Ini Dia 10 Rekomendasi Aplikasi E-Learning Terbaik yang Bisa Digunakan Siswa untuk Belajar Mandiri di Rumah (2020)

Ini Dia 10 Rekomendasi Aplikasi E-Learning Terbaik yang Bisa Digunakan Siswa untuk Belajar Mandiri di Rumah (2020)

Selama pandemi Covid 19, pemerintah menutup sekolah dan meniadakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Meski begitu, siswa tetap bisa belajar secara online dengan menggunakan aplikasi dan media pembelajaran online berikut, lho!

Pemerintah Memutuskan untuk Menutup Sekolah Selama Pandemi Corona

Pandemi Covid 19 sedang berlangsung di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Wabah virus yang dimulai dari Kota Wuhan, China ini telah menginfeksi jutaan penduduk dunia dan menewaskan tak sedikit orang. Guna memutus mata rantai penyebaran virus, pemerintah menetapkan wabah ini sebagai bencana nasional dan mulai memberlakukan berbagai peraturan termasuk menutup sarana umum.

Sekolah menjadi salah satu fasilitas yang ditutup karena saat seperti yang kita ketahui virus Corona dapat menyebar karena adanya kerumunan dan interaksi sosial. Oleh sebab itu siswa maupun guru juga bisa terserang virus Corona jika tetap mengadakan proses belajar mengajar di kelas.

Penutupan sekolah selama wabah Corona ini tidak hanya berlaku di Indonesia tetapi juga di lebih dari 50 negara yang terinfeksi virus. Proses pembelajaran yang biasa dilakukan di kelas dialihkan menjadi pembelajaran online atau daring di mana siswa mengikuti pembelajaran dari guru melalui aplikasi pembelajaran maupun media sosial lainnya.

Meskipun sekolah ditiadakan bukan berarti si kecil tidak bisa melakukan aktivitas belajar maupun aktivitas lainnya di rumah. Orang tua tetap bisa membimbing anak untuk belajar dan melakukan aktivitas positif selama anak berada di rumah.

Berbagai Kegiatan yang Bisa Dilakukan Si Kecil di Rumah

Memasak

Meskipun sekolah ditutup dan si kecil belajar dari rumah, ada berbagai kegiatan lain yang bisa dilakukan untuk mengusir rasa bosan maupun memberikan aktivitas kreatif pada anak termasuk mengajarinya memasak. Kegiatan memasak bersama anak bisa jadi pembelajaran yang baik dan meningkatkan waktu yang berkualitas antara orang tua dan anak.

Untuk melatih anak memasak, Anda tak perlu mengajarinya memasak makanan yang sulit dibuat. Cukup sederhana saja seperti membuat adonan, mencuci dan membilas sayuran maupun bahan makanan lainnya, dan mengupas bahan makanan yang tidak memerlukan pisau.

Tak perlu takut membuang bahan makanan ataupun dapur menjadi kotor karena selama proses memasak orang tua bisa mendampingi anak. Orangtua juga bisa memberi arahan apa yang harus mereka lakukan selama memasak termasuk menjaga kebersihan dapur dan menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan sebelum dan setelah memasak.

Tidak hanya meningkatkan hubungan antara orang tua dan anak, memasak bersama juga bisa memberikan manfaat lainnya seperti yang dikemukakan oleh Susan Moores, MS RD juru bicara American Dietetic Association dalam Web MD. Ia mengatakan bahwa memasak bisa membantu perkembangan indra anak termasuk indra penciuman dan peraba serta membuat anak mau mengeksplorasi jenis makanan yang baru.

Membersihkan Rumah

Sumber gambar www.treehugger.com

Tak hanya memasak, anak juga bisa melakukan aktivitas lainnya di rumah seperti membantu orang tua membersihkan rumah. Kebiasaan membersihkan rumah bisa diajarkan kepada anak sejak dini dan menanamkan kesadaran akan kebersihan hingga dewasa. Tentunya aktivitas membersihkan rumah akan jadi lebih menyenangkan jika anak-anak juga diajak untuk ikut serta.

