Baca juga

Dengan Biaya yang Terjangkau, Kita Sudah Bisa Tour ke Malaysia yang Luar Biasa

Bosan dengan wisata dalam negeri yang itu-itu saja? Ingin mencoba bepergian ke luar negeri namun bujet pas-pasan? Tidak ada salahnya kamu mencoba alternatif liburan murah ke negara tetangga, Malaysia.

Ada beberapa keuntungan mengunjungi Malaysia sebagai salah satu destinasi liburanmu. Pertama, jarak yang lebih dekat. Waktu tempuh menggunakan pesawat terbang dari Jakarta ke Malaysia hanya memakan waktu 2 jam. Bandingkan dengan waktu tempuh Jakarta-Ambon yang memakan waktu sekitar 3 jam.

Jika menggunakan aplikasi pencarian hotel secara online, kamu bisa mendapatkan hotel dengan harga yang sama dengan hotel-hotel di Indonesia. Untuk bujet makan, kamu bisa mendapatkan makanan sekitar RM 20 atau setara dengan Rp 70.000 rupiah sekali makan.

Makanan yang ditawarkan pun tidak jauh berbeda dengan makanan yang ada di Indonesia. Tentu kamu sudah familiar dengan nasi briyani, roti canai, dan makanan bersantan lain yang memang mirip dengan makanan Indonesia.

Tak hanya itu, bahasa tidak akan menjadi kendala sama sekali untuk kamu yang tidak bisa berbahasa Inggris. Bahasa Malaysia tentu sudah sangat familiar di telingamu seiring dengan disiarkannya banyak film-film kartu asal negeri jiran tersebut. Jadi tunggu apa lagi, persiapkan yuk, liburan murahmu ke Malaysia!

Persiapan yang Harus Diketahui Sebelum Berangkat Tour ke Malaysia

Persiapkan Dokumen Kelengkapan Perjalananmu

Sebetulnya, melakukan perjalanan ke luar negeri tidak jauh berbeda dengan di dalam negeri. Perbedaan yang harus cukup mendapat perhatian adalah perihal dokumen perjalanan seperti paspor dan visa. Apabila hal-hal ini sudah kamu persiapkan dengan baik, kamu tinggal merencanakan jadwal perjalananmu selama di Malaysia.

Buat kamu yang baru pertama kali melakukan perjalanan ke luar negeri, Malaysia bisa menjadi tujuan yang cocok sebagai perjalanan latihan. Tidak perlu takut kesulitan mengurus paspor dan visa. Saat ini kamu semakin dimudahkan dalam mengurus paspor.

Sudah ada aplikasi mengambil nomor antrean untuk pembuatan paspor yang bisa kamu unduh melalui Google Playstore. Untuk urusan visa, sebagai warga Indonesia kamu bisa menikmati bebas visa masuk yang berlaku selama 30 hari.

Apabila kamu masih ragu untuk mengurus sendiri dokumen perjalanan hingga itinerary, kamu bisa menggunakan jasa travel agent untuk mengurus semuanya untukmu. Namun, konsekuensinya kamu akan membutuhkan bujet lebih besar apabila menggunakan jasa agen perjalanan.

Dokumen perjalanan adalah hal terpenting yang harus kamu miliki selama melakukan perjalanan ke luar negeri. Dua dokumen perjalanan yang wajib kamu bawa baik sebelum masuk ke negara lain hingga keluar dari negara tersebut adalah paspor dan visa. Pastikan paspormu masih berlaku maksimal dalam 6 bulan ke depan. Paspor ini akan menjadi pengganti kartu identitas selama kamu berada di luar negeri.

Sedangkan untuk visa, kamu bisa mengurusnya di kantor kedutaan besar negara tujuan di Indonesia. Kabar gembira untuk kamu yang akan melakukan liburan ke Malaysia, negara tersebut membebaskan visa untuk warga negara Indonesia maksimal untuk 30 hari. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah kamu harus sudah memiliki tiket kembali ke Indonesia. Pastikan semua dokumen tersebut tidak hilang dan disimpan di tempat yang aman, ya.

