10 Rekomendasi Software Akuntansi untuk Memudahkan Pencatatan Buku Jurnal, Akuntan Wajib Gunakan Sofware Ini! (2021)

10 Rekomendasi Software Akuntansi untuk Memudahkan Pencatatan Buku Jurnal, Akuntan Wajib Gunakan Sofware Ini! (2021)

Kecanggihan teknologi di masa kini berdampak pada hadirnya berbagai inovasi sofware yang memudahkan, seperti software untuk mencatat seluruh transaksi yang dibutuhkan oleh seorang akuntan. Saat ini, tidak perlu lagi repot-repot mencatat buku jurnal secara manual karena ada beragam pilihan software yang bisa Anda gunakan. Mau tahu rekomendasi sofware buku jurnal terbaik? Langsung cek bersama BP-Guide, yuk!

Jurnal Keuangan Adalah Tahap Pencatatan yang Penting Dalam Siklus Akuntansi

Akuntansi adalah ilmu yang berfungsi untuk pencatatan dan analisis suatu kegiatan bisnis. Dalam siklus akuntansi, jurnal keuangan adalah tahap pencatatan yang penting bagi perusahaan. Penyusunan jurnal keuangan dilakukan pada akhir siklus dan menjadi langkah awal bagi perusahaan untuk melakukan siklus akuntansi dengan baik.

Jurnal ini mencatat informasi-informasi penting seputar keuangan perusahaan. Catatan ini biasanya bersifat kronologis yang memuat seluruh transaksi yang terjadi selama periode tertentu. Kumpulan informasi tersebut kemudian dijadikan sebagai bahan evaluasi dan dasar pembuatan kebijakan manajemen ke depannya.

Fungsi Jurnal yang Perlu Anda Ketahui

Fungsi Pencatatan

Berbicara tentang jurnal, sebenarnya ada beragam fungsi jurnal yang perlu Anda ketahui. Fungsi yang pertama dan sudah banyak dikenal adalah fungsi pencatatan. Sesuai dengan namanya, jurnal akuntansi digunakan untuk mencatat semua transaksi dalam kegiatan bisnis.

Transaksi harus dicatat secara terperinci dan dilengkapi dengan dokumen sebagai bukti data transaksi yang akurat. Perlu diketahui bahwa semakin lengkap data transaksi yang dimasukkan, maka jurnal akuntansi yang dihasilkan semakin baik. Dengan demikian jurnal tersebut mampu memberikan data finansial yang akurat.

Fungsi Historis

Fungsi jurnal berikutnya adalah fungsi historis. Seperti yang diketahui, pencatatan transaksi dalam jurnal dilakukan secara kronologis. Pencatatan secara urut berdasarkan tanggal transaksi ini lebih sistematis.

Dengan demikian, pelaku bisnis dapat melakukan pelacakan setiap transaksi berdasarkan tanggal terjadinya transaksi atau kegiatan. Pencatatan ini juga memudahkan pelaku usaha untuk mengetahui perkembangan transaksi setiap harinya.

Fungsi Analisis

Dalam pencatatan pada jurnal, transaksi tidak bisa dicatat sembarangan. Idealnya jurnal akuntansi ini mencatat hasil analisis transaksi, sebagaimana fungsi analisis yang terdapat pada jurnal.

Analisis yang dimaksud adalah menentukan kategori akun transaksi, apakah berupa debit atau kredit. Maka dari itu, dalam pencatatan jurnal harus mencakup debit atau kredit beserta jumlahnya atau penggolongan nama akunnya.

Fungsi Instruktif

Fungsi jurnal berikutnya adalah fungsi instruktif atau perintah. Hal ini dikarenakan pencatatan dalam jurnal merupakan perintah untuk mem-posting atau memindahkan debit maupun kredit ke dalam buku besar.

Seperti yang diketahui bahwa pada jurnal akuntansi dilakukan pencatatan analisis transaksi. Hasil analisis inilah yang diinstruksikan untuk di-posting pada buku besar.

Fungsi Informatif

Bukan rahasia lagi bahwa jurnal memiliki salah satu fungsi yang penting, yaitu fungsi informatif. Jurnal akuntansi memuat berbagai informasi terkait transaksi yang terjadi dalam periode tertentu.

Pencatatan biasanya dilakuan secara jelas dan gamblang sesuai hasil analisis kegiatan. Maka dari itu, jurnal berfungsi sebagai penyedia informasi finansial bagi perusahaan.

