pandansari.

Hutan Mangrove Wana Tirta Jogja

Sumber gambar jogjaempatroda.com

Nah, ini adalah destinasi hutan mangrove yang terletak di Yogyakarta. Lokasi ini disebut hutan mangrove Wanatirta, karena ditanam dan didirikan oleh kelompok Wanatirta pada awal tahun 1990-an. Tujuan awalnya tentunya untuk melawan abrasi, sampai akhirnya lokasi ini dibuka menjadi destinasi wisata edukasi bagi warga setempat.

Ternyata, ketika dibuka menjadi lokasi wisata, hutan mangrove yang satu ini justru menarik animo pengunjung hingga ribuan dan sempat hits di dunia maya. Alhasil, lokasi wisata ini terus dikembangkan menjadi lebih baik.

Untuk menuju lokasi ini, Anda bisa berjalan ke arah Wates dari Yogyakarta. Nantinya, bila Anda lurus terus, Anda akan akan mencapai Patung Kuda Nyi Ageng Serang, yang merupakan pertigaan jalan. Ambil jalan ke arah kiri, atau ke arah Purworejo, lalu jalan terus hingga tiba di termina Water. Dari situ, Anda terus ke arah barat, sampai bertemu RM Padang Sederhana. Di dekat itu, Anda akan bertemu pertigaan, belok kiri hingga menuju Pantai Congot. Dari pantai Congot, Anda akan kembali bertemu pertigaan, jalan ke arah barat lagi, sampai bertemu jembatan. Setelah jembatan, Anda belok kiri menuju Desa Jangkaran, nantinya Anda akan bertemu petunjuk arah ke Hutan Mangrove Pasir Mendit.

Hutan Mangrove Bali

Sumber gambar rentalmobilbali.net

Sebagai lokasi wisata paling populer di Indonesia, bahkan dunia, Bali juga menyimpan banyak kekayaan wisata yang bisa dikunjungi. Tapi, di Bali ternyata tidak hanya ada pantai, juga ada hutan mangrove yang menarik untuk dikunjungi. Lokasi hutan mangrove di Bali terletak di Nusa Lembongan. Di lokasi ini, Anda bisa berkeliling hutan mangrove dengan kapal dayung, yang ditemani seorang pendayung serta pemandu wisata. Hem, jadi serasa seperti ada di Venesia, bukan?

Oleh karena itu, keindahan alam dan sensasi serasa di Venesia menjadikan tempat ini menjadi lokasi foto praweding banyak pasangan. Suasana yang romantis dan sejuk serta asri dan alami menjadi kekuatan dari destinasi wisata ini. Lokasinya juga mudah ditemukan, dari Denpasar, Anda bisa menuju wilayah Denpasar Selatan, sampai mencapai jalan By Pass. Nah, hutan bakau ini terletak di sisi jalan By Pass tersebut.

Hutan Mangrove Pantai Maron Semarang

Sumber gambar piknikasik.com

Hutan mangrove selanjutnya terletak di Semarang. Tempat ini jgua sedang hits di dunia maya, terutama karena viewnya menarik dan banyak spot foto yang instagramable. Di sini juga ada sebuah pesawat terbang yang bisa menjadi background foto Anda.

Lokasi ini dikelola oleh PT Pharpros dan Penerbad, menjadikan lokasi ini dibangun secara profesional. Selain pesawat terbang, juga adalah menara yang memungkinkan Anda berfoto dari atas untuk memberi kesan foto dari ketinggian yang indah.

Untuk menuju lokasi ini, Anda bisa menempuh perjalanan dari arah Kendal ke arah Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Dari situ, Anda akan melewati bundaran Kali Banteng, Semarang Barat dekat Musem Ranggawarsita, tinggal melanjutkan perjalanan menuju Pantai Maron. Dari arah situ, Anda bisa jalan terus ke arah barat, sampai jalan bertanah dan berkelok.

Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya

Sumber gambar panwis.com

Hutan satu ini terletak di Surabaya, tepatnya di kawasan Pantai Timur Surabaya yang sering disebut Pamurbaya. Daerah ini terletak di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. Lokasi ini memberikan view yang menarik dan banyak spot foto yang instagramable.

Ingin menuju lokasi ini sebaiknya dikunjungi mulai pukul 08.00 hingga 16.00. Juga ada lokasi jogging dan sebagainya yang menarik untuk dikunjungi. Anda bisa mencapai lokasi ini dengan berjalan ke arah timur dari Surabaya, menuju Pantai Timur Surabaya. Nanti, sampai di Kelurahan Wonorejo, Anda akan dengan mudah menemukan lokasi wisata ini.

BeeJay Bakau Resort Probolinggo

Sumber gambar www.agentwisatabromo.com

Masih di wilayah Surabaya, tidak jauh dari tenggara kota, Anda akan menemukan lagi wisata manggrove yang memukau. Kali ini, termasuk dalam ruang lingkup Kota Probolinggo, dan langsung berbatasan dengan selat Madura.
Di hutan ini, Anda bisa melihat sejumlah vegetasi manggrove seperti Rhizopora, Avicennia dan Sonneratia. Tempat ini menjadi tertata dengan baik karena ditata dan dikembangkan oleh PT Bee Jay, sehingga muncul sejumlah wahana yang memanjakan Anda, seperti boom-boom car, wisata outbound, jalan setapak, restorant terapung dan sebagainya. Di lokasi ini, Anda tidak hanya akan menemukan wisatawan lokal saja, tapi juga wisatawan asing. Pasti, Anda tidak akan percaya apabila dulunya tempat ini adalah tempat yang kumuh dan rawan abrasi, bukan.