Persiapkan Rencana Cadangan

Bepergian ke mana pun baik itu di dalam maupun luar negeri, kamu harus selalu mempersiapkan diri terhadap kemungkinan-kemungkinan tidak terduga. Selalu persiapkan rencana cadangan yang akan membantu menghadapi segala situasi tak terduga selama liburan. Ada beberapa situasi yang perlu kamu pikirkan rencana cadangannya apabila hal-hal di bawah ini terjadi:

  • Penerbangan Tertunda, Dibatalkan, atau Bagasi Hilang. Apabila hal ini terjadi, jangan panik. Jika kamu menggunakan jasa agen perjalanan, hubungilah agen perjalanan tersebut dan mintalah bantuan untuk melakukan penjadwalan ulang maupun kemudahan untuk mengajukan klaim. Jika kamu bepergian sendiri, segera datangi bagian pelayanan pelanggan maskapai penerbangan. Kamu bisa meminta penjadwalan ulang maupun mengajukan klaim refund tiket dan bagasimu.
  • Ketinggalan Pesawat. Hal ini sebisa mungkin jangan terjadi, ya. Namun, jika memang ternyata kamu ketinggalan pesawat, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan. Datanglah ke konter layanan pelanggan maskapai penerbanganmu dan tanyakan apakah tiketmu masih bisa dioper ke jadwal penerbangan berikutnya atau di-refund. Apabila tiketmu dinyatakan hangus, segeralah untuk membeli tiket baru. Hal ini tentunya membuatmu kehilangan uang. Untuk itu, perhatikan betul waktu check in dan jadwal penerbanganmu, ya.

Masih banyak kemungkinan lain yang akan kamu hadapi ketika liburan. Yang harus kamu lakukan adalah bersikap tenang dan jangan panik. Selalu simpan nomor kontak darurat yang bisa kamu hubungi di Malaysia. Jangan lupa untuk menyimpan juga nomor kontak Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia, mereka bisa membantumu jika ada permasalahan cukup berat yang menimpamu selama liburan.

Berbelanja di Saat yang Tepat

Bujet belanja adalah hal yang paling harus kamu perhatikan sebelum maupun saat berada di tempat liburan. Sebelum berangkat, kamu harus membuat pos-pos perencanaan pengeluaran dengan detail. Pisahkan uang tiket, hotel, makan, transportasi, hingga oleh-oleh. Hal ini akan memudahkanmu mengatur pengeluaran dan meminimalkan over budget. Kamu juga harus menyediakan bujet cadangan yang hanya dipakai dalam kondisi darurat.

Rencanakan jadwal dan kegiatanmu selama berada di sana. Jauh-jauh hari carilah informasi mengenai transportasi umum yang bia kamu gunakan dan tempat-tempat makan murah yang kamu bisa kunjungi. Memilih naik transportasi umum dibandingkan taksi akan sangat menghemat bujetmu.

Daripada memilih makan di restoran mahal, kamu bisa mencari rekomendasi makanan rumahan atau makanan kaki lima yang murah. Biasanya kedai-kedai lokal selalu menawarkan kejutan dan pengalaman liburan yang tidak terlupakan.

Pilihan Perjalanan Tour ke Malaysia yang Bisa Kamu Nikmati

Ada beberapa destinasi wisata yang cukup terkenal dari Malaysia. Tentu kamu sudah familiar dengan menara kembar Petronas yang terletak di kawasan KLCC. KLCC adalah salah satu kawasan modern di Malaysia yang menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan mancanegara.

Tak hanya itu, Malaysia menyimpan banyak tempat-tempat menarik hasil percampuran beragam etnik dan budaya. Seperti yang kamu ketahui, Malaysia adalah negara multikultur dan multietnis. Warga negaranya terdiri dari beragam latar belakang etnis diantaranya Melayu, Cina, Arab, dan India. Hal ini membawa banyak pengaruh pada budaya, arsitektur, hingga kulinernya.

Merencanakan perjalanan ke luar negeri bisa menjadi sulit apabila kamu baru pertama kali melakukannya. Namun, kamu tidak perlu khawatir. Di internet ada banyak sumber informasi yang bisa kamu dapatkan mulai dari rekomendasi tempat wisata, tips dan trik liburan murah meriah ke Malaysia, hingga informasi akomodasi murah yang menarik.

Kamu bisa mencari review dari beberapa pelancong baik dari dalam dan luar negeri yang sudah pernah liburan ke Malaysia. Situs lonelyplanet.com adalah salah satu yang memberikan cukup banyak rekomendasi liburan di seluruh dunia.

