Baca juga

Konsumsi Kopi dan Teh Telah Menjadi Budaya di Setiap Negara

Maka dari itu sering kita jumpai kedai kopi atau kedai teh yang ramai saat malam hari. Aroma kopi dan teh yang khas dan rasanya yang nikmat, membuat banyak orang tergila-gila dan tidak bisa lepas dari kedua jenis minuman ini. Bahkan minum kopi dan teh sudah menjadi budaya yang tidak dapat terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Meskipun begitu, budaya ngopi tidak hanya ada di Indonesia melainkan juga di negara-negara lain di seluruh dunia. Tentu saja dengan penyajian dan penyebutan yang berbeda.

Meskipun telah menjadi budaya yang melekat dengan masyarakat Indonesia, pada kenyataannya mengonsumsi kopi atau teh juga memiliki dampak yang kurang baik bagi kesehatan tubuh. Banyak orang yang mengatakan bahwa lebih baik mengganti konsumsi kopi dengan teh, karena akan jauh lebih sehat. Namun ternyata keduanya dapat memengaruhi kesehatan manusia. Baik kopi ataupun teh, mengandung zat, vitamin, dan mineral yang memiliki peran yang berbeda-beda pada tubuh kita. Kedua minuman tersebut mengandung senyawa seperti kafein, polifenol, dan antioksidan yang menguntungkan bagi tubuh kita bila diminum sesuai takaran. Akan tetapi bila kita mengonsumsi terlalu banyak atau melebihi takaran yang seharusnya, maka kedua minuman tersebut akan memberikan efek buruk pada tubuh kita.

10 Bahaya Kopi dan Teh jika Dikonsumsi Secara Berlebihan:

Berikut merupakan efek buruk kopi dan teh bagi tubuh Anda jika dikonsumsi secara berlebihan:

Asam Lambung

Kandungan kafein yang ada pada kopi dan teh jika dikonsumsi terlalu banyak maka akan dapat meningkatkan kadar asam lambung yang nantinya dapat menimbulkan sakit maag. Hal ini terjadi karena kopi dan teh memiliki rasa pahit dan bekerja menghasilkan psikotonik yang kuat dan diuretik ringan. Untuk Anda yang memiliki penyakit maag atau asam lambung, tidak dianjurkan untuk meminum kopi atau teh lebih dari dua gelas setiap harinya.

Susah Tidur

Baik kopi maupun teh, keduanya memiliki kandungan kafein yang paling banyak memberikan efek stimulansia. Teh memang memiliki kadar kafein yang lebih rendah daripada kopi, meskipun dengan takaran yang sama. Maka dari itu penikmat kopi cenderung lebih susah tidur dibandingkan dengan penikmat teh. Untuk Anda yang mengidap insomnia, alangkah lebih baik apabila meminum teh dibandingkan kopi. Namun, bukan berarti teh bagus untuk dikonsumsi terlalu banyak. Tetap konsumsi sesuai dengan kebutuhan, ya.

Melemahkan Daya Tahan Tubuh

Kafein yang terkandung dalam kopi dan teh memiliki sifat menyerap vitamin, mineral, dan cairan yang ada pada tubuh, yang dapat menyebabkan daya tahan tubuh kita menjadi lemah. Maka dari itu sangat disarankan untuk selalu meminum air putih setelah mengonsumsi kopi atau teh. Hal ini dilakukan untuk mengganti cairan yang telah diserap oleh kafein dan menghindarkan kita dari kondisi lemas.

Merusak Sel Mulut

Menyeruput kopi atau teh panas merupakan kenikmatan tersendiri bagi para pencinta kopi dan teh. Namun, tahukah Anda bahwa mengonsumsi kopi atau teh yang terlalu panas dapat menyebabkan rusaknya sel-sel dalam mulut dan kerongkongan, yang membuat timbulnya kanker pada bagian tersebut. Maka dari itu, langkah lebih baik apabila kita menunggu kopi atau teh menjadi sedikit hangat terlebih dahulu sebelum meminumnya.

Detak Jantung Lebih Cepat

Selain akan melemahkan daya tahan tubuh Anda, kafein ternyata juga dapat meningkatkan detak jantung. Maka dari itu seringkali Anda akan merasa berdebar-debar dan terasa seperti gelisah setelah mengonsumsi kopi terlalu banyak. Bagi penderita jantung, hal ini tentu sangat berbahaya bagi kesehatan jantung Anda, maka dari itu alangkah lebih baik jika menghindari mengonsumsi kopi secara berlebihan mulai dari sekarang untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi pada tubuh kita.