Anda tidak perlu menyuruhnya melakukan tugas berat jika usianya masih terlalu dini. Coba berikan tugas sederhana seperti membersihkan kursi atau mengelap jendela dengan menggunakan kain. Anda juga bisa mengajarkan si kecil untuk mengepel lantai dengan menggunakan kain dan botol semprotan yang sederhana. Selain itu ajarkan juga untuk membersihkan kamar dan mainannya supaya ia bisa lebih mandiri.

Berkebun

Kata siapa berkebun hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa? Nyatanya anak-anak juga bisa diajak untuk berkebun dan menanam tumbuhan di halaman rumah, lho. Berkebun dapat mengenalkan anak untuk mencintai lingkungan dan mengasah kemampuan motorik anak.

Selain meningkatkan motorik anak, berkebun juga bisa mengajarkan anak akan pentingnya memiliki tanggung jawab karena berkebun adalah salah satu aktivitas yang berkelanjutan. Setelah menanam bibit tentunya anak harus memiliki tanggung jawab untuk merawatnya secara teratur baik menyiramnya dengan air maupun memberikannya pupuk hingga tanaman tumbuh besar.

Suatu penelitian yang dilakukan terhadap 17 sekolah dengan berbagai latar belakang siswa menyatakan bahwa siswa yang rutin berkebun memiliki perubahan yang positif di beberapa bidang pelajaran termasuk dalam masalah kesehatan dan gizi sebanyak 69%. Adapun di bidang pendidikan lingkungan, berkebun dapat memberikan efek pada nilai anak-anak sebesar 30%.

Jadi jika anda ingin memotivasi anak untuk lebih menghargai lingkungan dan meningkatkan kemampuannya di sekolah, Anda bisa mengajarinya untuk berkebun mulai dari sekarang.

Berolahraga

Selama wabah Corona masyarakat dihimbau untuk meningkatkan sistem imun tubuh karena virus ini akan memiliki dampak yang lebih ringan pada mereka yang memiliki sistem imun yang kuat. Olahraga adalah salah satu cara untuk meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Jika Anda dan keluarga ingin tetap sehat, tentunya Anda juga bisa mengajak si kecil untuk melakukan aktivitas olahraga ringan di rumah.

Ada banyak jenis olahraga ringan yang bisa Anda lakukan bersama si kecil di rumah termasuk olahraga yang disisipi permainan seperti lompat tali, senam ceria, berjalan kaki, berlari kecil, hingga melakukan permainan bola, yoga, atau olahraga lainnya.

Pastikan Anda mengawasi si kecil saat berolahraga terutama jika ia masih balita. Selain meningkatkan kesehatan anak, olahraga juga dapat mendukung perkembangan kecerdasan naturalis dan kinestetik. Anak juga akan lebih kuat saat melakukan aktivitas fisik lainnya jika sering rutin berolahraga dan tidak mudah sakit. Jadi jangan malas selama di rumah dan ajak anak Anda untuk tetap aktif berolahraga.

Belajar Secara Online

Sumber gambar www.10best.com

Kemajuan teknologi saat ini tentunya sangat berpengaruh kepada dunia pendidikan termasuk di Indonesia. meskipun sedang dilanda wabah Covid-19 yang mengakibatkan ditutupnya sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan. Para siswa dan mahasiswa tetap bisa melakukan aktivitas belajar dan berinteraksi dengan guru, dosen, maupun siswa lainnya dengan menggunakan pembelajaran daring. Metode pembelajaran daring biasanya dilakukan melalui media sosial maupun aplikasi e-learning yang sudah dipersiapkan oleh pihak sekolah maupun yang bersifat umum.

Para pengajar akan mengirimkan media pembelajaran dan kemudian melakukan evaluasi dengan meminta laporan maupun tugas yang dikerjakan dan dikumpulkan melalui email atau media sosial lainnya. Tentunya aktivitas belajar ini membutuhkan panduan orang tua jika siswa masih berada di tingkat dasar. Ada beberapa aplikasi e-learning yang dapat diunduh melalui perangkat gawai yang Anda miliki dan bisa membantu proses belajar mengajar si kecil di rumah. Aplikasi tersebut dapat diunduh secara gratis melalui Play Store maupun App Store.