Apabila kamu terlalu sibuk untuk melakukan pencarian informasi, ada banyak paket liburan yang ditawarkan oleh travel agen lokal maupun online. Umumnya, dalam satu paket kamu sudah mendapatkan fasilitas tiket pulang pergi, hotel, dan daftar destinasi wisata yang akan kamu kunjungi selama berada di Malaysia.

Namun, jika kamu termasuk orang yang senang melakukan petualangan ke tempat-tempat baru, menggunakan paket tour mungkin membuatmu tidak bebas melakukan perjalanan. Selain itu, ketika memilih paket tour, kamu akan berlibur bersama beberapa orang lainnya. Kalau kamu lebih senang bebas bepergian kemana pun tanpa terikat dengan jadwal dan orang lain, merencanakan sendiri jadwal dan destinasi wisata akan lebih baik untukmu.

Namun, kamu tidak perlu khawatir. Kami memiliki rekomendasi jadwal dan destinasi tour selama 3 hari 2 malam yang bisa kamu gunakan dalam perencanaan liburanmu. Yuk, simak!

Hari ke-1

Tiba di Kuala Lumpur

Begitu tiba di Kuala Lumpur International Airport, kamu harus langsung menuju loket imigrasi untuk mendapatkan stempel tanda masuk. Keluarlah dari terminal yang sama untuk menuju loket imigrasi, kamu bisa ikuti barisan antrean penumpang yang satu pesawat denganmu untuk menghindari supaya tidak tersesat.

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat berada di loket imigrasi, supaya berjalan lancar:

  • Berdirilah di Belakang Garis Kuning. Di setiap loket akan ada garis kuning yang membatasimu dengan loket. Perhatikan garis kuning tersebut dan berdirilah di belakangnya
  • Jangan Memainkan Ponselmu. Hindari memainkan ponsel saat sedang mengantre di imigrasi. Hal ini untuk menghindarimu terlihat tidak sopan.
  • Bersikap Sopan. Jawablah semua pertanyaan yang diajukan petugas dengan sopan. Kamu bisa menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris tergantung petugas yang melayanimu. Jika kamu tidak begitu menguasai bahasa Inggris, kamu bisa menggunakan bahasa Indonesia saja.

Setelah urusan imigrasimu selesai, kamu bisa mengambil kopermu dan berjalan menuju pos pemeriksaan bea cukai. Setelah diperiksa, kamu bisa keluar dari bandara.

Untuk menuju pusat kota dari bandara, kamu harus menuju KL Sentral yang terletak di Putrajaya. Dari bandara, kamu bisa menggunakan KLIA Express yang langsung menuju KL Sentral. Setibanya di KL Sentral belilah prepaid card dengan harga RM10 yang bisa diisi ulang saldonya. Kartu ini bisa kamu gunakan untuk membayar tiket monorail maupun LRT.

Supaya tidak tersesat selama di Malaysia, kamu bisa mengunduh aplikasi peta dan jadwal transportasi yang ada di Malaysia. Hal ini akan memudahkanmu dalam mengetahui rute dan perkiraan waktu tempuh yang kamu butuhkan. Jangan sampai waktu berliburmu hanya kamu habiskan untuk berputar-putar di tempat yang sama karena tersesat.

Genting Highland

Untuk menuju Genting Highland, kamu bisa menggunakan monorail atau LRT dari KL Sentral. Di Genting Skyway, kamu bisa membeli tiket cable car atau gondola seharga RM8 yang akan membawamu menuju Genting Highland. Perjalanan menggunakan cable car akan memakan waktu sekitar 15 menit.

Genting Highland adalah resort yang berada di puncak pegunungan Titiwangsa dan terletak di antara dua negara bagian yaitu Pahang dan Selangor. Resort ini memiliki berbagai macam fasilitas hiburan yang bisa kamu nikmati. Salah satu yang terkenal dari Genting Highland adalah tempat permainan judi satu-satunya yang legal di Malaysia, yaitu Kasino De Genting. Kasino ini juga digadang-gadang sebagai salah satu kasino terbaik di Asia.

Tak hanya itu, Genting Highland memiliki Hotel First World yang memiliki 6.118 kamar, yang membuatnya menjadi hotel terbesar kedua di dunia. Kamu juga bisa menikmati First World Plaza yang merupakan pusat perbelanjaan berkelas yang terdapat dalam satu gedung dengan First World hotel.

