Baca juga

Budaya dan Pemandangan Alam Papua yang Eksotis selalu menjadi Daya Tarik

Sumber gambar http://www.shutterstock.com/

Papua adalah salah satu surga di Indonesia. Banyak wisatawan yang lebih memilih pergi ke destinasi yang lebih populer, seperti Bali, Yogyakarta, Lombok, Bangka Belitung, Sumatra Barat dan lain sebagainya. Namun, perlu Anda ketahui, bahwa pulau yang berada di bagian paling timur di Indonesia ini memiliki daya tarik yang sangat kuat.

Tidak hanya pemandangan alamnya yang asri, tetapi budaya dari masyarakatnya juga sangat menarik perhatian. Jika Anda yang masih bingung menentukan lokasi untuk berlibur, Papua bisa Anda jadikan salah satu pilihan.

Berbagai Destinasi Wisata di Jayapura, Papua

Bukit Jokowi

Sumber gambar https://www.travelingan.net/

Bukit Jokowi adalah sebuah bukit di Kota Jayapura yang telah bertransformasi menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan. Awalnya, bukit ini tidak menarik sama sekali, karena sangat gersang dan dipenuhi dengan tumbuhan liar.

Pada tahun 2014, Presiden Joko Widodo berkunjung ke Jayapura dan melihat keadaan Papua dari atas bukit ini. Sejak saat itu bukit gersang ini berubah menjadi bukit yang indah dan namanya diganti menjadi bukit Jokowi yang sebelumnya bernama bukit Skyline.

Danau Sentani

Sumber gambar https://www.liputan6.com

Danau Sentani adalah danau yang sangat terkenal di provinsi Papua. Tidak hanya karena keindahan alam yang ditawarkannya, tetapi juga karena memiliki latar belakang legenda yang eksotis dan penuh dengan nilai budaya.

Danau yang memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan kedalaman 70 meter di bawah permukaan laut ini semakin terkenal berkat adanya Festival Danau Sentani. Festival ini juga sangat berpengaruh pada masyarakat sekitar. Awalnya sering terjadi konflik antar suku, tetapi setelah Danau Sentani memiliki banyak pengunjung, para masyarakat pun mulai bahu-membahu untuk menjaga danau.

Danau Love

Sumber gambar https://www.hipwee.com

Danau Love atau telaga cinta adalah sebuah destinasi wisata yang unik dan menarik dikunjungi saat berada di Papua. Nama Love diambil dari bentuk danau ini yang menyerupai bentuk hati yang indah. Bentuk dari danau ini bisa dilihat dengan jelas dari atas bukit di sekelilingnya.

Meskipun terkenal dengan sebutan danau cinta, ternyata penduduk setempat lebih akrab menyebutnya dengan nama danau Imfote. Hal ini karena sesuai dengan nama tempatnya.

Air Terjun Cyclop

Sumber gambar https://www.liputan6.com

Air Terjun Cyclop adalah sebuah destinasi wisata yang memiliki nama yang unik dan membuat penasaran. Air terjun yang terletak di Kota Sentani, Jayapura ini berada di jajaran pegunungan Cyclop. Nama dari air terjun ini diambil dari nama pegunungan yang Anda di sekitarnya.

Jadi bukan karena air terjun ini menyerupai raksasa Cyclop atau karena hal lainnya. Meskipun demikian, air terjun Cyclop tetap saja menarik untuk dikunjungi.

Setelah Puas Jalan-jalan, Jangan Lupa Membeli Oleh-oleh Makanan Khas Jayapura

Sarang Semut

Sumber gambar https://www.bukalapak.com

Sarang Semut adalah oleh-oleh khas Papua. Sarang semut bukanlah sarang dari binatang semut seperti namanya, tetapi adalah tanaman yang banyak ditemukan di daerah Papua. Tumbuhan yang bersifat epifit ini tumbuh dan menempel di tumbuhan lain.

Bentuk dari tanaman ini menyerupai sarang semut, karena itulah nama dari tumbuhan ini adalah sarang semut. Tumbuhan ini memiliki khasiat yang baik untuk tubuh Anda, yaitu dapat mengatasi darah tinggi, mengatasi diabetes, mengatasi rematik, melancarkan haid dan peredaran darah.

Tidak hanya itu saja, sarang semut juga bisa mengatasi migrain, ambeien, mengatasi benjolan di payudara, menjaga kesehatan ginjal, menjaga kesehatan jantung, dan membantu mengatasi kanker. Anda bisa membeli sarang semut dalam bentuk minuman di kios oleh-oleh di Jayapura dengan harga sekitar Rp 50 ribu per kemasan isi 250 gram.

