Setiap Negara Memiliki Ciri Khas Bumbu yang Berbeda

Sumber gambar www.dream.co.id

Apa makanan favoritmu? Makanan yang kaya rempah atau yang simpel saja? Mau bagaimana pun, masakan Indonesia memang terkenal enak. Ada berbagai rempah yang memang tumbuh di Indonesia dijadikan bumbu masakan. Beda lagi dengan Eropa dan Amerika. Rasa makanan pada negara Amerika memang lebih simpel, hanya garam, merica, dan saos saja. Kalau negara Eropa, bumbu yang dipakai lebih beragam bahkan mungkin jarang kamu temui di sini. Nah, saatnya kamu menambah ilmu bumbu unik yang dimiliki masing-masing negara, yuk.

Inilah Bumbu Unik dari Berbagai Negara yang Perlu Kamu Ketahui

Biji Mustar

Sumber gambar chanelmuslim.com

Biji mustar merupakan salah satu rempah yang bisa kamu temukan pada makanan India. Bentuknya mirip lada hitam, namun sebenarnya ini adalah biji mustar. Cara menggunakan biji mustar yaitu dengan cara ditumbuk hingga menjadi bubuk ataupun digoreng dalam minyak panas. Rasanya mirip dengan daun kari. Nah, kamu bisa membeli biji mustar hitam ini di Tokopedia dengan harga Rp 21.000 per 500 gram.

Saffron

Sumber gambar www.amazon.com

Salah satu bumbu yang kerap ditemui di masakan India adalah saffron. Saffron merupakan rempah termahal di dunia yang terbuat dari putih bunga krokus yang dikeringkan. Masakan yang mengandung saffron ada di kashmiri chicken, ricepilaf ataupun pada dessert India, yaitu rice kheer.

Kalau kamu ingin mencoba rasa saffron, bisa memberi di Tokopedia seharga Rp 215.000 per 0,5 gram. Selain untuk makanan, saffron bisa kamu konsumsi untuk diminum dengan cara memasukan 4-7 helai saffron ke dalam air panas dalam gelas. Lalu diamkan selama 10 menit. Setelah itu, bisa kamu konsumsi di pagi hari.

Fenugreek

Sumber gambar www.thespicehouse.com

Tak banyak yang mengetahui bumbu unik satu ini. Namanya fenugreek atau di Indonesia dikenal dengan nama kelabat. Sekilas, tampak seperti kacang hijau kupas, padahal bumbu ini bisa memberikan aroma unik dalam hidangan kari khas India. Tak hanya makanan, fenugreek bisa dibuat menjadi olahan sirup maple imitasi, lho. Silakan membeli fenugreek di Tokopedia dengan ukuran 500 gram seharga Rp 34.500.

Garam Masala

Sumber gambar www.seriouseats.com

Kalau di Cina kamu bisa menemukan bubuk rempah yang terdiri dari banyak campuran rempah bernama ngohiong, di India bisa ditemukan dengan sebutan garam masala. Garam masala terdiri dari berbagai bumbu yang komposisinya tergantung pada wilayah. Garam masala biasa digunakan pada olahan daging khas India. Isinya bisa ketumbar, kapulaga, pala, jinten, lada hitam serta kayu manis yang disangrai hingga cokelat lalu dihaluskan. Garam masala bisa dibeli di Tokopedia seharga Rp 85.000 untuk ukuran 250 gram.

Kapi

Sumber gambar kumparan.com

Masakan Thailand juga terkenal akan kelezatan dan keunikan rasa yang dihasilkan. Salah satu bumbu unik Thailand yang bisa kamu ketahui adalah Kapi. Kapi merupakan campuran udang utuh beserta garam yang difermentasi sehingga warna berubah menjadi cokelat gelap. Bau tajam menyengat serta tekstur lembek adalah bentuk Kapi. Sekilas mirip dengan terasi yang sering digunakan di Indonesia. Kamu bisa merasakan kapi pada masakan Thailand seperti Nam Phrik atau Som Tum.

Huah chai bpoh

Sumber gambar shesimmers.com

Thailand juga menambahkan acar pada makanannya. Huah chai bpoh adalah acar yang digunakan untuk campuran masakan Thailand. Huah chai bpoh memiliki campuran rasa manis dan asin. Bahannya terbuat dari lobak yang difermentasi. Kamu bisa menemukannya pada makanan Thailand seperti Pad Thai serta Kao Dtohm.

Angelica

Sekilas tanaman ini terlihat seperti tanaman semak biasa. Tapi tanaman bernama Angelica juga digunakan sebagai rempah dalam masakan. Kamu bisa menggunakan ujung daun muda serta batang. Angelica sangat pas bila digunakan pada buah dengan rasa asam. Selain itu, tanaman ini pun berkhasiat untuk kesehatan.

