Tips Penting Cara Membungkus Parcel Pernikahan yang Sederhana tapi Cantik (2018)

Tips Penting Cara Membungkus Parcel Pernikahan yang Sederhana tapi Cantik (2018)

Banyak cara membungkus parcel pernikahan yang bisa Anda lakukan, tapi kadang tidak sesuai dengan selera karena kurang rapi atau cantik. Nah, kalau Anda bingung bagaimana cara membungkus parcel pernikahan yang rapi, sederhana, namun cantik, yuk ikuti tips dari BP-Guide di bawah ini!

Hantaran pernikahan sudah semestinya dibungkus dengan cara yang istimewa

Sumber gambar www.pinterest.com

Menjelang hari pernikahan, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan. Salah satu diantaranya adalah hantaran atau seserahan dari pihak pengantin pria yang ditujukan untuk pengantin wanita. Secara simbolis, hantaran pernikahan ini akan menunjukkan kemampuan mempelai pria dalam memenuhi berbagai kebutuhan istrinya kelak.

Seserahan ini pun dipisahkan dan dikemas dalam bentuk parcel atau bingkisan yang unik dan menarik. Karena meski banyak yang beranggapan bahwa isi lebih penting daripada bungkus, tampilan seserahan yang hadir pun turut mempengaruhi penilaian dari orang lain.

Selain itu, karena berkenaan dengan hari istimewa yang hanya terjadi sekali seumur hidup, sudah selayaknya jika hantaran pernikahan Anda dikemas secara istimewa. Hantaran yang dibawa pada momen sakral pun akan meninggalkan kesan yang spesial dan berbeda ketika tampil dengan desain yang indah dan elegan.

Tentukan ada berapa hantaran yang akan dibawa beserta isinya

Sumber gambar www.pinterest.com

Dalam pernikahan adat Jawa, jumlah hantaran yang akan diberikan umumnya berjumlah ganjil, baik 5, 7, 9, dan seterusnya. Sedangkan balasan dari mempelai wanita ke mempelai pria, berjumlah kurang dari seserahan yang diterimanya.

Selain tergantung selera, sebaiknya jumlah hantaran yang akan dibawa disesuaikan dengan budget yang dimiliki. Adapun mengenai isinya, selain berupa penunjang penampilan dari ujung rambut hingga ujung kaki, satu hal yang wajib hadir adalah kue wajik dodol atau kue talam yang lengket. Konon, kue ini sebagai perlambang agar kelak pasangan suami istri akan semakin lengket satu sama lain.

Beberapa isi hantaran pernikahan yang umum, diantaranya adalah :

  • Perlengkapan Ibadah
    Tentu saja perlengkapan beribadah ini sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut oleh Anda berdua. Perlengkapan ibadah ini secara simbolis berisi pengharapan akan kehidupan rumah tangga yang senantiasa bertakwa kepada Tuhan YME.
  • Suruh Ayu
    Pemberian Suruh Ayu dalam hantaran pernikahan memiliki makna filosofis yang mendoakan keselamatan serta kebahagiaan kedua calon mempelai dalam membina rumah tangga.
  • Pakaian dan Aksesoris
    Kebaya, kain batik, atau songket umum diberikan dalam bingkisan ini, namun tidak menutup kemungkinan Anda memilih bahan atau jenis pakaian lain tergantung kesepakatan bersama. Untuk aksesoris tambahan seperti tas atau sepatu, merupakan opsional yang tidak harus ada tergantung dana yang dimiliki.
  • Perawatan Tubuh dan Perlengkapan Mandi
    Hantaran ini berisi alat-alat mandi seperti sabun, shampoo, conditioner, handuk, dan sebagainya. Selain itu, didalam hantaran ini juga berisi produk-produk untuk merawat tubuh seperti lulur, masker, ataupun lotion.
  • Kosmetik
    Sesuai namanya, hantaran ini berisi peralatan dan perlengkapan kosmetik yang biasa dipakai oleh mempelai wanita.
  • Perhiasan
    Berbeda dari cincin kawin, umumnya perhiasan diberikan dalam satu set seperti kalung, gelang, hingga anting. Makna dari hantaran ini adalah agar sang calon pengantin wanita akan selalu bersinar dalam kehidupannya.
  • Makanan
    Selain kue wajik dodol atau jenis kue talam yang lengket sebagai hantaran wajib, Anda juga bisa menyertakan beberapa kue baik yang tradisional maupun yang berupa cake. Anda juga bisa melengkapinya dengan jenis masakan khas yang dipesan secara khusus atau yang dibuat sendiri.
  • Buah-buahan
    Agar tak merepotkan, sebaiknya Anda memilih buah-buahan yang tidak berukuran besar seperti semangka. Hal ini ditujukan supaya tidak terlalu memberatkan dan merepotkan ketika dibawa.

