Punya Rencana Berlibur ke Jepang? Yuk, Cek Dulu 10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Jepang yang Unik ini

Punya Rencana Berlibur ke Jepang? Yuk, Cek Dulu 10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Jepang yang Unik ini

Berlibur pasti identik dengan oleh-oleh, entah itu untuk orang terdekat maupun untuk diri sendiri. Ya, memiliki kenang-kenangan dari negara yang kita kunjungi memang perlu. Seperti Jepang yang memiliki berbagai souvenir unik tentu kamu perlu mencari yang khas agar liburanmu berkesan. Kamu yang berencana belibur ke Jepang bisa mampir ke BP Guide terlebih dahulu untuk mengetahui di mana saja kamu bisa berburu oleh-oleh khas Jepang.

Jepang Menjadi Tujuan Berlibur Impian Bagi Kebanyakan Masyarakat Indonesia

Meskipun memiliki jumlah total pulau sebanyak 6.852, Jepang punya empat pulau utama yang membentang dari utara ke selatan, yaitu Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu. Terletak di ujung barat Samudra Pasifik, Jepang kemudian diberi julukan Negeri Matahari Terbit.

Belakangan ini warga Tanah Air menjadikan Jepang sebagai negara favorit untuk dikunjungi saat liburan. Setidaknya pada tahun 2016, tercatat sebanyak 260.000 wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Negeri Matahari Terbit dalam waktu setahun saja.

Minat pariwisata yang tinggi, pemerintah Jepang terus berusaha menambah fasilitas ramah pendatang dan wisatawan yang akan memperkenalkan berbagai tujuan wisata di sana. Berkunjung ke Jepang akan membuatmu melihat suatu negara yang menyatukan tradisi kuno kental dengan hiruk-pikuk kehidupan modern.

Jangan Lupa Mampir ke Tempat ini untuk Berburu Oleh-oleh

Oriental Bazaar

Oriental Bazaar adalah toko souvenir khas Jepang terbesar yang berdiri sejak tahun 1916. Dengan bentuk bangunan yang menyerupai kuil tradisional, toko ini sangat mudah ditemukan karena warna hijau dan merahnya yang mencolok. Perlu dicatat, toko ini tutup setiap hari Kamis.

Toko souvenir ini berada di area Omotesando, distrik perbelanjaan modern dan kumpulan brand-brand mewah. Oriental Bazaar terdiri dari dua lantai. Di lantai pertama, kamu akan menemukan berbagai jenis kimono dan porselen Jepang. Di lantai bawah ada kaos, kipas, aksesori kimono, dan masih banyak lagi.

Di sini kamu bisa membeli oleh-oleh autentik Jepang, seperti sake dan alas duduk untuk minum teh, furniture, ornamen, aneka buku, hingga samurai. Yuk, kunjungi Oriental Bazaar yang beralamat di 5-Chome 9-13 Jingumae Shibuya-ku Tokyo untuk membeli cinderamata buat keluarga dan kerabatmu!

Seria

Sumber gambar jalan2kejepang.com

Punya budget pas-pasan untuk membeli oleh-oleh? Tenang saja karena ada Seria. Disebut sebagai Toko Serba 100 yen. Seria termasuk ke dalam salah satu jenis area perbelanjaan hyakuen shop. Menyediakan berbagai pernak-pernik, make up, camilan, perabotan rumah tangga, tembikar, sumpit, dan aneka barang imut.

Seria memiliki banyak penggemar di Jepang. Pusatnya berada di Prefektur Gifu namun saat ini sudah memiliki banyak cabang di regional Chubu. Seria menyediakan berbagai produk dengan harga mulai dari 100 yen atau setara dengan Rp 13 ribuan sebelum pajak.

Setiap produk sudah dilabeli harga namun staf akan mengingatkanmu, terutama sebelum membeli barang dengan harga yang lebih mahal, seperti 200-300 yen atau setara Rp 26-39 ribu. Salah satu Seria yang bisa kamu kunjungi berlokasi di Chome-1-26 Shinjuku, Shinjuku-ku, Tōkyō-to 160-0022.

Shibuya Loft

Loft adalah toko franchise yang menyediakan berbagai alat tulis, souvenir, kosmetik, permainan, dan benda interior. Terletak di jantung Shibuya, toko ini terdiri dari tujuh lantai. Sudah menjadi toko favorit anak muda Jepang, Loft bisa kamu kunjungi di 21-1 Udagawa-cho, Shibuya-ku, Tokyo. Tenang saja, sudah banyak wisatawan yang berkunjung ke sini dan menemukan berbagai souvenir keren dari Jepang.