Untuk mencapai lokasi ini, Anda tinggal berjalan ke arah tenggara dari Kota Surabaya. Dari batas akhirnya, tepat di pinggir jalan, tidak sampai 100 meter dari tenggara Surabaya, Anda akan menemukan hutan mangrove ini.

Hutan Mangrove Gunung Anyar Surabaya

Sumber gambar blogspot.com

Surabaya memang tempatnya wisata mangrove. Selain dua tempat di atas, Anda masih bisa mengunjungi lagi Wisata Anyar Mangrove atau biasa disingkat WAM. Lokasi ini berada di dekat Gunung Anyar, Surabaya. Untuk menempuh lokasi ini, Anda perlu menempuh perjalanan sekitar 2 km dari kampus UPN Veteran, Surabaya Selatan.

Di lokasi ini, Anda bisa berkunjung ke lokasi hutan wisata mangrove yang asri, lebat dan masih alami. Ada banyak binatang monyet berekor panjang, burung beraneka jenis dan tentunya vegetasi mangrove yang lebat. Lokasi ini bisa menjadi pilihan tepat untuk Anda yang ingin menikmati pemandangan alam, sambil belajar dan refreshing sekaligus.

Ekowisata Mangrove Cengkrong Trenggalek

Sumber gambar tekooo.com

Selanjutnya, ada ekowisata Mangrove yang terletak di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Lokasi ini disebut oleh warga sekitar dengan nama Pancer Cengkrong, sehingga nama Ekowisata ini adalah Ekowisata mangrove Pancer Cengkrong. Untuk menuju ke lokasi ini, Anda bisa berkunjung ke Desa Karanggandu, Watulimon dan bisa dengan mudah menemukan lokasi wisata ini.

Tempat ini dikelola oleh Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kejung Samodra. Di pinggir pantai, untuk dapat masuk ke wilayah hutan, dibangun jembatan sekitar 1 km dengan bahan kayu besi dan glugu, yang sering disebut Jembatan Galau. Dengan melewati jembatan tersebut, Anda sudah bisa mengakses ke dalam hutan mangrove dan menikmati pemandangan di dalamnya.

Hutan Mangrove Morosari Demak

Sumber gambar eksapedia.com

Berkunjung ke Kota Demak, tentunya Anda pasti akan langsung menuju Masjid Agung Demak di Kadilangu, bukan? Tapi, jangan lewatkan pantai Morosari yang indah di kota ini. Untuk mencapai Pantai Morosari, Anda tinggal berjalan menuju ke arah Kecamatan Sayung, Demak. Nah, di pantai ini selain ada pemandangan ala laut yang indah, juga ada wisata hutan mangrove yang memukau, loh.

Jalan menuju lokasi hutan mangrove Demak ini juga sudah bisa dilalui dengan kendaraan apa saja. Sepanjang perjalanan, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan yang menyejukkan dari Pantai Morosari, sampai akhirnya melewati perkampungan penduduk dan pertambakan ikan Bandeng, akhirnya Anda akan mencapai hutan mangrove ini. Tempatnya alami dan menawarkan keindahan juga petualangan yang seru. Apalagi bila Anda datang di pagi hari, suasananya sejuk dan memukau, loh.

Hutan Mangrove Muara Gembong Bekasi

Sumber gambar www.dutawisata.co.id

Warga Bekasi, tentunya tidak perlu harus ke Jakarta untuk menikmati pemandangan hutan wisata Mangrove. Di Bekasi, ada juga hutan wisata mangrove yakni Muara Gembong. Tempatnya masih alami dan tertata baik, serta indah dan menawarkan pemandangan yang menyejukkan mata.

Lokasinya terletak di Kecamatan Muaragembong, yang berjarak 70 km dari pusat kota Bekasi. Bila naik mobil, Anda akan menempuh perjalanan sekitar 2 jam. Keindahan hutan mangrove yang satu ini begitu alami dan menjadikan Anda lebih fresh menikmati suasananya.

Untuk mencapai lokasi ini dari Jakarta, Anda bisa lewat Tol Jakarta-Cikampek, lalu masuk ke Jalan Raya Karang Sartia. Nantinya, Anda akan mencapai Jalan Pasar Muara, sehingga nantinya setelah mengikuti jalan tersebut, Anda akan sampai ke Jalan Raya Muara Gembong. Perjalanan akan terasa menyenangkan, karena menyusuri Sungai Citarum, yang akhinya berhenti di pantai Muara Gembong. Nah, di dekat itulah, Anda bisa menemukan hutan wisata Mangrove Muaragembong.

From our editorial team

Ikut Menjaga Kebersihan Alam saat Berwisata ke Hutan Mangrove, Yah

Hutan Mangrove dibuat untuk menjaga stabilitas alam, menghindarkan pantai dari abrasi dan macam-macam fungsi lainnya. Jadi, jangan buang sampah sembarangan, membuat tindak vandalisme dan sebagainya, yah. Ikut menjaga kebersihan lingkungan, berarti Anda juga ikut mencintai alam dan menjaga kelestariannya.

Tag