Pisahkan masing-masing hantaran sesuai dengan urutannya

Sumber gambar www.pinterest.com

Setelah menentukan jumlah dan isian hantaran pernikahan, Anda harus memilah dan memisahkannya sesuai dengan jenisnya. Barang dengan jenis yang sama dapat dikemas dalam 1 bungkusan parcel. Seperti misalnya perlengkapan ibadah. Bagi calon pengantin muslim, seperangkat alat sholat seperti misalnya mukena, tasbih, dan Al-Qur'an selayaknya ditata dan dibungkus dalam 1 kotak.

Jangan sampai perlengkapan ibadah tersebut bercampur dengan kain yang menjadi bahan pakaian. Karena untuk pakaian sendiri juga mesti dibedakan dalam 1 kemasan terpisah. Perlengkapan make up dan perlengkapan mandi pun layaknya dibedakan dalam 2 kotak yang terpisah. Seperti halnya kegiatan mandi dan berdandan selalu dilakukan dalam 2 waktu yang berbeda. Baik makanan tradisional, kue-kue, maupun buah-buahan harus dibedakan agar aroma dan rasanya tidak berubah dan saling bercampur.

Masing-masing hantaran akan dibungkus dengan cara yang berbeda

Sumber gambar Gubuk Seserahan Lucy

Setelah memisahkan masing-masing hantaran sesuai dengan jenisnya, kini saatnya untuk membungkus parcel pernikahan Anda. Supaya tampak menarik dan tidak membosankan, sebaiknya masing-masing hantaran tersebut dibungkus dengan cara yang berbeda.

Saat ini telah banyak desain model hantaran pernikahan yang unik dan cukup kreatif. Anda bahkan bisa mencoba membuatnya sendiri. Karena meski tampak mewah dan elegan, sesungguhnya membungkus parcel pernikahan cukup mudah dengan teknik yang sederhana. Tergantung kreativitas Anda, tumpukan hantaran yang siap dibawa pun bisa disulap menjadi wujud yang samasekali berbeda.

Seperti misalnya mukena yang bisa dibentuk menjadi masjid atau bahkan seekor angsa. Sedangkan handuk yang biasa diabaikan dapat menjadi pusat perhatian ketika berubah wujud menjadi kelinci yang imut. Bahkan pakaian dalam pun tak ada yang menyangka jika dapat disulap menjadi cumi-cumi, ikan mas, atau mungkin kupu-kupu yang cantik.

Ini dia yang harus dipersiapkan dalam membungkus parcel pernikahan

Sebelum membungkus hantaran atau parcel pernikahan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Seperti misalnya desain dan tema dekoratif yang sebaiknya tidak menggunakan terlalu banyak aksesoris yang berlebihan. Hal ini dikarenakan pemakaian aksesoris yang terlalu banyak justru akan mengganggu penampilan barang itu sendiri.

Hal berikutnya yang juga tak luput dari perhatian adalah wadah atau kotak yang menjadi tempat isi hantaran. Pastikan wadah yang digunakan telah sesuai dengan ukuran barang. Agar hantaran terhindar dari debu dan kotoran yang akan merusak nilai estetika, Anda dapat menggunakan plastik bening atau yang bermotif untuk membungkus parcel pernikahan Anda.

Jika Anda hendak menggunakan pita sebagai aksesoris pemanis, sebaiknya Anda memilih yang terbuat dari bahan kain seperti misalnya pita satin. Jenis bahan tersebut memungkinkan pita lebih mudah dibentuk sesuai keinginan. Namun tetap saja yang menjadi kunci utama dalam proses membungkus parcel pernikahan terletak pada kreativitas Anda.

Apa tema yang digunakan

Seserahan pernikahan dewasa ini hadir dalam berbagai tema yang menarik. Baik komposisi warna yang berada dalam satu kesatuan atau tema kotak wadah yang dibuat seragam dan senada. Supaya Anda tidak bingung, BP-Guide akan membantu Anda dalam memilih tema hantaran yang sesuai.

Jika sulit mengambil keputusan, tema warna pastel bisa menjadi solusi. Warna pastel yang soft dan netral selalu tampak elegan sepanjang masa. Anda juga bisa bermain di wadah atau tray yang dibuat seunik mungkin. Tak hanya berupa boks kertas berbentuk kotak, nampan, keranjang rotan, bahkan tampah bambu atau sangkar burung pun bisa dijadikan tempat seserahan yang menarik.