Ada beragam atraksi yang juga bisa kamu nikmati, diantaranya Genting Theme Park atau Taman Hiburan Genting, menyediakan Outdoor Theme Park, Snow World, Genting Bowl, Sky Ventura, Fantasy Video Games, Vision City, dan First World Indoor Theme Park.

Selain atraksi dan wahana hiburan modern, kamu bisa mengunjungi Kuil Gua Chin Swee dengan panorama alam yang indah. Kuil yang terletak di ketinggian 1400 mdpl ini memiliki kuil dengan warna merah emas yang menyala dan pagoda dengan sembilan tingkat yang indah.

Hari ke-2

Batu Cave

Setelah puas melakukan city tour, kamu bisa mengunjungi Batu Cave yang terletak di daerah Bukit Bintang. Apabila kamu sudah memiliki prepaid card public transportation yang kamu beli di KL Sentral, kamu hanya tinggal mengisi saldonya jika sudah habis dan langsung menggunakannya untuk menuju Batu Cave. Tiket kereta menuju Batu Cave adalah sebesar RM2 atau setara Rp 6.400.

Alternatif transportasi publik yang bisa kamu gunakan selain kereta adalah taksi dan bus. Untuk taksi, kamu bisa naik langsung melalui KL Sentral dengan tarif RM 20-25 atau sekitar Rp 64.000 - Rp 80.000. Sedangkan untuk bus, kamu harus menuju Bangkok Dank untuk naik bus dengan rute menuju Batu Cave.

Batu Cave sendiri adalah satu satu destinasi wisata alam yang cukup terkenal di Malaysia. Objek wisata yang terletak di wilayah negara bagian Selangor ini berjarak 13 km dari Kuala Lumpur.

Batu Cave merupakan bukit kapur yang terdiri dari serangkaian gua dan kuil. Batu Cave juga merupakan tempat peribadatan untuk umat Hindu yang terkenal. Begitu memasuki gerbang Batu Cave, kamu akan disambut oleh patung dewa Murugan yang tingginya mencapai 43 meter.

Persiapkan kekuatan fisikmu saat mengunjungi Batu Cave, karena untuk mencapai kuil utama, kamu harus menaiki 272 anak tangga. Untuk pengunjung wanita, di tempat ini para pendeta melarang penggunaan celana pendek maupun rok mini. Jadi, pastikan kamu menggunakan pakaian yang cukup sopan untuk berkunjung ke sini.

Hati-hati juga dengan gangguan monyet liar. Jangan lengah dan jaga barang-barang pribadimu supaya tidak dicuri oleh monyet-monyet di sana.

Setiap bulan Februari, ada festival Thaipusam yang menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke Batu Cave. Untuk mempersiapkan bujetmu saat berkunjung ke Batu Cave, berikut ini harga tiket yang harus kamu beli saat berada di sana:

• Temple Cave, gratis
• Cave Villa, RM 15 (Rp 48.000)
• Ramayana Cave, RM 5 (Rp 16.000)
• Dark Cave, Tur Edukasi (dewasa RM 35 (Rp 112.000), anak-anak RM 28 (Rp 89.600))
• Dark Cave, Tur Petualangan (dewasa RM 80 (Rp 256.000), anak-anak RM 55 (Rp 176.000), belum termasuk 6% GST)

Istana Raja

Saat berada di Kuala Lumpur, tidak akan lengkap apabila kamu tidak mengunjungi Istana Negara atau The King's Palace. Istana yang berada di Jalan Tuanku Abdul Halim ini merupakan tempat tinggal Raja dan Permaisuri Malaysia.

Malaysia adalah negara dengan bentuk persekutuan yang terdiri dari 9 kesultanan. Maka, setiap 5 tahun sekali, Raja dan Permaisuri yang menempati istana ini pun digilir bergantian. Saat ini, istana ditempati oleh Tuanku Abdul Halim, sultan dari Negeri Kedah.

Istana yang dibangun pada tahun 1928 ini dulunya merupakan tempat tinggal pedagang China, Chan Wing. Saat pendudukan Jepang terjadi, istana ini berubah fungsi menjadi kantor administrasi Jepang. Setelah Malaysia merdeka, istana ini kemudian diperuntukan bagi raja dan permaisuri dari negara persekutuan yang ada di Malaysia.

