Sekilas tentang Farbooksventure

BP-Guide Intan

Apa sih jati diri konten Farbooksventure itu sebenarnya?

Blogger Farah

Melalui farbooksventure, pada dasarnya aku hanya berbagi komentar tentang berbagai buku yang sudah aku baca & pengalaman membacaku dalam menyelesaikan buku-buku ini pada orang-orang.

BP-Guide Intan

Siapa pendiri Far's Books Space aka Farbooksventure.com? Bisa ceritakan asal-usul Anda?

Blogger Farah

Hmm.. Bisa dibilang, farbooksventure dibuat oleh seorang pembaca yang kesulitan menemukan sesama pembaca di lingkungan sekitarnya. Aku memang tidak punya latar belakang pendidikan/profesional di bidang sastra atau perbukuan. Namun, sebagai pembaca buku, aku selalu tertarik untuk mendengar kesan yang orang lain dapat setelah membaca buku tertentu. Aku juga sangat bersemangat ketika mendapat kesempatan untuk mendiskusikan buku atau kegiatan baca-membaca dengan sesama pembaca lain. Dari sanalah farbooksventure lahir.

BP-Guide Intan

Bagaimana pendapat Anda tentang perkembangan blogger lokal di Indonesia saat ini?

Blogger Farah

Tidak bisa dipungkiri 'golden age of blogging' memang sudah berlalu. Terlepas dari kenyataan ini, blogger lokal bukan berarti lenyap begitu saja. Blogger baru masih tetap bermunculan. Blogger yang sudah lama aktif pun masih setia membagikan berbagai kiriman menarik. Secara umum, meskipun blogger tidak sebanyak di puncak masa jaya blogging, komunitas ini tetap eksis & memiliki ruang mereka sendiri di internet.

BP-Guide Intan

Bisa diceritakan lebih detail bagaimana sejarah munculnya Farbooksventure? Saat dimana Anda merasakan bahwa momen tersebut begitu berharga.

Blogger Farah

Semua dimulai pada September 2016. Seorang kawan sempat berceletuk tentang blog yang khusus membahas buku di tahun 2015, tapi aku baru terinspirasi untuk membuat blog semacam ini sendiri satu tahun setelahnya. Kiriman pertama tentang novel Ronggeng Dukuh Paruk pun mengudara di blog Far’s Books Space pada bulan September itu.

Satu bulan kemudian di bulan Oktober, akun Instagram (dalam komunitas buku juga dikenal sebagai bookstagram) untuk farbooksventure juga dimulai. Kalau blog merupakan manifestasi dari minatku sebagai pembaca yang suka membicarakan bacaannya, di akun bookstagram aku mengkombinasikan dua hobiku yaitu mengambil foto & membaca buku.

BP-Guide Intan

Mengapa Anda tertarik pada blog/situs sehingga memilih untuk mendirikan farbookventure ini? Kenapa bukan saluran/medium yang lain?

Blogger Farah

Setelah membaca sebuah buku, ada banyak pertanyaan & pendapat yang muncul di kepalaku. Pertanyaan & pendapat ini akhirnya aku tuangkan dalam bentuk kiriman blog di internet karena aku belum menemukan kawan pembaca yang bisa diajak bertukar pikiran. Secara pribadi aku juga merasa lebih nyaman ketika menyalurkan pendapat dalam bentuk tulisan di blog alih-alih medium lain.

BP-Guide Intan

Bicara soal masa depan, bagaimana rencana Anda kedepannya bagi Farbooksventure

Blogger Farah

Meskipun sudah nyaman menulis di blog, dalam waktu dekat aku berharap bisa keluar dari zona aman dan membawa farbooksventure ke medium podcast. Medium yang sangat berbeda dari blog, tapi masih bisa menjadi tempat dimana aku bisa beradaptasi dengan nyaman secara pribadi.

Keistimewaan Farbookventure Jika Dibandingkan dengan yang Lain

BP-Guide Intan

Apa bedanya situs/blog Anda dengan lainnya? Keunggulan apa saja yang dimiliki?

Blogger Farah

Sebagai blog buku personal, Far’s Books Space tentu menjadi ruang yang cukup kasual dalam membicarakan buku. Tidak hanya menawarkan gaya tulisan santai, aku juga berusaha untuk membuat tulisan yang mudah dimengerti & enak dibaca. Gaya penulisan semacam ini membuat pengunjung tergerak untuk mampir kembali.

BP-Guide Intan

Apakah ada trik/formula khusus untuk mengelolanya?

Blogger Farah

Sejauh ini tidak ada. Mengingat blog/situs lahir dari hobi, pengelolaannya pun menggunakan pendekatan hobi juga.

BP-Guide Intan

Apakah Anda memiliki filosofi dalam menyediakan konten, atau mungkin hal-hal ideal yang ingin dicapai bila ada?