Atau jika ingin menghadirkan kesan eksklusif, Anda bisa menggunakan kotak kayu yang diukir dengan motif khusus sesuai keinginan Anda. Namun jika terkendala batasan dana, Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan dus biasa, namun berkreasi dengan membentuk isi seserahan seunik mungkin.

Bahan-bahan

Dalam membungkus parcel pernikahan yang indah, Anda perlu menyiapkan beberapa alat dan bahan yang akan digunakan.

Bergantung jenis isi hantaran dan desain tampilan bingkisan, bahan-bahan yang dibutuhkan pun bervariasi antara hantaran satu dengan yang lainnya. Namun peralatan dan bahan yang umumnya selalu digunakan antara lain :

  • Kertas karton
  • Gunting
  • Lem
  • Jarum pentul
  • Kertas koran
  • Aksesori seperti pita atau bunga plastik
  • Keranjang/kotak parcel
  • Plastik

Teknik membungkus parcel

Setelah mempersiapkan bahan-bahan, Anda dapat mulai merangkai masing-masing hantaran sesuai dengan keinginan. Tergantung masing-masing individu, ada banyak teknik / cara membungkus parcel pernikahan yang bisa dicoba.

Salah satunya adalah mengenai alas atau lining. Ada yang lebih suka menggunakan lining berupa kain polos maupun bermotif untuk menghasilkan kesan yang mewah. Namun menjadikan kertas berwarna sebagai lining pun tak ada salahnya, selama terbuat dari bahan yang baik dan warnanya pun menarik.

Cara lain untuk mempercantik penampilan parcel pernikahan adalah dengan menggunakan 2 buah bahan yang berbeda seperti misalnya renda-renda yang manis dipadukan dengan kertas bermotif bunga yang cantik. Anda juga harus memperhatikan lapisan plastik sebagai pembungkus akhir parcel pernikahan. Usahakan plastik yang Anda pilih memiliki ketebalan yang pas dan tidak terlalu tipis. Karena plastik yang terlalu tipis rawan sobek sedangkan plastik yang terlalu tebal akan menghalangi pandangan ke dalam isi bingkisan hantaran yang telah dibentuk sedemikian cantiknya.

Cara membungkus parcel mukena dan alat shalat

Salah satu item yang selalu hadir dalam hantaran pernikahan adalah satu set perlengkapan beribadah. Seperti misalnya mukena, sajadah, dan tasbih sebagai perlengkapan sholat bagi umat muslim.

Cara membungkus parcel pernikahan yang berisi mukena pun cukup unik. Tidak hanya berupa lipatan kain biasa, namun seperangkat alat sholat tersebut mampu dikreasikan sedemikian rupa hingga menyerupai bunga yang cantik atau bahkan berupa masjid yang indah.

Anda juga dapat menyulapnya menjadi seekor angsa yang menawan.

Aneka kreasi mukena ataupun sajadah sebenarnya cukup mudah. Kuncinya terletak pada pembuatan kerangka dari kardus bekas ataupun lilitan kawat dan kertas koran. Selebihnya hanya tergantung pada kreativitas Anda sendiri.

Persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu

Kali ini BP-Guide akan berbagi cara membentuk mukena menyerupai kubah masjid yang akan mengingatkan pentingnya beribadah di masjid. Selain mukena sebagai bahan utama, bahan-bahan lain yang dibutuhkan pun cukup mudah didapat. Seperti misalnya :

  • Kardus bekas air mineral atau mie instan.
  • Bola sepak mainan yang terbuat dari plastik. Anda perlu melapisinya dengan koran terlebih dahulu agar tidak licin.
  • 2 buah botol bekas air mineral ukuran 600 ml untuk membentuk menara. Potong bagian bawah salah satu botol tersebut, kemudian sambungkan keduanya.
  • Bola plastik kecil seukuran bola tenis. Bungkus dengan kertas koran.
  • Benang dan jarum pentul
  • Selotip

Cara membuatnya

Setelah seluruh bahan-bahan telah dipersiapkan, kini saatnya Anda merangkai bagian-bagiannya hingga membentuk miniatur masjid yang indah.