Tokyu Hands

Jika kamu ingin memberikan oleh-oleh kerajinan tangan dari Jepang untuk kerabatmu, cobalah kunjungi Tokyu Hands. Berdiri sejak tahun 1976, toko ini menjual berbagai kerajinan tangan yang didesain langsung dari tangan pertama pengrajinnya. Mulai dari aksesori kamar mandi, tempat penyimpanan barang, alat tulis, hingga peralatan kemping bisa didapatkan di sini.

Cabang ketiga Tokyu Hands berlokasi di 12-18 Udagawacho, Shibuya City, Tokyo. Toko ini sudah menjadi toko multi story berkonsep one-stop shop untuk perlengkapan rumah dan aneka souvenir. Tokyu Hands Shibuya menjadi cabang yang paling terkenal di Jepang dan menjadi department store yang paling disukai.

Antique Mall, Ginza

Penyuka barang antik, mari merapat! Jika kamu berlibur ke Negeri Sakura, jangan lupa berkunjung ke Antique Mall Ginza. Pusat perbelanjaan untuk barang antik ini berlokasi di 1-13-1 Ginza Chuo-ku, Tokyo. Pusat perbelanjaan ini terdiri dari dua puluh toko kecil dengan koleksi berbagai macam barang antik dari seluruh Jepang, Amerika, Eropa, dan Asia.

Beberapa koleksi yang ditawarkannya sudah berusia tua, sekitar tahun 70'an bahkan ada yang berasal dari zaman Sebelum Masehi. Di sini kamu bisa membeli peralatan rumah tangga, pakaian, hingga aksesori unik dan antik dengan harga yang relatif lebih mahal karena usianya sudah tua dan langka.

10 Barang Khas Jepang yang Bisa Kamu Jadikan Oleh-oleh

Maneki Neko & Daruma

Sumber gambar kadounik.com

Di Jepang ada dua jenis patung legendaris yang dipercaya memiliki kekuatan tersendiri, yaitu Daruma dan Maneki-neko. Kedua patung tersebut punya bentuk dan makna tersendiri.

Daruma adalah boneka simbol kekuatan dan kegigihan dengan bentuk bundar dengan warna merah dan rambut warna hitam. Biasanya terdapat tinta emas di bagian depan dan diberi tulisan huruf kanji yang berbeda satu dengan lainnya. Patung ini dapat dibeli di Oriental Bazaar.

Maneki-neko adalah boneka kucing keberuntungan dengan isyarat memanggil melalui lambaian kakinya. Umumnya patung ini dibuat dari bahan keramik, kayu, papier-mâché, atau plastik. Maneki-neko memiliki warna yang sangat bervariasi dan mewakili keberuntungan yang berbeda.

Biasanya Maneki-neko mengenakan kalung berlonceng di leher, kain alas dada, dan memegang koin emas. Koin ini melambangkan keberuntungan dan kesejahteraan. Apabila kedua kaki menadah ke atas berarti patung ini ditujukan untuk melindungi seseorang namun jika kaki kanannya saja berarti menarik uang dan keberuntungan, serta bertujuan untuk menarik pelanggan jika kaki kirinya yang menunjuk ke atas. Kamu dapat membeli patung ini di Gotokuji, Setagaya dan Koide Dhoten, Asakusa.

Nama Chocolate

Sumber gambar food.detik.com

Diproduksi oleh Royce', pabrik cokelat dari Sapporo di Hokkaido, Nama Chocolate menjadi salah satu makanan yang wajib dicoba saat datang ke Jepang. 'Nama' berarti segar atau mentah, cokelat tersebut dibuat dari bahan segar saja, yaitu 25% krim dari peternakan sapi di Hokkaido dengan tingkat kelembaban hingga 18%. Pikir dua kali kalau kamu mau membawanya sebagai oleh-oleh karena cokelat ini harus berada di suhu stabil 10⁰C, jika lebih dari itu cokelat akan meleleh.

Nama Chocolate dibedakan ke dalam dua kategori, yaitu cokelat beralkohol dan tanpa alkohol. Ada banyak varian rasa untuk kedua kategori tersebut, yang kerap ditemui di toko duty-free adalah matcha green tea, champagne, dan rasa original. Tersedia juga beberapa varian rasa musiman yang tak selalu dijual di tokonya, yaitu rasa pisang, calvados, dan strawberry. Varian rasa musiman ini hanya tersedia dalam jumlah yang sangat terbatas.

Di dalam satu kotak Nama Chocolate, kamu akan mendapatkan dua puluh potong cokelat bertabur coklat bubuk dan krim isian di dalam potongan coklat yang akan lumer di mulut. Kamu dapat membeli Nama Chocolate di seluruh toko duty-free yang berada di bandara internasional Jepang.