Borage

Sumber gambar pixabay.com

Siapa sangka tanaman dengan bunga berwarna biru cantik ini ternyata salah satu rempah yang digunakan untuk melezatkan makanan pada masakan Eropa. Borage atau bunga bintang bisa langsung dimakan dalam keadaan segar ataupun digunakan dalam keadaan kering. Kamu bisa menemukan borage digunakan pada masakan di Jerman, Yunani, dan Spanyol. Sup serta isi pasta di Italia biasanya menggunakan borage.

Chervil

Sumber gambar thefreshsupplycompany.com

Kamu pasti sangat familiar dengan peterseli. Bahan tambahan makanan yang biasa muncul saat makan sup. Nah, peterseli masih punya “saudara” rempah bernama chervil. Chervil merupakan rempah-rempah yang biasa muncul dengan sebutan fines herbers di Perancis. Bentuknya seperti tanaman yang berbunga putih kecil. Cantik.

Fennel

Sumber gambar store.underwoodgardens.com

Pada tayangan Masterchef Australia, seringkali koki rumahan menggunakan adas dalam menu masakannya. Adas merupakan biji dari fennel. Fennel merupakan rempah yang banyak kegunaannya. Bisa dibuat untuk bumbu masak, campuran saus, bahkan taburan roti. Kamu pun bisa menggunakan fennel untuk masakan unggas, daging, hingga seafood lho. Bahkan bila saos ditambahkan fennel pun sedap rasanya. Bentuk fennel seperti bawang dengan aroma wangi dan ada sedikit hint pedas saat dimakan.

Marjoram

Sumber gambar asia.clickandgrow.com

Kalau kamu melihat tanamannya, memang mirip seperti daun mangkok ataupun poh pohan. Padahal ini merupakan daun yang dijadikan rempah lalu digunakan untuk saus tomat dan rebusan di masakan Eropa. Selain itu, daun ini mirip dengan oregano tetapi lebih lebar. Biasanya marjoram dijual dalam bentuk segar maupun kering.

Tarragon

Sumber gambar www.drweil.com

Ada marjoram, ada juga tarragon. Memang tarragon tak seterkenal parsley, thyme ataupun rosemarry. Padahal tanaman ini bisa membuat makanan menjadi lebih khas dan menggugah selera. Kamu bisa mencampurkan tarragon pada masakan seafood ataupun olahan telor seperti mayones.

Pasta Cabai (Gochujang)

Sumber gambar kumparan.com

Suka nonton drama Korea, pasti tak asing dengan bumbu satu ini. Gochujang biasa dipakai untuk membuat bumbu pada kimchi, tteokbokki, dakgalbi, samgyeopsal, bulgogi, sampai bibimbab. Nah gochujang atau pasta cabai adalah gochugaru yang ditambah tepung beras ketan, bubuk kedelai fermentasi, garam, bubuk malt serta air. Bahan tersebut dicampur lalu difermentasi selama beberapa bulan. Kalau tak ingin membuatnya, kamu bisa membelinya di JD dengan ukuran 500 gram dengan harga Rp 40.900.

Doenjang

Sumber gambar www.maangchi.com

Jika diperhatikan pada sup khas Korea Selatan akan ditemukan bumbu yang dicelupkan berwarna cokelat. Itu adalah pasta kedelai atau doenjang. Bumbu ini terbuat dari kacang kedelai yang difermentasikan untuk waktu lama. Kalau semakin lama disimpan, rasanya akan semakin kuat. Bahkan tak akan busuk. Rasanya mirip miso, manis gurih. Bahkan beberapa orang menambahkan doenjang untuk bahan pembuat saus pencelup daging atau ikan sebelum dibakar. Kamu bisa membeli doenjang di Tokopedia dengan harga Rp 38.500.

Chunjang

Sumber gambar food.detik.com

Chunjang kerap kamu temui pada masakan Korea Selatan bernama Jjangmyeon. Warna hitam khas dari mie nya terbuat dari pasta kedelai hitam atau chunjang. Chunjang terbuat dari kacang kedelai hitam, karamel dan tepung yang difermentasi selama beberapa saat. Cita rasanya asin, manis, dan juga pahit. Memasak menggunakan chunjang perlu keahlian agar bisa menghasilkan rasa yang lezat. Chunjang bisa didapatkan dengan harga Rp 30.000 per 300 gram di Tokopedia.

From our editorial team

Gunakan Bumbu yang Tepat

Makanan tanpa bumbu khas tentu memiliki cita rasa yang berbeda. Oleh karena itu, bila kamu ingin membuat makanan khusus dari negara tertentu sebaiknya gunakan bumbu yang sesuai. Saat ini sudah banyak supermarket yang menjual bumbu masakan luar negeri. Bila kamu tidak menemukannya di supermarket, belanja secara online juga bisa menjadi pilihan.