Mengikuti Jejak Anime dan Komiknya, Game Dragon Ball Berhasil Mendulang Kesuksesan

Sumber gambar www.dbzgames.org

Ketika kita mendengar nama Dragon Ball, tentunya akan terngiang sebuah anime yang sudah sangat populer di berbagai negara. Kartun Jepang ini terlahir setelah debut manganya pada 1984 dari tangan dingin Akira Toriyama. Kisah petualangan Son Goku dalam mencari tujuh bola naga pun berhasil menghipnotis pencinta anime saat ia diangkat ke layar kaca serta dunia virtual.

Tidak hanya berjaya di komik dan film, nyatanya Dragon Ball juga sukses merambah video game. Debutnya, yakni Dragon Ball: Dragon Daihikyo pada 1986 telah tersebar dalam berbagai platform. Kamu pun sekarang bisa menemukan lebih banyak versi lainnya dengan grafis dan mode permainan yang lebih canggih.

Karakter Terkuat dalam Dunia Dragon Ball

Vegito

Sumber gambar www.pinterest.co.uk

Buat penggemar Dragon Ball, pastinya kamu punya jagoan sendiri. Tokoh Vegito sering dilirik karena dirinya merupakan mortal yang mampu berevolusi menjadi Super Saiyan Biru. Karakternya sendiri berasal dari Goku dan Vegeta yang bergabung menggunakan Potara Fusion sebagai metode yang lebih kuat dari Fusion Dance yang menciptakan Gogeta. Kekuatan Vegito terletak pada base form-nya yang mencapai angka 1,5 miliar. Jadi nggak salah bila banyak yang menyetujuinya sebagai makhluk fusi terkuat dalam jagat Dragon Ball.

Goku

Sumber gambar hero.wikia.com

Selain sifatnya yang polos dan lugu, Goku ternyata merupakan makhluk Planet Seiya yang punya kekuatan luar biasa. Dirinya mampu melewati rentetan fase Seiya, mulai dari Super Saiyan 1, Super Saiyan Biru, hingga Dewa Seiyan. Tokoh utama tersebut pun punya jurus andalan, yakni Kamehameha yang didapatkan dari Jin Kura-Kura saat dirinya masih kecil. Selain itu, ia juga mampu meningkatkan kekuatannya sampai tingkatan tak terbatas.

Super Buu

Sumber gambar villains.wikia.com

Tidak afdal rasanya bila tidak memasukkan tokoh antagonis Super Buu ke dalam daftar karakter terkuat berikut. Dalam serialnya, sosok Super Buu merupakan hasil perubahan dari Majin Buu yang terus berevolusi hingga menjadi Evil Buu.

Diperkenalkan pertama kali lewat majalah Shōnen Jump pada 1 Maret 1994, karakter ini menggambarkan makhluk magis menyerupai jin yang diciptakan penyihir jahat Bibidi pada jutaan tahun sebelum peristiwa Dragon Ball.

Super Buu memiliki tugas meneror galaksi lewat penghancuran seluruh planet di dalamnya. Meski Bibidi akhirnya terbunuh, Buu selamat karena sempat bersembunyi dan berkat bantuan anak Bibidi, yaitu Babidi yang juga berambisi melanjutkan misi ayahnya untuk menaklukkan alam semesta.

Daftar 10 Game Dragon Ball Terbaik yang Wajib Kamu Coba

Dragon Ball Z: Budokai Tenkaichi 3

Sumber gambar www.mobygames.com

Kalau ditanya game mana yang harus dicoba dulu, seri Dragon Ball Z: Budokai Tenkaichi 3 bisa masuk daftar teratas kamu. Game ini pertama kali dirilis untuk platform Sony PlayStation 2 pada 2007 dan punya tampilan aduhai lewat penerapan tipe grafis cel-shaded. Pola permainannya mengandalkan area luas yang jadi cikal bakal Dragon Ball Xenoverse. Metode kombatnya juga terbilang gesit dan cepat.

Game ini menyimpan lebih dari 150 karakter serta latar waktu dan tempat yang dapat kamu pilih sesuka hati. Tokoh favorit di seri ini adalah Goku, Vegeta, Piccolo, Tao Pai Pai, Appule hingga Frieza.

Dragon Ball Z: Budokai 3

Sumber gambar videogametrader.com

Dragon Ball Z: Budokai 3 merupakan seri game pendahulu pada platform PlayStation 2 yang memiliki keunikannya sendiri. Di sini kamu dapat menjalankan misi mencari tujuh bola naga yang tersebar di berbagai lokasi. Dari kualitas grafik, sekuel ini terlihat apik karena mengusung tampilan 2.5D yang sangat detail dan halus. Kamu pun dapat memilih sebanyak 42 karakter yang berasal dari stori Dragon Ball Z sampai GT.