Noren

Sumber gambar japanobjects.com

Pada awalnya keberadaan noren yang terpasang di berbagai bangunan bertujuan sebagai tirai penangkal udara dingin, angin, dan debu. Seiring berjalannya waktu, ternyata penggunaan noren sangat populer dan mudah ditemui di setiap kota, desa, rumah penduduk, dan toko-toko.

Noren biasanya memiliki satu atau lebih belahan vertikal, dari atas ke bawah. Di pintu masuk toko maupun tempat tertentu, noren akan bertuliskan nama tempat atau deskripsi singkat tentang tempat apa di balik tirai itu. Selain digunakan sebagai dekorasi dan partisi, noren kini difungsikan sebagai billboard untuk toko maupun bangunan tertentu karena memancing rasa ingin tahu orang-orang supaya masuk ke dalamnya.

Tak ada salahnya membeli noren sebagai oleh-oleh dari Jepang. Saat ini tirai khas Jepang ini sudah tersedia dalam berbagai ukuran, bentuk, dan warna. Kamu bisa menggantungkan tirai pembatas tersebut di pintu masuk, jendela, dinding, dan pembatas ruangan. Noren aneka warna dan variasi bisa dibeli di Bengara, Asakusa.

Aksesori Ninja

Sumber gambar his-travel.co.id

Banyaknya film dan anime Jepang yang menjadikan ninja atau Shinobi sebagai tokoh, membuat orang-orang menggilai kemisteriusannya. Secara harfiah, ninja berarti seseorang yang bergerak secara rahasia atau seorang mata-mata zaman feodal di Jepang.

Mereka terlatih dalam seni ninjutsu dan mematuhi peraturan perguruannya sendiri. Keahlian khususnya adalah menyusup dengan tanpa suara, bukan membunuh. Apabila kamu adalah salah satu penggemar ninja, cobalah datangi toko Asakusa Ekimise, Nikko Edo-Mura di Prefektur Tochigi, dan Ninja-Mura Ureshino Onsen Hizen Yume Kaidou di Prefektur Saga.

Di toko-toko tersebut, kamu akan menjumpai berbagai barang khas ninja, mulai dari shuriken, katana tiruan, kostum ninja, dan masih banyak lagi.

Bento Box

Sumber gambar japanobjects.com

Budaya bento di Jepang berawal dari puisi panjang dan waka era Heian (794-1185 AD) yang menggambarkan bagaimana nasi dibuat. Berasal dari kata slang 'bentou' yang berarti menguntungkan atau kenyamanan, bento saat ini memiliki arti yang lebih spesifik, yaitu bekal makan berupa nasi.

Bento atau o-bentō merupakan istilah Jepang untuk makanan bekal berupa nasi berikut lauk-pauk dalam kemasan praktis. Meskipun dalam arti luas bento berarti bekal untuk kelompok atau keluarga, saat ini bento dikemas untuk porsi satu orang dan bisa dibuat sendiri atau dibeli dari toko makanan. Kini bento banyak sekali ragamnya, tergantung tujuan pembuatnya.

Kamu bisa membeli kotak bento saat berkunjung ke Jepang. Dahulu kotak ini dibuat dari kayu berukir manual namun saat ini kamu dapat membeli yang berbahan plastik. Kotak bento berbahan kayu dengan ukiran juga masih ada namun harganya lebih mahal. Kebanyakan bento box diproduksi di Prefektur Ishikawa. Di Seria kamu bisa membeli aneka bento box menarik dengan harga yang sangat terjangkau.

Kanzashi

Sumber gambar his-travel.co.id

Penasaran dengan tusuk konde atau aksesori yang digunakan oleh tatanan rambut wanita Jepang? Namanya adalah kanzashi. Diperkenalkan saat era Jomon (14000 BC), aksesori rambut ini dipercaya memiliki kekuatan mistis dan mampu mengusir roh jahat.

Dahulu kanzashi sering digunakan oleh para geisha, geiko, dan maiko. Kini aksesori ini kerap digunakan sebagai pemanis rambut oleh wanita memakai kimono dan yukata. Mungkin cendera mata khas Jepang yang satu ini cocok untuk teman-teman perempuanmu.

Kanzashi yang ada saat ini memiliki bentuk dan jenis yang sangat beragam. Ada yang terbuat dari cangkang kura-kura, metal, hingga lipatan kain yang membentuk bunga. Kamu dapat membelinya di Kanzashiya, Harajuku.