Rekomendasi Aplikasi E-Learning untuk Siswa

GOOGLE CLASSROOM

Aplikasi besutan Google yakni Google Classroom adalah salah satu aplikasi e-learning yang saat ini banyak digunakan untuk pembelajaran daring. Aplikasi Google Classroom yang gratis ini mulai bisa digunakan secara resmi pada tanggal 6 Mei 2014 sebagai bagian dari program Google G-Suite for Education. Google meluncurkan Google Classroom yang bisa diunduh pada aplikasi seluler pada tahun 2015 dan bisa digunakan untuk perangkat Android maupun iOS. Aplikasi Google Classroom juga terintegrasi dengan layanan G-Suite lainnya seperti Google Sheet, Google Docs, dan Google Drive secara bersamaan.

Untuk menggunakan Google Classroom, baik siswa maupun guru harus memiliki akun Gmail. Untuk membuat kelas, guru bisa menggunakan opsi Create Class, kemudian memberikan kode kelas tersebut kepada anak didiknya. Dengan menggunakan aplikasi ini, guru juga bisa membuat berbagai jenis tugas, kuis, dan materi sehingga lebih mudah tersampaikan kepada para siswa.

RUANG GURU

Aplikasi Ruang Guru adalah salah satu aplikasi pembelajaran terbesar di Indonesia yang saat ini banyak digunakan dan populer di kalangan para siswa dan guru. Aplikasi yang didirikan oleh Belva Devara dan Iman Usman pada tahun 2014 ini sudah memiliki sekitar 15 Juta pengguna di Indonesia dengan lebih dari 300.000 guru yang menawarkan jasa untuk sekitar 100 pelajaran di dalam aplikasi tersebut. Tak heran jika aplikasi berbasis pendidikan ini telah banyak bermitra dengan pemerintah di berbagai provinsi dan banyak menyabet berbagai penghargaan termasuk Solver of MIT, Innovation to Watch, Google Launchpad Accelerator, Atlassian Prize UNICEF, dan ITU Global Industry Award.

Ada banyak paket dan program belajar yang bisa siswa dapatkan di Ruang Guru dengan berbagai variasi paket belajar yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp 300.000 hingga Rp 1.450.000. Untuk memilih paket dan program belajar yang diinginkan, siswa bisa melakukan registrasi melalui website Ruang Guru dan memasukkan detail yang diminta seperti nama, email, nomor handphone, hingga kelas yang dipilih. Siswa juga bisa mengisi informasi data pendidikan dan lokasi belajar, kemudian melakukan pembayaran sebelum bisa menggunakan aplikasi tersebut.

Berita baiknya, selama wabah Covid-19 ini, para siswa bisa mengakses sekolah online di ruang guru secara gratis dan mengikuti pembelajaran daring melalui fitur live streaming setiap hari Senin hingga Jumat pukul 08.00-12.00 mulai tanggal 16 Maret 2020. Dalam program tersebut, Ruang Guru menyediakan 15 kanal live streaming yang dipandu oleh Master Teacher dan mencakup semua mata pelajaran mulai dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA baik IPA maupun IPS. Tak hanya para siswa, para guru pun bisa mengikuti pelatihan online yang disediakan Ruang Guru selama satu bulan ke depan.

Harga Rp. 250.000-1.450.000

SCHOOLOGY

Schoology adalah aplikasi sistem manajemen pembelajaran (LMS) K12 yang mengintegrasikan interaksi antara pelajar dan instruktur yang populer di Amerika Serikat. Melalui aplikasi jejaring sosial ini, para pengguna bisa membagikan berbagai informasi pendidikan dan berinteraksi layaknya di dalam kelas. Tak hanya dapat memberikan materi dan pembelajaran interaktif, guru atau pengajar juga bisa memberikan penilaian lewat aplikasi yang dibekali dengan fitur Learning Tools Interoperability (LTI) ini.

Beberapa kelebihan Schoology yang membuatnya banyak diminati di antaranya karena aplikasi ini memiliki beberapa fitur dan fasilitas seperti:

- Stay Connected di mana guru bisa mengatur kelas dengan sedemikian rupa dan dan berinteraksi dengan murid.