Hipertensi

Tidak hanya karena merokok, hipertensi juga dapat disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi kopi atau teh. Hal ini karena senyawa yang terkandung dalam kopi dapat mengakibatkan tekanan darah meningkat, yang kemudian menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Dalam hal ini, kopi merupakan salah satu penyebab darah tinggi yang sangat mematikan bagi penderita hipertensi. Jika Anda pencinta kopi namun tidak ingin terkena penyakit hipertensi, Anda masih tetap dapat menikmati kopi namun dalam batas yang sewajarnya.

Noda di Gigi

Tidak hanya akan merusak sel pada mulut apabila menyeruput kopi dan teh yang panas, kedua minuman ini juga dapat menyebabkan bercak atau noda pada gigi. Hal ini disebabkan oleh pigmen atau zat alami yang terdapat pada kopi dan teh yang dapat merusak kemurnian lapisan enamel di gigi. Akan tetapi, ternyata mengonsumsi teh lebih banyak menyebabkan bercak atau noda di gigi dibandingkan dengan kopi. Namun untuk menghindari hal tersebut, akan lebih baik apabila Anda membatasi konsumsi kedua minuman tersebut.

Pengeroposan Tulang

Konsumsi kafein yang terlalu banyak ternyata juga dapat mengurangi kepadatan mineral tulang pada seseorang, apalagi jika seseorang tersebut kekurangan asupan kalsium. Jika terlalu banyak mengonsumsi kafein, maka akan menyebabkan tulang keropos yang cukup parah. Akan lebih baik apabila konsumsi kafein diimbangi dengan asupan kalsium yang cukup. Baik dengan meminum susu atau konsumsi sayuran dan buah-buahan yang cukup. Tentu saja juga harus mengurangi konsumsi kafein, baik dari kopi maupun teh, untuk menghindari pengeroposan tulang.

Pengaruhi Kehamilan

Bagi para wanita yang sedang hamil, mengonsumsi terlalu banyak kopi atau teh tentu akan memengaruhi kesehatan janin yang dikandung. Masih wajar jika wanita yang sedang hamil mengonsumsi dua atau tiga cangkir kopi dalam sehari. Namun, jika mengonsumsi lebih dari tiga cangkir kopi sehari, maka kemungkinan besar wanita tersebut akan mengalami keguguran. Untuk menghindari hal tersebut, alangkah lebih baik apabila wanita yang sedang hamil tidak terlalu banyak mengonsumsi kafein. Hanya perlu membatasi diri untuk tidak mengonsumsi kopi atau teh lebih dari tiga kali dalam sehari.

Sakit Kepala

Pada dasarnya, mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang dapat membantu meredakan sakit kepala dan membantu obat pereda nyeri bekerja lebih baik. Akan tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak dan dalam jangka waktu yang lama, maka akan terjadi gejala penarikan kafein yang bisa berakibat sebaliknya, yakni sakit kepala dan kelelahan. Hal ini disebabkan karena kita mengonsumsi kafein melebihi batas aman, yakni 500 miligram dalam sehari, sehingga membuat tubuh kita melakukan penarikan kafein. Maka dari itu, akan lebih baik jika kita tidak mengonsumsi kafein dengan melebihi batas amannya.


Setelah membaca beberapa efek buruk yang mungkin ditimbulkan oleh kopi dan teh, tentu sekarang Anda sudah mengetahui bahaya apa yang akan Anda alami ketika mengonsumsi kopi atau teh terlalu banyak. Sadarilah sejak dini dan mulailah hidup sehat dengan mengurangi konsumsi kafein. Janagn lupa untuk memperbanyak konsumsi air putih!

From our editorial team

Dampak Buruk Bisa Dihindari Dengan Menghindari Kecanduan

Dalam jumlah yang cukup, teh dan kopi boleh diminum tanpa rasa khawatir. Asal jangan sampai kecanduan kopi atau teh ya. Sebab kecanduan akan membuat tubuh meneguk kedua minuman tersebut tanpa henti hingga mengakibatkan dampak buruknya.