Fitur menarik yang tersedia di dalam game ini adalah versus mode, items shop, tournament dan battle ranking stage di mana pemain harus menghadapi tantangan seratus petarung.

Dragon Ball Z: Sagas

Sumber gambar www.ign.com

Dragon Ball Z: Sagas menerapkan gameplay sandbox brawler yang sangat menantang. Dibuat untuk konsol Sony PlayStation 2, Xbox dan GameCube pada 2005 oleh pengembang Avalanche Software, game ini akan membawamu pada mode kombat yang cukup mendebarkan.

Terdapat tiga dasar serangan, yakni melee, combo dan Ki atau ledakan energi yang kuat. Tingkatan permainan terbagi dalam beberapa saga, yakni Saiyan, Namek, Frieza, Yardrat, Trunks, Android dan The Cell Games Saga.

Karakter populer dalam game ini antara lain Goku, Ginyu, Recoome, Perfect Cell, Tien, Demon Piccolo, dan masih banyak lagi. Kamu juga dapat memilih mode permainan arcade untuk bertarung dengan komputer, ‘versus’ untuk bermain bersama teman, ‘practice’ untuk berlatih dan ‘team vs’ untuk permainan antartim.

Dragon Ball: Advanced Adventure

Sumber gambar emulator.games

Dragon Ball: Advanced Adventure rilis pertama kali pada 2004 untuk platform Nintendo Game Boy Advance. Game ini mengaplikasikan tipe permainan ‘side scrolling beat 'em up’ di mana pertarungan berjalan cepat dengan musik yang memacu adrenalin.

Di sini kamu bertualang sebagai Goku dan Krillin untuk mencari tujuh bola naga yang telah lama menghilang. Game ini menyediakan lima jenis mode permainan, seperti ‘story mode’ yang dimulai saat Goku bertemu Bulma sampai pertarungan melawan Raja Piccolo, ‘mode extra’ yang membuatmu bebas memilih level dalam story mode serta ‘one-to-one’ di mana kamu bisa bertarung satu lawan satu dengan total 30 karakter yang berbeda.

Walaupun bergrafis dua dimensi, pengalaman yang disuguhkan tidaklah membosankan untuk konsol yang bisa dibawa ke mana-mana. Kamu pun bisa bertarung di udara sambil menaiki awan terbang atau berkelahi di arena World Tournament bersama pemain lain lewat mode multiplayer.

Dragon Ball GT: Final Bout

Sumber gambar www.pinsdaddy.com

Sebagai salah satu game bertarung terbaik sepanjang masa, Dragon Ball: Final Bout layak kamu mainkan. Game yang muncul perdana di konsol Sony PlayStation (PS1) pada 1997 tersebut menjadi pionir mode kombat cepat serta brutal bagi versi Dragon Ball setelahnya.

Terdapat tiga mode permainan di dalamnya, yakni ‘battle mode’ yang memuat mode standar untuk melawan komputer, ‘tournament mode’ yang dapat menampung hingga delapan karakter dalam babak eliminasi sekali putaran serta ‘build mode’ yang dapat memberimu kesempatan melatih karakter dan mengadunya dengan petarung lainnya.

Dragon Ball Z: Extreme Butoden

Sumber gambar produto.mercadolivre.com.br

Seri Dragon Ball juga ikut meramaikan platform handheld Nintendo 3DS pada 2015 lalu. Dirilis Bandai Namco, Dragon Ball Z: Extreme Butoden muncul dalam bentuk action-fighting 2D dengan sistem pertarungan yang sangat kompleks. Kamu pun bisa memilih Goku, Gohan, Vegeta, Trunks dan karakter lain yang jumlahnya mencapai seratus. Kamu juga dapat memanfaatkan jurus jitu Ultimate Arts dan fitur Z Assist yang dapat memasukkan karakter lain untuk membantu pertarunganmu.

Dragon Ball Z: Ultimate Tenkaichi

Sumber gambar www.mobygames.com

Masuk dalam seri game Dragon Ball ke-16, Dragon Ball Z: Ultimate Tenkaichi yang hadir di konsol PlayStation 3 dan Xbox 360 ini layak masuk koleksi kamu. Tampilan grafis yang berbasis 3D dibuat semirip mungkin dengan gaya animenya sehingga memberi kesan akrab bagi para penggemar. Pengalaman adu kekuatan pun menjadi lebih riil berkat lingkungan yang dapat hancur dari benturan para petarungnya.