-Extend Class Time, fitur ini memungkinkan siswa untuk melakukan pembelajaran mandiri, membentuk grup belajar dengan teman maupun melihat materi dan soal secara online.

- Manage on the Go, fitur absen yang bisa digunakan oleh guru kepada siswa di mana pun dan kapan pun

- Leverage iOS and Android Devices, dapat dipasang pada perangkat Android maupun IOS secara gratis dengan berbagai pembaharuan secara kontinyu.

Untuk dapat menggunakan Schoology, baik siswa maupun guru bisa melakukan pendaftaran dan memilih jenis kelas yang diinginkan melalui website resmi schoology.com.

KELASKITA

Aplikasi e-learning lainnya yang bisa digunakan untuk mendukung pembelajaran adalah aplikasi Kelaskita. Aplikasi ini diciptakan layaknya media sosial sehingga pengguna bisa melakukan interaksi sosial dengan mudah di mana pun dan kapan pun layaknya menggunakan Facebook. Kelaskita yang didirikan oleh Ali Kusnadi dan M. Asep Indrayana ini bisa diakses secara gratis dan telah diunduh dari Playstore hingga 50 ribu kali.

Ada banyak fitur yang dikembangkan dalam Kelaskita sejak dirilis pada April 2013. Beberapa fitur yang bisa diakses di antaranya adalah kelas, kuis, dan tanya jawab. Ada pun materi yang bisa dipelajari juga beragam mulai dari Bahasa, Pemrograman, Desain Grafis, Otomotif, Agama, Robotik, Jaringan Komputer, dan lainnya.

Pengguna pun bisa memilih kategori kelas sesuai jenjang pendidikannya mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Intinya, baik guru maupun siswa bisa membentuk kelas sendiri secara gratis maupun membentuk kelas belajar berbayar sesuai dengan jasa yang ditawarkan melalui aplikasi ini.

Ada banyak pilihan instruktur di aplikasi Kelaskita termasuk pengajar yang berasal dari perusahaan dan lembaga vokasional ternama, seperti DynEd, Parang Kencana, Yayasan B.I.S.A, Btech, dan Arva School of Fashion. Untuk bisa menggunakan aplikasi ini, pengguna hanya perlu mendaftarkan diri melalui situs kelaskita.com dan mengisi data diri yang diperlukan.

EDMODO

Mungkin Anda sudah pernah mendengar aplikasi pembelajaran yang satu ini. Ya, Edmodo adalah salah satu aplikasi pembelajaran berbasis media sosial yang banyak digunakan saat ini dan penggunanya telah bertambah hingga 50 juta di berbagai belahan dunia sejak diluncurkan di tahun 2008. Aplikasi yang didirikan oleh Nic Borg dan Jeff O’hara ini memungkinkan siswa, guru, dan orang tua murid berinteraksi selama proses pembelajaran.

Dalam aplikasi Edmodo, para guru tak hanya bisa memberikan materi dan penugasan, tetapi juga bisa melakukan survei dari metode pembelajaran yang mereka lakukan didukung dengan fitur direct chat atau chat langsung secara personal. Karena kemudahan yang ditawarkan, Edmodo menjadi salah satu aplikasi pembelajaran paling diminati dan berhasil meraih berbagai penghargaan termasuk "Top Apps for Teachers"dari PC Magazine dan penghargaan "Cool Tool Award for Best Assesment Solution" dari Edtech Digest pada tahun 2014.

Untuk bergabung dan menciptakan kelas dengan menggunakan Edmodo, sebelumnya guru harus melakukan pendaftaran dan memiliki akun di beberapa aplikasi seperti Outlook, Google, maupun Facebook serta mengisi data diri. Pendaftaran bisa dilakukan melalui desktop maupun smartphone berbasis Android maupun IOS. Setelah bergabung, guru atau pengajar bisa membuat grup kemudian membagikan grup tersebut dan mengundang siswa untuk bergabung dan memulai proses pembelajaran.

Para siswa dan orang tua juga bisa membuat akun Edmodo dengan mudah tanpa harus mengisi data diri, cukup dengan mengisi nama, password, dan kode kelas yang diberikan oleh guru.