Berikut langkah-langkahnya :

  • Potong bagian atas botol, masukkan bola plastik seukuran bola tenis untuk membentuk kubah. Rekatkan dengan selotip.
  • Buat lubang diatas permukaan kardus dengan ukuran sedikit lebih kecil dari diameter bola sepak. Masukkan 1/2 bagian bola plastik dan rekatkan dengan selotip.
  • Bila mukena terdiri dari atasan dan bawahan, gunakan atasan mukena untuk membungkus kerangka dari kardus.
  • Pastikan mukena menutupi bagian bola, kemudian ikat dengan benang.
  • Letakkan miniatur masjid kedalam keranjang, kemudian rapikan mukena mengikuti bentuk kardus. Sematkan beberapa jarum pentul untuk memastikan mukena tidak bergeser.
  • Gunakan bawahan mukena untuk membungkus menara masjid. Ikat bagian bawah bola dengan benang untuk menghasilkan detil menyerupai aslinya. Rapikan dengan jarum pentul.
  • Sandingkan menara dengan miniatur masjid dengan menyematkan beberapa jarum pentul agar dapat menempel.
  • Lipat sajadah berbentuk kipas dan letakkan dibelakang miniatur masjid.
  • Hias dengan aksesoris atau ornamen tambahan sesuai dengan kreativitas anda.

Cara membungkus parcel pakaian dan pakaian dalam

Berbeda dari seperangkat alat sholat yang dibentuk menyerupai rumah ibadah yang megah, hantaran pakaian dalam memerlukan sedikit trik untuk menyamarkan bentuk aslinya. Karena meski telah menjadi salah satu persyaratan seserahan yang lazim diberikan, tak jarang sebagai orang timur, kedua mempelai merasa risih jika harus memajang pakaian yang letaknya selalu tersembunyi ini.

Sesuai dengan filosofinya bahwa pasangan suami istri harus bisa menjaga rahasia dan kesakralan pernikahan dengan tidak sembarang mengumbar masalah yang dihadapi atau rahasia pasangan ke publik, hantaran berupa pakaian dalam dapat dikemas menjadi bentuk yang lucu dan tidak kentara jika dilihat dari kejauhan.

Kali ini BP-Guide akan membantu Anda menciptakan ikan mas koki dari lingerie yang identik dengan keseksian aktivitas ranjang suami-istri. Bentuk imutnya akan membuat orang sulit menyadari bahwa hantaran tersebut adalah pakaian dalam.

Persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu

Sebelum menyulap lingerie menjadi ikan mas koki yang imut dan lucu, Anda perlu menyiapkan beberapa bahan berikut ini :

  • Lingerie (baju dalam wanita)
  • Jarum pentul
  • Mata boneka dari plastik
  • Kertas emas untuk sirip ikan
  • Bunga-bunga kain untuk hiasan

Cara membuatnya

Cara pembuatannya pun cukup simpel. Anda bisa mengikuti langkah-langkah dibawah ini :

  • Ambil kedua ujung bagian atas celana (bagian pinggang). Gulung secara membujur dan ikat dengan karet agar tidak lepas.
  • Biarkan kedua ujung bagian atas tadi menjuntai. Ini adalah bagian 'ekor'.
  • Padatkan bagian tengahnya hingga membentuk badan ikan, dan pastikan tertutup (tidak ada renda-renda yang terlihat). Sematkan jarum pentul untuk mempertahankan bentuknya.
  • Tekuk bagian bawah (yang berlawanan dengan ekor) membentuk segitiga mulut yang agak terbuka. Sematkan jarum pentul.
  • Tempelkan mata ikan dan hidung dari kain felt dengan double tape. JANGAN menggunakan lem, karena akan merusak kain dan menjadikan lingerie tersebut tidak bisa dipakai.
  • Buat sirip ikan dari kertas emas, rekatkan juga dengan double tape.

Cara membungkus parcel handuk dan alat mandi

Peralatan mandi menjadi item berikutnya yang perlu dikemas secara menarik.

Salah satu cara membungkus parcel pernikahan berisi perlengkapan mandi adalah dengan mengkreasikan handuk membentuk binatang-binatang yang imut dan menggemaskan. Dengan perlengkapan mandi lainnya yang ditata sedemikian rupa mengelilingi handuk, dijamin akan membuat pasangan ingin segera mencobanya untuk mandi lucu bersama.

Persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu

Sebagai pemakan sayur dengan matanya yang bening, kelinci tampak menggemaskan. Supaya hantaran pernikahan yang berupa peralatan mandi jauh dari kesan biasa, Anda bisa menyulap handuk menjadi kelinci yang lucu.

Alat dan bahan yang Anda butuhkan pun sangat mudah didapat disekitar kita.