Istana megah ini berdiri di atas bukit dengan kubah emasnya yang berkilauan. Istana ini memiliki fungsi sebagai tempat menjamu tamu-tamu kehormatan kerajaan. Memiliki 4 pintu yang memiliki fungsi yang berbeda-beda dan masing-masing pintu dijaga oleh 2 Rejimen Askar Melayu Diraja serta 2 Korps Artileri Diraja atau prajurit berkuda.

Dataran Merdeka

Untuk melengkapi tour bangunan bersejarah di Malaysia, kamu juga harus mengunjungi Dataran Merdeka yang terletak di depan bangunan Sultan Abdul Samad. Dataran Merdeka atau disebut juga Lapangan Merdeka ini menjadi saksi sejarah diturunkannya bendera Union Jack dan naiknya bendera Malaysia pada tanggal 31 Agustus 1957. Mulai hari itu, Malaysia resmi bebas dari penjajahan Inggris.

Untuk mencapai Lapangan Merdeka, kamu bisa menggunakan LRT dan turun di stasiun Pasar Seni. Dari stasiun tersebut kamu hanya membutuhkan waktu 5 menit berjalan kaki untuk mencapainya. Lokasinya yang berdekatan dengan dua bangunan bersejarah seperti bangunan Sultan Abdul Samad dan Kelab Selangor, membuatmu bisa mengunjungi tiga lokasi wisata sekaligus dalam satu waktu. Hal ini tentu saja akan menghemat biaya juga waktu.

Mesjid Jamek

Sekitar 8 menit berjalan kaki dari lapangan Merdeka, kamu bisa mengunjungi salah satu masjid tertua di Kuala Lumpur. Tahun 1965, masjid ini diresmikan sebagai masjid nasional sebagai simbol kebudayaan Islam di kota Kuala Lumpur.

Masjid Jamek Kuala Lumpur dibangun pada tahun 1909 oleh pedagang-pedagang Islam asal India dan dirancang oleh Arthur Benison Hubback, seorang arsitek berkebangsaan Inggris. Masjid yang berdiri di atas pertemuan aliran sungai Klang dan sungai gombak ini memiliki gaya arsitektur moor yang juga kental dengan pengaruh kebudayaan Mughal sebagai asal dari penggagas bangunan ini.

Petaling Street

Masih di sekitar Chinatown. Jalan Petaling atau Petaling Street yang merupakan kawasan bisnis dan pelestarian budaya dan tradisi Cina ini juga wajib kamu kunjungi selama berada di Malaysia. Di jalan ini terdapat kuil Buddha, toko-toko yang menjual aneka obat tradisional Cina, makanan, hingga suvenir.

Kamu akan menemukan penjaja aneka makanan khas Malaysia di ujung Petaling Street. Menu yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari mi, kari, hingga makanan laut. Tidak perlu khawatir dengan harga makanan yang ditawarkan. Makanan di sini berkisar atara RM3-7 atau setara dengan Rp 10.5000 - Rp 24.500. Cukup murah bukan?

Suvenir yang ditawarkan pun beragam. Terdapat aneka kaos, gantungan kunci, hiasan dinding, dengan logo Malaysia yang bisa kamu beli sebagai oleh-oleh. Jika kamu masih melanjutkan tur ke tempat lain di hari berikutnya, ada baiknya kamu membeli oleh-oleh di Petaling Street. Selain ragam yang ditawarkan lebih banyak dan tidak jauh berbeda dengan yang ada di tempat-tempat wisata lainnya.

Harga yang ditawarkan pun cukup murah, hanya sekitar RM5-6 atau sekitar Rp 17.500 - Rp 21.000. Proses tawar menawar pun lebih mudah karena sebagian besar penjual di sini bisa menggunakan bahasa Indonesia.

Mengunjungi Petaling Street akan lebih menyenangkan ketika sore hari. Gerai-gerai yang terdapat di Petaling Street merupakan gerai dengan konsep outdoor. Sehingga akan sangat menyenangkan menghabiskan sore di Malaysia sambil mengobrol atau sekadar duduk dan menikmati panganan khas Malaysia. Tetap berhati-hati dengan barang bawaanmu. Usahakan untuk berpakaian tidak terlalu mencolok untuk menghindari aksi kejahatan.