QUIPPER

Quipper menjadi aplikasi pembelajaran selanjutnya yang bisa dipilih untuk melakukan pembelajaran secara online. Aplikasi penyedia konten edukasi digital Quipper memiliki berbagai keunggulan dan bisa membantu para siswa dan guru untuk mengadakan proses belajar mengajar ternasuk dengan menggunakan fitur Quipper School. Melalui fitur Quipper School ini, para tenaga pengajar atau guru bisa memberikan materi, tugas, serta penilaian langsung kepada siswa dan bisa diakses secara gratis.

Sementara untuk siswa yang ingin belajar mandiri, Quipper juga menyediakan fitur Quipper Video dengan lebih dari ribuan video yang disediakan. Berbeda dengan Quipper School yang disediakan secara gratis, untuk mengakses Quipper Video, siswa harus berlangganan atau membayar sekitar Rp 890.000 selama setahun.

Untuk siswa yang ingin mendapatkan pembelajaran khusus dan bimbingan untuk masuk ke perguruan tinggi, Quipper juga menyediakan paket Masterclass di mana siswa bisa mengakses lebih dari 9000 video pembelajaran dan 70.000 latihan soal yang mencakup materi kelas 10 hingga kelas 12. Tak hanya itu, melalui paket ini, siswa juga bisa berinteraksi langsung dengan Tutor dan Coach Masterclass.

Selain proses pembelajaran dengan materi sekolah, siswa juga bisa mendapatkan bimbingan untuk mendapatkan universitas yang diinginkan. Untuk mengakses paket Masterclass hingga bulan Juni 2020, siswa harus sudah berada di jenjang SMA dan membayar sekitar Rp 980.000. Dapatkan informasi langsung dan lakukan pendaftaran di https://www.quipper.com/id/school/ dengan mengisi data diri dan lakukan verifikasi pada admin dengan menghubungi nomor 0811 1785 309 / 0811 9941 637.

Harga Rp. 980.000

MOODLE

Moodle atau Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment adalah software manajemen pembelajaran berbasis CMS atau Course Management System. Dengan menggunakan prinsip social constructionist pedagogy, Moodle menawarkan mekanisme pembelajaran dengan menggunakan teknologi informasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan belajar murid.

Dalam prinsip belajar ini, guru tak lagi jadi sumber informasi melainkan bertindak sebagai influencer atau pihak yang berpengaruh dan pembelajaran siswa disesuaikan dengan apa yang ia butuhkan. Moodle saat ini telah digunakan oleh banyak sekolah, lembaga pendidikan, universitas, serta LSM di seluruh dunia untuk pembelajaran berbasis E-learning.

Untuk bisa menggunakan software Moodle Hosting, pihak sekolah atau pengajar bisa menggunakan paket webhosting yang dirancang khusus untuk menjalankan web e-learning berbasis CMS Moodle. Harga yang ditawarkan bervariasi untuk setiap paket mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 1.600.000. Beberapa fitur yang ditawarkan dalam Moodle mencakup Assignment submission, Forum diskusi, Unduh arsip, Chat, Kalender online, Berita, Kuis online, dan Wiki.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan mendaftar pada sistem Moodle, pengguna bisa mengakses https://moodle.com/ dan mengikuti instriksi serta mengisi data yang dibutuhkan.

Harga Rp. 250.000-1.600.000

SEVIMA EDLINK

Sistem pembelajaran online tidak hanya untuk mereka yang duduk di bangku sekolah saja, melainkan juga disediakan untuk mereka yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Salah satu aplikasi yang menawarkan proses pembelajaran online untuk mahasiswa adalah EdLink. Saat ini EdLink sudah digunakan oleh lebih dari 150.000 mahasiwa dari 270 perguruan tinggi dan 7000 dosen. Aplikasi ini terbukti dapat membantu proses pembelajaran menjadi lebih mudah.

Dalam rangka mendukung program belajar dirumah, EdLink menawarkan program SEVIMA yang membebaskan batasan jumlah kelas di semua paket EdLink termasuk yang community version.

