Akita Kanto Festival

Sumber gambar twosecondstreet.com

Festival Akita Kanto atau Akita Kanto Festival merupakan festival lampion yang diselenggarakan di kota Akita pada awal Agustus setiap tahun. Pada festival ini, masyarakat setempat biasanya berdoa untuk kesehatan dan panen yang bagus di pertengahan musim semi.

Tidak jarang kalau perayaannya dibarengi dengan lentera kertas. Lentera ini dibentuk hingga menyerupai kantung nasi jerami. Lentera ini akan diseimbangkan di dahi, punggung bawah, dan bahu peserta. Kemudian, peserta akan menari sambil berdoa.

Festival ini juga termasuk salah satu dari tiga festival terbesar di Jepang seperti Aomori Nebuta Matsuri dan Tanabata Sendai. Festival-festival ini termasuk yang direkomendasikan untuk kamu ketika mengunjungi daerah Tohoku. Tertarik mengikutinya?

Aomori Nebuta Matsuri

Sumber gambar cheeserland.com

Festival Aomori Nebuta atau Aomori Nebuta Matsuri merupakan salah satu dari tiga festival terpopuler di Jepang. Festival ini termasuk yang terbesar dan menjadi bagian dari warisan budaya dunia.

Aomori Nebuta Matsuri diadakan tiap tanggal 2-7 Agustus di kota Aomori. Festival ini banyak menampilkan kereta-kereta berisi lentera raksasa. Kereta berisi lentera ini didorong di sepanjang 3 km di jalanan kota Aomori. Diiringi dengan tabuhan genderang taiko, musisi lokal, dan penari, festival ini tampak meriah dan unik. Tidak heran lho, kalau jalanan ini dipenuhi pengunjung dan pejalan kaki. Menariknya, kamu bisa menghadiri festival ini secara cuma-cuma.

Awa Odori Dance Festival

Sumber gambar www.spoon-tamago.com

Festival tari Awa Odori atau Awa Odori Dance Festival diadakan di kota Tokushima tiap pertengahan bulan Agustus. Festival ini diselenggarakan tiap tahun, tepatnya selama festival Bon. Festival Bon atau obon merupakan masa-masa saat para arwah datang kembali ke dunia manusia.

Konon, festival tari ini sudah berlangsung selama 400 tahun lho! Wajar karena tari Awa sendiri berasal dari sejarah Tokushima selama ratusan tahun tersebut. Kota Tokushima juga sempat disebut Kota Awa karena terkenal dengan tari tradisional ini.

Festival tari ini melibatkan 1000 penari. Para penari menggunakan kostum dengan warna mencolok. Mereka menari dengan energik. Untuk kamu yang penasaran, perhatikan atraksi utamanya, yakni saat para penari menari dengan musik tradisional yang ceria (obayashi).

Festival ini juga dinobatkan sebagai salah satu dari tiga festival tari Bon yang terbesar di Jepang. Selain di Tokushima, kamu juga bisa menyaksikan tari Awa di festival daerah lain seperti di daerah Koenji (Tokyo) dan Kawasaki (Prefektur Kanagawa).

Chichibu Night Festival

Sumber gambar funrunjapan.wordpress.com

Festival malam Chichibu atau Chichibu Night Festival diadakan di kota Chichibu, Prefektur Saitama. Festival malam ini diselenggarakan tiap tanggal 1-6 pada bulan Desember. Uniknya, festival ini diadakan saat memasuki musim dingin. Festival ini sudah berlangsung selama 300 tahun.

Festival ini juga menampilkan dua jenis dashi (kendaraan yang digunakan dalam festival-festival di Jepang), yakni yatai dan kasaboko. Dashi ini dihias lampion-lampion ukuran besar dan dapat mengangkut 10 penari di atasnya. Festival ini juga dimeriahkan oleh kembang api. Nah, jika kamu berkunjung ke Jepang sekaligus merayakan Natal, yuk datang ke festival terpopuler di Jepang ini!

Gion Matsuri

Festival Gion atau Gion Matsuri diselenggarakan pada bulan Juli tiap tahun di Kyoto. Tepatnya, di Kuil Yasaka, distrik Gion, Kyoto. Gion Matsuri sudah lama diselenggarakan, yakni sejak abad ke-9.

Festival ini juga terkenal dengan parade kendaraan kuil yang dihiasi bunga, spanduk, dan bendera. Dimeriahkan pula dengan lentera-lentera. Terdapat 33 buah dashi bernama yamaboko yang bertema legenda Jepang. Sangat direkomendasikan mengunjungi festival ini pada malam hari. Supaya kamu bisa melihat gemerlapnya lentera-lentera sambil menikmati musim panas di Kyoto.