Pasar Seni

Pasar Seni atau dikenal juga dengan Central Market masih berada di kawasan yang dekat dengan China Town maupun Petaling Street. Pasar yang berdiri sejak tahun 1888 ini dulu dibangun oleh warga keturunan Cina. Kini, pasar ini dijadikan sebagai pusat seni, budaya dan kerajinan. Tidak seperti kebanyakan pasar, Central Market dilengkapi dengan AC, sehingga kamu akan tetap merasa nyaman seharian berada di sana.

Di dalam pasar, kios pedagang dibedakan menjadi 3 lorong yaitu lorong Melayu, lorong India, dan lorong Cina. Dalam satu lorong, kamu akan mendapatkan begitu banyak pilihan kerajinan yang bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh. Ada berbagai oleh-oleh yang ditawarkan di Central Market, mulai dari gantungan kunci, tas kain, miniatur menara kembar Petronas, kaos dengan logo Malaysia, dan aneka kerajinan lainnya.


Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Untuk sebuah miniatur menara kembar Petronas diberi harga RM5 atau setara dengan Rp 16.000. Sebuah patung keramik Cina diberi harga RM8 atau setara dengan Rp 25.600. Lukisan tradisional Mandarin berukuran 20x20 cm diberi harga RM38 atau seharga Rp 121.600. Untuk gantungan kunci dan bolpoin isi 6 buah diberi harga RM6 atau setara dengan Rp 19.200.

Bagi kamu yang mencari tas kain atau tas kanvas, kamu bisa mendapatkannya dengan harga RM 10 atau seharga Rp 32.000. Dan kaos dengan tulisan Kuala Lumpur atau Malaysia dibanderol dengan harga RM7 atau setara dengan Rp 22.400.

Untuk kamu yang merencanakan pergi ke Central Market, ada baiknya kamu merencanakan jadwal satu hari untuk berada di kawasan ini. Karena jaraknya yang berdekatan dengan berbagai destinasi wisata menarik seperti lapangan Merdeka, masjid Jamek, Chinatown, dan Petaling Street, sebaiknya kamu berada di kawasan ini dari pagi hingga malam menjelang. Hal ini membantumu menghemat ongkos transportasi dan juga menghemat waktu.

Lokasinya yang berada di dekat stasiun, membuatmu cukup mudah menjangkaunya. Dari KL Sentral kamu bisa menggunakan KTM Komuter dan turun di stasiun Kuala Lumpur. Jika kamu menggunakan LRT, kamu bisa turun di stasiun Pasar Seni dan menjangkau semua destinasi tersebut dengan berjalan kaki.

Beryl's Chocolate Factory

Sumber gambar www.klia2.info

Malaysia menempati peringkat ke-5 produsen cokelat terbaik di dunia. Untuk itu, kamu wajib mengunjungi toko cokelat terkenal di Malaysia, Beryl's Chocolate Factory yang ada di Jalan Imbi, Kuala Lumpur.

Kamu bisa menjangkau tempat ini menggunakan LRT menuju stasiun Hang Tuah. Dari Hang Tuah kamu akan melanjutkan perjalanan menggunakan monorail, lalu turun di stasiun Imbi. Dari stasiun Imbi, kamu bisa berjalan kaki menuju toko ini dengan berjalan kaki selama 14 menit.

Ada beragam varian yang dijual di toko ini. Ada varian black chocolate yang dibanderol dengan harga RM25 atau setara dengan Rp 80.000, varian rasa buah-buahan dijual dengan harga RM48 atau setara dengan Rp 153.000, dan Tiramisu Chocolate yang dijual dengan harga RM60 atau setara dengan Rp 88.000.

Ada pula Chocolate with Strawberry atau Chocolate with Almond yang dibanderol dengan harga RM 72 atau setara dengan Rp 230.000. Tak hanya cokelat, di sini juga dijual beraneka jenis kopi mulai dari RM 20-40 atau setara dengan Rp 64.000 - Rp 128.000.

Kenapa kamu harus mengunjungi Beryl's Chocolate Factory di kawasan ini dibandingkan yang berada di KLCC Tower? Karena varian rasa dan jenis yang dijual di sini lebih banyak dibanding yang ada di KLCC Tower. Salah satunya yang wajib dicoba bagi kamu penikmat minuman beralkohol adalah cokelat Pralines yang mengandung alkohol. Cokelat ini dibanderol dengan harga RM22 atau seharga Rp 70.000.

