Inilah 5 Rekomendasi Alat Fisoterapi yang Bisa Kamu Gunakan Setelah Mengenali Keluhan dan Jenis Perawatan Fisioterapi yang Tepat

Inilah 5 Rekomendasi Alat Fisoterapi yang Bisa Kamu Gunakan Setelah Mengenali Keluhan dan Jenis Perawatan Fisioterapi yang Tepat

Sumber gambar www.cianblog.com

Satu anggota tubuh saja yang sulit digerakkan akan sangat berpengaruh pada keseharianmu, apalagi bagi kamu yang punya segudang aktivitas pasti akan sangat terganggu. Nah, mulai sadari beberapa keluhan yang membutuhkan fisioterapi dan jangan lupa untuk langsung menghubungi dokter untuk memastikan apa yang benar-benar kamu butuhkan, ya.

Apa Itu Alat Fisioterapi?

Sumber gambar http://trpphysio.com

Fisioterapi adalah ilmu yang menitikberatkan kestabilan dan perbaikan gangguan fungsi alat gerak atau fungsi tubuh yang terganggu. Fisioterapi juga diikuti oleh proses atau metode terapi gerak sehingga menjadikan fisioterapi sangat populer saat ini.

Fisoterapi juga membutuhkan sinergi antara terapis yang mampu menerangkan kondisi dan memotivasi pasien serta pasien yang aktif dan disiplin. Selain itu, dibutuhkan pula alat fisioterapi yang tepat bagi masing-masing kasus.

Saat ini, beberapa alat fisioterapi yang sangat populer, antara lain stimulasi saraf transkutan listrik, terapi magnetik, taping, dan masih banyak lagi.

4 Tanda dan Keluhan Mereka yang Membutuhkan Fisioterapi

Adanya Gangguan Keseimbangan

Sumber gambar https://unsplash.com

Aktivitas manusia dan gerakannya adalah objek forma dari fisioterapi. Apabila keseimbangan dan koordinasimu terasa memburuk, maka inilah saatnya fisioterapi dibutuhkan karena terapis akan membantumu memperbaikinya. Ketidakseimbangan atau masalah disekuilibirum disebabkan oleh banyak aspek. Supaya tubuh tak menjadi rentan di masa mendatang, yuk atasi masalah ini dengan konsultasi dengan terapis fisioterapi!

Gangguan dalam Bergerak

Sumber gambar https://www.pexels.com

Jangan pernah merasa baik-baik saja ketika kamu berjalan agak terseret atau berjingkat karena luka ataupun cedera di masa lalu. Jika terus diabaikan, cedera ringan sekalipun bisa memengaruhi seluruh tubuhmu dan parahnya akan membuat sistem geraknya tak berfungsi.

Fisioterapi merupakan suatu proses rehabilitasi untuk menghindarkan cacat fisik melalui serangkaian pencegahan, diagnosis, serta penanganan. Oleh karena itu, jangan ragu untuk mengecek tubuhmu jika terjadi gangguan dalam bergerak.

Masalah Saraf

Sumber gambar https://www.pexels.com

Kebiasaan postur tubuh yang salah tanpa disadari akan menyebabkan gangguan fungsional pada anggota gerak. Sebelum terlambat, apabila kamu merasa mengalami masalah neurologis atau saraf sepanjang hidupmu, fisioterapi bisa membantu mengatasinya.

Nyeri yang Menjadi-jadi

Sumber gambar https://unsplash.com

Kabar buruk bagimu yang gemar mengabaikan rasa nyeri yang tak kunjung hilang pada bagian pinggang, pungung, atau leher. Area yang terasa tegang, pegal, keseleo, maupun otot yang tak seimbang menuntutmu untuk menjalani fisioterapi.

Dengan metode dan prosedur terapi yang tepat, kamu akan dibantu untuk mengatasi gangguan rasa nyeri tersebut. Luka atau cedera lama yang masih terasa nyeri juga harus segera dicek, supaya masalahnya tak makin serius.