Mitama Matsuri

Sumber gambar amoderngirl.wordpress.com

Festival Mitama atau Mitama Matsuri merupakan festival musim panas terbesar yang diselenggarakan di Tokyo. Festival ini diadakan di Kuil Yasukuni, Chiyoda Ward. Uniknya, festival terpopuler di Jepang ini didedikasikan untuk para pahlawan yang gugur selama Perang Dunia II.

Mitama Matsuri diadakan tiap Juli, tepatnya sekitar tanggal 13-16 Juli. Di festival ini, kamu juga bisa menyaksikan 30.000 lentera yang diterbangkan ke langit di sekitar kuil. Kamu tidak akan bosan selama di festival ini, karena akan banyak booth makanan tradisional dan suvenir. Dijamin bakal kenyang selama menjelajah di festival ini, deh!

Nagaoka Festival and Fireworks

Sumber gambar pop-japan.com

Salah satu festival kembang api terbesar di Jepang yaitu Festival dan Kembang Api Nagaoka (Nagaoka Festival and Fireworks) juga tak kalah menarik. Festival ini diadakan di sekitar Sungai Shinano, kota Nagaoka pada tiap awal Agustus.

Daya tarik utama festival ini terletak pada parade mikoshi. Mikoshi adalah kendaraan suci kuil Jepang yang menyerupai bangunan mini. Mikoshi dibawa ramai-ramai dengan mengitari kuil. Selain parade mikoshi, kamu juga bisa menyaksikan proses tarian rakyat dan pertunjukan kembang api. Sekitar 20.000 kembang api diluncurkan pada festival ini. Nah, ingin menikmati malam di Nagaoka bersama kembang api?

Owara Kaze-no Bon

Sumber gambar worldkigo2005.blogspot.com

Festival yang diadakan di kota Yatsuo, Toyama, yakni Owara Kaze-No. Bon, merupakan festival tari yang berciri khas “menutupi wajah” mulai dari sore hingga malam hari. Festival ini diadakan pada awal September setiap tahun. Sepanjang jalanan kota akan dipenuhi lentera kertassaat festival ini berlangsung. Pemandangan yang tidak biasa ini membuat daya tarik tersendiri, ya?

Sapporo Snow Festival

Sumber gambar pixabay.com

Festival Salju Sapporo atau Sapporo Snow Festival merupakan festival salju yang diadakan pada awal bulan Februari di pusat kota Sapporo, Hokkaido. Festival salju ini diadakan tepat di Taman Odoroi Koen.Di festival ini, kamu bisa melihat patung-patung es raksasa. Tiap jam 10 malam, lampu aneka warna dalam patung es dinyalakan. Pemandangan yang unik, bukan?

Selain itu, kamu juga bisa mencicipi aneka kuliner khas Sapporo seperti makanan laut segar. Untuk kenyamanan, direkomendasikan untuk mengenakan baju hangat dan penghangat tubuh (heat pack). Sayang sekali kan kalau masuk angin saat jalan-jalan?

Sumida River Fireworks Festival

Sumber gambar ajapper.com

Festival kembang api tertua di dunia, Sumida River Fireworks Festival, diadakan sejak tahun 1732 di sekitar Sungai Sumida, Tokyo. Festival ini diadakan pada bulan Juli. Festival kembang api ini menampilkan 22.000 kembang api. Termasuk pula kompetisinya. Untuk menikmati keindahan kembang api, direkomendasikan untuk datang pada malam hari. Jangan lupa kenakan baju hangat, ya!

Tenjin Matsuri

Sumber gambar jpnreligions.weebly.com

Festival Tenjin atau Tenjin Matsuri merupakan festival kapal yang diadakan pada bulan Juli setiap tahunnya. Festival Tenjin dapat disaksikan di Kuil Tenmangu, Osaka. Kamu juga bisa menikmati kemeriahan festival kapal yang sudah diadakan sejak 1000 tahun lalu ini di tepi Sungai Okinawa. Daya tarik festival ini terletak pada ribuan peserta mengenakan pakaian tradisional sambil berparade di sepanjang jalan di Osaka.

From our editorial team

Cari Tahu Waktu Pelaksanaan Festival di Jepang

Di antara 11 festival terpopuler di Jepang tersebut, mana yang ingin kamu kunjungi? Hal yang terpenting sebelum mengunjunginya adalah mencari tahu tanggal pelaksanaan suatu festival. Dengan begitu, kamu akan mudah menyesuaikannya dengan waktu yang kamu miliki. Selamat bersenang-senang di Jepang!