Setelah 30 hari menjalankan ibadah puasa Ramadan, rasa-rasanya hari Lebaran menjadi puncak kegembiraan atas keberhasilan melaksanakan ibadah di bulan suci. Seluruh kerabat berkumpul merayakan hari Idul Fitri pada 1 Syawal dengan penuh suka cita. Tak lupa, berbagai sajian lezat khas Lebaran siap menyambut para tamu dan kerabat yang berkunjung ke rumah.

Tradisi unik Lebaran di Indonesia dengan berbagai menu-menu lezat rupanya juga terjadi di luar negeri. Berbagai negara di seluruh dunia yang berpenduduk Muslim juga menyambut hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan.

Jika di Indonesia sudah siap menu opor ayam, sayur lodeh, rendang daging, dan ketupat atau lontong, di mancanegara hidangan kuliner Lebaran tentu juga berbeda dan berciri khas yang otentik. Berikut adalah menu Lebaran unik dari luar negeri yang bisa Anda jadikan inspirasi untuk Lebaran.

Hummus

Menu yang satu ini bentuknya mirip seperti bubur. Dibuat dari chickpea atau sejenis kacang khas arab yang rasanya gurih. Kacang chickpea akan ditumbuk halus hingga menjadi tepung. Nantinya, tepung ini akan diolah menjadi bubur dengan tekstur kental. Bumbu yang digunakan hanya sedikit yaitu minyak zaitun dan bawang putih. Selagi hangat, hummus biasanya disajikan bersama kentang atau roti pita.

Hummus banyak disajikan di rumah–rumah keluarga di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan negara-negara sekitarnya.

Falafel

Masih dari kuliner khas Timur Tengah, pencinta menu vegetarian yang ingin kenyang, bisa memilih menu falafel. Menu kuliner ini bentuknya bola–bola atau pipih. Falafel dibuat dari tepung chickpea dan ditambah tepung fava beans. Sama seperti hummus, falafel bisa dimakan bersama roti pita atau menjadi isi roti seperti sandwich dengan pelengkap seperti acar, saus sambal, dan daun selada.

Kebab

Momen Idul Fitri yang istimewa, membuat banyak keluarga di Timur Tengah bersiap untuk menyajikan hidangan berbahan daging bagi para tamu yang datang. Salah satu menu andalannya adalah kebab. Cara membuat kebab tidak terlalu sulit. Daging domba atau ayam diberi aneka bumbu lalu ditusukkan ke semacam tusukan sate dan dipanggang.

Kofta

Menu Lebaran yang satu ini lebih populer di negara Iran dan Pakistan. Bentuknya seperti bola–bola dari daging mirip bakso. Terbuat dari daging domba atau sapi. Bumbunya pun cukup sederhana yaitu bawang putih, garam, dan merica hitam. Adonan kofta yang sudah dibentuk kemudian digoreng dalam minyak panas yang melimpah maupun dipanggang.

Tak hanya itu, untuk penyajian, bola–bola daging kofta akan dicocol dengan saus sambal atau saus tomat yang menerbitkan selera. Yummyy...

Shawarma

Jika menu Timur Tengah biasanya dibuat dari daging sapi atau domba, maka shawarma berbeda. Menu spesial ini dibuat dari daging ayam. Daging ayam yang sudah dimasak dan dibumbui bawang putih, garam dan lada hitam, kemudian akan disuwir–suwir atau dipotong tipis seperti fillet. Selanjutnya, daging ayam dijadikan isian sandwich atau roti pita dengan tambahan daun selada, potongan bawang bombai, dan saus tomat.

Manakesh

Manakeesh berbentuk bulat dan pipih dengan topping keju, daging cincang, jamur dan potongan sayuran. Mirip seperti pizza dari Italia. Menu yang berasal dari Lebanon ini juga terkadang disebut manaqish. Bahan dan bumbu yang perlu disiapkan adalah tepung terigu, air putih, minyak zaitun, jus lemon, madu, ragi kering, garam, dan zaatar (rempah khas Timur Tengah).

Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan madu dengan segelas air putih hingga larut. Kemudian, tambahkan ragi, aduk–aduk hingga merata dan berbusa. Selanjutnya, campur tepung terigu dengan garam dalam wadah lalu tuangi air ragi dan minyak zaitun. Aduk adonan tersebut dan diuleni dan tambahkan air sedikit demi sedikit hingga kalis atau cukup keras untuk bahan manakeesh yang lembut dan elastis.

Selanjutnya, adonan manakesh bisa didiamkan kurang lebih 90 menit agar mengembang dan tutup bagian atasnya dengan kain. Adonan kemudian dipipihkan seperti membuat pizza.

Selanjutnya campurkan zaatar dengan minyak zaitun dan air perasan jeruk lemon. Setelah diaduk rata, tuangkan di atas adonan manakesh tadi dan panggang hingga matang. Sajikan.

Ketupat

Menu ketupat ternyata tidak hanya ada di Indonesia. Negeri jiran seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam juga memiliki sajian ketupat.

Biasanya ketupat akan disajikan untuk para saudara atau kerabat yang berkunjung ke rumah sejak malam takbiran atau saat sarapan menjelang sholat Idul Fitri di pagi hari.

Chelo Kebab

Masyarakat di Iran menyajikan kuliner khas tradisional yaitu chelo kebab saat Lebaran. Ini adalah hidangan nasi yang didampingi dengan kebab daging. Nasinya sangat lezat karena dimasak dengan aneka bumbu. Pelengkap lainnya adalah tomat panggang dan bawang bombai.

Baklava

Di Turki perayaan Lebaran biasanya disebut Baryam. Saat Lebaran, anak–anak akan mengunjungi rumah para tetangga di sekitar tempat tinggal mereka untuk mendapatkan permen, cokelat, atau baklava.

Baklava memerlukan bahan kulit pastry phyllo. Sedangkan bahan isinya adalah kenari, kacang almond, mentega leleh, tepung roti, gula pasir, garam, bubuk kayu manis, serta cengkeh. Tambahan lain berupa madu untuk sausnya.

Untuk membuatnya, haluskan semua bahan isi dengan blender kecuali mentega leleh. Setelah itu pindahkan ke dalam mangkuk dan tambahkan madu dan mentega cair. Aduk hingga tercampur rata.

Kemudian, ambil loyang yang sudah diolesi mentega. Ambil selembar phyllo, taruh bahan isi, tumpuk lagi dengan selembar phyllo, dan isi kembali, demikian hingga semua phyllo habis. Lalu, siram sisa mentega cair di atas phyllo. Panggang selama 30 menit dengan suhu oven 175 derajat Celcius. Baklava siap disantap bersama keluarga menyambut momen Lebaran.

From our editorial team

Menyajikan Menu Lebaran yang Berbeda

Untuk Lebaran kali ini, tak ada salahnya untuk menyajikan menu-menu di atas. Cara pembuatannya juga tidak terlalu sulit. Anda bisa mencari resepnya secara mendetail di internet. Siapa tahu keluarga dan tamu-tamu yang datang ke rumah Anda menyukainya.