Petronas Twin Tower Photo Stop

Yakin tidak ada destinasi wisata yang tertinggal? Sudah puas berkeliling? Pastikan kamu tidak melupakan Kuala Lumpur City Center atau biasa dikenal dengan KLCC. Salah satu destinasi yang jangan sampai terlewatkan adalah menara kembar Petronas atau Petronas Twin Tower.

Ada baiknya kunjungan ke menara petronas Twin Tower kamu jadwalkan berbarengan dengan kunjungan ke Dataran merdeka, Chinatown, dan Petaling Street, karena letaknya yang masih berada dalam satu kawasan. Namun, apabila kamu merasa jadwalmu terlalu padat untuk ditempatkan dalam satu hari, kamu bisa menjadwalkannya untuk keesokan harinya.

Cukup mudah menjangkau KLCC dengan transportasi publik. Dari KL Sentral, kamu bisa turun di Stasiun KLCC. Begitu turun, kamu tinggal menyusuri Suria Mall KLCC, dan akan sampai di pintu depan menara kembar Petronas.

Destinasi yang dibuka dari menara ini adalah jembatan penghubung yang berada di lantai 41. Kamu bisa membeli tiket seharga RM 85 atau setara dengan Rp 272.000 untuk waktu kunjungan sekitar 45 menit. Menara kembar Petronas dibuka dari pukul 09.00 - 19.00. Ada baiknya kamu mengunjungi tempat ini di pagi hari atau sore hari menjelang matahari tenggelam.

Keindahan dan kemegahan menara ini merupakan hasil rancangan arsitek asal Argentina, Cesar Pelli. Menara yang gelarnya sudah direbut oleh Burj Kalifa dan Taipe 101 ini membutuhkan waktu 7 tahun untuk bisa berdiri dan memiliki pondasi paling dalam di dunia, yakni 120 meter. Jadi, liburanmu ke Malaysia tidak akan lengkap apabila tidak mengunjungi menara kembar Petronas di kawasan KLCC, Kuala Lumpur.

KL Tower Photo Stop

Satu lagi menara yang tak boleh ketinggalan untuk kamu kunjungi, KL Tower, yang berada di Jalan Puncak No.2, Kuala Lumpur. Cukup mudah untuk mencapai destinasi wisata ini, kamu bisa menggunakan monorail dan turun di stasiun Raja Chulan. Dari sini kamu bisa berjalan kaki atau naik shuttle bus yang disediakan secara gratis.

Menara yang sebenarnya berfungsi sebagai menara Telekomunikasi ini selesai dibangun pada tahun 1995. Menara yang sekilas mirip dengan Namsan Tower di Korea ini menyediakan berbagai macam fasilitas wisata yang bisa kamu nikmati seharian. Apa saja, yuk simak info lengkapnya!

  • Skybox. Skybox adalah panoramic glass box yang terletak di KL Tower. Kamu yang senang memacu adrenalin harus mencoba duduk maupun berfoto di kubus kaca yang menjorok ke luar ini. Untuk menikmati skybox, kamu diharuskan untuk membayar sebesar RM105 atau sebesar Rp 336.000 yang sudah termasuk dengan biaya masuk ke KL Tower
  • Revolving Restaurant. Restoran yang berada di ketinggian 282 meter ini memberikanmu sensasi bersantap yang berbeda karena menyuguhkan pemandangan kota Kuala Lumpur yang modern. Untuk makan di sini kamu harus merogoh kocek sekitar RM6--90 atau setara dengan Rp 197.000 - Rp 300.000
  • Observation Deck. Kamu bisa meneropong pemandangan kota Kuala Lumpur melalui ketinggian 272 meter di observation deck. Observation Deck ini juga digunakan sebagai tempat untuk melihat hilal tanda dimulainya bulan puasa. Kamu bisa naik ke oservation deck dengan membayar sebesar RM 52 atau sebesar Rp 166.400
  • XD Theater, F1 Simulator, Mini Zoo, dan Blue Coral Museum. Untuk masuk ke empat tempat ini kamu bisa membayar tiket sekaligus sebesar RM 110 atau sebesar Rp 352.000. Di XD Theater kamu bisa menyaksikan pertunjukan film 6D. F1 Simulator membuatmu bisa merasakan sensasi menjadi pembalap formula 1. Di Mini Zoo kamu bisa menyaksikan koleksi hewan berukuran kecil yang lucu-lucu, dan terakhir Blue Coral Museum menawarkanmu pemandangan biota laut yang indah disertai dengan karang-karang.
  • KL Forest Eco Park. KL Forest Eco Park atau disebut juga Bukit Nanas Forest Reserve merupakan satu-satunya hutan tropis yang tersisa di Kuala Lumpur. Di sini kamu bisa menikmati suasana hutan yang alami di tengah-tengah kepadatan kota Kuala Lumpur. Untuk masuk ke sini kamu tidak dikenakan biaya alias gratis
  • Flavour Malaysia Di sini kamu bisa menikmati pertunjukan seni dan budaya khas Malaysia. Ada beragam pentas dan pertunjukan setiap harinya.