Blogger Farah

Berusaha untuk berbagi tentang hal yang benar-benar kita suka atau membuat kita bersemangat adalah filosofi yang bekerja untukku. Filosofi ini membuatku bersemangat tentang prospek untuk menulis di blog dalam jangka panjang.

Lebih Dalam Mengenai Konten Farbooksventure

BP-Guide Intan

Ada jenis konten apa saja di Farbooksventure hingga saat ini?

Blogger Farah

Konten utama Farbooksventure adalah ulasan buku. Kemudian ada pula konten-konten lainnya.

Mayoritas konten dalam farbooksventure adalah ulasan buku, kurang lebih sudah lebih dari 100 kiriman. Belakangan aku sedang bereksperimen dengan konten tentang kegiatan baca-membaca secara umum seperti Q&A membaca dan rekomendasi buku yang berdasarkan pada tema spesifik.

BP-Guide Intan

Konten apakah yang terpopuler dan banyak dikunjungi atau bahkan mungkin sampai direquest oleh pengunjung?

Sejauh ini, ulasanku tentang berbagai buku kumpulan cerpen karya penulis Indonesia begitu diminati.

Blogger Farah

Meski begitu, akhir-akhir ini, aku tidak terlalu membaca buku kumpulan cerpen. Tapi, aku memang sudah punya rencana untuk kembali mengeksplor kumpulan cerpen karya penulis lokal. Tentunya, bakal banyak banget hal-hal yang bisa dijelajahi lebih dalam lagi mengingat sudah lama tidak menyentuhnya.

BP-Guide Intan

Selain Farbooksventure, kami melihat Anda juga populer di Instagram. Bisa ceritakan lebih banyak tentang akun Instagram Anda?

Blogger Farah

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, akun ini merupakan sarana untuk menunjukkan dua hobiku; membaca & memotret. Selain membagikan gambar buku yang sudah aku baca, di Instagram aku juga fokus untuk berinteraksi dengan sesama pembaca yang juga aktif di bookstagram. Tidak hanya memenuhi kebutuhanku untuk melihat gambar buku cantik, akun ini juga membantuku berkenalan dengan pembaca yang memiliki selera bacaan yang sama.

BP-Guide Intan

Apakah ada jadwal khusus untuk posting di blog dan IG? Lantas apakah konten blog dan IG saling terkait dan berhubungan? Ataukah sedikit berbeda?

Blogger Farah

Lagi-lagi, karena melakukan ini sebagai hobi jadwal tetap memang tidak ada. Namun, aku berusaha untuk setidaknya merilis 2 kiriman di blog & membagikan 1 foto di Instagram setiap bulan.

Sampai 2020, konten keduanya memang berhubungan. Aku akan membagikan foto buku di Instagram ketika ulasan buku bersangkutan sudah tayang di blog. Di tahun 2021, aku tidak melakukan ini lagi. Ketika merilis sesuatu di blog, aku tidak mengharuskan diri untuk merilis foto juga di Instagram secara bersamaan. Sekarang aku hanya membagikan foto buku di Instagram ketika sedang terinspirasi. Aku juga lebih sering berbagi kegiatan membacaku lewat insta story alih-alih kiriman foto langsung di lini masa.

Buku Favorit Farah

BP-Guide Intan

Tiap orang tentu memiliki buku favorit untuk membuat diri mereka kaya akan ilmu pengetahuan. Nah, untuk Anda sendiri, buku favorit apa saja yang sering Anda baca?

Blogger Farah

Selera bacaanku selalu berevolusi dari waktu ke waktu. Di titik ini, aku sedang gemar membaca memoar (nonfiksi) & buku fiksi kontemporer. Beberapa buku favorit saat ini: memoar Maybe You Should Talk to Someone karya Lori Gottlieb, novel kontemporer Little Fires Everywhere karya Celeste Ng, novel-in-verse Long Way Down karya Jason Reynolds, dan buku kumpulan cerpen Serayu Malam dan kisah-kisah lainnya karya Muhamad Wahyudi. Tiga buku bahasa Inggris yang aku sebut dalam daftar ini juga telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

BP-Guide Intan

Apakah Anda memiliki tips memilih buku yang bermanfaat agar bisa dibagikan pada para pembaca di sini?

Blogger Farah

Perlu diingat bahwa bermanfaat atau tidaknya sebuah buku sangat subjektif & bergantung pada siapa pembacanya. Beberapa tips berikut bisa diterapkan pembaca kalau sedang mencari bacaan.

Identifikasi Manfaat yang Ingin Didapat

Pertama-tama, identifikasi manfaat apa yang kamu harapkan dari sebuah bacaan. Apa ingin terhibur? Mempelajari sesuatu yang baru? Mencari penyemangat dikala sedih? Tiap buku dibuat untuk tujuan tertentu. Oleh karena itu, amat penting untuk memilih buku sesuai dengan tujuan membaca.