Macam-macam Jurnal Akuntansi

Jurnal Umum

Dalam akuntansi, ada beberapa jurnal yang biasa dibuat. Jurnal yang pertama adalah jurnal umum yang dipakai untuk mencatat semua bukti transaksi keuangan perusahaan. Pencatatan dalam jurnal ini dilakukan dalam periode tertentu dan beberapa bisnis menjadikannya buku harian sepanjang periode berjalan.

Jurnal umum mencatat seluruh transaksi keuangan secara sistematis. Biasanya bisnis yang menggunakan jurnal umum adalah perusahaan jasa, sebab semua transaksinya dapat dicatat secara urut dalam jurnal umum saja.

Ada lima akun yang harus dicatat dalam jurnal umum, yaitu ekuitas, utang, modal, pendapatan, dan beban perusahaan. Pencatatan dalam jurnal ini akan mempengaruhi akun debit dan kredit.

Jurnal Khusus

Jenis jurnal akuntansi berikutnya adalah jurnal khusus. Berbeda dengan jurnal umum yang mencatat transaksi secara keseluruhan, jurnal khusus dikelompokkan sesuai dengan bentuk transaksi. Bentuk transaksi ini akan dicatat dalam jurnal yang berbeda, yaitu jurnal pembelian, penjualan, kas masuk, dan kas keluar.

Pengelompokan jurnal ini dilakukan agar catatan dapat menjelaskan suatu bentuk atau jenis transaksi secara lebih rinci. Catatan yang dihasilkan akan lebih sistematis dan mudah dipahami serta dipindahkan dalam buku besar. Jurnal khusus biasanya digunakan oleh perusahaan dagang karena dirasa lebih efisien.

Tipe-tipe Jurnal Khusus yang Perlu Anda Ketahui

Jurnal Pembelian

Jurnal khusus adalah jurnal yang dibuat sesuai dengan jenis transaksi. Salah satu tipe jurnal khusus adalah jurnal pembelian. Seperti namanya, jurnal ini mencatat berbagai transaksi pembelian barang dagang maupun barang lainnya dalam periode tertentu.

Transaksi pembelian yang dicatat pada jurnal ini adalah yang pembayarannya dilakukan secara kredit. Pencatatan secara berkala ini mencakup tanggal, pemasok, dokumen sumber, nomor faktur, serta kumpulan informasi dasar lainnya. Informasi dari jurnal pembelian ini yang nantinya dirangkum dan di-posting ke buku besar.

Jurnal Penjualan

Jenis transaksi berikutnya yang masuk dalam jurnal khusus adalah penjualan. Jurnal penjualan dibuat untuk mencatat seluruh penjualan barang yang terjadi dalam perusahaan. Seperti jurnal pembelian, jurnal penjualan juga hanya mencatat penjualan yang dilakukan secara kredit.

Jurnal penjualan hanya mencatat piutang, sebab penjualan yang dilakukan secara tunai tidak dicatat dalam jurnal ini. Namun, masih ada juga yang menggabungkan penjualan tunai dan kredit dalam satu jurnal penjualan. Informasi yang dicatat dalam jurnal ini adalah ringkasan faktur yang dikeluarkan kepada pelanggan dalam periode tertentu.

Jurnal Penerimaan Kas

Jurnal penerimaan kas adalah jenis jurnal khusus berikutnya dalam akuntansi. Jurnal ini juga disebut sebagai buku kas masuk. Transaksi yang dicatat dalam jurnal ini adalah seluruh transaksi penerimaan tunai, baik berupa kas atau cek.

Beberapa jenis transaksi yang dicatat dalam jurnal ini, antara lain penerimaan piutang dan penerimaan uang dari penjualan tunai. Jurnal ini sering ditemukan dalam sistem akuntansi manual. Saldo dalam jurnal ini kemudian akan diringkas secara teratur menjadi jumlah agregat dan kemudian di-posting ke buku besar.

Jurnal Pengeluaran Kas

Selain jurnal penerimaan kas, ada pula jurnal pengelaran kas. Jika jurnal penerimaan kas mencatat seluruh transaksi penerimaan tunai, maka jurnal pengeluaran kas mencatat seluruh transaksi pembayaran tunai. Transaksi yang dicatat adalah transaksi menggunakan cek maupun kas.

Jurnal ini juga disebut dengan buku kas keluar, sebab mencatat berbagai transaksi pengeluaran kas, seperti pembayaran utang dan beban-beban. Semua arus kas keluar yang mencakup kredit ke uang tunai dicatat dalam jurnal ini.