Mengenal Jenis Perawatan dalam Fisioterapi

Taping

Sumber gambar https://www.elitecme.com

Taping atau kinesio taping adalah jenis fisioterapi yang memanfaatkan kinesiology tape atau elastic therapeutic tape. Alat ini memiliki daya regang yang mencapai 75% dari panjang aslinya. Tape ini dikembangkan oleh seorang dokter asal Jepang pada tahun 1973 sebagai salah satu upaya pencegahan cedera bagi para atlet dan orang yang aktif bergerak.

Berminat untuk mendapatkan fisioterapi dengan kinesio taping? Kamu perlu tahu fungsinya terlebih dahulu. Terapi ini ternyata mampu menormalisasi fungsi otot, mengurangi penyumbatan dan aliran cairan tubuh, mengaktifkan sistem gerak analgesik endogen, serta memperbaiki permasalahan sendi.

Terapi Manual

Sumber gambar https://www.lifemark.ca

Tak suka menjalani terapi yang rumit, kamu dapat mencoba fisioterapi manual untuk meningkatkan kualitas hidup dan meredakan kecemasan. Terapi manual sendiri merupakan gerakan pasif yang dilakukan secara tiba-tiba atau menghentak dengan amplitudo kecil dan kecepatan yang sedemikian rupa supaya pasien tidak bisa mencegah atau menghentikan gerakan yang terjadi.

Terapi manual ini sangat efektif buatmu yang merasa kaku dan terbatas gerakannya akibat gangguan fungsi mekanik sendi. Manfaat terapi ini cukup banyak, yaitu meringankan rasa sakit, melemaskan otot dan sendi yang kaku, meningkatkan sirkulasi darah, membantu aliran cairan dalam tubuh lebih efisien, relaksasi, hingga mengatasi gangguan pernapasan.

Terapi Magnetik

Sumber gambar http://reps-id.com

Tahukah kamu bahwa magnet bisa digunakan sebagai terapi kesehatan? Nah, terapi magnetik atau medan magnet ternyata masuk dalam teknik fisioterapi yang sudah terbukti ampuh untuk terapi nyeri dan percepatan penyembuhan jaringan.

Terapi magnetik ini diklaim mengurangi pengendapan eritrosit dan kondusif terhadap anti inflamasi. Tidak hanya itu saja, teknik terapi ini bisa meningkatkan peredaran darah, meningkatkan oksigen dan penyerapan zat besi, serta menghapuskan karbon dioksida dan pencemaran darah dari toksin.

Ultrasound dan Phonoperesis

Cedera otot merupakan permasalahan yang tak asing bagi atlet maupun kamu yang bekerja dengan mengandalkan otot secara maksimal. Di bidang kedokteran, ultrasound lebih dikenal sebagai alat pemeriksaan, tidak dengan fisioterapi.

Dalam fisioterapi, ultrasound dikenal sebagai terapi untuk pengobatan cedera otot, terutama muskuloskeletal dan cedera akibat olahraga. Ada juga phonoporesis, yaitu teknik yang memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk membantu penyerapan obat oles secara maksimal.

Macam-macam Alat Fisioterapi

Lampu Terapi Infrared Beuer

Bekerja dengan prinsip sinar infra merah prismatik untuk aplikasi pengobatan, lampu terapi kesehatan Beuer memiliki banyak manfaat. Mulai dari memperlancar peredaran darah, melemaskan otot dan sendi yang sakit, serta mengurangi gejala reumatik dan flu. Alat ini ternyata bisa juga kamu gunakan untuk aplikasi kecantikan agar wajah bersih dan sehat.

Menggunakan lampu infrared 150 Watt dari Philips, lampu ini telah dioptimalkan untuk menerapi pada rentang area tubuh 20 x 30 cm. Sedangkan jarak pemakaian yang dianjurkan 30 cm hingga permukaan tubuh terasa panas.

Sangat praktis dan mudah digunakan karena sudutnya bisa diatur hingga 5 posisi berbeda. Lampu ini juga sangat mudah disimpan karena punya dudukan kabel penyimpanan serta dilengkapi tombol on dan off. Galeri Medika menyediakannya seharga Rp 645.000.