Dengan fitur baru Impact Break, kamu dapat menghunjamkan lawan ke tanah dan menghantamkannya ke bukit hingga bebatuan di sekelilingnya ikut beterbangan. Tiap bos pun memiliki kekuatan super sehingga sulit sekali dikalahkan.

Menariknya lagi, terdapat menu kustomisasi yang memperbolehkanmu membuat petarung sendiri lewat tampilan rambut, baju hingga gaya bertarung. Kamu juga dapat melatihnya untuk menjadi lebih kuat serta mengadunya dengan pemain lain secara daring.

Dragon Ball Xenoverse

Sumber gambar www.snapdeal.com

Sebagai salah satu waralaba game legendaris, Bandai Namco merilis kembali seri game Dragon Ball terbaru, yakni Dragon Ball Xenoverse pada 2015 untuk PlayStation 3 dan 4 juga Xbox 360 dan Xbox One. Meski masih mengusung gameplay yang sama dengan versi sebelumnya, kualitas grafisnya meningkat pesat.

Di dalamnya pemain akan dibawa ke arena pertarungan tiga dimensi di wilayah Toki-Toki City. Kisah dimulai dengan rentetan adegan Goku dalam wujud Super Saiyan bertarung melawan Frieza, Cell, dan Super Buu. Pemain juga bebas membuat karakter baru yang dapat terlibat langsung dalam cerita utama game ini.

Kamu pun diarahkan pada misi besar, yaitu mengembalikan lini masa Dragon Ball yang telah dirusak Dewa Mira. Karakter Trunks nantinya akan mengarahkanmu untuk melewati berbagai misi dengan lancar. Naga Shenron juga dapat dipanggil dengan mengumpulkan ketujuh bola naga.

Dragon Ball Xenoverse 2

Sumber gambar www.seriebox.com

Meski hampir menyerupai versi terdahulunya, Xenoverse 2 menawarkan sejumlah penyempurnaan terutama dalam sisi gameplay. Game ini diluncurkan pada 2016 untuk platform next-gen, seperti PlayStation 4, Xbox One dan Nintendo Switch.

Ketika memilih bermain di single mode, kamu dapat menjelajah seisi kota dengan cara terbang maupun berjalan kaki.

Lalu dalam story mode, kamu dapat membuat karakter kesukaanmu sendiri untuk melawan berbagai karakter Dragon Ball atau pemain lainnya lewat jejaring internet. Lima ras menjadi dasar kreasi karaktermu, yaitu manusia Bumi, Saiyan, Majin, Namekian dan Frieza.

Walaupun sejatinya game ini bergenre fighting, kamu dapat bertualang bebas layaknya bermain game RPG. Tentunya seri ini tetap menawarkan cerita yang otentik dan menarik untuk diikuti.

Dragon Ball FighterZ

Sumber gambar www.lojapsngames.com.br

Pada tahun ini, Bandai Namco mengulang kesuksesan game Dragon Ball pendahulunya dengan meluncurkan seri Fighter Z untuk konsol PlayStation 4, Xbox One, dan Nintendo Switch.

Game ini bisa dibilang revolusioner karena mekanisme bertarung yang selama ini dipertahankan kini dirombak ulang. Metode bertarung yang diusung akan lebih rumit sehingga kemampuanmu sebagai pemain akan sangat dipertaruhkan. Meski begitu, orisinalitas cerita akan tetap dipertahankan dengan pembawaan yang lebih segar.

Fitur utama dalam game ini adalah mode kombat 3v3 dengan satu petarung dan dua karakter pendukung. Sambil menjalankan petarung utama, kamu dapat mengatur dua anggota tim lainnya lewat tombol bantu. Dengan begitu, kamu dapat dengan mudah memanggil mereka lalu melemparkan kombinasi serangan dahsyat pada musuh.

Terdapat beberapa gerakan unggulan yang diperkenalkan di sini, seperti Vanish Attack untuk mengeluarkan Ki secara langsung, Dragon Rush untuk menerobos lawan dan Super Dash yang mampu melewati blast standar juga mengejar musuh di mana saja ia berada.

From our editorial team

Mainkan Game Kesukaanmu namun Tetap Hargai Waktumu

Selain daftar game yang disebutkan di atas, masih banyak lagi seri lain di luar sana yang ditawarkan beraneka macam platform. Kamu pun dapat menjelajah internet untuk mencari game Dragon Ball lawas maupun terbaru. Namun, bila sudah menemukan yang dicari dan tiba waktunya untuk memainkannya, kamu juga perlu tahu kapan harus berhenti. Jangan sampai melewatkan kewajibanmu dan berlama-lama bermain di depan layar. Apalagi game fighting yang satu ini terkenal cepat merusak controller konsolmu.