Hari ke-3

Hari terakhir di Malaysia, ada beberapa tempat yang masih bisa kamu kunjungi sebelum kembali ke tanah air. Ada baiknya kamu mengambil jadwal penerbangan kembali ke tanah air di sore atau malam hari supaya kamu tetap bisa mengunjungi beberapa tempat sebelum pulang. Berikut ini tempat-tempat yang bisa kamu kunjungi sebelum pulang:

Puterajaya

Putrajaya adalah kota administratif yang pada tahun 1995 menggantikan Kuala Lumpur karena wilayahnya yang sudah terlalu padat. Untuk mencapai Putrajaya, kamu bisa menggunakan KLIA Express melalui KL Sentral menuju Stasiun Putrajaya. Dari Stasiun Putrajaya, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke pusat kota Putrajaya menggunakan bus Nadi Putra dengan biaya hanya RM 0,5 atau sekitar Rp 1.500,00.

Jika kamu terlalu malas untuk pergi stasiun, kamu bisa menggunakan bus Bus Sri Indah atau Rapid Bus Nomor U42, U43 atau E1 dari Kotaraya atau Pasar Seni.

Kota yang terhubung dengan Kuala Lumpur International Airport ini cocok kamu jadikan destinasi di hari terakhirmu. Hal ini memudahkanmu untuk mencapai KLIA untuk mengejar penerbangan pulang ke tanah air. Putrajaya mengusung tema intelligent garden city di mana 38% perencanaan pembangunanya ditujukan untuk ruang terbuka hijau.

Ada sejumlah taman yang bisa kamu kunjungi untuk melepas penat dan memulihkan energi setelah menjalani jadwal jalan-jalan yang padat. Di antaranya adalah Putra Perdana Park, Botanical Garden, Wetland Park, Agriculture Heritage Park, dan Putrajaya Equestrian Park.

Kembali ke Tanah Air

Setelah puas berkeliling kota Putrajaya dan menikmati ruang terbuka hijaunya yang segar, saatnya kembali ke tanah air. Dari Putrajaya, kamu bisa langsung menuju KLIA menggunakan KLIA Express.

Jika hotelmu berada di pusat kota, ada baiknya sebelum menuju Putrajaya, kamu bisa menitipkan koper dan barang-barang lain di Storage & Locker Service KLIA Transit Train Service. Hal ini akan sangat menghemat waktu dan bujet perjalananmu. Sehingga setelah puas berkeliling Putrajaya, kamu bisa langsung berangkat menuju KLIA tanpa harus kembali ke hotel.

Sebelum pulang, pastikan semua barang dan oleh-oleh tidak ada yang tertinggal. Pastikan juga jadwal keberangkatan pesawat serta jadwal kereta dan waktu tempuhnya, supaya kamu tidak ketinggalan pesawat.

Semoga tips dan rekomendasi ini bermanfaat dan liburanmu menyenangkan. Selamat berlibur!

Baca juga

From our editorial team

Menyusun Jadwal Kunjungan Saat Liburan

Menyusun jadwal liburan akan membantumu selama di tempat tujuan. Dengan jadwal ini, kamu sudah tahu tempat-tempat yang akan dikunjungi dengan pasti. Hal ini pasti bisa menghemat waktu, tenaga, dan juga dana liburanmu. Kamu bisa menikmati berbagai destinasi wisata dengan nyaman sehingga liburanmu menjadi efektif dan terasa menyenangkan.