Ada banyak fitur menarik yang disediakan oleh SEVIMA EdLink untuk mendukung proses perkuliahan di antaranya adalah perkuliahan dengan video meeting, presensi mahasiswa, notifikasi dan pengaturan jadwal perkuliahan, kuis interaktif, rekap kegiatan perkuliahan, serta penilaian. Tak hanya itu, dalam EdLink mahasiswa juga bisa berbagi materi dan menyisipkan rekaman maupun foto ke dalam materi pembelajaran. Semua fitur tersebut tentunya akan membuat para dosen dan mahasiswa lebih terorganisir dan dapat berinteraksi dengan lebih baik.

Untuk mendapatkan paket pengaturan mata kuliah, data staf pengajar/dosen, administrasi fakultas/jurusan, serta rekap penilaian secara online, pihak pengajar bisa berlangganan paket dengan harga sekitar Rp 5.000.000-18.000.000 per bulan. Kunjungi situs https://app.edlink.id/ untuk informasi lebih lanjut dan melakukan pendaftaran.

Harga Rp. 5.000.000-18.000.000

SEKOLAHMU

Sekolahmu adalah aplikasi yang menjadi sekolah online pertama di Indonesia yang menggunakan sistem blended learning, sebagai solusi atas kebutuhan pendidikan yang lebih fleksibel dan personal. Sekolahmu menyediakan beragam materi pembelajaran yang bisa diakses melalui situs resmi maupun aplikasi, tentunya materi pembelajaran yang disediakan telah disusun sedemikian rupa dengan melibatkan sejumlah instansi pendidikan yang kredibel.

Semenjak pemerintah memberlakukan program belajar di rumah untuk mengurangi dampak COVID 19, Sekolahmu menyediakan berbagai kelas yang bisa diakses gratis oleh para siswa jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Pengguna bisa memilih program sesuai kebutuhannya masing-masing dan menikmati berbagai fitur di dalamnya seperti Tanyamu, Ujianmu, Kelasmu, dan Karirmu. Dalam situs Sekolahmu, siswa juga mendapatkan berbagai materi pembelajaran dengan format live streaming melalui Youtube dan dipandu guru dari berbagai sekolah.

Untuk mendapatkan informasi dan belajar secara online, pengguna bisa mengakses situs resmi https://www.sekolah.mu atau mengunduh aplikasinya di smartphone.

ZENIUS

Satu lagi aplikasi e-learning yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung pembelajan di rumah adalah aplikasi Zenius. Awalnya Zenius berdiri sebagai bimbel offline pada tahun 2004 yang menyediakan konten pembelajaran atau materi dalam bentuk CD dan DVD karena pada saat itu penggunaan internet belum tersebar secara merata di Indonesia.

Saat ini Zenius telah menjelma menjadi layanan bimbingan belajar online yang cukup populer dengan lebih dari 11 juta pengunjung dan bisa diunduh lewat Play Store dan App Store secara gratis. Aplikasi pembelajaran yang didirikan oleh Sabda PS dan Medy Suharta pada tahun 2007 ini memiliki lebih dari 80.000 video pembelajaran dan ratusan ribu latihan soal untuk berbagai jenjang pendidkan mulai dari SD sampai SMA. Untuk mengakses konten pembelajaran yang tersedia dalam aplikasi, siswa dapat berlangganan dan membayar biaya dengan kisaran Rp 165.000 per bulan hingga Rp 440.000 per tahun.

Dalam situs resminya, Zenius mengklaim bahwa hingga saat ini video tutorialnya telah ditonton 38,3 juta kali dan telah mengantarkan 78,8 persen pengguna aplikasi dan layanan Zenius lulus SBMPTN. Jadi kira-kira aplikasi E-learning mana yang akan Anda pilih untuk menemani belajar buah hati?

Harga Rp. 160.000-440.000
From our editorial team

Dampingi Anak Saat Belajar Online

Tidak pergi ke sekolah tidak berarti anak bebas di rumah saja. Anak tetap harus mengikuti serangkaian kegiatan belajar di rumah melalui media online atau aplikasi pembelajaran yang digunakan pihak pengajar atau sekolah. Selama proses belajar, ada baiknya jika orangtua ikut mendampingi anak supaya ia lebih mengerti tentang tugas yang diberikan terutama jika anak Anda masih di sekolah dasar.

Tag