Beberapa jenis pembayaran yang dicatat, antara lain pembayaran kas untuk pembelian tunai, pembayaran hutang, biaya sewa, iklan, upah, dan gaji, pembelian aset, serta pengembalian kas.

Gunakan Teknologi untuk Mencatat Buku Jurnal dengan 10 Rekomendasi Software Akuntansi Berikut Ini

Jurnal.id

Sumber gambar www.jurnal.id

Dalam pencatatan jurnal banyak orang yang merasa lelah ketika melakukannya secara manual. Tak hanya itu, pencarian data transaksi tertentu juga memakan waktu sebab harus memindai satu per satu.

Untuk memudahkan pencatatan jurnal, kini ada beragam software akuntansi yang bisa dipakai. Salah satu software yang direkomendasikan adalah Jurnal.id.

Jurnal.id adalah software akuntansi online berbasis Cloud yang cocok untuk keperluan bisnis berskala kecil-menengah. Software ini berbasis website, sehingga bisa diakses dari mana saja tanpa biaya instalasi awal.

Biaya sewa bulanannya pun murah dan kamu bisa melakukan trial gratis selama 14 hari pertama. Beberapa fitur penting dalam jurnal ini, antara lain pencatatan keuangan, pembuatan faktur, pencatatan biaya, pemasukan, pengeluaran, manajemen aset, persediaan, dan lain sebagainya.

Zahir

Bingung mencari software akuntansi yang tepercaya? Tak perlu khawatir, kamu bisa mencoba menggunakan Zahir. Zahir adalah software akuntansi terbaik yang banyak digunakan dan telah memenangkan berbagai penghargaan di Indonesia. Software ini tak perlu diragukan lagi mengingat berbagai prestasi serta fitur yang disediakan.

Software ini menyediakan berbagai fitur standar dari penjualan, pembelian, laporan keuangan, persediaan, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, Zahir juga memiliki 9 fitur menarik, yaitu chart of account yang fleksibel, pengurusan persediaan, pengingat yang cerdas, dasbor analisis bisnis, OS Window, mematuhi e-faktur pajak, department & job costing, rekonsiliasi bank, serta jurnal otomatis. Mengingat berbagai fitur yang disediakan, software ini terbilang cukup terjangkau.

SAP

Para pengguna software akuntansi pasti sudah tidak asing dengan SAP. Software akuntansi asal Jerman ini telah memiliki ratusan ribu pelanggan yang tersebar di seluruh dunia. Software ini berbasis Cloud dan telah digunakan untuk pengelolaan keuangan bisnis dan perusahaan besar di Indonesia.

SAP menawarkan solusi otomatis untuk penyederhanaan pengelolaan keuangan. Salah satu fitur andalannya adalah SAP S/4 HANA Finance yang merupakan fitur pembuatan laporan secara real-time, manajemen utang piutang, financial planner, budget management, kredit, dan lain sebagainya. Software ini juga memiliki fitur untuk terintegrasi dengan software human resource, misalnya SAP Success Factors.

Bee Accounting

Sumber gambar https://www.bee.id/

Ingin memiliki software desktop akuntansi? Kamu bisa menggunakan software Bee Accounting. Software ini hadir dalam dua versi, yaitu desktop dan Cloud yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu. Bee Accounting sendiri adalah software berbasis web dengan sistem mobile dashboard approval.

Software ini menghadirkan kemudahan penggunaan, akurat, serta menguntungkan. Bahkan, software ini kompatibel dengan Android, I-Pad, dan juga PC yang membuat bisnis bisa dikendalikan kapan saja. Bee Accounting menyedikan beragam fitur untuk menganalisis bisnis dengan angka-angka yang akurat.

Accurate

Rekomendasi software akuntansi terbaik berikutnya adalah Accurate. Software yang dibangun oleh CPSoft asli Indonesia ini telah banyak digunakan dengan interface ramah pengguna. Sama seperti namanya, Accurate memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

Ada dua prgram yang ditawarkan oleh oleh Accurate, yaitu Accurate 5 yang berbasis instalasi PC dan Accurate Online yang berbasis web.

Kedua program dari Accurate tersebut menghadirkan modul dan fitur yang lengkap, seperti buku besar, kas bank, penjualan, pembelian, manufaktur, e-faktur, stok, dan proyek. Software ini juga memberikan pelaporan keuangan yang lengkap, sehingga memudahkan pemantauan bisnis.