Short Wave Diathermy (SWD)

Untuk melakukan terapi diathermy, kamu memerlukan short wave diathermy dan micro wave diathermy. Dalam fisioterapi, short wave diathermy merupakan alat yang dapat menghasilkan energi elektromagnetik dengan arus bolak-balik tinggi untuk memperoleh pengaruh panas dalam jaringan lokal, relaksasi otot, mengurangi nyeri, dan meningkatkan metabolisme sel.

SWD MP-78 bisa jadi pilihan para fisioterapis untuk melakukan diathermy. Dengan output power maksimal 200 Watt dan frekuensi 40.68 MHz, alat ini dilengkapi kontrol waktu 40 menit dan memiliki berat 33 kg. Dijual seharga Rp 18.750.000 di Tokopedia, kamu sudah mendapatkan 3 rectangular plate electrode dengan ukuran yang berbeda, power line, 2 electrode output line, dan measuring neon tube.

TENS 21 (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulator 21)

Sumber gambar Tokopedia

Bagi para fisioterapis, Tens sudah dikenal dan kerap digunakan sebagai alat perangsang sistem saraf melalui permukaan kulit. Alat ini sudah terbukti efektif untuk menghilangkan nyeri. Dengan 9 mode terapi otomatis dan 4 mode khusus dari Omron Tens Electronic Nerve Simulator HVF128, kamu dapat menyesuaikan perawatan untuk nyeri sesuai dengan gejala yang kamu alami.

Omron Tens Electronic Nerve Simulator HVF128 punya berbagai manfaat. Beberapa di antaranya seperti penyembuh sakit otot dan neuralgia, pencegahan atrofi otot di usia tua dan pasien lumpuh, memulihkan kelelahan dan cedera, meningkatkan sirkulasi darah, serta meningkatkan mobilitas atau penderita rematik.

Alat ini sangat mudah dipakai sendiri di rumah karena dilengkapi dengan tombol shooter, relieve, region, massage, serta berbagai menu khusus lainnya. Kamu dapat membelinya di Tokopedia seharga Rp 1.280.000.

Ultrasound (US)

Teknik ultrasound yang digunakan dalam fisioterapi menggunakan getaran mekanik gelombang suara dengan frekuensi antara 0,5-5 MHz, tujuannya untuk menimbulkan efek terapeutik melalui proses tertentu.

Kerja terapi ini menggunakan gelombang suara untuk merangsang jaringan tubuh yang mengalami kerusakan dalam pengobatan muskuloskeletal dan cedera akibat olahraga.

Alat untuk terapi fisioterapi menggunakan gelombang suara salah satunya adalah Ultrasound Portable US 1000. Alat ini bersifat portabel sehingga mudah dibawa-bawa. Frekuensi yang dibutuhkan sebesar 1 MHz. Kamu dapat membelinya di Tokopedia dengan harga Rp 3.500.000.

Traksi

Dalam hal penanganan fraktur, dislokasi, atau spasme otot sebagai usaha perbaikan deformitas serta mempercepat penyembuhan, para fisoterapis biasanya menggunakan traksi. Dengan prinsip kerja menarik penahan yang ditempatkan pada bagian tubuh secara berlawanan atau countertraksi, tahanan dalam traksi bisa menangani kerusakan atau gangguan pada tulang dan ototmu. Terdapat dua pilihan traksi, yaitu skeletal dan kulit.

Indonetwork menawarkan alat bernama Traksi Elektrik Marvell. Alat ini menggunakan daya sebesar 50 Watt 220 Volt dengan lama waktu penanganan 60 menit saja. Dimensinya 300 x 520 x 700 mm untuk unit dan tempat tidurnya berukuran 2240 x 560 x 760 mm. Untuk mengetahui harga produk ini bisa langsung mengontak penjual melalui website Indonetwork.

From our editorial team

Sebelum Membeli Alat Fisioterapi, Konsultasikan Dahulu dengan Terapis

Cedera atau keluhan lainnya yang berhubungan dengan saraf, tulang, ataupun lainnya harus terlebih dahulu dikonsultasikan penyebab dan cara mengatasinya kepada dokter dan terapis. Bagaimanapun, alat yang direkomendasikan BP-Guide ini sifatnya hanya sebagai saran dan sebelum menggunakannya akan lebih baik memang dikonsultasikan dengan dokter atau terapismu.