  • Keranjang rotan atau boks tempat hantaran siap pakai
  • Handuk mandi.
  • Jarum pentul
  • Pita
  • Gunting
  • Selotip transparan
  • Mata boneka
  • Double tape
  • Karet gelang
  • Kertas koran

Cara membuatnya

Anda bisa membuat kelinci dari handuk dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini :

  • Bentangkan handuk diatas permukaan datar sehingga tampak berbentuk segiempat.
  • Ikat salah satu ujung handuk dengan karet gelang. Lakukan sekali lagi untuk ujung satunya.
  • Sekarang Anda memiliki 2 simpul yang menyerupai telinga. Supaya mirip dengan telinga kelinci, satukan kedua simpul tersebut dengan karet gelang.
  • Ambil salah satu ujung handuk dibawah telinga. Tarik dan selimuti untuk membentuk bagian wajah. Pegang dengan salah satu tangan.
  • Tarik bagian bawah muka kearah belakang hingga terbentuk kepala.
  • Semat dengan jarum pentul untuk mempertahankan bentuk.
  • Tarik sisa handuk kebagian bawah untuk membentuk badan dan leher. Semat dengan jarum pentul.
  • Ikat keempat ujung dibawah badan dengan karet gelang untuk membentuk kaki kelinci.
  • Masukkan kertas koran kedalam perut kelinci untuk membuatnya tampak gemuk.
  • Pasang mata boneka dengan double tape.
  • Letakkan ke dalam keranjang, dan tata peralatan mandi lainnya mengelilingi kelinci.

Cara membungkus parcel buah

Tak ketinggalan, buah pun turut hadir untuk melengkapi hantaran pernikahan.

Setelah memilih jenis buah yang menjadi favorit berdua, kini Anda bisa merangkainya agar tampak cantik dan menarik. Namun sebelum membelinya, pastikan Anda telah memilih buah-buahan yang berkualitas dengan mutu yang terjamin serta dapat bertahan lama.

Selanjutnya Anda tinggal memainkan daya imajinasi dan kreativitas Anda untuk membungkus parcel buah tersebut.

Persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu

Selain buah-buahan yang menjadi fitur pokok serta pusat perhatian parcel pernikahan, Anda juga perlu menyiapkan beberapa bahan lain untuk mengemasnya menjadi bentuk yang cantik dan elegan.

Tak perlu aksesoris yang berlebihan, karena Anda pun dapat menghadirkan parcel buah dengan tampilan yang menawan hanya dengan beberapa bahan sederhana. Seperti misalnya :

  • Keranjang kayu
  • Kertas koran untuk filling
  • Sehelai serbet teh atau kain baik yang polos atau pun bermotif (tergantung selera)
  • Sepotong pita atau bunga

Cara membuatnya

Jika biasanya parcel buah hanya ditumpuk begitu saja diatas keranjang dan ditutup dengan plastik bening yang dihias pita, kali ini BP-Guide akan membeberkan sedikit rahasia cara membungkus parcel buah yang lebih sederhana namun memberikan hasil yang lebih manis dan cantik.

Setelah meletakkan kertas koran yang berfungsi sebagai alas kedalam keranjang, Anda bisa menutupinya adengan sepotong kain. Seperti yang telah disebutkan diatas, kain ini dapat berupa kain serbet, bandana, atau kain bermotif apapun. Biarkan satu atau dua ujung kain ini menjuntai keluar dari keranjang.

Tata buah-buahan diatasnya. Agar tampak cantik, sebaiknya satu keranjang hanya diisi satu atau dua jenis buah-buahan dengan menyesuaikan warna serbet. Misalnya buah apel dan ceri diletakkan dalam satu keranjang tersendiri yang dilapisi serbet dengan dominasi warna merah. Sedangkan buah pir dan pisang diletakkan dalam keranjang lainnya yang berlapis serbet kuning.

Berbeda dengan parcel buah pada umumnya yang selalu menggunakan plastik bening, kami justru menyarankan untuk tidak menggunakannya karena justru berpotensi merusak nilai estetika. Sebagai aksesoris pemanis, Anda hanya perlu menyematkan sehelai bunga atau pita.

Simpel namun tampak manis dan elegan.

From our editorial team

Membungkus dengan manis artinya membuat parcel lebih berarti..

Seringkali parcel seserahan dibungkus dengan cara yang biasa-biasa saja asal kelihatan rapi. Tetapi jika Anda mau sedikit bersusah payah mempersiapkan agar seserahan lebih bernilai secara emosional, maka cara membungkus parcel yang telah kami ungkapkan di atas bisa membantu Anda menghasilkan parcel yang terlihat makin spesial. Cukup mudah dan tak bertele-tele, cara-cara di atas patut Anda coba.