Koinobori

Menjelang perayaan Tango no Sekku yang jatuh pada tanggal 5 Mei setiap tahunnya, masyarakat Jepang yang memiliki anak lelaki akan mengibarkan koinobori atau bendera koi. Ikan koi atau ikan mas melambangkan hari anak karena dianggap sebagai ikan yang kuat dan bertenaga untuk melawan arus dan jeram sungai.

Tujuan dari pengibaran bendera ini adalah mendoakan anak laki-lakinya menjadi orang dewasa yang sukses. Keberadaan bendera ini juga mengingatkan masyarakat akan langit biru yang cerah di akhir musim semi. Koinobori bisa menjadi cinderamata unik khas Jepang.

Satu setnya terdiri dari ryūdama atau bola naga yang bisa berputar, yaguruma yaitu roda berjari anak panah pengusir arwah jahat, fukinagashi adalah sarung angin berhiaskan panji-panji lima warna penangkal segala penyakit, dan bendera-bendera ikan koi.

Umumnya bendera ini dipasang pada tiang atau digantung di seutas tali yang ditempatkan di depan rumah. Kamu dapat membelinya di Oriental Bazaar. Jangan lupa kunjungi Festival Koinobori di Tokyo Tower. Festival tersebut akan diselenggarakan mulai dari 3 April-6 Mei setiap tahunnya. Tidak hanya ada bendera koi saja, setiap malam hiasan lampu di sana akan menambah semarak perayaan ini.

Kairo

Sumber gambar his-travel.co.id

Jangan takut berlibur di Jepang saat musim dingin! Tak ada salahnya untuk berwisata dan mengeksplorasi sekitar Hokkaido meskipun suhu udara mencapai 0⁰C karena ada kairo. Pemanas portable ini bisa ditempelkan pada pakaian, dimasukkan kantong, dan dibawa ketika kamu berada di lingkungan berudara dingin.

Kairo Mampu bertahan hingga 14 jam saat ditempelkan pakaian dan hingga 20 jam dalam posisi tidak tertempel. Kairo bisa dibeli di toko obat, minimarket, atau supermarket di seluruh Jepang. Kairo memiliki bentuk menyerupai kantong teh yang bisa mencegah masuknya aliran udara dan memberi kehangatan untukmu.

Ketika kemasan dibuka, terjadilah reaksi kimia yang akan membuatnya menjadi hangat dan memanas hingga 50-60⁰C. Mengingat hal tersebut, kairo tidak untuk ditempelkan secara langsung pada kulit atau permukaan baju yang tipis karena bisa menyebabkan kulit terbakar. Kairo yang sudah kehilangan panas, sebaiknya segera dilepas dari baju. Apabila terlalu lama dibiarkan, maka kairo akan sulit dilepas.

Gamaguchi

Jepang memiliki dompet koin berbehel khas bernama gamaguchi. Dengan bukaan lebar menyerupai mulut katak, dompet ini berbentuk mini fat bottomed purse dengan alas yang lebar dan mudah digenggam.

Bentuknya yang retro membuatnya digemari banyak remaja Jepang. Cocok juga dibeli untuk oleh-oleh karena harganya sangat terjangkau. Kini gamaguchi dibuat dalam bentuk dan warna yang sangat bervariasi. Kamu dapat membelinya di Toko Serba 100 yen, salah satunya di Seria.

Topeng Kabuki - Kitsune

Sumber gambar japan-talk.com

Ini tentu oleh-oleh khas Jepang banget! Kitsune atau topeng rubah adalah cinderamata unik yang dapat kamu beli setelah berwisata ke negara ini. Topeng tersebut kerap digunakan dalam berbagai pertunjukan di Negeri Sakura ini, seperti Noh, Kyogen, Bunraku, dan Kabuki. Kitsune dapat dijumpai secara mudah di Shochiku Kabuki-ya, Honpo.

Di dalam budaya Jepang, rubah adalah hewan yang memiliki banyak mitos dan cerita. Menurut kepercayaan Shinto, rubah adalah pembawa pesan Dewa Inari yang melindungi pertanian, kesuburan, dan beras, serta membawa panen raya dan melambangkan kesejahteraan.

Cerita lain menyebutkan bahwa rubah kadang muncul sebagai gadis cantik yang mengelabui manusia, serta memiliki tingkah yang kontradiktif. Hewan ini bisa bertindak baik atau jahat tergantung situasi.

From our editorial team

Souvenir Khas Bisa Menjadi Oleh-oleh yang Unik

Berlibur ke luar negeri pastinya harus memilih oleh-oleh yang jarang ada di negara tempat tinggal. Hal ini sebagai salah satu cara memberikan hadiah unik kepada orang terdekat. Pastikan pula bahwa orang tersebut menyukai oleh-oleh yang kamu bawa. Pilih souvenir unik dan bisa berkesan di mata mereka.