Tak perlu diragukan lagi, software ini telah meraih penghargaan sebagai program pengelolaan keuangan terbaik dan merek yang terbanyak digunakan di Indonesia.

Sleekr

Sumber gambar https://sleekr.co

Software akuntansi berikutnya yang patut digunakan adalah Sleekr. Aplikasi ini adalah keluaran PT Mid Solusi Nusantara untuk mempermudah pekerjaan akuntansi. Software ini awalnya bernama Kiper, namun berubah nama setelah diakuisisi oleh perusahaan Sleekr. Platform ini adalah solusi komputasi berbasis Cloud yang cocok dipakai oleh pelaku bisnis UKM.

Berbagai fitur yang disediakan oleh Sleekr Accounting, antara lain pengelolaan invoice, gudang, dasbor, integrasi perbankan, dan laporan keuangan. Menariknya, software akuntansi ini menyediakan layanan transaksi dengan mata uang berbeda yang otomatis dikonversi ke mata uang yang kamu gunakan.

Omegasoft

Sumber gambar https://omegasoft.co.id/

Salah satu softwre akuntansi terbaik yang patut digunakan adalah Omegsoft. Omegasoft sendiri merupakan software akuntansi dan aplikasi kasir yang mampu mendukung bisnis F&B, retail, distribusi, serta jasa. Software ini berbasis Cloud computing 1.0 yang merupakan generasi baru Cloud computing dengan sifat lebih privat.

Software ini mampu menghubungkan database setiap cabang usaha yang kamu miliki dengan koneksi internet. Kemampuan ini tentu memudahkan pemilik usaha dalam melakukan pemantauan keuangan. Seperti software akuntansi pada umumnya, Omegasoft memiliki fitur penjualan, pembelian, finance, persediaan, dan berbagai macam laporan lainnya.

GnuCash

Rekomendasi software akuntansi berikutnya adalah GnuCash. Software ini dibuat dengan prinsip akuntansi profesional agar neraca tetap seimbang. Tak hanya itu, software ini juga menghadirkan laporan keuangan yang akurat. GnuCash adalah software akuntansi yang didesain khusus untuk usaha kecil menengah.

Beberapa fitur yang disediakan oleh software ini adalah account invoicing, receivables, account payables, akun investasi, depresiasi nilai, tax table, akun kredit, dan pinjaman. Kamu juga bisa menambahkan variabel secara manual apabila ada fitur yang belum tersedia. Software ini juga memungkinkan pemilik usaha untuk mendeteksi kesalahan dan menemukan sumbernya secara lebih efektif.

Paper.id

Sumber gambar https://www.paper.id/

Paper.id adalah software akuntansi berikutnya yang berbasis di Indonesia. Software ini juga menyediakan pelatihan secara langsung dan menggunakan berbagai fitur secara gratis.

Paper.id adalah pelopor software akuntansi yang lebih berfokus pada pengiriman invoice digital. Selain invoicing, software ini juga bisa digunakan untuk akunting dan inventory.

Software ini memungkinkan pelaku usaha untuk melakukan penelusuran seluruh tagihan dan pejualan. Laporan keuangan yang dibuat juga lebih mudah, cepat, dan komprehensif. Menariknya, platform ini memiliki sistem pengingat, sehingga penggunanya tidak lupa akan tagihan atau pembayaran.

Wave

Software terakhir yang direkomendasikan adalah Wave. Wave merupakan software akuntansi yang telah digunakan ratusan ribu pengguna secara gratis maupun berbayar. Seperti software akuntansi pada umumnya, Wave dilengkapi dengan beragam fitur untuk melakukan pengiriman invoice, pencatatan laporan keuangan, serta pembuatan kuitansi secara online.

Fitur-fitur Wave dapat digunakan secara gratis, namun beberapa fitur bisa digunakan secara berbayar, seperti payroll dan pembayaran. Pengguna software ini juga dapat menghubungkan rekening bank dan kartu kredit tanpa batas ke dalam pembukuan. Selain itu, scanning kuitansi bisa dilakukan menggunakan aplikasi yang tersedia di Android dan iOS.

From our editorial team

Pilihlah Software Akuntasi yang Mengedepankan Garansi Keamanan

Banyaknya software yang memudahkan kerja para akuntan tentunya akan membuat kinerja semakin efektif. Namun, perlu diperhatikan juga dari segi keamanan datanya. Jadi, pilihlah software yang memberikan keamanan ekstra bagi perusahaan sehingga tidak ada kebocoran data, ya.