Ikan Asar

Sumber gambar https://kumparan.com

Jayapura adalah kota pesisir yang memiliki kekayaan laut melimpah. Salah satu hasil dari kekayaannya yang memiliki ciri khas adalah ikan asar. Ikan asar adalah ikan yang telah diasapi di dekat bara, sehingga menghasilkan daging ikan yang kering.

Ikan asar memiliki tekstur dan rasa yang unik dan berbeda dari jenis ikan kering lainnya. Harga dari ikan asar berbeda tergantung dari jenis ikannya. Salah satunya adalah ikan cakalang yang memiliki harganya sekitar Rp 20-30 ribu.

Keripik Keladi

Sumber gambar idntimes.com

Jika Anda adalah pecinta keripik, tentunya Anda harus merasakan keripik khas Papua, yaitu keripik keladi. Keripik ini terbuat dari bahan talas yang dipadukan dengan berbagai bumbu masak lainnya, seperti bawang putih, garam, cabe rawit dan bahan lainnya.

Ubi talas yang memiliki rasa unik dan proses pembuatan yang khas membuat keripik ini menjadi sangat enak dinikmati. Harga dari keripik ini hanya Rp 12 ribu/bungkus untuk bungkus yang kecil, Rp 20 ribu untuk bungkus yang sedang, dan Rp 40 ribu/bungkus untuk bungkus yang besar.

Kue Lontar

Sumber gambar https://www.fimela.com

Kue lontar adalah kue khas Papua yang memiliki bentuk, warna, dan rasa yang mirip dengan kue pie susu dari Bali. Namun, kue lontar dari Papua memiliki ciri khas tersendiri, seperti memiliki bentuk yang lebih tebal dengan isian yang lebih banyak.

Kue ini diberi nama lontar karena dicetak menggunakan wadah berbentuk bulat cekung. Untuk mendapatkan kue ini di Papua sangatlah mudah, Anda tinggal mendatangi berbagai outlet oleh-oleh di Papua.

Sagu Lempeng

Sumber gambar https://merahputih.com

Sagu lempeng adalah salah satu makanan khas dari Papua yang cukup populer seperti papeda. Roti yang memiliki bentuk lempengan ini memiliki rasa dan aroma yang khas. Proses memasaknya dengan cara dibakar, sehingga rasanya lebih unik.

Anda bisa menikmatinya bersama dengan secangkir teh atau kopi. Jika Anda ingin menjadikan roti sagu lempeng ini sebagai oleh-oleh dari Papua, Anda bisa mendatangi berbagai pusat oleh-oleh di Jayapura. Sagu lempeng bisa Anda dapatkan hanya dengan Rp 50 ribu per bungkus dengan isi 20 potong.

Kue Bagea

Sumber gambar https://merahputih.com

Kue bagea adalah kue khas Papua yang terbuat dari tepung sagu yang dicampurkan dengan gula merah, kayu manis, dan pala. Kemudian dibungkus dengan daun lontar dan dipanggang hingga kering. Rasa dan aroma dari kue ini sangat khas dan nikmat, sehingga sangat rugi jika Anda melewatkannya saat berkunjung ke Papua. Jika Anda ingin menjadikan kue bagea sebagai oleh-oleh, Anda bisa mendatangi berbagai toko oleh-oleh di Papua dan Anda akan mendapatkan kue bagea dengan harga Rp 20.000 per toples.

Matoa

Sumber gambar https://www.boombastis.com

Jika Anda berkunjung ke Papua, buah yang wajib Anda bawa pulang adalah matoa. Buah matoa adalah buah yang memiliki daging berwarna putih dan memiliki kandungan air yang banyak. Bentuknya seperti kelengkeng, leci, dan rambutan, tetapi rasanya sangatlah berbeda.

Hal yang unik lainnya adalah aromanya memiliki kesamaan dengan buah durian. Jika Anda penasaran dengan buah ini, Anda bisa membelinya di Jalan Raya Abe-Kotaraja atau di pasar tradisional di Jayapura. Harga dari buah khas Papua ini adalah Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogram. Namun jika tidak sedang musim panen, harga dari buah ini bisa naik drastis hingga Rp 115 ribu per kilogram.

From our editorial team

Yuk, Langsung Traveling ke Papua!

Papua memang punya daya tarik yang tidak biasa. Tidak ada alasan untuk tidak memasukkan Papua ke dalam bucket list traveling Anda. Selain itu, sempatkan untuk membeli berbagai makanan khas dari Jayapura, Papua ya dan pastikan Anda merasakan sensasinya.