Cari Buku yang Sesuai dengan Topik

Selanjutnya, silahkan mulai mencari bacaan yang menarik menurutmu dari segi genre atau topik & sepertinya akan menawarkan manfaat yang kamu cari. Langkah kedua ini mau tidak mau memang harus melibatkan proses trial-and-error. Kamu bisa memulai dengan membaca buku populer atau buku yang sedang banyak dibicarakan. Kalau terintimidasi dengan bacaan panjang seperti novel, bisa memulai dengan buku kumpulan cerpen/esai atau bahkan komik/novel grafis.

Cari Inspirasi dari Orang Lain/Komunitas

Coba intip juga bacaan sesama pembaca lain di media sosial seperti Twitter atau Instagram. Pembaca memiliki kecenderungan bacaan masing-masing. Kalau tertarik dengan buku fantasi, ikuti akun yang sering berbagi tentang buku fantasi. Kamu juga bisa mengamati bagaimana beberapa akun cenderung memiliki selera bacaan yang sejalannya denganmu di media sosial.

Baca Ulasan Buku

Jangan ragu untuk membaca ulasan buku (bahkan ketika ulasan bersangkutan agak kritis & tidak sepenuhnya positif). Hal yang kurang disukai pembaca lain bisa jadi malah menjadi hal yang sangat kamu sukai dari sebuah buku.

Rekomendasi Buku

BP-Guide Intan

Pada pembicaraan di atas, Farah sempat menyebutkan buku-buku favoritnya untuk pembaca. Yuk, cek dimana pembaca bisa mendapatkan buku-buku favorit Farah tersebut!

Serayu Malam

Di setiap pemakaman, pasti ada saja nisan yang tak lagi dikunjungi siapa pun. Tak ada lagi yang peduli kisah hidup siapa yang ditanam di sana. Begitu pun di setiap perpustakaan, selalu saja ada buku yang tak lagi dibuka siapa pun. Tak ada yang tahu pahlawan macam apa yang tertulis di sana dan tukang tenung seperti apa yang ia taklukkan. Demikian pula di setiap kerumunan manusia, selalu saja ada seseorang yang nasibnya seperti nisan dan buku tadi. Keberadaannya seperti genangan setelah hujan di hari-hari yang tampak sedih - dilewati saja tanpa digubris. Serayu Malam membawa kisah seorang lelaki dan sepatunya, penjudi dan perempuan bercodet, serta kisah-kisah manusia yang bersekutu dengan kejahatan, amarah, bahkan makhluk gaib. Cerita-cerita dalam buku ini bukanlah perjalanan menyenangkan untuk dikenang, namun suatu saat bisa saja terjadi pada siapapun.

Harga: Rp. 35.000-60.000

Little Fires Everywhere

Little Fires Everywhere adalah novel tahun 2017 oleh penulis Amerika Celeste Ng . Ini adalah novel keduanya dan bertempat di Shaker Heights, Ohio , tempat Ng dibesarkan. Novel ini bercerita tentang dua keluarga yang hidup di Shaker Heights tahun 1990-an yang disatukan melalui anak-anak mereka. Penulis menggambarkan tulisan tentang kampung halamannya sebagai sedikit seperti menulis tentang seorang kerabat. Anda melihat semua hal hebat tentang mereka, Anda sangat mencintai mereka, namun, Anda juga tahu semua keanehan dan kelemahan mereka.

Harga: Rp. 88.000-200.000

Long Way Down

Buku Reynolds 2017, Long Way Down, Adalah sebuah novel yang ditulis dalam sajak. Ini menggambarkan seorang anak berusia 15 tahun yang melihat saudaranya ditembak mati, menggambarkan pengalaman Reynolds tentang seorang teman yang dibunuh ketika Reynolds berusia 19 tahun. Reynolds tergerak untuk menulis buku itu dengan kunjungannya ke pusat penahanan remaja, di mana ia sering bertemu dengan anak-anak yang terperangkap dalam siklus kekerasan yang, dalam keadaan yang sedikit berbeda, mungkin miliknya sendiri: Reynolds mengatakan bahwa setelah pembunuhan temannya sendiri, dia dan teman-teman lainnya berencana untuk membalas dendam tetapi tidak pernah melakukannya karena pelaku tidak diidentifikasi secara meyakinkan, sesuatu yang dia lihat kembali dan menyadari betapa beruntungnya itu.

Harga: Rp. 65.000-117.000

Maybe You Should Talk to Someone

Maybe You Should Talk to Someone: A Therapist, Her Therapist, and Our Lives Revealed adalah sebuah buku karya Lori Gottlieb , diterbitkan pada tahun 2019. Ini adalah memoar di mana Gottlieb menggambarkan masa-masa sulit dalam kehidupan profesional dan pribadinya. Sifat ganda dari buku ini memungkinkan Gottlieb untuk menunjukkan dunianya sebagai terapis dan seseorang yang menerima terapi. Gottlieb mengeksplorasi lima pasien, termasuk dirinya sendiri, dan skenario serta sudut pandang mereka yang berbeda tentang kehidupan.

Harga: Rp. 80.000-120.000